
Fano sudah pulang dari kantor nya ,dia sangat terburu" naik ke atas untuk menemui dina, dia mau membuka pintu kamar dina namun di kunci oleh dina,
" kenapa di kunci sih, hey buka pintu nya atau aku dobraak, fano berteriak
Dina yang mendengar itu berteriak di dalam kamar mandi
" siapaaa,, saya lagi mandi
" sial kenapa dia teriak lagi mandi,bagaimana kalau orang lain mendengar nya,dasar tidak tau malu, fano segera pergi ke kamar nya untuk membersihkan diri,
" sepertinya aku harus mengerjai dia dengan sikap dingin ku, aku akan lihat dia cemburu atau tidak ,duuuh manis sekali sih dia itu** fano membuat rencana untuk bersikap dingin pada dina namun itu hanya untuk mengerjai dina saja.Fano sudah beres mandi dia ke luar dari kamar nya untuk makan malam, fano melihat dina sedang menyiapkan makan malam untuk nya, kemudian dina duduk di dekat fano
" kenapa kamu duduk di dekat ku" fano mulai mengerjai dina
" oh maaf tuan kalau begitu saya pindah ke kursi lain saja,jawab dina
*sial kenapa dia malah mau pindah*batin fano.hemmm tidak usah disini saja dasar tidak sopan, fano melarang dina pindah kursi
". gimana si tadi dia yang nanya kenapa aku deket" sekarang mau pindah malah di larang"batin dina yang merasa aneh..
mereka berdua menikmati makan malam,fano melirik dina yang sama sekali tidak bicara apapun, dia kembali melanjutkan makan nya dan menghabiskan nya, mereka berdua naik ke atas setelah beres makan,dina masuk ke kamar nya, fano masuk kamar dia sendiri,di dalam kamar fano kesal ,karena dina tidak menunjukkan cemburunya,fano berbaring di tempat tidur nya,sedangkan di kamarnya dina sedang memainkan ponsel, Fano merasa gelisah di kamarnya dia penasaran ingin mengetahui apa yang di lakukan dina di kamar nya, fano terbangun, dia menempelkan telinga kanan nya ke dinding seperti orang menguping
" kenapa tidak ada suara apapun? apa dia sudah tidur? fano bertanya" aaaaah aku tau apa yang harus aku lakukan
Kriing,,,,kring,,kring,,, Fano menelpon dina lewat telpon rumah nya yang khusus tersambung ke telpon yang ada di kamar dina
" Hallo,jawab dina
Fano diam tidak menjawab,dia hanya menutup mulut nya
" hallo siapa ini, lagi" fano tidak menjawab nya dia hanya cekikikan sambil menjauhkan telpon dari genggaman nya, dina kesal dan menutup telpon nya
__ADS_1
" siapa sih ko tidak menjawab,kata dina di kamar nya.
" kurang ajar berani nya dia mematikan telponnya,Fano marah sambil menghubungi dina lagi
kriiing,kriiing,kriiing,,
" Hallo dengan siapa ini? dina menjawab kesal
" dasar tidak sopan,bicara dengan sopan terhadapku ,fano menjawab dingin, namun kemudian senyum usil nya menyeringai
" Tuan maafkan saya , ada apa tuan? kenapa anda belum tidur? apa anda membutuhkan sesuatu? tanya dina
" saya ingin berendam air hangat di bathup siapkan sekarang, perintah Fano
" baik tuan, kemudian dina segera pergi menuju kamar fano, tok,,,tok,,tokk,,
" masuk saja, jawab Fano di kamar ,
" Tuan tunggu sebentar, saya akan menyiapkan nya
" Tuan air nya sudah siap ,silahkan, saya akan menyiapkan baju ganti untuk tuan,dina masuk ke ruang ganti,fano dengar buru" masuk ke dalam kamar mandi untuk berendam ,sebenarnya dia sudah mandi karena niat ingin mengerjai dina dia kepikiran untuk berendam di kamar mandi, dina sudah beres menyiapkan baju fano, .
" tuan saya permisi untuk keluar,baju tidur nya sudah saya siapkan,teriak dina depan kamar mandi fano, ,,
" yaaaa,, Terimakasih jawab fano di kamar mandi sambil menahan tawa nya, dina membuka pintu kamar Fano untuk keluar ,
ceklek,,,ceklek,,*aduh kenapa tidak bisa di buka sih ,apa pintu nya terkunci yah,dina terus"an berusaha membuka pintunya dengan cara menarik gagang pintu nya,aduuuuh kenapa ini,dina nampak kelelahan membuka pintu kamar fano namun tidak bisa karena di kunci fano, ,fano pun beres dan keluar dari kamar mandi menggunakan handuk nya setengah badan.
" kenapa kamu belum ke luar dari kamarku,tanya Fano
" tuan maaf pintu nya susah di buka,seperti nya ada yang mengunci
__ADS_1
" apa maksud kamu saya mengunci pintu nya?
" Tidak tuan, lakukan apapun supaya saya bisa ke luar dari kamar tuan,saya tidak mau mengganggu istirahat anda, dina memohon
" apa kamu sendiri yang mengunci nya, mana kuncinya? tanya fano yang berpura" kini malah menuduh dina yang menguncinya.
" apa kamu mau mencari kesempatan denganku dengan mengunci dirimu sendiri di kamar ku hah
" tidak tuan maafkan saya tuan, tolong tolong bi ida tolong buka pintu,dina berteriak
" heh heh heh jangan berteriak di kamar ku,memang nya siapa yang akan mendengar kan mu,
" duduk saja kamu di sofa dan tunggu saya ganti baju dulu,fano pergi mengganti baju nya dan segera ke luar dari ruang ganti nya
" aku akan membuka nya ,fano berpura" membuka pintu nya supaya dina tidak curiga,,aah sial kenapa bisa terkunci seperti ini,mana kuncinya,aaah kenapa harus sekarang,
" Tuan maafkan saya ,hari ini saya akan tidur di kamar Tuan ,tenang saja saya akan tidur di sofa ini saja, saya tidak akan tidur dengan Tuan.
malam semakin larut Dina sudah sangat ngantuk,dia memejamkan mata nya di sofa ,fano yang dari tadi pura" tidur sambil tertawa kecil di dalam selimutnya turun dari tempat tidur nya dan melihat dina,
" dia manis sekali kalau sedang tidur, fano mengangkat dina memindahkan nya ke tempat tidur,di dalam mimpi dina merasa terbang dan tersenyum,
" kenpa dia tersenyum,apa mungkin dia sendang bermimpi terbang, ya kamu memang terbang, terbang dari sofa ke tempat tidurku fano tertawa kecil sambil menahan nya, kenapa aku merasa sangat senang mengerjai dia.
,, ..aku akan merekam dia di ponsel ku karena sangat imut. Fano mengambil ponsel nya dia memilih merekam wajah dina ketimbang memotret nya, dina bergumam dalam mimpi nya *Tuan fano kenapa kau mencampakan ku,kenapa kau mencintai wanita lain * kejadian yang tidak sengaja terekam di ponsel Fano membuat dia terkejut ,
" apa? dia bilang aku mencampakan nya baiklah , aku simpan video ini ,dan aku sangat membutuhkan nya , hihi kejadian malam ini sangat sempurna, Fano sudah puas merekam wajah dina, dia sudah mulai ngantuk dan segera tidur. mereka berdua sudah terlelap,
Waktu sudah pagi, dina membuka matanya, dia sangat kaget melihat dirinya tidur satu ranjang dengan fano, dina bangun namun tiba" fano memeluk nya erat dari belakang,
" jangan pergi ,diam temani aku, fano yang berkata membuat dina kaget karena fano tiba" memeluknya dan meminta nya jangan pergi
__ADS_1
Deg,,deg,,deg,, jantung dina berdebar tak karuan,
HAI SEMUANYA JANGAN LUPA DUKUNG THOR TERUS YAH ,TERIMAKASIH YANG SUDAH SETIA MENUNGGU CERITA NYA πππ