
kini raja telah tiada karena pengorbanan sang putra mahkota mengorbankan seluruh keluarga dan rakyatnya agar ia bisa naik tahta sekaligus mampu menguasai dunia dengan adanya best ini.
" bunuh mereka lindungi para rakyat" ucap darel.
aku mencakar tubuh best itu hingga ia terluka memecahkan perlindungan dan juga membuatnya terkurung di jaring sihir yang kubuat.
ia meraung mencoba melepaskan dirinya namun saat ia bergerak jaring itu malah memperkuat ikatannya.
karena ia tidak cukup memakan darah semua orang makanya aku bisa sedikit lega karena kekuatannya tidak begitu besar.
namun saat banyak orang yang mati dari pihak lawan membuat best itu dalam mode bringas.
dia dengan mudah menghancurkan jaring sihir yang telah kubuat.
darel dan beberapa prajurit sibuk mengeksekusi para rakyat disana untuk diamankan namun...
" bunuh lebih banyak orang agar sang raja bisa menyerap darah dan membantunya dalam mode brengsek." ucapnya.
" apa... apakah dia itu bodoh?"
" lindungi para rakyat agar tidak ada pengorbanan sekalipun pertaruhkan tubuh kalian Mateo bentuk kubah perlindungan jarak dekat darel aktifkan pedang bayangan bunuh semua musuh jangan hiraukan aku aku akan menahan best liar ini"
" baik kapten"
aku menggunakan mana tumbuhan melilitkan tumbuhan itu pada badannya sekali lagi dan menyebarkan tumbuhan bunga mawar berduri di masing masing sisinya.
duri duri itu melilitnya hingga berdarah ia mencoba menghancurkan tumbuhan itu namun semakin ia banyak bergerak semakin banyak duri yang menempel dan menggores tubuhnya semakin Banyak juga darah yang keluar dari dalam tubuhnya.
__ADS_1
aku membuat kuba es kristal di sekeliling best itu dan menaburkan bibit bunga casturi disana sehingga baunya menyerbak ia semakin marah dan pada akhirnya iapun terlepas.
" aku lelah melakukan ini terus"
ia mencoba menghancurkan kuba es kristal ku dan tak bisa aku mengurungnya didalam setelah beberapa jam berlalu hari hampir pagi peperangan itupun berakhir dan tinggal 1 lagi best itu belum mati ia masih dengan kokoh memukul mukul kubah itu.
" apakah sudah selesai?"
" sudah kapten."
" sudah kau tangkap mereka?"
" su... sudah tapi... tinggal beberapa orang dan banyak keluarga Duke yang meninggal disini mereka masih bisa meneruskannya apakah ingin tuanku menyuruh saya untuk membunuh mereka?" ucap darel.
" nanti saja bawa para warga pergi kemarkas terlebih dahulu... aku sudah tidak tahan dengan tubuh ini jika terus menahannya tempat ini kemungkinan akan hancur jika kalian tidak pergi"
mereka pergi setelah itu...
taring dibibirku memanjang mataku berubah merah aku masuk ke mode brengsek.
" akhhh" aku menghancurkan kuba itu dan melampiaskan amarahku padanya dan membunuhnya tanpa ampun.
aku menghisap darahnya melihat kelakuan ku momo bergidik ngeri kekuatanku berada di inti mana putih bersih.
setelah aku menghisap darah itu sayap iblis dan kekuatanku bertambah besar kini kisaran 300 inci lebarnya dari biasanya.
hawa hitam menyelimuti tubuhku kini aku telah bertranspormasi menjadi iblis sejati sebentar lagi aku akan bisa menghancurkan kota yang ada di genggamanku dengan sangat mudah.
__ADS_1
" hahahaha hahahaha aku berhasil... aku berhasil"
"tinggal satu lagi pengorbanan hanya tinggal pengorbanan yang aku perlukan"
" mata rubi berbalas mata rubi mata hantu berbalas mata hantu penyatuan hidup dan mati akan menjadi keabadian akhir akan jadi permulaan abadi hingga akhir mati"
setelah mengucapkan itu tubuhku berubah lagi sayap itu menghitam begitu pekat aura menusuk hingga kehutan membuat mereka yang ada di hutan itu bergidik ketakutan.
" apa itu?"
" tuan telah berhasil"
" apa kapten berhasil?"
" benar ia berhasil mewujudkan tubuh iblis"
" kita akan aman selagi ada dia kan?"
" sepertinya"
aku berubah mengubah tubuhku kembali menjadi semula.
" a... ayah...apakah kau akan baik baik saja?"
" ia aku akan baik baik saja kau tenang saja"
" aku takut ayah akan seperti raja iblis"
__ADS_1
" apa maksudmu?"