Aleya

Aleya
Chapter 33


__ADS_3

"Kok lo jadi sangat manja gini sih?". Tanya Aleya. Walau begitu, ia tetap menurut untuk menyuapi Satya makanan yang di belinya tadi.


"Emang salah manja sama istri sendiri? Gue sayang sama lo". Ucap Satya to the point. Tanpa basa basi.


Aleya terdiam, lalu setelahnya gadis itu tertawa terbahak-bahak.


"Ngaco lo". Ucap Aleya dengan sisa tawanya.


Satya menghela nafas lelah. Ia tahu bahwa Aleya tak mungkin percaya begitu saja bahwa ia memang mencintai gadis di depannya ini.


"Gue gak bohong Aleya, gue udah suka sama lo hampir tiga tahun. Susah mendem ini semua sendirian, gue gak mungkin lupa sama cewek yang nantangin gue balapan di arena balap. Cewek yang waktu pertama kali ketemu gue dia nantangin adu skill balap, cewek yang sikapnya gak ada anggun-anggunnya, cewek yang sering izin ke toilet cuman males karena pelajaran ekonomi. Lo pikir gampang mendem ini semua?". Tanya Satya. Matanya menatap lurus ke arah danau tanpa mau menoleh menatap ke arah Aleya.

__ADS_1


Aleya terdiam sejenak. Mencoba mencerna semua perkataan Satya. Bahkan jajanan yang hendak ia suapin ke Satya pun, mengambang di udara.


"Gue gak berani ngungkapin perasaan gue karena gue tahu, saingan gue banyak. Sekalipun gue terkenal dimana-mana, tapi bukan gak mungkin kalo lo bakal nolak gue. Akhirnya gue sering jahlin lo, isengin lo, bikin lo ngamuk, itu semua adalah cara supaya gue bisa deket sama lo". Sambungnya.


Hening beberapa saat. Hingga Satya kembali melanjutkan ucapannya.


"Pas gue tahu Mama sama Mami lo itu sahabatan, gue seneng banget, kesempatan buat gue deketin lo semakin besar. Pas orang tua kita jodohin kita, Gue bener-bener gak tahu harus gimana. Gue gak mau nyusahin lo sebagai istri gue. Gue takut lo gak bahagia Aleya.


Aleya sedikit terhenyak. Ternyata sikap berontak Satya terbentuk karena didikan sang Papa rupanya.


"Akhirnya gue jauhin lo beberapa saat buat mikirin ini semuanya. Buat mikirin gimana biar lo bisa bahagia sama gue, gimana biar gue gak nyusahin lo terus. Tapi gue nyesel banget pas tahu kalau cara gue salah, dan malah bikin lo salah paham. Ngelihat lo nangis, dada gue sesak Aleya. Gue sayang sama lo, sayang banget malah". Ucap Satya.

__ADS_1


Pria itu menggenggam tangan Aleya lembut dan membawanya ke dadanya. Aleya bisa merasakan detak jantung Satya yang tak beraturan.


"Setiap gue deket sama lo, detak jantung gue selau aja gini". Ujar Satya sambil terkekeh.


"Gak masalah kalo lo belum cinta sama gue, belum sayang sama gue. Tapi gue pastiin, cepat atau lambat gue bakal bikin lo tunduk sama gue". Ucap Satya sungguh-sungguh. Ia menarik Aleya kedalam pelukannya dan mengelus punggung Aleya lembut.


Aleya memejamkan matanya, menikmati irama jantung Satya yang tak beraturan.


"I love you, Aleya".


......................

__ADS_1


Next bab selanjutnya:)


__ADS_2