
hari ini albinca ingin main ke rumah nya fano, sudah lama dia tidak bertemu dengan fano ,dia ingin meminta ijin pada fano untuk mengajak dina main ke luar,albinca berbincang" dengan fano di telpon
" hallo kaka apa kabar, hemm kakak nih mentang" sudah menikah melupakan adik cantik nya ini,, binca menelpon di ujung sana
" kenapa dan apa? katakan? fano menjawab singkat telpon dari adiknya
" isssh kenapa kaka kejam sekali sih, tidak kangen apa sama aku, atau menanyakan kabar aku gitu kek, jahat emang
iyah kaka kangen, apa kabar kamu? tanya fano yang kangen pada adiknya
" baik dong, kak apa boleh aku meminta ijin untuk ngajak kaka ipar main,aku kan pengen punya kaka perempuan yang perhatian padaku pliiis boleh ya, rayu albinca pada fano
" Tidak boleh, dia hanya boleh main dengan ku,jawab fano yang tidak mengijinkan
" iish pelit sekali, memang nya kaka pernah ngajak kaka ipar main apa? kemana coba?
" Tidak, tapi aku akan mengajak nya main
" kalau begitu kita main bertiga saja bagaimana? usul binca
" akan aku pikirkan
" ayolah ka jangan banyak mikir, kalau tidak aku akan memaksa kaka ipar pergi tanpa ijin
" coba saja kalau berani, ancam fano
" Yasudah kalau begitu nanti malam kita main dan aku akan ke rumah nya kaka menginap dadah, binca mengakhiri telpon nya
__ADS_1
" dasar tidak sopan,Hmmm rupanya dia mau mendekati kaka iparnya, baiklah ayo kita berlomba siapa yang duluan mendapat kan hatinya jelas kaka mu ini lah, fano tidak mau kalah dari adik nya
Karena hari ini adalah weekend albinca tidak masuk sekolah ,dia sengaja ingin main ke rumah kaka nya karena sudah kangen, niat awal nya sih memang ingin lebih dekat dengan dina,albinca yang pernah melihat dina dan pernah ngobrol walau tidak lama tapi dia sudah merasa nyaman dengan kaka ipar nya itu,karena dina memang mempunyai hati yang hangat,
_____________________________________
" Tuan apa anda tidak bekerja,tanya dina
" kenapa kamu menyuruh ku kerja terus, apa kamu tidak mau melihat ku hah , fano sedikit kesal
" tidak Tuan saya ingin melihat anda setiap hari, saya hanya bertanya saja
" hmmmm baiklah kalau kamu memaksa ingin melihat ku setiap hari, saya tidak akan melepaskan mu hari ini.ancam fano
" Tu,,tuan apa maksud anda,, dina merasa takut
" baiklah Tuan,saya tidak akan bergerak karena saya takut ,bahaya sedang mengancam saya
" apa maksud kamu, jadi saya ini membahayakan, lagi" fano kembali kesal,
" Tidak tuan anda sangat baik, anda tidak membahayakan saya, maafkan saya Tuan, Dina memuji fano agar dirinya aman dari Terkaman sang buaya
" kalau begitu setiap kamu bangun tidur, maka bangunkan aku dengan mencium bibir ku karena aku memang tidak berbahaya
**whaaaaat..heuh . heuh apa hubungan nya kenapa Orang seperti anda ini terlihat tidak waras, kenapa dia meminta ku membangunkan nya setiap pagi dengan mencium bibirnya*batin dina kesal***
" kenapa diam? apa kamu tidak mau, atau kamu mau aku yang melakukan nya,,aaaah baiklah aku akan melakukan nya karena kamu meminta nya, jadi setiap pagi bangunkan aku dengan cara mencium bibirku, dan aku akan membalas nya, itu kan yang kamu mau? fano membalikkan fakta
__ADS_1
**apaaa, kenapa sekarang malah aku yang terlihat ingin melakukan nya* batin dina yang merasa bingung dengan sikap fano, Dina tidak menjawab apapun karena kesal pada fano,,sedangkan fano yang sedang memeluk dina dari belakang terlihat sangat puas dan tertawa kecil di balik punggung dina, Dina yang mendengar itu semakin merinding di buat nya
Dina segera bangun dari tempat tidur nya,karena fano sudah tidak memeluk nya, fano sudah kembali tidur ,
" huuuuh lega rasanya , kenapa dia memeluk ku sih ,cari" kesempatan saja ,aku harus mandi dan ganti baju,Dina membuka pintu kamar Fano
" Haaaaah kenapa sekarang pintu nya terbuka, ah sudahlah lebih baik aku mandi saja, aku merasa sangat mumet sepertinya aku harus pergi ke dapur untuk memasak, ah iyah hari ini akan ada albinca main aku harus masak dan menyambut dia. apa dia benar" tidak akan bangun kalau aku tidak mencium bibirnya
" iiish bibirku akan ternodai aaaaa tidak ,kenapa sih dia itu tidak tau malu dasar mesum ,dina mengomel di kamar mandi,dina sudah beres mandi,kemudian dia kembali melihat Fano ke kamar nya,
" wah benar" ni orang ,dia benar tidak bangun,
" Tuan,, Tuan bangun sudah siang, dina memegang pipi Fano membangunkan nya.
*Bangunkan aku dengan benar,tiba" fano berbicara
" Tuan anda sudah bangun ternyata,kalau begitu saya akan menyiapkan air untuk anda mandi,Fano menarik tubuh dina dan mendekapnya di dada nya, dina sangat kaget, wajah mereka sangat dekat ,
" apa kamu tuli,bangunkan aku dengan benar,atau kamu pura" lupa, kamu sudah berjanji akan menjadi istri yang penurut, Seketika dina teringat dengan ucapan nya yang akan jadi istri penurut,
" muuuuacch dina mencium bibir Fano,, dengan cepat fano membalas nya, mereka berciuman ,dina yang baru pertama kali berciuman sangat kaku,dia hampir mau pingsan karena menahan nafass nya,cukup lama mereka berciuman,Fano melepaskan nya karena kesal dengan dina yang menahan nafasnya
" Dasar bodoh kenapa kamu tidak bernafas sudah bosan hidup apa? baiklah aku akan melakukan nya sesering mungkin dalam sehari sampai kamu bisa,fano mengedipkan matanya sambil berlalu pergi menuju kamar mandi,dina membelalakan matanya karena kaget dengan perkataan Fano
Hari ini Fano sangat senang karena bisa menjahili dina dengan berhasil, dia tidak berhenti tertawa di kamar mandi,dina tidak mendengar nya karena dia sudah turun ke dapur untuk memasak,
JANGAN LUPA JADIKAN FAVORIT YAH TERIMAKASIH YANG SUDAH MENDUKUNG ❤❤❤
__ADS_1