ANAK PUNGUT YANG MALANG

ANAK PUNGUT YANG MALANG
PECAT SAJA


__ADS_3

Tio terbangun dari tidur nya,nampak nya dia tidur nyenyak meskipun tidak cukup lama tapi sudah membuat tubuh nya sangat segar, Tio terbangun di pagi hari, karena hari ini jadwal tukanv laundry datang untuk mengambil pakaian kotor nya,


Tio berdiri di balkon Apartemen nyaemegangi segelas kopi panas yang sudah dia bikin sebelum nya,dia melihat sekeliling udara nya sangat sejuk, sinar matahari mengenai wajah tampan nya, setelah rasa cukup memanjakan matanya melihat sekeliling kota besar di hadapan nya, Tio bersiap-siap untuk mengunjungi Toserba nya sepagi ini, sebelumnya Tio sangat jarang pergi dan mengecek toko milik nya, karena dorongan anak buah nya yaitu Rini, yang tidak menjalankan printah nya, alhasil Tio harus pergi dan memberinya pelajaran supaya karyawan di siplin dan mendengarkan apa yang sudah dia perintahkan,


Tio adalah seorang lelaki yang tegas dan selalu bertanggung jawab dengan apa yang sudah menjadi kebiasaan nya sehari-hari di kantor,bahkan dari kecilpun Tio selalu di ajarkan untuk menjadi anak yang bertanggung jawab, jadi wajar saja ya kalau sudah besar dia menjadi orang kepercayaan nya seorang Fano pengusaha sukses dan terkaya, sangat tidak mudah untuk siapapun yang ingin merebut posisi nya saat ini,bahkan tidak sedikitpun orang-orang yang berusaha menjatuhkan Tio di mata Tuan nya, namun pada kenyataan nya tidak ada yang bisa merebut posisi Tio, da Tuan nya hanya menginginkan Tio


Tio turun dari Apartemen nya menuju parkiran, dia mengendarai mobil lalu segera melajukan nya,


” Sudah jam 9 pagi, aku harus tau apa saja yang mereka lakukan di pagi hari seperti ini, Kata Tio


Sedangkan di Toko para karyawan sedang sibuk menjalankan tugas mereka masing-masing, ada yang sedang menata ulang barang dagangan nya dan juga membersihkan toko, mereka sangat terkejut dengan kedatangan Tio yang sangat tiba-tiba,


” Selamat pagi pak Tio,sapa salah satu karyawan,


” Selamat pagi pak, Sapa Setiawan kepala toko disana


” hmmmm, jawab Tio


Setiawan mengajak Tio ke ruangan nya untuk menanyakan apa tujuan nya datang kesini


” Ada yang bisa saya bantu pak? tanya Setiawan


” Saya mau bertemu dengan wanita karyawan baru disini, kata Tio


” mohon maaf pak sebelumnya, apa dia melakukan kesalahan?, setau saya dia bekerja disini sangat rajin dan telaten, semuanya dia selesaikan dengan baik, kata Setiawan yang duluan membeka Rini


” Dia ada urusan dengan saya, panggil dia sekarang, kata Tio


” Dia hari ini ijin pak, kata Setiawan


” Apa ijin? memang nya dia sibuk apa? ijin nya kenapa? , Tanya Tio


” Dia hanya bilang ijin saja tidak bilang apa-apa lagi,


” Kenapa kamu mengijinkan dia ijin? kalau kamu tidak tau apa alasan nya jangan pernah kamu bisa bertahan disini, telpon dia sekarang dan suruh datang kesini sekarang juga, kata Tio


” Baik pak, Setiawan segera menelpon Rini karena tidak mau pekerjaan nya hilang begitu saja,


*bisa-bisanya dia tidak masuk, padahal aku kesini ingin mencekik nya sampai dia kewalahn, sekarang dia semakin membuatku marah,akan ku pastikan dia tidak betah kerja disini* Batin Tio


Sembari menunggu kedatangan Rini, Tio masuk ke ruangan administrasi yabg biasa di pakai kerja Rini, Dia melihat sekeliling meja yang tertata rapih, serta berkas laporan semua yang terselesaikan dengan baik, benar adanya, Rini memang anak yang rajin, namun semua itu tidak membuat Tio luluh untuk tidak menghukum nya, Tio tetap akan menghukum karyawan nya itu agar tanggung jawab dengan semua yang sudah dia lakukan


Satu jam Tio duduk di meja kerja Rini, akhirnya orang yang dia tunggu sudah tiba di tempat

__ADS_1


” Cepat kamu sudah di tunggu pa Tio, kata Setiawan menarik tangan Rini


” Duh pak, saya kan sudah ijin, ada apa sih, jawab Rini


” Kamu jangan main-main,kesalahan apa yang sudah kamu lakukan? Tanya Setiawan


“ Bapak kan tau, saya sehari-hari bertemu bapak dan tidak pernah lakukan kesalahan, jawab Rini


” Iya saya tau, pokok nya jangan katakan apapun nanti yang terjadi kamu harus diam dan jangan menjawab, kalau kamu masih ingin bekerja, kata Setiawan


” Kalau saya ga setuju saya boleh jawab dong, kata Rini


” Ya kamu boleh menjawab saya apapun yang saya katakan hari ini, kata Tio yang tiba-tiba datang di belakang mereka


” ma,,maaf pak saya tidak bermaksud, kata Setiawan


” kamu lanjut kerja, dan biar anak ini saya yang urus, potong Tio


Setiawan pergi meninggalkan Tio dan Rini meskipun di pikir nya sangat banyak pertanyaan, ada masalah apa antara boss nya Tio,


” Kenapa kamu tidak masuk kerja? Tanya Tio


” Maaf pak saya sudah ijin pada pak Setiawan, jawab Rini


” Tadi tidak ada kendaraan, biasanya saya naik angkot tapi tadi pagi tidak ada, dari pada kesiangan saya minta ijin ga masuk kerja, Rini


” Berarti kamu bukan orang yang bertanggung jawab atas pekerjaan kamu, karyawan yang bertanggung jawab meskipun telat dia akan tetap menjalankan tugas nya, bukan malah meninggalkan pekerjaan nya, Tio


” Maaf pak, Rini


” Lalu kenapa sekarang kamu bisa sampai disini kalau tidak ada kendaraan? Tio


” tadi pagi tidak ada kalau sekarang sudah ada pak,makan nya saya bisa datang kesini, Rini


” Kenapa kamu tidak lembur seperti yang sudah saya perintah waktu itu, saya memberikan hukuman itu untuk kamu jalankan, dan tidak seenak nya, Tio


"maaf pak, saya pikir yang bapak katakan itu hanya guyonan, Rini


” Hahhaha bagaimana saya bercanda dengan perkataan saya, anda menganggap saya bercanda? anda pikir semua ini lucu?


” kamu saya pecat, Kata Tio


” Apa? maafkan saya pak,saya tidak akan mengulaingi nya lagi, saya tidak akan ijin tanpa alasan, saya akan bertanggung jawab dengan pekerjaan saya, sekali lagi saya minta maaf, Rini

__ADS_1


” Ap yang bisa membuat saya memaafkan mu? Tio


” saya akan membuktikan nya, saya akan lembur setiap hari, jawab Rini


” Ciiih sangat kekanak-kanakan, Tio


” Kamu di terima kerja disini harusnya bersyukur, saya tidak akan segan memecat siapapun yang tidak mendengarkan saya, termasuk kamu, Kata Tio


Tio pergi dari hadapan Rini, Rini tidak berani menanyakan nya apakah dia benar-benar di pecah atau di maafkan


Rini menghampiri Setiawan dan bertanya, apakah dia masih di ijinkan bekerja atau sudah di pecat,


” Tadi kamu memohon seperti apa? Tanya Setiawan


” Saya memohon kalau saya akan bertanggung jawab dan lembur setia hari, Rini


” Dasar anak jaman sekarang, di kasih enak malah tidak sopan, lanjutkan pekerjaan mu dan buktikan pada Pak Tio, kalau kamu masih lalai, tidak ada kesempatan lagi,


” Buatkan pak Tio kopi cepat, perintah Setiawan


Rini mengangguk dan segera pergi menuju dapur membuatkan kopi untuk Tio, dan segera memberikan nya


” Maaf pak ini kopinya, kata Rini


Rini menyimpan kopi di meja Tio dan segera kembali ke luar


” Tunggu, cegah Tio


” Ada yang bisa saya bantu Pak?


” Kamu tidak punya kendaraan? Tanya Tio


” Tidak pak,


” Besok saya akan kirim motor ke rumah kamu,


” Haaaah serius pak?, Terimakasih pak sudah berbaik hati terhadap saya, saya tidak tau harus membalas nya dengan cara apa, Jawab Rini senang


” Kamu cukup membalas nya dengan lembur setiap hari, dan uang lembur itu untuk membayar motor kamu pada saya, jawab Tio


” Tidak ada yang gratis, masuk WC aja bayar,


*Sialan,gue kegeeran* batin Rini

__ADS_1


__ADS_2