
kejadian pas kayla datang ke ruang kerja Fano
" fanoo teriak kayla
" eh kenapa kamu disini ,kenapa bisa masuk, mana Tio
" ah Fano kenapa sih ,dulu kan aku selalu mudah masuk kesini ,kenapa sekarang Tidak, kayla merasa percaya diri dengan perkataan nya
" sekarang berbeda, aku sudah punya istri,cepat kamu turun dan pergi , perintah Fano, namun ketika fano menyuruh kayla pergi, tiba" fano di peluk kayla
" aku kangen seperti ini terus denganmu fan, aku sangat merindukan mu, kayla berbicara sambil memeluk fano
" lepaskan kayla, jangan seperti ini, bagaimana kalau ada yang melihat , Fano merasa risih, namun kayla memeluk nya sangat erat
" jangan lepaskan pelukan ku ini fan, aku tidak peduli siapapun melihat kita, aku akan tetap memeluk mu , kayla tidak mau melepaskan pelukan nya meskipun Fano sangat terlihat tidak nyaman,
" kenapa kamu menolak aku memeluk ku, semalam saja kamu tidak merasa keberatan, apa kamu malu. kayla berbicara,
__,,,,,,,,,,_______,,,,,,,,,,,_______,,,,,,,,,
Setelah fano pergi mengejar Dina, Tio segera mengurus kayla
Prok prok prok prokπππ
Tio bertepuk tangan karena merasa kagum dengan drama yang dilakukan kayla
" belum puas anda nona membohongi tuan fano, Tio duluan bicara
" ooh atau kamu mau kembali dan memanfaatkan Tuan lagi, sayag sekalian anda nona, anda sudah terlambat, fano memperingatkan kayla. Tio mengambil ponsel dari saku jass nya
" heuhπ, tau apa kamu tentang ku, sekretaris so pahlawan, Kayla mulai bicara
" heh denger yah, kamu tidak usah ikut campur urusanku dengan Fano, karena bagaimanapun dia masih mencintaiku meskipun dia sudah menikah, semalam saja dia sangat erat memeluk ku, cara apapun akan aku lakukan untuk mendapatkan fano kembali, meskipun harus menyingkirkan istrinya yang kampungan itu, kayla sangat percaya diri dengan ucapan nya
" Cih π, Tio menyenringai dan kemudian tertawa. kita lihat saja nona, pada siapa tuan akan percaya, Tio menjawab omongan Kayla tadi
" pastinya aku yang akan menang, permisi sekretaris so pahlawan, kayla segera pergi dari ruang kerja fano untuk pulang dan meninggalkan Tio,kayla turun dan masuk kedalam mobilnya ,sedangkan Tio masih di ruang kerjanya
** Dasar wanita bodoh , ** . kita lihat siapa yang akan menang, setelah Tuan fano mendengar isi rekaman ku , sepertinya akan sangat menyenangkan, Tio berbicara sendiri di ruang kerja nya
Fano segera menyusul Dina ke rumah dia,
" Dinaaa ,, fano teriak sambil naik ke kamar nya
" kenapa tuan, ada apa, apa yang terjadi? tanya bi ida khawatir
kemudian Fano turun lagi karena tidak ada dina di kamar nya
" bi kemana dina pergi, tadi dia pulang kesini kan? tanya fano
" maaf tuan tadi nona pergi membawa barang" nya di tas, dia berlari ke luar sambil menangis tanpa di antar supir, cepat tuan susul nona. bu ida merasa khawatir dengan keadaan dina
Fano segera masuk ke mobil melajukan nya dengan cepat,
" kamu kemana sih, jangan pergi dariku, maafkan aku, aaaaa fano teriak histeris di dalam mobil karena merasa bersalah,
" harus kemana lagi aku mencari mu, fano merasa kebingungan dengan situasi saat ini, kenapa aku tidak punya nomor dina sih, ah iyah albinca mungkin punya, aku akan menelpon dia, fano mengambil ponsel nya di saku jass
" hallo ka ada apa? tanya binca
" apa kamu punya nomor ponsel dina,
" kaka ini gimana sih, suami istri ko ga punya nomor nya , aneh, binca menjawab heran
" cepat katakan , bentak fano
" ah iyah baik ,aku akan mengirim nya sekarang. binca merasa kaget karena fano tiba" membentaknya
fano menutup telpon nya menunggu pesan dari binca
tring, pesan masuk dari binca
** ka ini nomor nya kaka ipar, 082124xxxxxx
Fano segera menghubungi dina lewat ponsel nya, namun tidak ada jawaban
** Di rumah rini*"ππ
" Din kamu kenapa nangis? tanya rini merasa khawatir
__ADS_1
" aku tidak apa" aku hanya mau menenangkan diri saja, kamu tidak keberatan kan dengan kedatangan ku kesini yang secara tiba" ,
" ah kamu ini, ya gapapa dong, malah aku seneng, kamu main ke rumah ku, ngomong" Memangnya kamu di ijinin yah sama ibu kamu main ke sini? tanya rini yang tidak tau teman nya itu ternyata sudah menikah
" π, dina hanya tersenyum, maafkan aku rin tidak memberitahumu tentang ini, sebenarnya aku sudah menikah,
" apaaa,π², rini merasa kaget dengan yang di katakan dina, jangan bercanda deh kamu ini, masa iyah sih, kamu nikah sama siapa?
" Tuan fano, aku di jodohkan oleh ibuku, demi memperlancar usaha nya, dina menceritakan semua kejadian nya, termasuk alasan dia pergi ke rumah rini,
Rini membawa dina ke kamar nya, dia membuatkan teh hangat untuk menenangkan Dina,
kring,,,,kring,,, telpon masuk, kemudian di terputus, dina yang baru sadar ada telpon mengambil handphone nya di dalam tas
"nomor siapa ini , banyak sekali memanggilku ,
kring,,,kring,,, telpon masuk, sekarang dina menjawab telpon nya
" hallo, kamu dimana, kenapa kamu pergi hah, apa kamu mau membuatku gila, katakan hah, atau kamu akan menyesal , fano berbicara di telpon nya
" Tuan, ada apa ,kenapa anda menelpon saya, tanya dina
" katakan dimana kamu sekarang, tanya fano
" aku tidak mau di ganggu siapapun, jawab dina
" ooh jadi kamu mau melihat keluarga mu itu hancur, fano mengancam dina supaya dia memberi tahu keberadaan nya sekarang, karena merasa khawatir
" jangan tuan, tolong biarkan aku sendiri..
" katakaaan dimana kamu sekarang, fano mengencangkan suara nya
" di teman ku, jawab dina cepat karena takut
" cepat kirim lokasinya ,
fano meminta dina mengirim Lokasinya saat ini berada, dina segera mengirim nya karena dia takut semakin membuat fano marah dan bisa menghancurkan orang tua angkatnya, bagaimanapun perlakuan mereka, dina tidak mau melihat orang tua angkat nya menderita karena ulah nya
Fano segera melajukan mobilnya cepat dengan kecepatan tinggi menuju rumah rini,
setelah beberapa lama ,akhirnya fano sampai di mana tempat dina saat ini berada
" siapa itu,rini ke luar melihat ada seseorang turun dari mobil
" maaf anda siapa, tanya rini
" mana istriku, tanya fano cepat
" istrimu, maksudmu?
" mana Dina istriku, fano berteriak
" oh maaf tuan apa anda suaminya temanku, dia sedang mandi ,
" mana kamar mu , tanya fano
" yang itu tuan, rini menunjuk kamarnya gemetaran karena takut melihat fano marah
*" bagaimana kamu bisa bertahan dengan orang seperti itu din, kamu sudah banyak menderita bersama orang tua angkat mu, sekarang kamu menikah dengan pria sperti dia , aaaa teman ku yang malang*" batin rini merasa kasian
Bruak, cekrek, fano membuka pintu kamar Rini dan menguncinya kembali,
brak,,brak,brak,brak, fano menggedor kamar mandi yang di dalam nya ada dina,
dian kaget mandegar nya,
" ada apa rin, bisa santai ga menggedor nya ,kamu kan tau aku lagi mandi
" keluar cepat, Fano membentak
** apa, suara itu, apa dia benar" kesini menyusul ku, ah tidak mungkin* dina segera keluar dari kamar mandi. dengan cepat dia memaki bajunya
" cepaaaat apa kau tuli, jawab aku, fano kembali berteriak.
Dina pun segera ke luar dari kamar mandi karena malu terdengar suara fano yang mengegerkan se RT
" Tuan ,kenapa anda kesini, tanya dina
" apa kamu mau membuatku gila hah, fano lagi" membentak dina
__ADS_1
" Tuan pelankan suara mu, malu nanti di dengar orang
" aku tidak peduli , katakan kenapa kamu pergi, fano masih marah
Dina yang mendengar itu merasa sangat marah, wajah nya dina terlihat dingin saat dia marah
" kenapa kau mencari ku, apa perdulinya kamu hah, tanya dina yang sedang mara
" ciiihπ, dasar anak kecil, fano menjawab
" Aku memang anak kecil, aku bukan wanita yang pantas kamu cintai, aku juga bukan orang yang tepat buat kamu,lalu kenapa kamu masih mencari ku,kenapa kamu tidak memberikan aku pergi saja, kamu tidak pernah menganggap pernikahan ini serius hah, dan kamu selalu merasa dengan ucapan mu itu, lihat dirimu sekarang, apa kamu lelaki sejati yang bisa menghargai ku, Dina meluapkan emosi nya
" Dasar istri pembangkang, fano menjawab
" siapa disini yang pembangkang, aku atau kamu yang so perduli tapi tidak pernah menghargai aku sama sekali. aku istri mu, kamu masih bisa berpelukan dengan wanita lain, makan malam dan berpelukan dengan wanita lain hah setidaknya kamu menghargai aku sedikit meskipun kamu tidak menginginkan aku, dan mulai sekarang, tinggalkan aku ceraikan aku , aku tidak mau punya sumia yang tidak menghargai atau mencintai ku, sudah cukup buat aku ,Dina kembali meluapkan emosinya
" apa kamu bilang aku tidak mencintaimu, kamu ingin berpisah dengan ku, hah tidak tau diri, begitu pendek cara pandagmu dan cara mu berpikir bodoh . akan aku buktikan fano mendekat ke arah dina,
" tuan jangan dekati aku, aku mohon
" aku akan membuktikan nya sekarang, fano mendorong dina ke kasur, dina sangat kaget, Rini yang mendengar di kuar sangat khawatir dengan keadaan teman nya
" Tuan tolong jangan lakukan ini terhadapku
" kenapa. kamu takut, kamu itu istri ku, Fano mencium bibir dina , dia melakukan nya dengan kasar , dina merasa ingin mengakhiri hidup nya hari itu, Fano terus mencium dina sampai ke leher nya dan meninggal kan bekas, dia melepas baju dina dengan kasar, lalu ******dada dina,, fano menutupi tubuh mereka dengan selimut, kemudian dia menarik celana dina, dia mulai melakukan aksi jantan nya ,
" Hiks tuan tolong jangan lakukan ini terhadapku, aku sangat tersiksa, tuan , aku mohon
Dina terus memohon agar Fano tidak mengambil keperawan nya, namun tidak di dengar oleh fano
" aaaa tuan sakit tolong jangan lakukan itu, Fano memulai aksinya dengan kasar, membuat selaput dara Dina robek dan berdarah, Dina menangis karena hari ini fano mengambil keperawan nya dengan secara paksa, Fano terus melanjutkan aksi nya dengan liar, membuat dina menjerit kesakitan,
Setelah beberapa menit, fano selesai menjalankan aksi nya, Dina masih menangis karena merasa kaget dengan kejadian hari ini, Fano pergi ke kamar mandi membersihkan dirinya,
** sekarang kamu tidak akan bisa pergi dariku, itu adalah bukti bahwa aku tidak main" dengan pernikahan ini, *" batin fano
Fano keluar dari kamar mandi, dina mau berdiri dan ingin pergi ke kamar mandi
" aaaa sakit , aaaa kenapa kamu jahat , dina berteriak pada fano yang sedang mengganti baju
" apa aku tidak boleh melakukan nya pada istriku sendiri, dan ingat jaga ucapan mu jangan pernah berkata dan menyuruhku meninggalkan mu,
Dina tidak menjawab , dia mencoba berdiri perlahan,agar bisa ke kamar mandi, fano yang melihat dina kesakitan, mencoba menolong dina,
" sini aku bantu, fano merangkul Dina ke kamar mandi , ,
" jangan di kunci kamar mandi nya, aku takut nanti kamu terjatuh dan tak bisa bangun karena sedang kesakitan, fano menunggu dina sambil memainkan ponselnya
" sakit sakit ndasmu, jelas aku sakit, kamu melakukan nya seperti memperkosa ku,
dina ngomel sendiri di kamar mandi, dengan cepat dia kembali mandi, dia merasakan badan nya semua terasa sakit , dina keluar dari kamar mandi nya dan menahan sakit di bagian *****
" ayo kita pulang sekarang, dasar bocah , marah saja harus kabur"an.,,
** bagaimana dia tidak tau malu, dan tidak merasa bersalah sama sekali setelah aku melihat dia berpelukan dengan wanita lain*". hahah dia itu seprti tidak mempunyai rasakasihan
Fano dan Dina keluar dari kamar Rini, di luar sudah ada rini dan ibu nya menunggu sambil memandangi ke arah pasangan itu, Dina nampak terlihat sangat malu berbeda dengan fano yang tidak tau malu
" apa kalian baik_baik saja,? tanya ibu rini
" iyah bu, kita baik_baik saja dan menyelesaikan nya dengan baik, fano menjawab genit. dina yang mendengar itu hanya bergidik saja
" bu maafkan saya, sudah sangat merepotkan dan membuat keributan , dina meminta maaf
" ah tidak apa" dulu ibu juga pernah seperti kalian berantem dan kabur, hihi
Dina hanya tersenyum
" kalau begitu saya permisi pulang dulu yah bu, Rin makasih ya, aku pulang dulu ,
" iyah sama" jangan sungkan kalau mau main kesini lagi, Jawab rini,
Rini merasa ada yang aneh dengan cara berjalan dina ,
* apa dia terluka kakinya, kenapa dia berjalan seperti itu. perasaan tadi pas datang kesini ,jalan nya dia normal" aja ko*" batin Rini yang tidak tahu apa_apa
Fano dan dina segera pergi ke rumah nya, fano meninggal kan pekerjaan nya hari ini .
BACA TERUS EPISODE KELANJUTAN NYA JANGAN LUPA VOTE DAN JADI KAN FAVORIT YA β€π€
__ADS_1