ANAK PUNGUT YANG MALANG

ANAK PUNGUT YANG MALANG
KESEHARIAN


__ADS_3

Di pagi hari Dina sudah terbangun dari tidur nya, Tidak lupa dia mebangunkan suaminya untuk segera mandi dan berangkat kerja


” Sayang bangun, kamu harus mandi, kata Dina


” Aku ingin memeluk mu sebentar baru aku akan bangun, jawab Fano


” kamu sudah bersuara itu artinya kamu sudah bangun, kata Dina sambil pergi menyiapkan baju untuk suaminya


” Hey mau kemana kamu, teriak Fano


” Aku sedang mempersiapkan baju untukmu ,


” cium aku dan aku akan pergi mandi,


Fano masih tiduran menunggu istrinya mencium dia di pagi hari, Dina mengahampirinya dan mengecup kening suaminya, Fano hanya tersenyum melihat tingkah istrinya yang sampai saat ini terlihat masih sangat malu-malu


” Kamu memang menggemaskan, Fano mengacar rambut istrinya yang sudah rapih,


” Sayang ih, rambutku jadi berantakan, teriak Dina


” Kau tidak boleh terlihat cantik, aku tidak suka, jawab Fano di dalam kamar mandi


” Baiklah aku akan memakai baju yang robek, jawab Dina


” Maksudku bukan seperti itu, kamu cukup cantik di depanku saja, kalau di luar jangan berlebihan,


” Suamiku, kamu saja selalu terlihat ganteng, dimanapun kamu berada,


” Itu memang wajahku saja yang terlalu tampan, kamu harus menerimanya, jawab Fano


” baiklah kamu yang terbaik, suamiku,


Dina mengalah karena tidak ingin berdebat masalah sepele di pagi hari, Dia menunggu suaminya yang sedang mandi,


Akhirnya Fano keluar dan masuk ke ruang ganti, Dina membatu suaminya mengganti baju,


” Kamu selalu cantik, kalau aku egois aku akan selalu mengurung mu di rumah ini,


” Terimakasih suamiku, Secantik apapun aku, aku ini milik kamu, 😘, Dina mengecup kening suaminya dan di balas oleh Fano


Setelah beres mereka turun dan segera menuju meja makan, Dina mengambilkan sarapan untuk suaminya, mereka berdua sarapan bareng Dan segera berangkat kerja bareng


Seperti biasa disana sudah ada Tio yang menunggu, membuka pintu untuk Tuan dan Nonna nya


” Selamat pagi Tuan, selamat pagi Nona, Tio tidak pernah lupa menyapa mereka

__ADS_1


” Selamat pagi Sekretaris Tio, jawab Dina


Mereka segera masuk mobil, seperti biasa di dalam mobil kedua pasangan itu tidak ada hentinya bergurau, Tio hanya menyaksikan kedua pasangan yang sedang mesra-mesra nya,


* Apa nanti setelah menikah aku akan selebai Tuan, haah memalukan, kenapa jatuh cinta harus lebay seperti ini, Aku tidak mau dan tidak akan selebay ini, membayangkan saja aku sudah malu, * Batin Tio


Mereka sampai di depan Restoran, Tio membuka pintu untuk Dina,


” Daah sayang, aku masuk dulu ya, semangat kata Dina pada Fano


” Hmmm daaah, jawab Fano


Dina menunggu mobil suaminya pergi dari hadapan nya, sedangkan Fano membuka kaca jendela nya agar dapat melihat jelas wajah istrinya


” Cih kenapa aku sangat menyayangi nya, padahal dulu aku membecinya, kasian sekali istriku di benci suaminya, sekarang kamu akan selalu bahagia bersama suamimu, kata Fano


” Saya sangat senang melihat anda setiap hari seperti ini Tuan, kata Tio


” Kamu akan merasakan nya nanti setelah menikah, saranku kamu harus menikah dengan orang yang kamu cintai, jangan menyesal sepertiku yang pernah menyakiti istriku, sekarang malah aku tidak bisa jauh darinya cih,


” Baik Tuan, saya akan mencari istri untuk saya nanti dan saya akan mencintai nya dulu, jawab Tio


mereka sampai di kantor nya, karyawan disana menyapa dengan sopan seperti biasanya, sekarang Fano sering membalas sapaan karyawan nya semenjak dia mengenal istrinya, nampak nya kehidupan dia sangat bahagia dan indah setelah menemukan wanita yang benar-benar tepat dalam hidup nya


Semua karyawan merasa senang melihat Tuan nya sering membalas sapaan nya, mereka tau, semenjak Tuan nya mengenal istrinya, semuanya berubah begitu cepat,


Sedangkan Di Restoran, banyak yang melihat ke arah Dina


” Lihatlah wanita tangan kanan nya Tuan Fano, bisa-bisanya dia baru datang, mentang-mentang dekat dengan pemilik Restoran ini,


Dina yang mendengar perkataan mereka lantas menghampiri nya


” Ada apa? apa ada masalah? Tanya Dina


” Tidak bu, jawab seorang waiters merasa takut karena tatapan raja dari Dina


” Kalau ada yang kalian tidak suka dari saya, bisa menghadap saya langsung, atau kalian bisa keluar dari sini, kata Dina


” maaf bu saya tidak bermaksud seperti itu, jawab seorang waiters


” bekerjalah dengan sungguh-sungguh, kalau Tuan Fano yang mendengar nga Tadi, saya pastikan kalian tidak akan mendapatkan pekerjaan apapun sejauh apapun kalian mencari nya, jawab Dina sambil pergi meninggalkan mereka


” Elu sih ih julid banget jadi orang, jadi kebawa kan gue, kata seorang waiters


” Iya maaf ,

__ADS_1


” Sekarang jaga ucapan mu itu, dia boss kita, bisa saja kita di tendang kapanpun dia mau,


” Tapi dia bukan siapa-siapa nya Tuan Fano kan?


” Sudah jangan terlalu di pikirkan, ini bukan urusan kita, ayo kerja


Setelah kena marah oleh Dina mereka berdua melanjutkan pekerjaan nya, sejak kejadian itu, mereka berdua tidak berani menatap Dina ataupun harus membicarakan tentang nya,


karena menurut mereka itu sangat salah dan bisa mengancam pekerjaan mereka






DI TOSERBA


Di tempat parkiran karyawan kini sudah terlihat banyak motor yang berjejer, itu menandakan karyawan disana sudah semakin banyak dari sebelum nya


Dari pertama Rini masuk kerja disana ternyata banyak juga yang melamar kerja disana


Kini Rini mempunyai teman baru, semakin banyak karyawan wanita disana, Rini pun semakin betah disana, Memang hanya Rini yang menjadi bagian Administrasi disana, tidak sedikit juga yang ingin menjadi seperti Rini namun Tio tidak mau karena cukup satu orang saja yang menurut dia bisa di percaya


Siang semakin larut, kini waktunya jam makan siang mereka berkumpul di tempat peristirahatan, saling ngobrol dan bertukar pengalaman,


” lagi istirahat kaya gini gue harap ada boss Tio, lo tau ga, karena kegantengan nya itu bisa bikin gue semangat kerja, kata seorang wanita yang tak lain karyawan disitu


” Kalau gue ga mau, takut gue, rasanya dunia membeku kalau ada boss Tio


” Kalau kamu gimana Rin? Tanya teman nya


” aku? mmmm aku ya gitu deh heheh biasa aja, jawab Rini


” Lo itu kayak ga ada takut-takut nya yah, meskipun lo di hukum harus lembur tiap hari tetep aja ga kapok


” Malah gue seneng, jadi gue bisa dapat uang banyak, jawab Rini ngasal


” iya bener, bahkan lo udah bisa beli motor baru, mahal lagi motor nya, ko bisa kebeli sih, tu motor kan mahal helow Rini


” Aku nyicil ko, jawab Rini


” Berapa Dp nya aku juga mau, motor kaya gitu, tanya Teman nya

__ADS_1


” mmmmm bukan aku yang ngurusin, paman aku yang ngurusin nya, jadi aku ga tau apa-apa, jawab Rini berbohong,


*Ini kenapa sih harus bahas motor segala, kan gue ga mau harus jawab bohong terus, bikin gue dosa aja deh* Batin Rini


__ADS_2