
kesalahpahaman yang membuat Fano dan Dina sampai bertengkar, tapi di balik semua ini mereka jadi saling mengutarakan isi hatinya masing-masing, betapa mereka saling menyayangi dan tidak ingin terpisah satu sama lain,
Hari juga Fano akan menyelesaikan nya karena tidak ingin masalah nya semakin merembet, dia tidak ingin di gosipkan dengan wanita yang bukan pasangan nya, Fano memang belum mengumumkan siapa istrinya sekarang, semua itu dia lakukan demi kebaikan rumah tangganya, tapi suatu saat dia akan mengumumkan nya ke seluruh dunia bahwa dia mempunyai seorang istri kecik yang sangat dia cintai,
Hari sudah menjelang sore, Fano akan bertemu kembali dengan Elordi untuk membereskan semuanya, Elodri sengaja mengunjungi Indonesia karena di suruh oleh sekretaris Tio semenjak pertama ada berita tersebut di Indonesia, Sekarangpun beritanya sudah makan menyebar ke Jerman tempat dimana Elordi dan Jasmin tinggal
Elordi dan Fano bertemu di kantor perusahaan Fano, ya memang sengaja Fano mengajak nya bertemu disana agar dia leluasa berbicara dan tidak menyebabkan keributan di luar, walaupun sebenarnya Fano sangat ingin mempermalukan Elordi tapi dia mencegah nya karena saat ini image nya dia sedang di perbincangkan oleh publik
Sangat tidak mudah bukan menjadi istri seorang pengusaha yang kaya raya dan di kenali banyak orang, salah mengartikan sedikit saja itu bisa membuat rumah tangga mereka akan hancur dan pertengkaran akan terjadi, dengan kejadian ini Dina banyak mengambil kesimpulan sendiri, bagaimanapun keadaan nya sekarang ataupun sampai kapan pun itu, Dia memilih akan mempertanyakan nya terlebih dahulu pada suami nya, dia tidak ingin membuat rumah tangga nya berantem, karena semua itu dapat menguras tenaga dan juga pikirannya
Sesampai nya di Restoran ternyata disana sudah ada Elordi yang menunggu kedatangan mereka, seperti biasa, mereka berjabat tangan, Fano bersikap cuek dan seperti malas bertemu dengan orang di hadapan nya, dia ingin sekali memukul wajah nya dan melempar nya jauh-jauh
Fano tidak banyak berbasa basi, dia langsung memulai pembicaraan pada inti masalah nya
” Did you do all this? ,Apa anda yang melakukan semua ini? Tanya Fano
” No, Sir, this is embarrassing, I really am sorry for my daughter's carelessness
Tidak Tuan, kejadian ini membuat saya malu. saya minta maaf atas kejadian ini, karena kecerobohan putri saya, Kata Elordi
” Why are you so sure this is your daughter's fault?
kenapa anda sangat yakin kalau ini disebabkan oleh putri anda? tanya Fano
”It's my fault, Sir, because I introduced my daughter and let my daughter ask you out,
__ADS_1
Ini salah saya tuan, karena saya memperkenalkan putri saya dan membiarkan putriku mengajakmu kencan,
Fano tidak ingin lagi mendengar apa yang sudah Elordi jelaskan, dia tau karena semua ini sudah di rencanakan Elordi, Fano meminta Elordi untuk menghilangkan berita itu sekarang juga, karena kalau tidak maka semuanya yang dia miliki akan hancur, terutama Elordi dan Jasmin harus membuat klarifikasi dan harus membenarkan bahwa semua ini hanya salah paham dan terutama untuk Jasmin yang harus bilang ke seluruh duni bahwa dia dan Fano tidak mempunyai hubungan spesial, mereka juga harus benar-benar menghilangkan sampai ke ajar Fhoto yang tersebar luar waktu Jasmin menggandeng tangan Fano
Fano pergi dari Restoran itu menegsakn pada Elordi untuk membereskan nya hari ini juga, Elordi bercucuran keringet dingin serta wajah nya yang pucat terlihat jelas badan nya bergetar hebat mendengar peringatan dari Fano
★*He's a really tough guy to beat and not my competition★*dia benar-benar orang yang susah di kalahkan dan bukan saingan ku★ batin Elordi,
Malam sudah larut, Elordi menepati janji nya pada Fano untuk menyelesaikan semuanya, Dengan bantuan orang kepercayaan nya dan sekretaris nya, Dia menghubungi Sekretaris Tio, memberitahu kalau semuanya sudah dia bereskan sampai akar masalah nya, dan di pastikan tidak akan pernah terjadi lagi dan tidak akan mengulangi hal bodoh yang bisa mencelakai diri sendiri
” Tuan semuanya sudah beres, Elordi sudah menepati janjinya, Kata Tio pada Tuan nya yang sedang duduk di kursi ruang kerja
” Hmmmm, selebihnya itu urusan kamu, pastikan orang seperti dia di buatnya kapok karena sudah berani menjebak saya, kata Fano
Tio menganggu menandakan mengerti dengan apa yang di perintahkan Tuan nya, Dia sangat tau apa yang harus dia lakukan,
” Tuan sebaiknya anda istirahat, saya pamit, Selamat istirahat Tuan, kata Tio
” Hmmmm, jawab Fano
Fano segera naik ke lantai atas menuju kamar nya, disana terlihat istrinya yang ternyata belum memejamkan matanya, Dina duduk di atas sofa dengan bantal di pangkuan nya, memandang ke arah Fano
” Sayang gimana? tanya Dina
” kenapa kamu belum tidur,? kata Fano
__ADS_1
” Aku ga bisa tidur karena khawatir sama kamu,
” Ayo kita tidur, tidak usah khawatir, semuanya baik-baik saja, jawab Fano,
mereka tidur saling berpelukan karena sudah larut malam
*
*
*
DI APARTEMEN TIO
” saya akan pastikan Tuan, siapapun yang sudah menyakiti anda, tidak akan saya kasih ampun, kata Tio sambil duduk di sofa
Tio melihat ponsel nya, mengecek CCTV di toserba nya,
” Sudah lama aku tidak memantau CCTV, kata Tio yang mengecek CCTV lewat hp nya dari pas pertama dia berangkat ke Jerman dan sampai hari ini
” Kenapa anak ingusan itu tidak lembur selama tiga hari, awas saja akan kuberi pelajaran karena tidak mengikuti peraturan ku, kata Tio
”Semua masalah sudah selesai, besok masih ada waktu luang untuk pergi ke toserbaku, berani-berani nya dia melanggar nya dan tidak mendengar ku, sepertinya dia belum tau ya kalau bos nya ini raja nya tega dari segala tega, memang nya dia aku bakalan kasian saat nanti dia memohon untuk tidak memecat nya,
Tio membuka jas nya dan menaronya di tempat baju kotor, Dia membersihkan dirinya di kamar mandi, sebelum memejamkan matanya dia tidak pernah melupakan rutinitasnya memukul punggung nya yang terasa pegal dengan alat yang setiap hari dia gunakan
__ADS_1
” Sepertinya aku butuh seseorang untuk memijat punggungku, kapan aku akan menikah? sama siapa aku menikah, memang nya bakalan ada ya wanita di luar sana yang menyukai ku, Tio tidak menyadari bahwa dia tampan dan banyak wanita yang mengantri di kantor nya Fano, hanya saja tidak ada yang berani mendekati nya, bagaimana mereka bisa berani, kalau wajah Tio yang setiap harinya seperti ingin menerkam bawahan nya hidup-hidup,