
Malam semakin larut Rini merasa ngantuk karena ini pertama kalinya dia lembur kerja, biasanya jam segini dia sudah tidur
Tio memperhatikan lewat laptop milik nya,
sudah jam 11 malam waktunya Rini pulang ke rumah, dan toserba
Rini kebingungan harus pulang naik apa karena takut naik kendaraan di tengah malam begini
” Rin ayo pulang bareng, ajak Jefri teman kerja nya
” Duuh jef makasih ya, aku jadi ngerepotin kamu, kata Rini
” Gapapa ayo naik,
Rini naik dan mereka segera pergi meninggalkan toko,
” Apa mereka pacaran? Tanya Tio pada laptop di depan nya,
” Akan ku pecat kalian kalau sampai pacaran, enak saja pacaran sambil kerja,dasar anak muda jaman sekarang di kasih kesempatan malah di salahgunakan
Rini sampai di rumah nya di antar Jefri, ibu nya yang sudah menunggu sedari tadi sangat lega anak perempuan nya sudah kembali ke rumah
” Nak kamu kemana saja, ibu sangat khawatir menunggu kamu? ibu Rini
” Ah ibu maaf mulai sekarang Rini akan paling malam terus karena ada kerja tambahan dan di toko sedang ramai, Rini menjawab bohong
” oh, itu siapa? Ibu Rini ,
” Kenalin bu saya Jefri teman kerja Rini,
” Maaf jadi ngerepotin, kamu jadi nganter Rini pulang,
” Gapapa bu, kebetulan arah pulang rumah sama ternyata sama,Jefri
” Ayo masuk dulu, Ibu Rini mengajak nya
” Maaf bu tidak usah, saya mau langsung pulang karena sudah malam, lain kali saja saya mampir nya, oh iya Rin kalau besok kamu butuh tumpangan telpon aku aja, Kata Jefri sembari menyodorkan kartu nama nya
” Ah iya Jef, makasih ya sebelumnya, jawab Rini
Jefri pamit dan segera pulang karena sudah larut malam, Rini dan ibunya masuk ke dalam rumah
Rini langsung masuk ke kamar nya dan pamit sama ibu nya, dia tidak sempat makan malam dirumah karena sudah makan di tempat kerja nya,
★
__ADS_1
★
★
★
Pukul 08:00 pagi hari Fano berangkat bersama istrinya, sperti yang sudah dia pernah janjikan sebelumnya, Fano menyuruh istrinya untuk mengelola Restauran baru nya dekat kantor dia, Fano sengaja melakukan itu agar istrinya tidak merasa jenuh dengan keseharian nya, namun tetap saja istrinya tidak memegang sepenuh nya disana, tetap Fano yang berperan penting disana, Fano hanya ingin istrinya menjadi lebih pintar memasak karena disana ada koki handal,
Dina sangat senang karena memang pada dasar nya dia hobi masak, ya meskipun tidak sehebat koki ternama, namun masakan yang dia buat tidak pernah gagal dalam rasa, buktinya seorang Fano sangat menyukai masakan istrinya itu
Hari ini adalah peresmian Restauran yang baru akan di buka, di hadiri orang penting dan teman dekat Fano, terpampang disana bernama Difa Restauran
Tidak terasa waktu berjalan begitu cepat kini waktunya gunting pita, menandakan Restauran tersebut sudah resmi di buka, semua bersoran tepuk tangan memberi ucapan selamat pada Fano,
Orang-orang di sekeliling nya tidak menyadari bahwa Dina istrinya seorang Fano, mereka semua mengira Dina hanyalah karyawan nya Fano
semua tamu menikmati makan siang dan mencoba makanan baru disana, nampak nya semua menu makanan disana sangat menarik dan sangat enak, sangat terjangkau dan cocok, mulai dari harga yang standar sampai harga yang termahalpun semua sedih disana, menu masakan disana sangat beragam tergantung selera masing-masing
Fano menyediakan cita rasa berbagai daerah, siapapun yang datang kesana akan menemukan makanan yang mereka inginkan, waaah lengkap ya guys,
Restauran yang cukup luas dengan nuansa modern classic yang sangat mewah, membuat pengunjung akan sangat betah berlama-lama disana
” Kenapa namanya Difa Restauran? tanya Dina
” Wow haha sosweet
”Sayang apa kamu senang? Tanya Fano
” Aku sangat senang, Terimakasih sayang,jawab Dina
” Tetap saja kamu tidak boleh kecapean dan sibuk, kamu cukup diam saja dan mengawasi karyawan disini, dan ingat jangan pernah mengantar makanan,
” Aku akan berusaha untuk tidak kecapean, tapi kalau di Restauran ini butuh bantuan aku bakalan membantuanya, aku tidak ingin mengecakan mu, jawab Dina
” Istri kecilku yang dewasa, kata Fano mengusap kepala istrinya
” Sayang apa semua karyawan disini tidak tau siapa aku? Tanya Dina
” hmmm, mereka akan segera Tau, dan ingat kalau ada yang macam-macam dan meremehkan mu pecat saja langsung, kata Fano
” akan ku pastikan tidak akan ada yang meremehkan ku, jawab Dina meyakinkan suaminya,
” Yasudah aku harus ke kantor, nanti kita pulang bareng, Fano pergi dan menciumi kening istrinya
Fano turun ke lantai bawah dan disana ada Tio yang sudah menunggu,
__ADS_1
” Bagaimana urusanmu apa sudah selesai? tanya Fano
” Sudah Tuan, Selamat atas Restauran baru nya, semoga semua berjalan dengan seperti yang Tuan inginkan, Kata Tio
Tio membuka pintu mobil dan mempersilahkan Fano untuk naik, tidak butuh waktu lama menuju kantor nya yang bersebrangan, hanya perlu beberapa menit saja
mereka masuk ke ruang kerja nya menggunakan lift khusus, Tio menuju ruangan nya dan Fano masuk ke ruangan nya
” Huuuh kenapa aku sudah merindukan istriku, dia menyebalkan membuat ku tidak bisa berlama-lama jauh darinya,
Fano membuka tirai jendela di tempat kerja nya, yang mengarah langsung ke Ruangan kerja istrinya,,
” Cih dia sedang ngapain, Fano memandang istrinya yang terlihat jelas sedang duduk di kursi nya memainkan ponsel
” Istrikuuuuuu, sayaaaaang, lihat sini, heeey, istrikuuu, Dinaaaaaa, Hallo Dinaaaaa istriku sayaaaang, Fano teriak-teriak lewat jendela nya supaya Dina bisa melihat nya dan membalas sapaan nya, namun tidak sedikitpun Dina mendengar nya karena ruangan nya yang kedap suara
” Cih dia mengabaikan ku,
Fano terduduk kesal di kursi nya merasa kesal karena di abaikan istrinya,
”📲 Jangan mengabaikan ku, Fano menelpon Dina
” 📲 siapa yang mengabaikan mu sayang, **jawab Dina
” 📲, Aku memanggilmu dari jendela, kau tidak melihatku, Kata Fano**
” Jendela? Dina merasa bingung
” 📲, Setiap jam kamu harus melihat ke arah jendela kerja ku, akupun juga, Pinta Fano
Dina baru menyadari nya bahwa ruang kerja nya sangat jelas terlihat ke ruang kerja Fano, Dia meminta maaf karena sudah mengabaikan suaminya, Fano tidak ingin mengakhiri panggilan telpon nya, dia ingin melihat wajah istrinya dan mengalihkan nya ke Video call
mereka bekerja dengan menatap sesekali ke arah hp nya, ” Wah bener-bener bucin dah pasangan ini guys”
Setelah cukup lama video call, Dina meminta Fano untuk mengakhiri nya karena dia harus melihat para karyawan nya bekerja, meskipun sudah ada CCTV tapi Dina tetap ingin turun dan melihat nya langsung,
Dia pergi melihat keadaan sekitar yang ternyada sudah cukup ramai juga, Dia pergi ke dapur melihat seorang wanita yang usia lebih tua dari nya
” Eh bu, ada yang bisa saya bantu? tanya Koki tersebut bernama Jihan
” Tidak, saya hanya lihat saja, jawab Dina sambil tersenyum
* Hmmmm aku bingung harus melakukan apa, masa kerjaan ku cuma gini aja, aku kan pengen masak juga, ya setidak nya masakan yang aku bisa* **Batin Dina
Mohon maaf Thor yang jarang up date karena masih sibuk, 😊**
__ADS_1