ANAK PUNGUT YANG MALANG

ANAK PUNGUT YANG MALANG
SELAMAT TINGGAL


__ADS_3

Fano terbangun karena suara alarm dari handphone nya menyala, sudah jam 8 pagi, waktunya dia bangun dan berangkat kerja, Fano segera mandi membersihkan dirinya, pagi ini dia terlihat sangat segar dan bersemangat, berbeda dengan istrinya yang masih tertidur pulas menggulung badan nya dengan selimut tebal


Muaacch, Fano menciumi kening istrinya yang sedang tertidur pulas,


” Aku akan menelpon mu nanti kalau sudah sampai di tujuan, kamu jaga diri baik baik ya, kata Fano yang terus mengusap kepala Dina dengan lembut,


Fano pergi ke lantai bawah dan segera sarapan yang sudah disiapkan,


” mana nona tuan, kenapa tidak barengan? tanya Bi ida


” Masih tidur, jawabnya


” bi tolong bersihkan kamar saya, dan bangunkan dia nanti di jam 11 siang, aku akan menghubungi nya nanti, pesan Fano pada bi ida


” baik tuan, jawab bi ida


Fano pergi ke kantornya, dan seperti biasa, disana sudah ada Tio yang menunggu Tuan nya dan sudah sigap membuka pintu mobil untuk tuan nya


Di dalam mobil


” Tuan saya sudah mempersiapkan semuanya untuk hari ini kita ke jerman, kata Tio


” hmmm, berapa lama kira kira kita disana, tanya Fano


” Paling lama seminggu, kalau Tuan bisa membereskan semuanya dua hari kita bisa pulang,


” saya akan bereskan secepatnya, kata Fano


Mereka sudah sampai di parkiran kantor, seperti biasa, kedatangan nya di sambut oleh para karyawan nya disana, Dan di balas sapaan nya oleh sekretaris Tio, Di kantor Fano dan Tio di sibukan dengan persiapan hari ini yang akan berangkat ke jerman menyelesaikan pekerjaan mereka, berat hati bagi Fano untuk meninggalkan istri kecilnya itu, apalagi harus terpisah selama beberapa hari


DI RUMAH FANO


Bi Ida menyelesaikan tugasnya yang di perintahkan oleh Tuan nya, dia masuk ke kamar dan melihat kamar tersebut seperti sudah terjadi peperangan dunia, Disana terlihat dina yang masih tertidur lelap dengan di gulung selimut di tubuh nya,

__ADS_1


Bi ida memanggil ART untuk membersihkan kamar tuan nya, Para ART pun merasa heran karena melihat kamar Tuan nya yang begitu berantakan


” Cepat bereskan, jangan mau tau apa yang terjadi disini,lakukan dengan benar, jangan sampai berisik dan mengganggu istirahat nona, Kata Bi Ida pada kedua art


Kedua art pun mengiyakan tanda mereka mengerti apa yang di maksud oleh Bi ida,mereka segera membereskan kamar dan segera pergi dari tempat itu,


Waktu sudah menunjukan pukul sebelas siang, Bi ida segera membangunkan Dina karena permintaan dari Fano


” non,, non bangunlah sudah jam 11 siang, kata Bi ida


” mmmmm iya bi, kenapa aku bangun sangat siang, kemana suamiku, Tanya Dina, dan ternyata bi Ida sudah pergi dari kamar nya


” Kemana bi Ida, suka tiba tiba ngilang aja,duuuh aku malu banget sama Fano, ga nemenin dia sarapan dan ga nemenin dia berangkat kerja, Dina turun dari tempat tidur nya bertujuan untuk membersihkan dirinya


” Aaaaa badanku sakit, kakiku tidak bisa berdiri, beginikah penderitaan ku sekarang, dulu aku di siksa sekarang aku di hukum seprti ini oleh suami ku sendiri, Aku seperti seorang istri yang lumpuh, sementara aku akan menjadi istri ngesot karena ulah suamiku, Aaaaa untung aku menyayangi nya


Dengan sekuat tekad dan tenaga, dina berusaha masuk ke kamar mandi menyeret tubuhnya layak nya suster ngesot, karena hukuman yang di berikan suaminya dia jadi seperti ini, ”kasian banget ya guys"‘ , Dia berendam di atas bak mandi dengan air hangat supaya tubuhnya supaya ototnya kembali ke tubuhnya yang sempat hilang 😂


Cukup lama dia berendam akhirnya dia selesai juga dan segera keluar, namun dia tiba tiba kaget karena melihat sosok suaminya yang berdiri tegap di depan pintu kamar mandi


” aku sengaja karena ingin mengagetkanmu saja. jawab Fano


” ih apaan sih,


” cepat pakai bajumu, kata Fano sambil membawa istrinya ke ruang ganti


” sayang apa-apaan sih, aku bisa sendiri, kamu jangan gitu, aku malu, kata Dina


” kenapa kamu harus malu, aku sudah menaklukan semuanya yang ada di dalam dirimu,


” Aku bisa pake baju sendiri, aku bukan anak kecil


” sudah diam saja, kata Fano sambil memakaikan baju istrinya,

__ADS_1


” Bagiku kamu itu adalah istri kecilku, kata Fano, Aku akan sangat merindukanmu, dia memeluk erat tubuh istrinya,


” kamu nih kaya yang mau pergi jauh aja, kata Dina dengan membalas pelukan suaminya


” aku memang mau pergi, aku ada pekerjaan di jerman, dan aku bakal cepat kembali menemui mu, kata fano


” iiii kamu nih, kenapa aku baru tau,Tanya Dina


” Dari kemaren aku mau membeitahumu, tujuan aku menjemputmu ingin menghabiskan waktu bersamamu yang akan kita lewati, tapi istri kecilku ini malah melupakan suaminya, Fano menyentil hidung istrinya


” Maafkan aku suamiku, aku tidak akan mengulangi nya lagi, aku akan sangat merindukan mu, semoga kau Selamat sampai kembali lagi ke rumah, kata Dina


Fano yang mendengar ucapan istrinya semakin di buat tergila-gila, dia mencium bibir istrinya sambil memeluk erat tubuhnya, rasanya dia tidak ingin melepaskan nya, karena pekerjaan, terpaksa Fano harus meninggalkan istrinya


Akhirnya Fano pergi dan pamit pada istrinya serta semua penjaga yang ada di rumah nya agar menjaga istrinya dengan baik, selama Fano ke luar negri,Fano pergi di temani Tio, karena kemanapun Fano pergi Tio pasti akan mengikuti nya, mereka pergi menggunakan jet pribadi milik Fano,


Dina merasa sedih karena harus di tinggal suaminya tapi dia tau, suaminya akan kembali secepatnya menemuinya, Perasaan sesak di dadanya masih terasa karena ini pertama kalinya dina di tinggalkan Fano, dia bingung harus melakukan apa tanpa kehadiran suaminya saat ini


malam sudah larut,dina semakin gelisah karena teringat terus pada suaminya disana, dia mencoba memejamkan matanya namun tidak bisa dia pejamkan, matanya terjaga sampai pagi hari dan akhirnya dia bisa tidur pulas meskipun hanya sebentar,


Dina terbangun dari tidurnya, dia melakukan aktifitas nya di taman agar tidak teringat terus pada suaminya, dia menggunting bunga dan memindahkan nya ke dalam pot, untuk di simpan di kamar nya, dengan melakukan aktifitas seharian di taman dengan bunga ternyata bisa membuat pikiran nya lebih fresh,


” Nona apa yang anda lakukan? tanya Bi Ida


” saya ingin bunga ini, jadi saya memotong nya untuk di pindahkan ke kamar, kata Dina


” waah karangan bunga anda sangat cantik, sangat pintar menysun nya, Tuan Fano pasti suka, karena dia juga sangat menyukai bunga, kata Bi ida


” Benarkah, kalau begitu aku ingin jadi tukang kebun di taman bunga, jawab Dina sambil membawa pas bunga menuju kamar nya


” haaah, bi Ida terperanjak kaget


★Tuan Fano kenapa istri anda ingin jadi tukang kebun,bahkan anda bisa membeliakn kebun bunga yang luas untuk istri anda, tapi kenapa dia malah mau jadi tukang kebun, sungguh aneh★ batin bi Ida

__ADS_1


DINA ADA ADA AJA MAU JADI TUKANG KEBON, SEORANG ISTRI TUAN FANO INGIN NGEBON DI KEBUN BUNGA, YASUDAHLAH YA, TERSERAH ORANG KAYA AJA MAU NYA KAYA GIMANA,😂


__ADS_2