ANAK PUNGUT YANG MALANG

ANAK PUNGUT YANG MALANG
KETEMU TEMAN LAMA


__ADS_3

Pagi ini Fano berangkat kerja kemudian pamit pada Dina,


" aku berangkat sekarang, fano berdiri dari meja makan nya kemudian pergi ke luar,


" hati_hati tuan, dina menjawab


Fano mengetuk" pipinya dengan telunjuk nya sambil melihat ke arah dina


" maksudnya apa tuan ? dina tidak mengerti


" aaah ,cium pipiku, fano membisikan ke telinga dina


" tapi tuan ini banyak orang, apa anda tidak malu,


" aku tidak perduli, yang penting kamu harus mencium pipiku,


Dina mencium pipi fano , bi ida yang melihat itu menyuruh yang lain nya tutup mata, Tio tidak melihat kejadian itu


" ternyata sangat mudah mendapatkan ciumanmu, hahahah Fano iseng


**Lihat saja nanti aku tidak mau mencium mu lagi kalau bukan kamu yang meminta,** batin dina kesal


" hati_hati di jalan Tuan, apa hari ini aku boleh main bersama Rini, tanya dina


" kemana?. tanya fano


" mmm aku merasa bosan, jadi aku hanya ingin berjalan" saja bersama temanku, jawab Dina


" kamu tidak mau jalan'n dengan ku, tanya fano


" hmmm mau banget, tapi hari ini aku ingin bersama temanku, 😊,


" heemmm sekali ini saja , fano mengijinkan dan segera pergi


" Terimakasih tuan, ,


* yes aaaa senangnya , tunggu aku Rin, hari ini aku akan bersenang', **


di dalam mobil, fano merasa tidak tenang karena tau dina akan pergi bersama teman nya


" sekretaris Tio, kirim orang untuk mengikuti Dina, kalau perlu setiap menit dia harus melapor kemana dina berjalan dan pergi


" baik Tuan


** anda sangat berlebihan Tuan , ** batinFano


Hari ini dina sangat semangat karena di ijinkan ke luar oleh fano,


" yes,,yes,,yes,, dudududu yes,, aaaaa senang nya , Dina bernyanyi sambil menaiki tangga, kemudian masuk ke dalam kamar


kriiing,,kriiing, kriiing,


* hallo din ada apa? tanya rini di telpon


* hari ini kamu sibuk ga? tanya dina


* engga aku ga kemana" , jawab rini


* hari ini kita jalan_jalan yuk, aku bosan nih


* ah oke aku akan siap" hahaha senang nya bisa jalan' bareng teman ku ini, kapan lagi coba,


Mereka menyudahi telpon nya, Dina memilih baju nya untuk di pakai hari ini


" kenapa semuanya dress sih, apa tidak ada baju santai, masa jalan' doang harus pake dress, mana mewah semua, aaaa.. yasudah aku pilih ini aja, ini tidak terlalu mencolok, aku akan membeli baju santai nanti saja pas jalan" sama rini hihi, Dina segera mengganti baju nya , Tidak lupa dia memakai make up tipis


setelah beres dina turun ke bawah dan berpamitan pada Bi ida


" maaf nona mari saya antar, supir di depan dengan cepat membuka pintu mobil


" mmm tapi saya mau naik ojek saja gpp kan pa? dina menjawab


" maaf non, ini perintah tuan, saya di suruh mengikuti kemanapun anda pergi hari ini


Dina masuk ke dalam mobil dengan wajah kesal,


** Dasar tuan fano yang sangat menyebalkan, mending tidak udah mengijinkan saya kalau harus menyuruh supir anda mengantar, aku kan tidak bebas** batin Dina


Supir meminta dina menunjukkan jalan,Dinapun mengarahkan jalan, tidak lama dia sampai di depan rumah Rini, di luar ada ibunya Rini sedang menyiram tanaman,


" eh nak Dina, apa kabar? tanya ibu nya rini

__ADS_1


" baik bu, maaf aku kesini pagi-pagi, sudah lama tidak main main bareng ke luar , jawab dina


" ah iya, masuk saja, Rini ada di kamar nya,


Dina mengangguk dan segera masuk ke dalam, untuk menemui Rini


Sedangkan supir menunggu di luar,


** halo, kamu pulang saja, biarkan nona pergi bersama teman nya, saya sudah menyuruh orang untuk mengawasi nya, Tio menelpon supir untuk tidak menemani Dina


" baik Tuan Tio, saya akan pulang sekarang,


Ibunya Rini masuk ke dalam,


" Rin ,, Din,, Dia memanggil kedua teman itu


" iya bu kenapa? tanya Rini


" kita sarapan dulu , ibu sudah masak , ayo Din duduk disini kita harus sarapan dulu


" ah ibu baik banget sih, maaf ya aku jadi merepotkan , jawab Dina


" gapapa , ibu senang kamu bisa kesini lagi, dulu sebelum nikah , kamu kan jarang main kesini, sekalinya main kamu langsung di marahin sama mamah kamu, Tapi kamu harus ingat, seperti apapun sikap mereka, yang namanya anak harus tetap menghormati orangtua nya,


" iya bu baik, aku jadi kangen mamah papah, aku belum ngabarin mereka,


mereka segera sarapan dan menghabiskan makanan nya,


" wah masakan ibu sangat enak, tidak pernah berubah, Dina senang


" iyah dong siapa dulu anak nya,, jawab Rini


" apa hubungan nya masakan sama anak, ga jelas, jawab dina


ibunya Rini hanya tersenyum melihat mereka saling meledek,


" oh iya Din kamu juga kan pintar masak, siapa yang ajarin kamu masak, tanya Rini


" aku belajar sendiri sejak kelas 1 SD, cita' aku kan ingin jadi chef hihi


" wah suami kamu pasti bangga tuh punya istri yang pintar masak, goda ibunya Rini


" ah ibu biasa aja , dina malu''


" boro-boro suami, pacar aja kamu kan ga punya, jawab ibunya


" ah ibu, lihat saja aku akan menemukan pangeranku. , Rini merasa PD


" Ah ayo Din kita berangkat, seharian ini kita akan bersama" Rini mengajak Dina


" yang ngajak siapa, yang semangat siapa, jawab Dina


" ah kamu, ajakan kamu , ajakan aku juga Hahahah


" yasudah kalian hati-hati yah, ingat ya Din kamu jangan lupa waktu, kamu kan sudah menikah


" ah ibu jangan berkata seperti itu, aku kan jadi tidak semangat, jawab Rini


" kamu belum mengerti karna kamu belum menikah, jawab ibunya Rini


Mereka segera pergi,


" kita naik angkot saja, biar terasa seperti jaman sekolah dulu oke, Dina mengajak Rini


" ayo itu angkot nya, rini memberhentikan angkot nya, kemudian mereka pun segera naik


" kita jalan'' di taman dulu , nanti siang kita ke mall aja oke, ajak rini pada teman nya, Dina hanya mengikuti kemana rini mengajak nya hari ini, karena memang dia Tidak tau,


hari sudah siang mereka asik berfoto" di taman, menceritakan persahabatan mereka, hingga kisah cinta mereka yang pernah di alami dulu waktu di bangku SMA, mereka segera pergi ke mall,


" waaah hari ini aku akan bersenag_senang,


" Dan aku akan menghiburmu, tapi kamu yang bayar karna kamu sudah kaya hahhahaha, Rini bercanda pada Dina


" haha kamu bisa aja rin, yang kaya kan bukan aku, tapi tuan fano yang terhormat ,


" baiklah istri Tuan fano yang terhormat hahah


kedua teman tersebut masuk ke dalam mall,


mereka masuk ke dalam video games/simulator, mereka tertawa bahagia layak nya anak remaja. cukup lama mereka bermain, mereka mulai lelah dan lapar

__ADS_1


" aku lapar , sudah siang nih ga kerasa yah, kata Dina


" aku mau beli baju dulu, di lemari bajuku dress semua,


" ayo kita ke toko yang biasa aku beli baju Okey, ajak Rini sambil menarik tangan dina


mereka berdua memilih baju, Dina memilih baju lumayan banyak karena sengaja untuk cadangan nanti supaya tidak selalu memaki dress


" sudah yuk, aku yang bayar , kata Dina


" eh jangan dong aku bercanda loh din, aku juga ada uang, nanti suami kamu marah loh, kata Rini


" ah gpp ko, lagian aku ga pake banyak tenang aja. dia kan taunya aku yang pakai oke ga tuh, kata Dina


" oke juga, dasar nakal hahah Rini menggoda teman nya


setelah itu mereka pergi dari mall itu, Rini mengajak Dina makan di cafe sebrang mall tersebut, mereka menyebrangi jalan


" Tuan apa itu nona ? tanya tio dalam mobil yang melihat Dina menyebrangi jalan


" ya, mau kemana dia, oh dia benar main sama teman nya yang waktu itu, sepertinya dia mau ke cafe itu juga, yaaah manis sekali, sangat kebetulan πŸ˜‰,


" iya Tuan, seperti nya nona mau makan di cafe itu,


" kita lihat, akan seperti apa ekspresi nya ketika dia melihat ku nanti di sana,


Dina dan Rini sudah memasuki cafe, mereka pesan untuk makan siang dan minuman,


" Eh Rin, kamu Disini ,Indra teman nya Rini dan Dina waktu di bangku SMA


" Indra, jawab Rini


" eh Din kamu juga disini, tumben banget kamu main, tapi aku seneng loh bisa ketemu kamu lagi sudah lama ga liat kamu, apa kabar? Indra menyodorkan tangan nya mengajak salaman


Dina hanya menjawab tanpa membalas sodoran tangan Indra, tapi indra tau, Dina anak yang pemalu itu mungkin alasan dia tidak mau membalas jabatan tangan nya


" kamu kesini sama siapa , tanya Rini


" sama teman-teman ku, meja ku di sana, Indra menunjuk ke ujung


** kamu jangan gangguin dia awas, meskipun kamu suka sejak dulu sama dia, tapi jangan pernah gangguin temen ku*** Bisik Rini pada Indra


** tenang aja rin, gue tau dia ga mau sama gue** bisik Indra lagi.


" kenapa kalian bisik-bisik, tanya Dina


" ah itu, gpp ko aku cuma kepo sama salah satu teman nya Indra, jawab Rini


" Aku gabung sebentar yah disini boleh kan? tanya Indra sambil duduk di kursi,


" eh kamu kan lagi sama teman kamu, kenapa duduk disini, tanya Rini


" gpp bentar aja , pengen ikut ngobrol aja, bolehkan


Rini hanya mengangguk sedangkan Dina asik dengan makanan nya tanpa menghiraukan Indra,


" Din kamu sudah punya cowo belum? tanya Indra


uhuk,,uhuk,, uhuk,, dina batuk mendengar pertanyaan Indra


" eh dra kamu kalau nnya pake aba-aba dong temen ku kan jadi batuk, jawab Rini


" eh iya maaf din ,jadi ga enak ,maaf ya, Indra minta maaf sambil menatap wajah dina


" iya gpp, jawab Dina .


di tengah asiknya mereka ngobrol, datanglah Fano


" Hemm, fano berdehem sambil duduk di kursi sebelah Dina


" Tuan ,kenapa anda disini, Dina merasa kaget dengan kedatangan Fano begitupun dengan Indra,,


" kenapa kamu kaget, apa kamu tidak akan mengenalkan aku pada teman lelaki mu ini, ah tidak usah ,biar aku saja yang memperkenalkan diri sendiri


" perkenalkan saya fano, dan saya suaminya Dina , kamu siapa? kenapa kamu duduk disini? bukan nya meja kamu di ujung sana? daaan silahkan kamu pindah ke meja kamu sekarang sebelum saya marah, Fano tidak membiarkan Indra memperkenalkan dirinya , dia hanya ingin Indra pindah meja


" maaf saya tidak tau kalau anda suaminya Dina, jangan salah paham dulu, kita hanya berteman, maaf sudah mengganggu permisi, Indra segera pergi dari meja Dina


** Tuan kenapa pertanyaan anda seperti itu, sangat memalukan, kenapa anda tidak menahan diri sedikit saja ** batin Tio


** ebuset dah nih suami nya temen gue gini amat ya, aaaaa gue mau juga dong cowo kaya dia , beruntung banget sih kamu din, di perhatiin, Fix gue harus cari pacar secepatnya** batin Rini

__ADS_1


Next EpisodeπŸ‘‰πŸ‘‰πŸ‘‰πŸ‘‰πŸ‘‰


__ADS_2