ANAK PUNGUT YANG MALANG

ANAK PUNGUT YANG MALANG
RINDU


__ADS_3

Sudah satu bulan Jaya dan Nining tidak mendengar kabar anak angkatnya itu, tidak ada chat ataupun telpon sama sekali dari Dina


*** Ya Tuhan kenapa aku merindukan anak itu, apa dia baik-baik saja, Dia memang anak baik, tapi dengan bodohnya aku tidak pernah menyayangi dia sama sekali* Batin nining


” Mah?? panggil Jaya


” iya kenapa yah..


” Ayah berangkat kerja dulu, jaga kesehatan ya, cepat sembuh, kalau ada apa-apa mamah tinggal nyuruh Art aja


” iya ayah,, jawab nining


Ya sejak kejadian waktu itu, dimana Dina pamit dan mencurahkan kasih sayang dia seperti apa pada kedua orang tua angkatnya, Nining jadi sering bengong sendiri hingga akhirnya dia jatuh sakit, Nampaknya dengan kepergian Dina ternyata bisa menyadarkan mereka, bahkan mereka merasa sangat bersalah dengan meminta uang kepada dina untuk membayar semuanya yang sudah mereka keluar kan untuk membiyayai Dina


Dina mendapatkan uang tersebut dari suaminya, Fano mendengar percakapan Dina di Telpon bersama nining, menurut Fano itu adalah cara terbaik membantu istrinya, Selain dia bisa jauh dari keluarga itu, dia juga tidak akan merasa tertekan lagi dengan sikap nining dan Jaya, sejak kepergian dina yang tidak lagi kabar, tidak sepeserpun uang itu mereka pergunakan, mereka menghubungi Fano dan akan mengembalikan nya , tapi Fano menolak, menurut Dia anggap saja itu hadiah dari Fano untuk memperbaiki kehidupan mereka saat itu,


Author : kurang baik apalagi coba si Fano guys*


” Sayaaang, bangun sayang, maaf aku telat membangunkanmu aku terlalu nyenyak tidur, ayo bangun, kata dina sambil mengoyang"kan badan suaminya


” kamu ini kenapa sih yang, jawab Fano


” bangun ini udah siang


” terserah aku, orang aku boss nya, siapa yang mau marahin kalau kesiangan ? tanya Fano


” Ga boleh gitu dong, kamu harus on time, memberi contoh yang baik pada semua karyawan mu, jawab Dina


” Kalau mereka ya beda lagi, kan tergantung aku yang gajih. ciiihh


” Dasar kamu ini ya,.. yaudah aku mau bikin sarapan dulu buat kamu ya,


” Tunggu jangan kemana-kemana, pinta Fano


” ih ayo bangun sudah siang, kamu harus sarapan


” Kamu jangan lakukan apapun, kalau aku tidak meminta nya, jawab Fano


” kenapa jangan? ini kan kewajiban aku ngurusin kamu,


” Iya aku tau, tapi kamu melakukan nya saat aku yang minta saja, biar sarapan bi Ida saja yang ngurus, sekarang kamu temenin aku dulu, ini perintah dan kewajiban, pinta Fano


” ya udah oke, Dina kembali membaringkan tubuh nya di tempat tidur


” ingat ya, kamu jangan cape- cape nanti tangan kamu kasar,


” hmmmmm, masak doang ko ga cape, masak kan hobi aku sayang


” Kamu mau punya Restoran? tanya Fano


” Mau mau aku mau banget,


” Ada syarat nya, pinta Fano

__ADS_1


” apa tu?


” Mandiin aku sekarang, cepat


” ih sayang bikin aku malu tau ga, mandi sendiri dong kaya bayi aja mau di mandiin,


” Oh jadi kamu tidak mau melayani suami kamu ini? Yakin ga mau punya Restoran?


” Bukan gitu, Tapi mmmmm


” Cepat ayo,, Fano menarik Dina ke kamar mandi


Di dalam kamar mandi Fano mengerjai istri nya dengan menyiram bajunya dengan shower,


” Sayang hentikan, teriak Dina


” Cepat buka Bajumu,,, pinta Fano


*** Cih dia ini, bilang aja mau mandi bareng*** Batin Dina


” Kenapa Diam, tanya Fano, apa kamu bisa menjawab isi pikiran ku, kata Fano sambil tersenyum puas


” Modus banget kamu ini ih,,,


” Cepat ,


Dina membuka semua Pakaian nya, Fano mulai tidak kuat melihat tubuh indah istrinya yang begitu mulus dan sempurna,


Di dalam kamar mandi Mereka berendam berdua di Bathup, Tentu saja Fano tidak akan menyia''kan kesempatan tersebut, Dia memulai aksinya mulai menaklukan queen istrinya, * Bayangin aja gaes author lagi malu-malu nih 😂 **


” sayang ini baju kamu, kata Dina,


" Sini biar aku yang mengeringkan rambut kamu,


” Terimakasih istriku😊, muaacch, Fano mencium pipi istrinya


setelah beres mengeringkan Rambut suaminya,Kini giliran Fano yang mengeringkan rambut istrinya,


** sweet banget dah ah kalian** author


” Oh iya sayang, rencana nya aku bakalan buka restoran di dekat kantor aku, kamu mau mengelolanya? Tanya Fano


” Serius sayang?


” hemmm, menurut aku kamu pintar masak, jadi kamu bisa membuat menu yang unik disana,


” aku bakal terjun langsung buat memasak menu nya,


" Oke, aku bakalan cari koki buat nemenin kamu disana


” Makasih sayang, kamu sangat baik dan mendukung aku, peluk dina


” tapi ingat kamu jangan kecapean, seperlunya saja, Karena nanti ada koki handal kamu bisa belajar lebih banyak juga dari dia

__ADS_1


” iya sayang, Ya udah yu turun, udah jam 10, jadi sarapan nya ke lewat kan


Mereka turun ke bawah lalu sarapan dengan menu yang sudah bi Ida siapkan,,


” aku berangkat ya, pamit Fano setelah sarapan,dia mencium Istrinya dan begitupun dengan Dina


Di Luar sudah ada Tio yang menunggu Tuan nya


” Selamat pagi Tuan dan Nona,.


” kita langsung berangkat saja , jawab Fano


” Baik Tuan, Tio segera membuka Pintu mobil kemudian Tio duduk di depan di sebelah Supir


” Tio kamu sudah mencari handphone baru untuk Dina, tanya Fano


” Sudah Tuan, saya sudah meletakan nya di laci meja, di ruangan tuan,


” hmmm,


” besok kamu urus pembukaan restoran baru dekat kantor, saya juga melibatkan Dina disana,


” baik Tuan


Seiring waktu berjalan begitu cepat , makin hari Fano makin menyayangi istrinya, dia belum pernah memberi kejutan apapun pada istrinya itu,


Di kantor


” saya mau memberi kejutan buat istri saya malam ini, kata fano


” saya akan mempersiapkan semuanya tuan, jawab Tio


” hmmm saya mau moment yang sangat romantis


” Apa tuan tidak ada rencana bulan madu sama nona? tanya Tio


” nanti saya akan lihat waktu dan jadwal yang pas buat ajak dina bulan madu, jawab Fano


Seperti biasanya fano menjalankan rutinitas nya di kantor, Tidak sedikitpun dia melewati tidak memikirkan istrinya di rumah, rasanya dia tidak ingin jauh-jauh dari istrinya yang selalu dia anggap anak kecil tapi sangat dewasa


” istriku tunggu aku pulang, kamu pasti kangen kan sama suamimu ini? Telpon Fano pada Dina


” ah iya suamiku aku sangat merindukanmu, cepat pulang ya,


” Nanti malam kita bakal makan di luar, kamu siap-siap ya, kata Fano


” kenapa tiba-tiba, aku belum mempersiapkan nya, jawab Dina


” tenang aja, nanti bakal ada yang bantu kamu, kamu lupa ya, kalau sekarang kamu itu istri nya Tuan Fano, apapun bisa kamu dapat, kata Fano menyobongkan diri tapi itu memang kenyataan


” kamu ini, aku sangat bersyukur jadi istri kamu, dina memuji suaminya


Setelah percakapan di telpon cukup lama, mereka mengakhiri telpon nya, itupun dia yang meminta, karena maunya Fano, dia tidak mau mematikan telpon nya itu, namun dina berhasil membujuk suaminya itu

__ADS_1


MAAF NIH THOR JARANG UP DATE, THOR BAKALAN USAHAKAN UP DATE YA, SAMBIL MEMBAGI WAKTUNYA UNTUK UP DATE NOVEL YANG BARU JUGA, MAKASIH YANG SUDAH MAMPIR😘


__ADS_2