
" itu murah"
" iya itu termasuk murah biaya masuk kebenua atlante lebih mahal harganya hampir 80 koin emas dan itupun harus mengikat kekuatan mana agar tidak terjadi macam macam masalah" ucap clariva.
" mahal sekali"
" hemm"
" kita bakalan tinggal di penginapan sementara itu kita makan dulu" aku masih mengenakan topeng iblis asura.
mereka tercengang.
" dari mana anda mendapatkan topeng itu?"
" emmm... menurutmu?" ucapku.
itu adalah topeng yang dibuat oleh bob saat aku masih dalam proses pelatihan dulu topeng ini adalah topeng yang ditempa dengan darah iblis dan diberikan perjanjian tuan itu adalah topeng yang ada dalam kehidupanku dulu itu adalah topeng atau mahkota dari raja iblis asura yang jarang sekali ada orang yang mampu membuatnya. jika tuannya mati maka topeng akan ikut lenyap bersama dengan tuannya maka nanti akan ada seseorang yang membuatnya dan menggunakan darah iblis itu agar bisa terbentuk dengan sempurna saat penempaan.
biasanya aku hanya mengenakan topeng biasa namun kali ini aku mengenakan topeng itu.
" jangan jangan anda?"
__ADS_1
" apa aku hanya mendapatkannya dari seorang tukang topeng yang ada di kota Brita" ucapku lalu mengenakan baju zirah hitam pasangan dari topeng iblis asura.
" ahh ayo cari tempat" ucapku.
aku makan masih menggunakan topeng itu mereka yang ada disana kebingungan. karena, aku makan dengan menggunakan topeng tidak membuka topengku terlebih dahulu.
" kau ingin makan menggunakan topeng itu? bagaimana caranya?"
" kau ingin tau?"
" hemm"
aku membuka sarung tangan ku di telapak tangannya ada sebuah garis panjang dan tipis.
" sentuh" ucapku ia menyentuh telapak tanganku dengan jari telunjuknya
hap.... jari itu masuk kedalam tanganku.
" a... apa ini lepaskan.." ucapnya menarik dengan keras. aku membuka mulut itu, ia merinding ketakutan.
" ba.. bagaimana bisa?" aku makan menggunakan mulut yang ada di tangan ku itu.
__ADS_1
" aku adalah seorang Alvar"
" Alvar?"
" iya yang memiliki mulut dan mata lebih dari 1" ucapku.
" Alvar? aku belum pernah mendengar hal itu sebelumnya"
aku membuka tanganku yang satunya, disana punggung tanganku juga ada 1 buah garis tipis itu adalah mata.
aku meminta tempat tertutup dan kami pindah ketempat khusus itu.
" kau ingin melihat bukan? bukan mataku atau bibirku yang berpindah tempat namun jumlah organku yang lebih dari 1" ucapku membuka bajuku sebuah garis tipis ada disana tepat didepan jantungku ia aku tau tubuhku agak aneh namun ini memang diriku dari lahir ibu mengetahui hal ini namun tidak dengan ayahku saat mata di telapak tanganku terbuka vitor yang salah seorang pengasuhku merasa takut namun ia mengetahui bahwa jika rahasia tubuhku diketahui oleh orang banyak maka ini akan berdampak pada pola pikir orang lain dan berusaha untuk menentang aku naik ke kursi raja.
makanya mereka tidak memberitahukan hal itu pada semua orang. ibu juga memperingatkan ku agar sebisa mungkin tidak terlihat oleh orang lain makanya dari dulu sampai sekarang kedua tanganku diberi saputangan. hal yang mengejutkan bukan tapi semua ini bisa disembunyikan dengan adanya mana dan qi yang bersatu didalam tubuh ini penetralisir yang sangatlah kuat mampu menghilangkan jejak bagian tubuh yang berlebihan.
" apa kelemahanmu tuan?"
" kau tidak tau?"
" tidak?"
__ADS_1
aku ingin memberi tahukannya namun ada rasa curiga dalam hatiku yang masih menjanggal aku merasa takut seperti dulunya perasaan yang selama ini sudah menghilang ribuan tahun dan sekarang aku merasakannya.