
" iya tugasmu hanya melayaniku saja" ucapku.
" ba... baik saya ingin" ucapnya dengan cepat.
" ha.. ini nasipku aku hanya bisa melakukan ini jika aku hamil aku akan mengurus anak ini dan makin banyak kebutuhan yang aku butuhkan sekarang aku tau raja elf pasti takkan menerima ku lagi karena aku memiliki seorang bayi diluar nikah"
" dia bangsa elf... menakjubkan... jadi penasaran..."
rambut putih itu berkilau saat terkena matahari. ia mengintip di jendela dan melihat lihat keluar. sebentar lagi aku akan sampai di istana.
saat disana aku membawanya masuk dan mengangkatnya menjadi selir pertama karena dia telah berhubungan denganku.
tingkah lucunya saat masuk ke istana seakan membuatku tertawa. ia seperti anak kecil yang baru pertama kali melihat sebuah istana.
" woahhh megah.."
" masuk"
" apakah ini rumah baru ku?"
" ya... kau akan tinggal disini sampai kau melahirkan anakku"
" apa?... apakah aku akan diusir setelah melahirkan anak anda yang mulia?"
" iya" ucapku ia langsung melihat kearahnya membatu...
" hahaha... ya tidaklah setelah kau sudah melahirkan anakku kau akan kukirim ke harem kerajaan kastil Loren"
" ahhh tempat sang ratu berada?"
" benar"
" oia aku akan berkunjung setiap akhir bulan jadi kau harus siap siap mengerti?"
" ehh me... mengerti yang mulia"
__ADS_1
aku pergi keluar namun langkahku terhenti sekejab.
"aku melupakan sesuatu"
aku meletakkan sihir hitam dimulutnya agar dia tak memasukkan bahan bahan yang akan merusak janin ataupun yang membahayakan kandungannya itu.
" emm"....
aku pergi setelah itu.
diistana ku.
" rey... aku ingin bertemu dengan rey... buka pintunya..."
" anda tidak bisa masuk yang mulia ratu yang mulia raja sedang tak ada didalam" ucap penjaga pintu.
" tidak dia ada didalam rey... aku ingin bicara denganmu rey... buka pintunya suruh mereka membiarkan ku masuk rey.."
" pulanglah... aku lagi pusing hari ini"
" apakah anda benar benar tak ingin menemui saya rey?"
" baik yang mulia" pintu pun dibuka.
" suruh dayangmu keluar elsa"
" keluar".
" baik..."
" duduk"
" ada apa sikapmu ini rey... kenapa tiba tiba berubah?"
" apanya?"
__ADS_1
" kau... biasanya selalu ke tempat ku dan kau selalu memanjakan ku tapi sekarang ada apa?"
" aku hanya bingung apakah anak diperutmu itu anakku atau tidak... setahuku anakku akan berada dalam rahim hingga 5 tahun dan paling sebentar itu 2 tahun... jujur elsa... aku masih memikirkannya elsa..."
" ha... ini anakmu rey....aku hanya melakukannya denganmu... tak ada yang lain rey"
" benarkah?"
" benar rey... apakah kau masih marah padaku... bagaimana saat anak ini lahir... kau bisa mengeceknya sendiri"
" ha... baiklah kau boleh kembali"
" tuhkan... rey belum memaafkan ku"
" tidak sayang aku tidak marah lagi tapi...." ucapku sambil melihat berkas berkas negara yang menumpuk dimejaku itu hari ini harus selesai semua.
" ehh... apakah sebanyak itu?"
" ha... iya... aku hari ini akan lembur elsa... maaf aku tak bisa menemui mu nanti malam"
" tak masalah rey kau selesaikan dahulu lalu setelah selesai kita akan minum teh di taman oke?"
" oke... kau istirahatlah sebentar"
"baik"
" jaga kandunganmu elsa."
" baik rey"....
" ayah... tolong aku..."
" kenapa denganmu momo?"
" ini anak anakmu memegang ekorku yang berharga"
__ADS_1
" ha.... ahh tak masalah kau ajak saja ia bermain aku akan kesana sebentar lagi setelah tugas tugasku selesai"
" ha... ayah... kau kenapa kejam sekali aku ingin kue coklat bawakan padaku nanti sebagai imbalan oke?"