ANAK PUNGUT YANG MALANG

ANAK PUNGUT YANG MALANG
HARI PERTUNANGAN


__ADS_3

________SELAMAT MEMBACA SEMUANYA____❤❤❤❤❤❤❤❤❤


Malam ini adalah malam yang di tunggu" oleh keluarga jaya saputra untuk menjodohkan anaknya pada keluarga Hermawan, keluarga hermawan adalah orang terkaya di kota A, itu alasan keluarga jaya untuk menjodohkan anaknya supaya perusahaan yang Dia punya semakin meningkat dan dikenal banyak orang.


" Huuuh dina membuang napasnya kasar karena dia tidak bisa berbuat apapun,rencananya yang akan kabur di malam pertunangannya gagal karena sudah di ancam lebih dulu oleh mamah angkatnya..bu nining mengancam Dina kalau dia berani kabur akan di pastikan tidak bisa bertemu keluarga dia sampai kapanpun


" kenapa tadi orang itu tidak menabraku saja,padahal aku sudah sangat putus asa dan malah di selamatkan,,orang itu sungguh menyebalkan kan bahkan dia bilang aku ini berat,* batin dina


_______________________


Di kediaman hermawan semua sudah siap, fano yang terlihat begitu tampan dan berkarisma itu memang sangat sempurna meskipun dia terlihat tidak semangat dan sangat dingin itu tidak mengurangi ketampanan fano,


" waaaaaow lihat kaka ku ini yang begitu tampan tidak ada yang mengalahkannya,, albinca memuji ketampanan kakak nya sembari memegangi ponsel nya memotret kakanya karena begitu terpesona


Fano tidak menghiraukan pujian adiknya karena memang sudah terbiasa dengan sikap adiknya yang selalu memuji dirinya


.lagi dan lagi Albinca mengisengi kakak nya itu..


" kak bagaimana kaka bisa terlihat tampan seperti ini.,,bisa" nanti calon tunangan kaka pingsan loh saking kagetnya melihat pangeran hihi,, binca tersenyum sambil menutup mulutnya karena gemas melihat kakanya


" Diam dan jangan iseng terus ..


sekali jawaban bisa membungkam mulut nya binca..adiknya yang selalu takut dengan sikap dingin kakaknya pun nurut dan diam dalam sekajap. walaupun fano sangat dingin tapi Fano sangat menyayangi adik satu"nya itu ..begitupun dengan albinca yang selalu menghormati kakaknya dan selalu sayang sama kakaknya meski kakaknya sering bersikap dingin ..**


Keluarga Hermawan mulai berangkat dengan 2 mobil. Fano berangkat bersama sekretaris Tio yang selalu setia mengantar kemanapun Tuan nya pergi dan Orang Tua Fano bersama Albinca dan supirnya.


Di dalam mobil Tio pun memuji ketampanan Tuan nya malam ini karena terlihat berbeda meskipun wajah nya terlihat tanpa ekspresi


" Tuan hari ini anda sangat Terlihat berbeda dan sangat tampan ..kata Tio


" Apa maksud kamu memuji saya. Fani merasa geli dengan pujian sekretaris nya itu karen Fano Tau sekretaris nya itu tidak pernah terlihat tertarik sama wanita manapun


" Tuan jangan salah paham saya hanya memuji,,tenang saja Tuan saya ini Normal dan tertarik pada wanita

__ADS_1


Seketika fano pun merasa lega dengan jawaban Tio. karena Ternyata dugaan selama ini yang menganggap Tio tidak normal adalah salah


" baiklah saya memang tampan..fano menjawab sambil menyilangkan kaki dan kedua tangannya di kepala nya. Dan sekarang malah Tuan nya itu yang terlihat menggoda Sekretaris nya itu. Tio yang melihat dari kaca depan pun bergidik ngeri


" bagaimana sekarang Tuan malah anda yang terlihat menggoda saya Huuuh semoga anda baik" saja tuan..


Keluarga hermawan Telah sampai di Depan rumah kediaman Jaya.. mereka semua turun dari mobil terkecuali fano yang ingin diam dulu di mobil


Tio keluar dan membukakan pintu untuk tuan nya .


" Tuan silahkan turun kita sudah sampai,,Tio mempersilahkan fano untuk turun


" saya mau diam dulu sebentar di mobil


" Tuan tapi nanti ibu tuan dan tuan Hermawan akan sangat marah


Hermawan pun menghampiri sekretaris Tio.


" maaf Tuan hermawan,Tuan fano ingin menenangkan hati nya dulu sebentar didalam mobil supaya tidak gugup.jawab Tio bohong supaya Tuan hermawan tidak marah, Tio yang sebenarnya dia tidak tau tuannya kenapa ingin diam dulu di mobil sebentar


" katakan pada Fano turun dalam waktu 5 menit ..jawab Pa hermawan


" baiklah tuan, saya akan menyampaikannya


Lima menit sudah Fano diam di mobilnya. dan Tio pun menyuruh kembali fano untuk Turun dari mobil. dan kemudian Fano pun turun lalu masuk ke dalam rumah pa jaya. . Sebelumnya Pa hermawan dan istrinya di sambut dengan sangat sopan,dan kemudian Fano pun di sambut dengan sangat sopan. karena keluarga jaya tau Fano adalah pewaris pertama dari keluarga Hermawan,dan mereka pun berbicara dan berbincang menjilat keluarga hermawan


keluarga hermawan dan jaya mengobrol sedangkan Fano tidak tertarik Dengan isi obrolannya yang membicarakan hari pernikahan Fano Dan Dina..sekilas fano melihat foto keluarga pa jaya di dinding berjarak 6meter dari tempat duduk Fano.


Fano yang melihat tidak ada foto wanita anaknya pa jaya dan fano pun merasa heran.


Dia berpikir kenapa foto wanita itu tidak ada padahal aku ingin melihatnya biar nanti pas lihat dia fano tidak kaget Kalau wajahnya jelek pasaran seperti namanya,


" Eh pa jaya mana Dina belum kelihatan,tanya ibunya fano

__ADS_1


" oh Iyah maaf dia sebentar lagi bakalan turun


" bi tolong panggilkan Dina untuk segera turun ,,suruh bu nining pada ART nya


" Baik nyonya, jawab ART sambil menaiki tangga


Di atas dina sudah mondar mandir karena dia sangat gugup untuk menghadapi keluarga Hermawan apa lagi mendengar anak laki"nya yang cuek dan dingin terhadap wanita


TOK..TOK..TOK..


" Non din di suruh tuan untuk segera turun menemui keluarga Hermawan,.Kata ART


";Baiklah bi Terimakasih ..jawab Dina lembut


" Dina pun pergi dari kamarnya dan menuruni tangga dengan hati" karena dina mengenakan gaun warna peach rambutnya di sanggul dan menggunakan heells dengan warna senada. ini pertama kalinya dina di perlakukan sangat baik oleh keluarga jaya karena ingin membeli hatinya dina supaya tidak menolak pertunangannya denga. keluarga Hermawan


Dina menuruni tangga semua mata tertuju padanya,semua terkagum melihat kecantikan Dina yang begitu natural dan elegan,Semua memuji kecantikan Dina dengan tulus .,. . Begitupun Tio sekretaris Fano ..


" Waaaaaw sungguh sangat cantik, Kata Tio sambil geleng" kepalanya


Fano yang mendengar itu melirik dan melotot pada Tio. berbeda dengan Fano yang sama sekali tidak memuji Dina karena menurut Dia itu biasa saja.


" ya walaupun memang Terlihat cantik sih tapi Biasa aja Ko heuh. Fano menyeringai karena merasa aneh memuji Kecantikan Dina


Kedua keluarga sudah sepakat dan setuju Fano Dan Dina bertunangan .acara ini memang hanya ingin di hadiri keluarga saja sesuai permintaan Fano. kalau tidak Fano bakalan menolak pertunangan ini,


Fano Dan Dina saling berhadapan bertukar cincin .kini acara pertunangan pun selesai


Setelah itu kedua keluarga makan malam bersama sambil membicarakan pernikahan yang akan di laksanakan secepat mungkin dan kedua keluarga pun menyetujuinya Fano Dan Dina pun hanya mengikuti kemauan orang tuanya .Hermawan pun berpamitan pulang dan tidak lupa mereka berjabat tangan tertawa bahagia ,berbeda dengan fano dan Dina yang dari tadi diam bahkan Dina tidak melirik wajah fano sedikit pun saat mereka makan berhadap"an...


_____SEMOGA SUKA YAH SEMUANYA____


SAMPAI KETEMU DI EPISODE BERIKUTNYA DADAH😘

__ADS_1


__ADS_2