ANAK PUNGUT YANG MALANG

ANAK PUNGUT YANG MALANG
BOSS BAIK


__ADS_3

” Apa kamu cape? tanya Fano


” apa pekerjaan ku setiap hari seperti itu? tanya Dina


” hmmmm


” Aku juga ingin masak, kata Dina


” tidak perlu, kamu cukup masak buatku saja, tidak ada yang boleh memakan masakan mu, Fano


” baiklah suamiku, ijinkan aku masak sekarang, kata Dina


” Ini sudah malam, aku tidak mau gendut, kamu boleh masak kalau aku yang meminta


Dina mengangguk dan menurut saja apa yang di katakan suaminya, Dia tau mungkin suaminya tidak ingin membuat dia kecapean,


Mereka hanya mengobrol sambil melihat televisi, seperti biasanya bercanda bersama dan terkadang Fano yang selalu meledek istrinya itu






Di rumah Rini


Sebuah mobil pick up mendatangi rumah Rini mengangkut satu buah motor dia atas nya,


ibu Rini yang merasa kaget karena tidak tau apa-apa, lalu di ikuti orang di belakang nya yang tak lain adalah Tio


” ini ada apa? Tanya ibu Rini


” Maaf bu, bapak ini yang menyuruh saya mengantar motor kesini, jawab salah seorang sopir


” Ini motor buat anak ibu dari saya, Kata Tio pada ibu nya Rini


” hah, apa Rini sudah tau tentang ini, soalnya dia ga cerita, jawab Ibu nya Rini


” Dia sudah tau,saya memberi hadiah motor untuk anak ibu karena dia bakalan lembur kerja terus dan tidak akan pernah terlambat lagi kerja dengan alasan tidak ada angkot


” ah pasti ini masalah kemaren Rini terlambat, sampe di kasih motor segala, Terimakasih sebelum nya pak, anak beruntung punya boss baik hati, ga sangka juga boss nya ternyata Sekretaris suaminya Dina

__ADS_1


Ibu nya Rini mempersilahkan Tio masuk ke dalam rumah untuk menawarkan minum


” Diminum teh nya, tunggu saja sebentar lagi Rini pulang, kemaren malam juga pulang nya jam segini


” Tio hanya mengangguk


” mohon maaf perihal kemarin anak saya terlambat, dia ngurusin saya yang tiba-tiba pusing


” Apa disini jarang ada angkutan umum lewat? tanya Tio


” Disini banyak yang lewat, memang nya kenapa?


” engga bu saya nanya saja, oh iya bapak nya kemana bu? Tanya Tio


” Suami saya meninggal sudah lama, jawabnya


* Jadi anak ingusan itu udah ga punya ayah, terus kemaren dia ijin bukan karena tidak ada kendaraan, tapi nemenin ibu nya sakit, ciiih kenapa dia berbohong dan membuat saya merasa bersalah* Batin Tio


” Bu saya pamit pulang dulu karena sudah larut, pamit Tio


” Apa tidak akan menunggu Rini dulu,


” Tidak bu, Terimakasih teh nya, saya permisi


Tio keluar dari rumah Rini dan segera pergi, dia melihat Rini yang turun dari angkutan umum segera menuju rumah nya


” Berisik ah elah, ini udah malem ga liat apa orang udah pada tidur, teriak Rini


” mereka tidur di dalam rumah bukan di luar rumah. jawab Tio melepas kembali helm nya


” Eh pak Tio, ngapai. disini? Tanya Rini


” Saya kesini nganterin motor yang hadiah buat kamu, kamu kan harus lembur tiap hari biar tidak susah mencari kendaraan , Jawab Tio


” bapak seriusan ini bener-bener hadiah buat saya, bukan nya saya harus


” Grep Tio menutup mulut Rini agar dia tidak melanjutkan perkataan nya, dan di dengar ibu nya


” Apaan sih ih pegang-pegang, Rini menepis tangan Tio


” Besok pake motornya dan jangan lupa bayaran nya saya potong dari uang lembur kamu*Bisik Tio pada Rini


” Duh nak kamu itu beruntung punya bos seperti Nak Tio baik dan ramah, kata ibunya Rini

__ADS_1


” Dih. Rini hanya menyunggingkan bibir nya karena kesal


” Yasudah bu saya permisi dulu, Tio segera pergi membawa motor nya


Rini melihat motor nya yang terparkir di halaman rumah, sebuah motor matic yang cukup bagus keluaran terbaru sangat pantas untuk di gunakan oleh wanita


* apa-apaan ini kenapa motor nya sangat mahal, sampai kapan aku akan terus lembur untuk melunasi motor ini * batin Rini


” wah yang sudah dapat motor baru, ibu ikut seneng, harus makin rajin kerja nya, kan pak Tio sudah sangat baik sama kita


*Apanya yang baik, bu Dia itu orang yang menyebalkan, ini tuh bukan hadiah dari dia, dia memberikan motor ini tetep saja anak mu ini harus membayar nya dan tidak ada yang gratis, so baik banget di depan ibu gue* Batin Rini


Rini duduk di meja makan, dia makan karena malam sengaja tidak makan, dia merasa kasian kalau masakan ibunya yang enak harus di abaikan begitu saja


” Ibu sudah makan? Tanya Rini


” sudah nak, Ayo kamu makan, ibu temenin ya,


Rini makan dan di temani ibunya, dia sangat lahap, bukan lahap karena lapar. tapi lahap karena marah, Dia memakan semua menu nya seperti sedang memakan seseorang yang sedang dia benci


” Kamu kenapa nak? makan ko kaya yang kerasukan gitu,ledek Ibunya Rini


” Ih ibu ni, aku sedang memakan orang yang ku benci, jawab Rini


” memang nya siapa yang kamu benci? Tanya nya


” dia adalah orang yang so baik dan so pahlawan ciih menyebalkan, jawab Rini sambil menusuk garpu nya ke atas piring


” ga usah di pikirin. nambahin beban aja, ga ada guna nya juga kan, biarkan orang seperti itu, yang penting masih banyak orang yang baik sama kamu, contoh nya boss kamu, jawab ibu nya Rini


*buuuuu, orang yang ku benci adalah dia*Rini berteriak di dalam batin nya


” Bu Rini janji bakalan bahagiain ibu, kata Rini yang selalu dia lontarkan kepada ibu nya itu


” Terimakasih nak, ibu bangga sama kamu, dengan ada nya kamu, ibu sudah sangat bahagia, melihat anak ibu bahagia itu juga sebuah kebahagiaan buat ibu,


Rini memeluk erat ibunya, Dia tidak tega melihat ibunya yang di bohongi dengan kebaikan palsu boss nya, hatinya terasa teriris, selama ini Rini tidak pernah berbohong pada ibunya, tapi saat ini hati ibunya sedang di bohongi, Dia ingin jujur pada ibunya tapi dia mengurungkan semuanya karena ibu nya yang terlihat sangat bahagia


*Sekarang aku sedang membohongi mu bu, maafkan aku, ibu akan bahagia nanti, setelah Rini sukses, apapun yang Rini dapatkan sekarang, akan Rini bayar dengan kerja keras Rini, semua ini untuk kebahagiaan ibu, Ibu tidak boleh meninggalkan Rini sampai kapan pun, kemanapun Rini pergi ibu akan ikut bersamaku* Batin Rini


* Kenapa anak gadis ibu menangis? Tanya ibunya


* Aku menangis karena bahagia bisa memiliki orangtua yang sangat sayang padaku, aku sangat menyayangi ibu dan merindukan ayah

__ADS_1


* Ayah pasti sangat bangga mempunyai putri yang baik seperti kamu, percayalah, ayah sedang tersenyum melihat kita disini, jawab Ibu nya


******************LANJUT***************


__ADS_2