
Hai guys, Disini author belum kasih tau visual Fano dan Dina, sengaja ya nanti akan Thor kasih tau, kalian harus siapin tisu di episode iniπ’, happy reading guys,β€
Siang pukul 11:30 Jaya dan istrinya mau menemui Dina di luar, Dina mengajak mereka bertemu di sebuah Cafe yang tidak jauh dari kantornya Jaya
β Dimana Dia yah, kenapa belum datang? Tanya nining
β Tunggu saja nanti juga datang, jawab Jaya
β Oh iya yah, Apa mungkin dia kesini sendirian? bagaimana kalau Fano ikut dengan dia
β Dia pasti sendirian kesini, karena Fano tidak akan mengijinkan nya, akan sangat marah besar kalau Fano tau kita menemui Dia
10 menit mereka menunggu, akhirnya Dina datang juga, Dina bersikap seperti biasanya, mencium tangan kedua orangtua nya
β Maaf mah, tadi di jalan agak macet jadi aku terlambat, kata Dina
β Nekat juga kamu, kesini ga ijin sama suami kamu, kalau ketauan bisa di lempar tuh, kata ninig
Dina hanya tersenyum menanggapi nining
β sebelumnya aku mau sangat-sangat berterimakasih karena mamah sama ayah sudah mau merawat aku, terimakasih juga sudah mau nerima aku, Dan untuk mamah, Aku bener-bener sayang sama mamah, Terimakasih sudah mengajari aku jadi lebih kuat dan mandiri, banyak hikmah yang aku ambil dan aku rasakan sekarang karena mamah dan ayah, untuk ayah, Terimakasih sudah rela mencari nafkah untuk aku yang hanya seorang anak pungut, tapi ketahuilah, sampai saat inipun aku masih sangat ingin bersama kalian, mungkin ini hari terakhir kita bertemu, aku tidak akan menampakkan diri lagi di depan kalian, Aku benar- benar sayang sama kalian, Mamah Terimakasih sekali lagi sudah menerima aku selama ini, ayah aku mohon jaga mamah terus dan jaga kesehatan kalian, sesuai permintaan ayah dan mamah, ini uang yang sudah kalian pakai selama mengurus dan membiyayai aku, Sekarang pamit dah mamah , dadah Ayah jaga selalu kesehatan kalian, aku akan sangat merindukan kalian, Dina mencium dan memeluk nining dan jaya,Lalu dia pergi meninggalkan mereka
Nining dan Jayaa masih mematung dan terdiam mendengar ucapan dari barusan, Mereka merasa di tampar keras oleh ucapan anak angkatnya barusan, Nining hampir mengeluarkan air mata namu dia sangat ego dan menahan nya, berbeda dengan jaya yang mengeluarkan air matanya sekali namun dia menahan nya lagi saat air mata itu akan jatuh
β Ayo mah kita pulang, ajak jaya
β Ayo pah, jawab nining sambil meninggalkan cafe tersebut,
Di dalam mobil mereka hanya berdiam, tidak ada yang bicara satupun, mereka sampai di halaman rumah nya dan segera masuk meninggalkan koper berisi uang di dalam mobil nya
Dina mengikuti nya dari belakang dan melihatnya dari kejauhan keadaan orang tuanya
β Apa aku sudah menyakiti hati merekaπ’kata dina
β Tidak sayang, kamu tidak menyakiti mereka, kamu sangat kuat, mudah''n dengan seperti ini mereka segera akan sadar dengan perilaku mereka selama ini
β Hiikss huuuuuu Aku sangat sedih harus meninggalkan merekaπ, mamah aku tidak akan lagi mendengar omelan mu karena aku telat membersihkan rumah, aku tidak akan mendengarmu menyuruhku mengambilkan air minum, aku tidak akan mendengarmu memanggil nama ku dengar teriakan yang membuat telingaku kesakitan, Aku akan merindukan semua itu, Ayah Terimakasih, meskipun akhir-akhir ini ayah bersikap tidak baik terhadapku, Tapi aku sangat bahagia karena sudah merasakan kasih sayangmu sebagai seorang ayah, Mamaaaah,,Ayaaaahh selamat tinggal dan Terimakasih untuk semuanya I love u so muchπ’
β Sudahlah sayang jangan seperti ini, aku tidak bisa melihat kamu menangis, aku akan ada untuk kamu dan siap menjadi Ayah sekaligus suami yang siaga buat kamu, ucap Fano sambil menenangkan istrinya dan memeluk nya
β Iya nona, jangan seperti ini, dengan begini mungkin mereka akan segera sadar, ucap Tio sambil mengusap wajah nya dari tadi menahan sedih
**Kamu memang wanita hebat dan kuat Din, Meskipun usia kamu masih terbilang muda, Tapi kamu bisa berpikir sedewasa ini, terutama kamu bisa meluaskan hatimu untuk tidak bisa membenci kedua orangtua angkat kamu, Kamu Harus bahagia bersamaku*** Batin Fano
** Anda harus bahagia nona, saya akan siap siaga selalu menjaga Tuan dan nona** Batin Tio
** Anda berhak bahagia dengan Tuan nona, Saya siap mengantar anda kemanapun anda mau nona** Batin Supir π
Yang berada di dalam mobil itu mendoakan kebaikan untuk Dina
βTio sepertinya hari ini saya tidak akan ke kantor lagi, kamu saja yang kesana, antarkan saya ke rumah dulu, kata Fano
β Baik tuan, sopir mengantarkan Fano ke rumah nya, Tio berangkat sendiri ke kantor nya menggunakan mobil kerja nya Fano
β Pa edo tolong bawakan kunci mobil saya,perintah Fano
__ADS_1
" sebentar Tuan, edo mengambil kunci Fano dan segera memberikan nya pada Fano
β Ini Tuan kunci mobilnya, kata Edo sambil memberikan kunci mobil
β Sayang mau kemana? Tanya Dina
β silahkan masuk sayangπ,kata Fano
β loh ko, mau kemana sayang,
β masuk aja, kamu akan tau nanti, kata Fano
Fano pergi melajukan mobilnya ke sebuah tempat yang menurut dia akan bisa menenangkan hati istrinya saat ini
Sepanjang jalan Fano menggenggam tangan istrinya,
Setelah 1 jam perjalanan mereka sampai di sebuah Danau kecil di pinggirnya banyak bunga cantik yang mengelilingi danau tersebut
β kenapa kamu membawaku kesini sayang? tanya Dina
β Aku tidak mau melihat kamu menangis, jadi sekarang nikmatilah, aku akan menuruti apapun keinginan hari ini, jawab Fano
β Serius sayang? waaaah ini sangat indah, aku sangat suka bunga dan danau, makasih sayang, kata dina sambil memeluk suaminya
β Kamu mau apa hari ini aku siap mengabulkan nyaβΊ
β hemmm tapi saat ini aku tidak mau apapun bagiku ini sudah cukup membuat aku merasa lebih baik,kamu tau tempat ini dari mana?
β aku tau sendiri, dan sudah lama aku tidak datang kesini, ini ke duakalinya aku kesini, pertama kali waktu aku sudah wisuda
Tiba-tiba Fano mencium Dina
β sayang hentikan, malu nanti ada orang,,
β Tidak akan, karena danau ini sudah menjadi milikku
Setelah mereka tau sudah sore, mereka langsung pulang, namun di perjalan dina tiba-tiba lapar,,
β sayang aku laper, rengek Dina
β oke kita ke restoran sekarang, jawab Fano
β aku ingin makan mie rebus di pinggir jalan, sepertinya itu enak dan akan menghangatkan perutku
β makanan apa itu? aku baru mendengar nya, tanya Fano
β kamu tidak tau mie rebus? tanya Dina
β sudahlah kita makan yang pasti-pasti aja ya di restoran aku, kamu bisa pesan apapun yang kamu mau, kata fano
β Ga mau sayang, aku maunya mie rebus,
β Ciiih ada-ada saja.,,
β berhenti sayang itu ada yang jualan mie rebus nya, kita makan di sini aja oke
__ADS_1
β Jangan bercanda kamu, masa aku makan disini hah, teriak Fano
β Ayo turun, aku ga kuat lapar,
β aku tidak akan mengampunimu,,
Dina langsung mengajak Fano duduk di lesehan yang sudah banyak orang di sana, semua tertuju pada mereka berdua,
" lihat mobil nya mewah, tapi ga sombong dia tidak malu makan di sini, kata salah seorang pelanggan mie rebus
β Sayang aku tidak nyaman disini, bisik Fano
β sebentar aja ko,,
β Bang mie rebus nya 2 ya, yang satu pedes banget,
*** untung aku sayang** batin Fano,
10menit menunggu mie rebus nya datang juga,,
" srluuuuup srluuuup, dengan cepat Dina langsung melahap nya, eeuumm ini enak, ayo dong sayang Di makan
" iiiyaaa, fano mencoba mie miliknya, , Rasanya enak tapi terlalu gurih ini tidak bagus buat kesehatan, kata Fano
β kali-kali boleh kan, jawab Dina
β ini terakhir kalinya,,, aku tidak mau kesini lagi
β oke
Di sela-sela mereka sedang menikmati mie rebus nya, Ada seorang pengamen bernyanyi di depan Mereka berdua
Fano ingin memberi pengamen itu uang namun di cegah sama Dina
β stop sayang, kata dina
β kenapa? jawab Fano
β kamu tidak salahkan memberi mereka. uang sebanyak itu ? tanya Dina
β apanya yang salah. kalau ngasih itu ga boleh tanggung-tanggung kalau kita punya,Jawab Fano
β hmmm oke
Fano memberi 6lembar uang pecahan 100rb pada pengamen itu
β Terimakasih, saya akan ingat anda terus karena sudah baik terhadap saya, semoga rezekinya semakin berlimpah, kata si pengamen
β hmmmm ,
AUTHOR : Jadi pengen ngamen depan Fano deh gue,π,. Ngomong-ngomong gue laper gegara tu mie rebus, Tunggu episode selanjutnya ya guys. author mau bikin mie rebus duluπ, senjata makan Tuan khan gueπ£
Eh ini udah malem banget dongπ£mana gue lagi diet lagiπ, nangis aja guelah gegara mie rebus
OKE BY,
__ADS_1