
" ahahaha kau pasti bercanda kan rey??"
" aku tidak bercanda cepat selesaikan lebih cepat maka akan lebih baik pula kita mengejar waktu untuk membuat negara ini maju seutuhnya paham?"
" ahhh ha... sungguh menyusahkan"
" apa kau bilang jika tidak mau bilang saja maka akan ku tarik dekrit kekaisaran jika kau tidak ingin itu saja susah"
" ba.. baik yang mulia"
mereka pergi dengan tergesa gesa.
" dan kau... kapan kau akan memberikan ku anak?"
" ehh yang mulia umurku baru 12 tahun bagaimana aku bisa melahirkan?"
" ehh kau masih 12 tahun aku sudah 14 tahun sekarang... jadi apakah aku harus bermain. main dulu... ha?"
" emmm itu... itu”
aku meremas kembali buah kenyal yang ada ditubuhnya....
" ehhh yang.... yang mulia...."
" sejak kapan kau memanggilku yang mulia?"
" ehh itu itu baru tadi anda kan sudah menjadi raja jadi seharusnya aku memanggilku yang muliakan bukan tuan"
" hemmm kau boleh memanggilku rey..."
" ehhh rey..."
" benar orang orang dekatku memanggilku rey"
" tapi... tapi..."
" sudahlah aku mengantuk karena bergadang temani aku tidur sebentar saja"
" hemm baiklah"
" ayo"
kami pergi untuk beristirahat semua orang sibuk membangun kembali kerajaan yang hancur dan para prajurit memulihkan diri mereka.
mengangkut yang mati dan menguburkannya dengan layak..
__ADS_1
" wahh aku dengar raja kita yang baru masih muda dia sungguh baik para pemberontak ith dikuburkan di kuburan rakyat dan para pangeran dan raja diletakkan dikuburkan para raja terdahulu dia sangat baik.."
" benar"...
" ehh siapa itu dia keluar dari kamar raja"
" seingat ku raja kita tidak membawa wanita masuk ke kerajaan apa yang ia lakukan?"
....
" hey... kau siapa kenapa kau berada di ruangan yang mulia?"
" aku.. aku... hanya seorang pelayan yang mulia saja"
" bohong kami belum pernah melihatmu sebelumnya"
" ahhh benar saya hanya datang untuk menidurkannya saja setelah itu tugas saya akan selesai"
" hemmm benarkah?"
" be... benar"
mereka membawa elsa ke ruangan kepala pelayan...
" siapa?"
" hemm ini kami kepala pelayan kami ingin mengatakan sesuatu kepala pelayan"
" masuklah"
" ada apa?"
" kami menemukan dia kepala pelayan berada di depan ruangan raja yang ingin keluar saat saya bertanya katanya dia pelayan yang mulia raja namun saya tidak percaya"
" terus..."
" jikalau benar maka tak masalah jikalau bukan bagaimana?"
" hemmm dia juga tidak akan keluar dari istana ini mungkin saja dia benar tampangnya seperti budak bodoh berikan pakaian pelayan padanya biar dia yang mengurus pekerjaan pelayan untuk yang mulia raja"
" baik kepala pelayan"
" ayo kau ikut denganku untuk mengganti pakaian"
" apa?"
__ADS_1
" ayo"
mereka pergi ke ruangan pakaian elsa disuruh mengenakan pakaian pelayan itu.
mereka juga menyuruhnya membersihkan halaman dan kastil yang ditempati yang mulia yakni aku...
aku terbangun dan melihatnya dari jendela.....
aku teleportasi kebawah...
" kenapa kau mengenakan pakaian itu dan melakukan pekerjaan ini? siapa yang menyuruhmu?"
" itu... itu..."
" pelayan.... pelayan..."
" ya... yang mulia"
" kau anggap apa aku ini ha?" bentakku.
" kami.... kami.... menganggap anda sebagai raja yang mulia"
" ha... terus kau anggap siapa dia ini?"
" dia... dia... pelayan anda yang mulia"
" kurang ajar" plak.... aku menampar mereka semua orang melihat kearah kami...
" ammm ampun yang mulia"
" kau.... kau menganggap wanitaku sebagai pelayan dan kau... kenapa kau mau diperlakukan seperti ini ha..."
" maaf yang mulia...." ucapnya dengan tampang sedih...
" sudahlah aku lelah seharian panggil kepala pelayan kesini segera"
" ba .. baik yang mulia"
" ha..."
" kau seharusnya menolaknya kau wanitaku bagaimana kau diperlakukan seperti seorang pelayan... ha?".
"saya bukannya hanya pelayan yang mulia raja?"
"siapa bilang?"
__ADS_1