Akulah Raja Termuda Didunia Sihir

Akulah Raja Termuda Didunia Sihir
ep. 70


__ADS_3

yang paling menyedihkannya lagi dila mengucapkan kata kata yang membuat Cain tambah gila.


" aku tidak mencintaimu Cain jadi hiduplah dengan hati dan tekatmu aku tak pernah mau berharap anak yang ada di kandunganku itu anakmu aku terus berusaha untuk membunuhnya Cain... tapi aku takut kau akan marah..." itu hal yang terakhir dila katakan dan anak yang bersamanya masih berumur 9 bulan..


Cain merobek pakaiannya satu persatu. hingga ia telanjang tak menyusahkan pakaian apapun.


" hemmm.... lumayan..."


" arlo... sekarang kau aku ganti posisi mu menjadi pengiasa tempat ini kelola semuanya jangan sampai terlupakan sedikitpun pajak serahkan setiap bulan pengiriman dan yang lain kau yang mengurusnya dan darel"


" aisss... aku lagi?"


" yalah kan kau bendahara negara catat semuanya masukkan dalam kas negara." ucapku.


" ha.. merepotkan awas kau jika tak membayar pajak negara kau yang aku cincang"


" hahaha kau galak sekali darel"


" huh.. siapa suruh aku yang dipilih"


" cepat selesaikan kita akan pulang nanti"


" baik yang mulia"


" emmm rey... bagaimana wanita ini?"


" emm beripadaku dulu"

__ADS_1


" apa kau biasanya gak menginginkan hal yang seperti ini rey" ucap Cain.


" emang kau saja yang menginginkan hal seperti ini mesum?"


" ehh kau menyebutku mesum lagi rey?"


" iya kau memang mesum kok"


" ha... sudahlah apa mau boleh buat kau kan ketuanya"


aku memegang tangan gadis itu menghisap darahnya.terasa nikmat lumayan lah...


tanganku turun kebawah melihat ternyata ia masih perawan. aku menutup mulutnya dengan sihir agar ia tak teriak.


aku mulai memaksakan jariku masuk kesana dan srek... suara seperti robek terdengar kakak ayah dan keluarnga laki lakinya telah mati tinggal yang wanitanya lagi.


aku masih memaksanya aku meletakkan mana penyumbat disana. dan mulai mempermainkan nya aku memasukkan alat kelaminku disana ia mulai melayaniku semua jendralku melihatnya dengan nafsu.


setelah selesai aku memberikannya pada para jendral untuk digilir lagi. sayang... dia seorang putri kesayangan raja dan sekarang ia digilir oleh para jendral dan juga para pengawal dan kesatria.


setelah selesai aku pergi sedangkan arlo ia tetap disana untuk membangun kerajaan lagi saat sampai di kota kami disambut oleh mereka.


kota ramai membicarakan kemenanganku dimedan perang dan penguasaan daerah baru.


tak hanya itu mereka juga melemparkan batu kepada mereka yang menjadi tawanan kami. negara itu terlalu kaya namun mereka tak memiliki sisi baik bahkan rakyat mereka mereka telantarkan aku tak ingin rakyatku merasakan hal seperti itu.


sekarang aku masuk kekastil melihat elsa terbaring ditempat tidurnya yang tengah melihat kearah sang bayi. bayi itu lahir dengan selamat namun karena ia anak bukan anakku ia terkena kutukan rambutnya persis sama dengan elsa namun matanya berbeda.

__ADS_1


matanya sama sekali tak mirip denganku ia benar benar mirip dengan edgo. anak itu.... aku harus menghancurkan keluarga edgo secepatnya.


agar ia tak mengambil anak ini nantinya.


" rey... kau sudah datang rey? lihat dia... dia. cantik rey... dia sangat mirip denganmu"


" mirip? ya.... mirip tapi bukan denganku tapi denganmu apakah kau puas telah melahirkan ank ini?" ucapku...


" iya aku puas rey.... dia sungguh cantik"


" baiklah aku akan keluar sebentar"


" rey aku ingin bicara denganmu rey..."


" apa" ucapku dingin.


" aku ingin memberinya nama silvie bisa kan?"


" maksudmu?"


" iya silvie.... aku juga ingin anak ini menerima gelarmu apakah boleh?"


" boleh..."


" aku mungkin akan pergi rey... jadi jagalah dia dengan baik karena aku sungguh mencintainya rey... aku akan membawa kutukannya agar dia bisa hidup dengan... tenang" ucapnya dan mengakhiri nafasnya...


" kau jahat elsa... kau meninggalkan seorang bayi yang seharusnya bukan milikku.... kau... akhhhh elsa......" teriakku saat itulah semua burung berterbangan dan hewan hewan berhamburan pergi.

__ADS_1


__ADS_2