
Hari ini fano libur bekerja, albinca adiknya ingin mengajak Dina bermain, mungkin sebenarnya ingin lebih dekat lagi dengan istri kakak nya itu, maklum lah kalo anak cewe kan paling suka curhat, Binca ingin lebih dekat dengan Dina karena memang dia ingin punya kaka perempuan juga,
Albinca sudah sampai di depan rumah fano,di sambut hangat oleh bu ida ,
" Non binca apa kabar,sudah lama tidak ketemu, Tanya bi ida
" ah baik bi, kaka ipar sama ka fano mana bi,
" sebentar ya non, saya akan panggilkan
" oke bi, Terimakasih
Bi Ida menaiki tangga memanggil Fano dan Dina, tok..tok..tok...
" Tuan maaf mengganggu, di bawah ada non binca, ingin bertemu Tuan, kata bi ida
" iyah Bi sebentar lagi saya turun,
Fano segera ke luar kamar nya dan melihat dina ke kamar nya, Dina sedang mengganti bajunya habis mandi,
" lagi apa kamu? tanya fano
" aaaa Tuan anda mengagetkan saya, untung saya sudah di baju. Dina kaget karena tiba" fano ada di kamarnya
" Tuan ada apa kenapa tiba" ada di kamar saya ,
" Suruh siapa cereboh, tidak mengunci pintu kamar kamu sendiri.untung saja aku yang masuk, bagaimana kalau orang lain, bodoh!! . Fano memarahi dina karena ceroboh suka lupa mengunci pintu kamar nya
" ayo kita turun, di bawah ada adik ku mau bertemu sama kita,
" baik tuan ayo kita turun,
Fano menuruni tangga, di meja makan ada albinca yang menunggu mereka
" aaaaah kaka ipar, kamu cantik sekali, aku bisa memeluk mu seperti ini hemmm senang nya punya kaka perempuan, albinca mengatakan itu sambil memeluk Dina
" heh lepaskan pelukan mu itu, hanya aku yang boleh memeluk nya, kenapa kamu tidak bertanya duluan pada kaka mu, dasar anak kecil , fano kesal karena binca memeluk Dina
" baru juga datang sudah di marahin, albinca cemberut sambi melepas tangan nya yang memeluk Dina
" sssstt sudahlah jangan berantem, albinca kaka tadi membuat cemilan karena tau kamu main kesini, sebentar yah, Dina pergi menuju Dapur ,dia membawa cemilan untuk albinca dan satu wadah lagi untuk fano
__ADS_1
" waaah kaka ipar ini pintar masak, apa aku boleh mencoba nya sekarang, albinca kegirangan karena dina membuatkan cemilan khusus untuk dirinya
" aaaamm mmmmm enak , cemilan apa ini ka? tanya binca
" ini tuh crispy almond chesee, jawab dina,,
*"kira" gambar nya seperti di bawah👇👇 fhoto bye google😌
" kenapa kamu tidak membuat kan ku cemilan, mana cemilan untuk ku, tanya fano
" Tenang saja ,ini untuk mu Tuan, dina memberi cemilan untuk fano , dia membuatkan Fano, Summer fruit springroll
**gambar nya seperti 👇👇, fhoto bye google😌
" wah enak dan sehat, Terimakasih, Fano tersenyum lebar pada Dina,
Albinca merasa aneh dengan gaya bicara Fano dan Dina yang begitu kaku, namun dia tidak mau ikut campur, dia berpikir mungkin kaka nya itu masih malu"
Dina merasa bingung karena Dia tidak pernah main ke mall atau bioskop, dina hanya mengangguk kan kepalanya saja, karena masa remaja dia tidak pernah ke mall atau bioskop, keseharian dia hanya di habiskan dengan pekerjaan rumah yang di perintahkan bu nining, jangankan ke mall main ke rumah temen nya pun di larang
Fano tidak tertarik, dia lebih memilih menikmati liburan nya di rumah,,
" aku tidak mau, , lain kali saja main nya,
" pliss dong ka, kalau kaka tidak mau , biar aku sama kaka ipar aja, ini sudah sore bagaimana, bolehkan, binca mencoba merayu Fano
" yasudah kita, berangkat sekarang,aku akan ganti baju , Fano dan dina menuju kamar nya masing" untuk ganti pakaian, Binca merasa aneh dengan kaka nya
" apa mereka tidur terpisah, aaah tidak mungkin , binca mencoba berpikir positif, muncul di pikiran Dia untuk menjailii kedua kaka nya dan mencoba naik ke atas
Tok.. tok.. tok.. binca mengetuk kamar fano.
" siapa? tanya fano
" kaka ipar terkurung di kamar mandi, binca teriak berbohong di balik pintu, secepat mungkin binca berlari meuju kamar Dina
tok..tok..tok
__ADS_1
" kaka ipar, ka fano manggil kaka suruh ke kamarnya cepaaaaat,
Fano dan dina bersamaan membuka pintu kamarnya. Fano berlari cepat karena panik sambil memaki bajunya yang masih menutupi wajah nya, Dina berlari cepat karena Fano menyuruh ke kamar nya,sambil memebenarkan kancing baju nya tanpa melihat ke depan
BRUAAKK ,mereka bertabrakan ,Fano tertindih badan Dina, mereka berdua merasa kaget
" Tuan apa anda memanggil saya, tanya dina yang masih bengong di atas tubuh fano
" apa kamu baik" saja? tanya Fano yang kebingungan .mereka berdua saling tatapan, jantung mereka saling berdebar satu sama lain, Dina mau bangun merasa malu dan menunduk
" kenapa kamu bangun, kamu harus memberiku nafas buatan . Perintah Fano ngasal
" Tuan bangunlah, anda baik" saja anda tidak pingsan.
" saya tidak bisa bangun, saya pingsan , cepat berikan saya nafas buatan,
" baiklah Tuan saya akan memberi nafas buatan untuk anda
" heh enak saja, cari" kesempatan, tolong Tarik tanganku ,fano mengulurkan tangan nya meminta pertolongan Dina
,, Dina menarik tangan fano, dia kembali jatuh ke pelukan Fano karena badan fano sangat berat
" hemmm sepertinya kamu senang yah tidur di atas tubuh ku, fano tersenyum genit
" Ti,,tidak tuan, maafkan saya, ayo kita bangun, Dina dan Fano terbangun dari drama nya albinca,
" albincaaaaa..... Teriak Fano, sambil melihat ke arah adiknya, dan menghampiri albinca, binca hanya tersenyum ketakutan ,
** Terimakasih hahah , kau membuat kaka mu senang*", fano membisikan ke telinga binca
Dina merasa heran pada kedua kaka beradik itu. terutama Fano
** apa cara dia memarahi adiknya itu dengan berbisik ke telinga nya** batin Dina.
,Binca dan Fano merasa senang, berbeda dengan Dina yang kebingungan melihat Adik kaka yang sama" melihat nya sambil tersenyum licik terutama Fano, .
ALBINCA sebagai adik Fano 👇👇
Fhoto BYE GOOGLE😉
__ADS_1