ANAK PUNGUT YANG MALANG

ANAK PUNGUT YANG MALANG
KETIDURAN


__ADS_3

Nining dan Jaya sudah sampai di rumah nya, mereka masuk ke dalam rumah, lalu nining tidak lupa memberi suaminya air minum.


Nampak nya sekarang perusahaan Nining dan Jaya sudah kembali pulih, mereka mengulang semuanya dari mulai kesalahan yang sering mereka lakukan dan mengurangi cara mereka yang selalu bersenang-senang


menghamburkan uang


” Ayah, sebentar lagi kita akan punya cucu, Ibu sangat senang dengan kabar ini, kata Nining


” Iyah bu, Ayah juga senang, Ayah senang bisa meminta maaf langsung pada anak kita, dan senang bisa melihat nya lagi, jangan sampai kita menyakiti dia lagi bu, cukuplah selama ini penderitaan dia selama tinggal bersama kita, kata Jaya


” iya jangan sampai kita kehilangan dia lagi, tapi sekarang dia sudah punya suami, pastinya dia tidak akan ke rumah kita, ibu tidak sabar ingin menggendong cucu, jawab Nining


πŸŒ»β€ Hati yang luas dan jiwa yang sabar, akan membuat hidup kita jadi lebih baik, jangan pernah berbuat jahat pada siapapun, karena sekali kamu melakukan nya akan membuat orang terdekat mu menjauh, saling menghargai, karena hidup ini butuh orang lain, kamu tidak akan bisa melakukan nya sendirian" 😊🌻


β˜…


β˜…


β˜…


β˜…


Fano dan Dina sudah sampai di rumah nya, Tio langsung pamit pergi karena harus ke toserba nya, sepertinya akhir-akhir ini Tio sering ya mengunjungngi toserba milik nya, wah jangan-jangan, skip,😁


Alasan Tio sering mengunjungi Toserba milik nya karena jumlah Karyawan yang dia punya saat ini sudah bertambah banyak, tentunya itu akan membuat dia sibuk dan harus bisa mengatur waktu antara kerja dan menjadi seorang pemilik Toserba


” Selamat malam pak Tio, sapa Setiawan


” Malam, saya mau lihat berkas hasil pemasukan dan pengeluaran selama saya tidak mengecek nya, tolong antarkan ke ruangan saya, Kata Tio


” Baik pak, Setiawan langsung pergi ke ruangan nya dan menyerahkan semua berkas yang sudah di selesaikan oleh Rini


Dia memberikan nya pada Tio,


” Sialhkan pak, kata Setiawan


Setiawan menunggu sambil berdiri, Tio terlihat sangat serius mengecek semuanya dan sangat teliti,


” Bagus usaha Toserba ini setiap bulan nya makin banyak pengunjung nya, laporan keuangan nya pun bagus, saya akan naikan gajih karyawan bulan ini, dan beri mereka bonus, dan jangan lupa kirim 200box snack ke panti asuhan yang biasa saya datangi, bagikan juga 300box snack pada orang-orang yang tidak mampu jangan lupa pada anak jalanan juga, kata Tio


” Baik Pak, jawab Setiawan


” Panggil Rini, suruh Tio

__ADS_1


Setiawan mengangguk dan segera memanggil Rini yang sedang bekerja di ruangan nya


” Rin kamu di panggil pak Tio


” Baik pak, jawab Rini


mereka berdua kembali lagi ke ruangan boss nya


” kalian duduk, suruh Tio


” ada yang bisa saya bantu pak? tanya Dina


” Tolong bantu saya, menghitung gajih karyawan, sama ratakan semuanya, jangan ada yang di bedakan, suruh Tio


Mereka membatu Tio menghitung gajih karyawan untuk hari ini, nampak nya hari ini waktunya semua karyawan nya menerima gajih


setelah cukup lama dan tangan mereka merasa pegal, akhirnya sudah selesai, tugas itu selanjutnya adalah bagian Setiawan kepala toko disana,


” Semuanya sudah selesai, bagikan ini pada semua karyawan, dan ini gajih kalian dari saya, ini untuk kalian berdua, Tio menyerahkan pada mereka,


” Terimakasih pak, jawab Rini dan Setiawan


Setelah menerima upah nya, mereka pamit untuk segera melanjutkan pekerjaan nya,


” kenapa? tanya Tio


” saya mau tanya, apa uang lembur saya sudah bapak potong buat bayar motor saya? tanya Rini


” sudah saya potong sebanyak mungkin, jawab Tio


*Ternyata dia benar memotong uang lembur ku, dia yang ngasih motor, gue yang ribet harus ngelunasin ke dia, eh ups, ayolah Rin. pak Tio itu sudah baik memberi kamu jalan, nikmatilah, karena di dunia ini tidak ada gratis,*Batin Rini


Rini pergi dari hadapan karena pekerjaan nya yang masih numpuk


” Cih dasar anak itu tidak bilang Terimakasih sama sekali dari awal, Kata Tio


Malam sudah larut, semua karyawan mulai menutup toko nya untuk segera pulang ke tempat nya masing-masing, disana masih ada Setiawan di ruang kerja nya menunggu Tio untuk pulang


” Kamu pulang duluan saja, saya punya kunci cadangan, kata Tio


” Baik pak saya pulang dulu permisi, Setiawan pamit pergi dari tempat kerja nya


Akhirnya Tio segera pulang dan menuju tempat parkir,

__ADS_1


” Motor siapa nih, kaya kenal, kata Tio, dia melihat satu motor yang masih terparkir disana


” bukan nya ini motor nya itu anak yah, Tio mengira-ngira


” ya benar ini motor Rini, apa dia lupa membawa motor nya, kenapa ceroboh sekali, sampe lupa sama motor sendiri,


Tio melihat sekeliling dan disana ada pintu buat masuk langsung ke bagian belakang,


Ceklek, Tio membuka pintu,


” Kenapa mereka sangat ceroboh tidak mengunci pintu belakang ini, saya harus memarahinya besok, dasar tidak tanggung jawab,


BRAAAK, suara benda yang terjatuh


” Apa tuh, Tio langsung melihat ke ruangan dimana asal suara itu berada,


” Tadi suaranya disini, ah iya, dari ruangan ini,


Dia melihat tempat botol minum disana nampak nya terjatuh ke lantai, namun ada yang membuat dia lebih terkejut


” Loh anak ini belum pulang, dia malah tidur disini, ngapain? hey kamu bangun, Tio mengetuk-ngetuk botol minum itu ke meja


Ya ternyata disana masih ada Rini yang ketiduran di ruang kerja nya,


praannk, Tio melempar botol nya ke atas meja Rini


Rini langsung kaget dan terbangun dari tempat tidur nya,


” Apaan sih ga sopan banget orang lagi tidur di ganggu, teriak Rini yang tidak menyadari ada Tio disana


” oh bagus, ini tuh waktunya pulang, tidur di rumah bukan di tempat kerja, kata Tio


” Pa Tio, maaf saya kira teman saya di sekolah,


” Apa kamu masih bermimpi, oh sepertinya kamu sedang bermimpi tidur di sekolah yah, anak jaman sekarang aneh-aneh saja kelakuan nya, cepat pulang, atau kamu mau saya kunci disini, udah sukur saya temuin


” Lagian Setiawan tidak ngasih tau saya kalau masih ada kamu disini, Tanya Tio pada Rini


” maaf pak, saya emang biasa suka pulang terakhir karena lembur, jadi saya di kasih kunci cadangan pintu belakang sama pak Setiawan, saya kalau pulang suka lewat pintu belakang soalnya,


” Cepat keluar, saya mau pulang jangan bikin saya kesal, bikin repot aja kerjaan nya,


*Dih marah-marah, baru tau ya, saya kan emang pulang nya paling terakhir sama belakangan, kan anda juga yang nyuruh saya lembur terus, *batin Rini

__ADS_1


__ADS_2