Antara Aku Kamu Dan Dia

Antara Aku Kamu Dan Dia
Janji Daniel


__ADS_3

setelah kejadian tadi Ima dan Ayu pun memandangi Ita dan juga Daniel.


"kamu nggak papa kan Meit? apa iru sakit? pipimu merah sekali?" tanya Daniel secara beruntun


"aku nggak papa kok.. ini sudah biasa untukku dan bukan hal yang baru"


mendengar jawaban Ita, Daniel, Ima, dan juga Ayu semakin heran dengan maksud Ita.


"maksud kamu hal biasa apa ya Ta?"


"hehee... aku sudah seeing jadi korban kesurupan para cewek yang lagi terancam teman..haha" jawab Ita sembari tertawa cekikikan


"apa sih maksud kamu Meit? aku nggak mau melihat kamu diperlakukan semenamena seperti itu lagi, apa lagi itu didepanku." sambil memegang tangan ita dan dengan tatapan yang serius


"aduhh Yu sepertinya kita salah ruangan ini" ejek Ima yang melihat perhatian Daniel pada Ita


"yuk ahh Ma kita pergi aja dulu dari pada jadi obat nyamuk haha" goda ayu


"hehh.. kalian bisa diam tidak.. aku lagi serius bertanya pada Meita" ucap Daniel menghentikan tawa Ima dan Ayu


"aku nggak papa kok Niel.. kamu tenang saja.. aku diam bukan karna aku salah.. tapi aku tak mau semua semakin rumit saja"


"dia sudah main kasar sama kamu, kenapa kamu terus bersikap baik padanya? kamu memang cewek yang baik Meit."


aku janji Meit bahwa aku akan ada untukmu dan aku janji akan selalu melindungimu, tak kan kubiarkan ada yang menyakitimu apalagi membiatmu meneteskan air mata. ini janjiku untuk mu Meita.. walau aku sadar aku bukan siapa siapa untukmu saat ini. gumam Daniel dalam hatinya.


"sudah sudah ngapain sih kadi melow gini haha" canda ita.


"tapi beneran deh Ta kalau aku jadi kamu aku tampar balik tu cewek" saut Ayu


"eh bentar dehh.. bukannya cewek tadi temen kamu dikelas A dulu ya Ta? kenapa dia seperti itu sama kamu?" tanya Ima yang penasaran.


"paling juga masalah si Adnan Ma.. kamu kan tadi juga liat disini ada Adnan yang marah juga.."

__ADS_1


"bukannya kamu sama Adnan sudah masa lalu Meit? kenapa lagi harus berurusan dengan dia? ucap Daniel yang seolah menunjukkan sikap tak sukanya dengan Adnan


"heh bentar dong Dan.. jangan bahas perasaanmu yang cemburu dulu aku dan Ayu kan lagi nanya soal tu cewek yang membuatnya kesurupan apa?" saut Ima dengan sedikit ngotot


Daniel pun diam dan hanya mendengarkan saja karna takut disemprot oleh Ima dan Ayu. Ita pun menjawab dengan teka teki yang ia sendiri tak tahu pasti.


"aku sendiri belum tau pasti kenapa dia bisa seperti itu denganku, tapi tebakanku mengatakan bahwa ini ada sangkut paudnya dengan Adnan. Nanti saja deh aku tanya sama Dina, karna Dina pasti sudah tau kenapa sisil sampai seperti itu padaku."


tettt tettt.... jam istirahat pun selesai.


Guru sudah masuk kekelas dan mulai mengajar dan sesekali memberikan candaan pada murid murid agar suasana tidak terlalu tegang.


jam pun berputar dengan cepat hari sudah mulai siang dan pelajaran pun usai. semua anak keluar kelas begitu juga Ita dan Daniel, Ima dan Ayu. mereka berjaaln beriringan hingga terpisah digerbang. sebenarnya Daniel ingin menyuruh ita menunggu digerbang dan menunggunya untuk megambil motor. namun daniel mengurungkan niatnya karna dia takut jika Sisil menghampiri ita tanpa sepengetahuan daniel. akhirnya daniel pun berjalan berdampingan dengan ita hingga diparkiran.


"kamu nggak papakan Miet kalau aku tinggal kedalam untuk ambil motor?"


"ya nggak papalah Niel.. biasanya kan juga aku nggak papa.. kamu ini kenapa sih?"


"nggak papa kok Miet aku cuma takut kejadian seperti tadi terulang saat aku tidak ada didekatmu."


beberapa anak cewek yang melihat ita memandanginya dan ada pula yang berani berbicara dengan ita.


"eh bukannya kamu yang ditampar sama sisil anak kelas A tadi?" ucap seseorang


"iya.. kok kamu tau?" jawab ita sambil tersenyum


"banyak yang menceritakan soal kamu disekolah, kenapa kamu tak mbalasnya? kalau aku kadi kamu aku pasti sudah menjambaknya tadi" ucap seseorang itu yang geram dengan sisil


ita hanya tersenyum dan menjawab "api tak harus dibalas dengan api"


Daniel pun sampai didekat ita dan memanggil ita.


"yuk Meit kita pulang"

__ADS_1


ita pun meninggalkan seseorang itu dan mendekat ke arah daniel..


saat cewek cewek yang berada di sekitar parkiranelihat Daniel dengan motor sportnya pun berteriah histeris.. tak kalah juga dengan cewek yang berbicara dengan ita tadi..


daniel..daniell... teriak histeris para cewek cewek disekitar parkiran.


siapa sih yang tak tau daniel.. anak yang tak kalah ganteng dengan kakak kelas dan multi talen, tajir pula hingga tak heran banyak cewek cewek yang mengidolakannya dari teman teman kelas lain dan juga kakak kelasnya..


Daniel dan ita pun pergi berlalu. selama perjalanan mereka lebih sering dian tak seperti biasanya. hanya keheningan yang ada hingga sampai didepan rumah ita.


disaat bersamaan pula ada kakak ita yang duduk diteras sembari memainkan polselnya. sebelum Ita turun dari motor daniel. daniel bertanya pada ita tentang cowok yang ada diteras yang seperti menunggu seseorang.


jangan jangan cowok yang duduk itu cowoknya Meita lagi. Aduh aku sepertinya sudah dalam keadaan yang salah, apa nanti mereka akan berantem karna melihat aku mengantar meitha pulang lagi. pikir daniel


" meit.. itu siapa?" tanya daniel dengan nada lirih saat ita turun


"ohh itu... itu abangku Niel.. yuk aku kenalin" ajak ita pada daniel nmun daniel menolak karna menurutnya waktunya tidaklah pas


"aku langsung pulang saja ya.. kapan kapan aku janji akan main kerumah kamu. salam buat kakak kamu meit.. daa.."


"iya nanti aku salamin, makasih yaa.." teriak ita saat daniel sudah berlalu. kakaknya yang mendengar suara teriakan adiknya pun langsung menoleh.


"kamu susah pulang dek.. dianter siapa tuh?"


"temen aku sekelas kak.. oh ya tadi dia juga titip salam buat kakak"


"hah..titip salam buat kakak ngapain???" tanya kakanya heran


"ya titip salam aja.. mungkin dia mau kenal sama kakak.."


"oh iya tadi pagi kata ibu kamu juga ada yang jemput buat kesekolah.. siapa dek? apa juga cowok tadi yang baru nganter pulang?"


"yupss betul tebakan kakak, tau tu tiba tiba dia ada didepan rumah"

__ADS_1


"suka mungkin sama kamu"


"ntahlahhh... kata temen ku sih gitu tapi aku nggak tau, udah ahh aku mau ganti baju terus makan siang da kakak" sambil berlalu masuk dan meninggalkan kakanya di teras depan rumah.


__ADS_2