
sepulang jemput Dina di cafe, fano tidak bicara apapun di dalam mobil pada istrinya itu,bahkan di tanya pun tidak ada jawaban dari fano, Dina merasa kebingungan dengan sifat fano,tapi dia juga menyadari kesalahan nya, membiarkan fano menunggu terlalu lama,
Mereka sampai di rumah, Tio tidak langsung pulang karena takut terjadi sesuatu pada Nona nya, Tio takut kalau Fano tidak bisa mengendalikan Amarah nya yang dia tahan dari tadi
” Kamu langsung pulang, Perintah Fano pada Tio,
” Apa anda baik-baik saja, telpon saya kalau membutuhkan sesuatu, jawab Tio
akhirnya Tio memutuskan untuk pulang Karena Tuan nya yang menyuruh,
Fano langsung pergi menuju kamar nya, Dina mengikuti nya dari belakang, di dalam kamar Fano langsung menuju kamar mandi langsung berendam dengan air dingin di bak mandi, tujuannya agar dia bisa meredam emosinya yang memuncak pada istrinya, sedangkan Dina gelisah menunggu Fano yanv tidak kunjung selesai di kamar mandi,
” Sayang, apa kamu baik-baik saja? Tanya dina di balik pintu kamar mandi
Tidak ada jawaban, hanya ada suara air keran yang sengaja di nyalakan full,
★Aku yakin dia pasti marah padaku, Duuh gimana nih, kenapa coba tadi itu ga masuk aja ke dalam cafe, malah nunggu di luar, mana aku tau kan kalau dia datang★ batin Dina
Selama dua jam di kamar mandi akhirnya Fano keluar, dan melihat tidak ada istrinya di dalam kamar, yang ada hanya baju ganti yang sudah di siapkan Dina
” Cih kemana dia, bisa-bisanya ga nungguin di kamar sampai suaminya ini beres dari kamar mandi, udah ga sadar dengan kesalahan nya, sekarang malah ga ada di kamar ciiih, Fano mengomel sendiri,
Fano tidak ke luar kamar lagi, dia sengaja karena ingin istrinya yang memanggil ke bawah, namun tidak ada, yang ada hanya bi Ida menyuruh nya turun untuk makan malam, Fano semakin kesal di buatnya
★*Dia adalah bocah yang menjadi istriku sekarang, kenapa dia tidak memanggilku dan malah hanya bi ida, apa dia mau posisi nya di gantikan oleh bi ida, batin Fano yang kembali marah, namun beberapa saat kemudian,
” ish janganlah, masa bi ida yang gantiin dina, siapaa pun ga boleh gatiin posisi dia, aku akan memghukumnya, kata Fano sambil beranjak dari tempat tidur nya menuju ke lantai bawah*
Di meja makan terlihay istrinya yang tengah sibuk menyiapkan makan malam untuk nya,
” Sayang ayo makan, aku udah masakin buat kamu, kata Dina sambil mengambilkan makan untuk Fano
” badanmu bau, kata Fano
” maaf sayang, tadi aku mau mandi tapi kamu lama, jadi aku langsung masak aja sambil nunggu kamu, Apa aku harus mandi sekarang? kamu ga akan di temenin makan malam sama aku? tanya Dina
” mandi dulu dan aku nunggu disini, jawab Fano
” oke, tunggu sebentar ya, aku tidak akan lama, kata Dina
Fano tidak menjawab, dia focus memakan buah anggur yang ada di hadapan nya
__ADS_1
★lagi-lagi aku tuan fano di buat menunggu oleh bocah itu, cepat bersihkan dirimu dan jangan lupa gosok badanmu bekas kau memeluk teman mu itu dina,dan habiskan sabun yang di kamar mandi kalau perlu,★ cih menyebalkan Batin Fano
Fano tidak ingin berlama-lama di meja makan, dia minta bi ida untuk membawakan nya ke dalam kamar,
sampai di kamar ternyata Fano belum melihat istrinya keluar dari kamar mandi, dia duduk di sofa dan kembali memakan buah buahan, akhirnya Dina ke luar dari kamar mandi, dia ganti baju
” loh sayang ko makan disini, tanya Dina
” terserah aku, memang nya harus dimana, di cafe ciih, jawab Fano yang masih sakit hati dengan kejadian di cafe
” ya engga, aku lama yah mandinya,maaf ya airnya seger banget jadi aku betah di kamar mandi,pantesan aja tadi kamu lama di kamar mandi karena airnya seger, kata Dina
★aku lama di kamar mandi bukan karena airnya segar. tapi menahan amarahku★ Batin Fano
” sayang aku suapin kamu ya, kata Dina
” aku bis makan sendiri, kamu makanlah, cape kan habis ketawa-ketawa di cafe,
” ko tau sayang, pasti Tio yang ngasih tau,
” Ciiih ★dia benar benar tidak melihat ku dan hanya focus pada teman nya★ batin Fano
Fano segera makan dan mengunyah kasar makananya di dalam mulut, seperti seekor singa yang sedang memakan mangsanya, Dina yang melihat itu seketika bergidik ngeri, namun dia pandai mencairkan suasana
” Tapi wajahmu sangat menggemaskan dengan ekspresi mu yang seperti itu, Dina terus berbicara meskipun tidak ada jawaban dari suaminya,
” cepat habiskan makanan mu? kata Fano
” baiklah, mereka menghabiskan makan nya,
” biar aku bereskan dulu, kata Dina
” Apa kamu mau menggantikan posisi bi ida, buat apa aku membayar nya, kata Fano
Dina menghentikan aktifitas nya dan segera duduk kembali di sofa,
” sayang apa kamu mau aku pijitin? sepertinya kamu sangat terlihat kelelahan, Tanya Dina
Tidak ada jawaban dari fano, tapi dina tetap memijit kepalanya suaminya, Dina tau apa yang harus dia lakukan agar Fano tidak marah lagi padanya,
” Apa pijitan ku enak? tanya Dina
__ADS_1
” hmmm,
” Apa kau menikmati pertemuan mu hari ini dengan teman mu? tanya Fano
” Ya aku sangat menikmati, dan aku senang karena aku bisa bertemu dia lagi, dia cerita padaku kalau dia kerja di toserba nya Tio kata Dina pada suaminya
” Aku tidak peduli itu, itu bukan urusan ku, jawab Fano, yang sudah mengetahui Rini kerja di toserba milik Tio
” Lalu apa? tanya Dina
” Sepertinya kau sangat bahagia bertemu teman mu, sampai kau tidak menyadari kedatanganku,
” maafkan aku sayang, membuat kamu menunggu, aku tidak menyadari karena kamu tidak mengabariku,
” Apa kau tidak melihat sekelilingmu hah, aku datang dan turun dari mobil melambaikan tangan, agar kau melihat ku menjemput mu, kau malah asik tertawa dan memeluk temanmu itu, aku menunggu di dalam mobil dan terus memperhatikanmu yang terus tertawa seperti sedang menertawakan ku hahha ,teriak Fano pada Dina, yang membuat dina memberhentikan aktifitas nya memijit fano
” Maafkan aku sayang, aku salah aku minta Maaf, kata dina karena takut Fano semakin marah
” Dan apa tadi kau terus terusan memeluk temanmu itu, ciiiih, kalau di dunia ini manusia bisa berganti kulit baru, akan aku kirim kau ke dokter pengganti kulit baru untukmu karena bekas memeluk temanmu itu, teriak Fano
Dina semakin menyadari bahwa kesalahan nya ialah dia yang tidak menyadari keberadaan suaminya dan hanya focus pada teman nya saja, dina menyadari bahwa fano tidak suka melihat dia memeluk teman nya,
” maafkan, aku tidak akan mengulangi nya lagi, Dina memohon agar Fano memaafkan nya hari ini
Fano menatap tajam Dina karena merasa kesal dengan prilakunya kepada teman nya tadi, Fano tidak ingin melihat istrinya menyentuh orang lain selain dirinya, karena dia merasa tidak spesial di mata istrinya,
malam ini Fano menghukum istrinya sampai subuh dan tidak membiarkan istrinya tidur, dia terus menghajar queen milik istrinya, nafas mereka saling bersutan, keringat bercucuran karena hawa panas dari dalam tubuh mereka menikmati gairah mereka hingga mencapai puncak beberapa kali, Rasanya Fano tidak ingin menghentikan aktifitas menakluakn queen istrinya, tapi dina sudah kelelahan dan meminta Fano menyudahi hukuman nya,
” sayang aku mohon, hentikan, aku sudah tidak sanggup, kata Dina
” baiklah, besok malam akan aku lanjutkan, itu hukuman kalau kamu berani menyentuh orang lain selain aku, semuanya yang ada di diri kamu itu milikku, kalau kamu berani membaginya, akan kupastikan kamu tidak akan pernah ke luar kamar semenitpun, Jawab Fano,
★Gila, punya suami kaya raya dan ganteng, tapi hukuman nya kejam banget, ampe ga kehitung,bisabisa queen ku bengkak oleh miliknya★ Batin Dina
” kalau kamu menghukum ku dengan cara seperti ini, aku tidak sanggup, kamu akan melukai ku, kata dina,
” Dan aku senang menghukum mu dengan seperti ini, kalau berani mengulangi nya, akan ku ulangi hukuman yang sama,
Dina tertidur pulas duluan karena rasa lelah dan kakinya seperti orang yang lumpuh tidak bisa bergerak dan merasakan apapun,sepertinya dia tidak akan bisa berjalan di pagi hari,,
Fano tersenyum senang dan bahagia karena bisa menghukum istrinya lebih dari belasan kali dan sepanjang malam dia melakukan nya, sampai sampai sepreipun sudah tidak terpasang dan tergeletak di bawah begitu saja, tidak ada yang tersisa di atas tempat tidur mereka, hanya kasur dan mereka berdua, sisanya sudah melayang terbang di lempar ke kesembarang tempat oleh Tuan Fano
__ADS_1
GIMANA GUYS, KASIAN BANGET TUH DINA SAMPE SAMPE KAKINYA TERASA LUMPUH, BTW, MAKASIH YA YANG SUDAH MAMPIR ❤