ANAK PUNGUT YANG MALANG

ANAK PUNGUT YANG MALANG
DUA INSAN SALING MERINDUKAN


__ADS_3

Sudah tiga hari Fano tidak memberi kabar pada istrinya, Dina khawatir karena Fano tidak bisa di hubungi begitupun dengan sekretaris Tio, Dia terus menunggu suaminya dan berharap Fano menghubunginya duluan,


” ih kesel banget kemana sih dia, ga ada kabar sudah tiga hari ini, apa jangan jangan disana dia mmmm aaa sudahlah mungkin dia lagi sibuk,


Karena tidak ingin pikirannya menjurus ke hal yang negatif, Dina pergi ke luar sebentar untuk menenangkan isi kepalanya karena memikirkan suaminya itu, Dia pergi jogging sendiri untuk membuat badan nya fresh,


” kau itu tidak ingat apa sama istrimu ini, kau pikir aku ini patung hah kau diamkan tidak ada kabar, ga enak tau harus menunggu lagi kangen gini, Dina terus mengomel sepanjang melakukan jogging sambil berlali kecil, dia tidak sadar kalau orang di sekitar nya banyak yang merasa aneh karena dia bicara sendirian


Ya udahlah ya biarin aja deh, namanga juga lagi sayang sayang nya terus di tinggal, apalagi ga ada kabar. hmmmm yang sabar ya Din, mungkin suami kamu lagi sibuk” **Kata Author ini mahh ✌


DI JERMAN Jam 02:43**


” Apa keadaan di rumah baik baik saja? Tanya Fano yang baru saja selesai dengan pekerjaan nya


” baik Tuan, Tapi nona sedang pergi jogging sendirian ke taman, jawab Tio


” Anak kecil itu tidak penurut, harusnya dia jogging bersamaku saja bukan sendirian, bagaimana kalau ada yang menggoda dia, Kalau lagi jogging celana nya suka ketat, Kata Fano


” Tidak tuan, Nona tidak memakai celana ketat hari ini, Tio


” Bagus, terus pantau dia terus


★ Apa si kecil tidak merindukanku, enak enak nya dia jogging sendirian lihat sana sini banyak cowo, disini aku suaminya menahan rindu sampai frustasi, bahkan aku tidak bisa mengabarinya selama tiga hari karena sibuk, dan dia kenapa tidak mengabariku★ Batin Fano


” Handphone ku, aah sial ternyata mati, pantas saja tidak ada kabar dari istriku


Fano mengisi batre hp nya yang tidak nyala selama dia Jerman, Ketika sudah nyala, banyak pesan masuk dan panggilan tak dari istri kecil kesayangan nya


*suamiku aku merindukanmu, 📨


*Suamiku apa kamu sudah tidur,aku tidak bisa tidur 📨


*Suamiku apa kau sudah makan, aku makan sendirian, cepatlah pulang, 📨


* kemana kamu tidak bisa aku hubungi, apa kamu tidak tau aku ini menghawatirmu📨

__ADS_1


*Sayaaaang,Fanoku, sayaaang📨


*Cih menyebalkan📨


Begitulah kira-kira isi pesan dari istri kecilnya


” hahahah kenapa dia sangat lucu, kamu itu seperti anak kecil yang merengek merindukan seorang ayah, Fano bicara pada ponsel nya


📨 Tutup matamu dan jangan melihat ke arah manapun, beraninya kamu jogging sendirian tanpa aku, Aku juga merindukan mu, maafkan aku baru menyadari handphone ku mati, Isi pesan yang Fano kirimkan pada istrinya


Selama di Jerman, Fano menginap di hotel bersebelahan dengan sekretarisnya, Selama itu juga dia merasakan gelisah jauh dari istrinya, tapi dia menahannya karena ingin pekerjaan nya segera selesai dan bisa pulang menemui Dina, Dia ingin menelpon istrinya namun matanya sudah sangat ngantuk, akhirnya Fano merasa ngantuk karena dapat kabar dari istrinya kalau dia merindukan nya,


” Aku akan melponmu nanti setelah aku bangun pagi, Kata Fano sambil memejamkan kedua matanya yang sudah tidak bisa dia tahan lagi


Back to Indonesia rumah Fano


Sepulang jogging Dina langsung menuju kamar mandi dan segera membersihkan badannya, seperti biasa dia memang suka berendam agar otot di tubuhnya kembali kuat


, akhirnya dia keluar dan mengganti bajunya


” Apa ini? kenapa dia tau kalau aku hari ini jogging, hmmmm tapi aku senang karena dia sudah mengabariku, aku kangen ingin mendengar suaranya, tapi disana sudah sangat larut malam, aku akan menunggu kabarmu,


Dina melanjutkan aktifitas nya merapihkan kamar yang dia tempati bersama suaminya, hari semakin siang dan dia merasa lapar,akhirnya dia turun untuk makan siang,


” Silahkan Nona selamat makan siang, kata Bi Ida


” Ayo makan siang bareng bi, aku ga ada teman, tawar Dina


” Tidak nona makasih, saya masih kenyang, tolak bi Ida karena merasa tidak enak harus menerima ajakan majikan nya


Suara handphone nya bunyi di lantai atas, dia berlari secepatnya karena tau itu pasti dari suaminya, kakinya yang keseleopun tidak dia rasakan


” Nona hati-hati, teriak bi Ida karena melihat majikannya terburu-buru


Dan ternyata benar ada panggilan masuk dari suaminya di ujung sana,

__ADS_1


” Hallo sayang selamat pagi, Kata Fano


” Kamu salah sambung? kamu mau nelpon siapa? tanya Dina


” Nelpon kamulah, terus harus nlpon siapa? Tanya Fano.


” Sayang ini tuh sudah siang bukan pagi, kamu mengucapkan Selamat pagi sama siapa? Tanya Dina kesal


Fano yang mengetahui kepolosan istrinya malah balik mengerjainya


” Oh iya sayang aku lupa ini tuh udah siang, kenapa aku bilang pagi yah? Fano berpura-pura bodoh


” Pantesan aja selama tiga hari disana ga ada kabar, kamu mematikan ponselmu asik mencari wanita lain,alesan nya aja hp nya mati, kata Dina


” Jaga ucapanmu atau aku hukum, tolong jangan bodoh, disini tuh masih pagi istriku, dan di indonesia sudah siang, kata Fano karena tidak ingin berantem


”Oh maaf sayang aku cuma bercanda ko, aku tau kamu pasti baru bangun tidur kan, Tanya Dina, sebenernya dia juga tau perbedaan waktu antara Jerman dan Indonesia


” Jadi yang di kerjain itu aku? kata Fano, bisa-bisanya aku di kerjain,ciih betapa bodoh nya aku ini,


” Kamu paling pintar suamiku, kata Dina


” Kapan kamu akan pulang?


” Aku tidak tau , tunggu aku saja disana, kata Fano


jangan pernah keluar rumah lagi, karena aku lagi jauh sekarang, perintah Fano


Sepasang suami istri yang sedang di mabuk asmara, harus berjauhan sementara karena pekerjaan suaminya, Lagi dekatpun mereka selalu saling merindukan apalagi sekarang benar-benar jauh, mereka ngobrol dan tak lupa istrinya yang selalu memberi semangat buat suaminya, Fano merasa beruntung karena dia harus mengenal sosok wanita seperti istrinya yang sekarang, dia selalu mencintai istri kecilnya itu walaupun terkadang sifat kekanak-kanak nya muncul, Tapi itu tidak pernah membuat dia kesal, justru itu membuat Fano semakin gemas terhadap sikap istri kecilnya itu


cukup lama mereka ngobrol,akhirnya mereka mengakhiri nya,karena Fano ada janji dan harus segera menyelesaikan pekerjaan nya demi bertemu lagi dengan istrinya, Di balik semangat nya ada seseorang yang dia rindukan dan ingin segera dia temui setelah kepulangan nya dari Jerman


,**uuuuuu sosweet Author pengen juga dong di kangenin 😁, udahlah ya Author mah diem aja jangan ikut-ikutan yang lagi kasmaran


Oke makasih yang udah mampir, jangan lupa tinggalkan komentar kalian,Tanpa dukungan dari kalian apalah daya Author ini**

__ADS_1


__ADS_2