
Daniel melajukan motornya dengan kecepatan tinggi.. ita yang sedari tadi enggan berpegangan akhirnya memeluk daniel..
andai aku tidak melajukan motor ini dengan kecepatan tinggi karna hujan kamu takemelukku meit, mungkin aku akan bahagia jika ini bukan karna kecepatan laju motor.. aku selalu berandai andai jika kamu selalu memeluk tubuh ini saat kamu pulang dan berangkat bersamaku.... hmmm... andai rasa ini terbalaskan olehmu... arghhh... aku bisa gila karna rasa ini meit... aku sangat ingin memilikimu dan aku akan selalu menjagamu...
Tak lama kemudian mereka pun sampai dirumah ita. daniel memarkirkan motornya diteras dan masuk bersama setelah ita menganti pakaian mereka ngobrol dan bercanda. gerimis pun menjadi hujan yang amat deras. akhirnya ibu ita memasakkan makanan dan beberapa snack untuk mereka makan sembari menunggu hujan reda.
Daniel mengambil gitar yang ada di pojok ruang tamu dan memainkannya dengan menyanyikan lagu yang romantis.. meita yang duduk disamping daniel sambil memakan roti bakar pun begitu menikmatinya. hingga tanpa disadari meita kepalanya bersandar pada bahu daniel yang sedang memainkan gitar. merasakan sandaran meita pun daniel tak ingin derasnya hujan berhenti dengan cepat.
teruslah bersandar meita.. aku akan selalu menjadi sandaranmu dikala kamu senang ataupun bersedih.. aku kan selalu siap untuk memberikan waktuku untukmu.
"niel kamu sering sekali memyanyikan lagu romantis.. kenapa?" tanya ita yang membuat daniel berhenti menyanyi dan menaruh gitar yang ia pegang
"hmm nggak juga sih meit.. tapi bukannya wanita senang dengan lagu lagu yang romantis dan menyentuh?"
"ya memang seperti itu rata rata karna mereka ingin selalu dimanja dan disayang niel.."
"termasuk kamu?"
"iya.. aku pun mungkin sama seperti yang lainnya niel.."
"apa masih ada harapan untuku meit?"
"ya pasti ada.... entahlahh hanya waktu yang kan menjawabnya"
Harapan itu pasti ada dan sebuah harapan tak kan pernah salah untuk berharap.. semua orang boleh berharap namun waktu yang kan menjawabnya entah itu cepat ataupun lambat semua harapan akan ada jawabannya...
aku hanya belum siap dengan semua ini niel.. andai kamu tahu betapa rumitnya perasaanku saat ini.. memang aku sudah bisa melupakan adnan dan aris.. tapi rasa ini masih ada yang mengikatku.. ya.. rasa ini masih ada yang tertinggal untuk Arta walau ia tak menyatakan rasanya ataupun mengungkapkannya pada ku tapi aku masih mengaguminya bahkan aku berharap akan perasaan arta yang ku rasakan ini akan terbalaskan. nmun jika memang arta tak ada rasa untukku aku akan melupakannya dan aku akan membuka sepenuhnya rasa ini untukmu daniel...
"wah rasanya hujan ini belum ingin berhenti niel"
__ADS_1
"sepertinya begitu meit.. tapi jika satu jam lagi belum reda aku akan pulang saja"
"lho jangan dong kalau masih hujan tunggulah sampai reda seenggaknya tak sederas ini, nanti kamu sakit kan besok sekolah"
"hmm beaok aku nggak sekolah meit.. aku dan teman teman diliburkan karna hari ini kan sangat melelahkan.."
"wahh berarti besok nggak ada yang antar jemput aku dong hehe" ledek ita
"pasti aku antar dan jemput kamu apa sih yang nggak buat kamu"
ahhh kamu niel... jawabanmu jadi buat aku salting nihhh
"nyanyi lagi sana niel" jawab ita menghindari jawaban daniel yang membuatnya serba salah.
tanpa pikir panjang daniel mengambil gitar dan menyanyikan satu lagu untuk meita sembari menunggu hujan reda.
oh Tuhan.. jangan biarkan waktu ini berlalu dengan cepat.. ku ingin selalu melihat tingkah manja meita yang membuatku semakin menyayanginya. andai aku sudah memiliki jawaban pasti untuk rasa ini meit..
daniel daniel.. kamu ini paket komplit deh haha.. ida ganteng, pinter, berbakat, kaya lagi haha apaan sih aku ini kenapa aku jadi mikirin daniel sih.. apa iya aku suka dengan kamu..
Hari sudah mulai larut hujan sudah mulai reda,daniel berpamitan pada meita dan juga ibunya.
"masih belum reda sepenuhnya apa yakin kamu pulang nak? " tanya ibu meita
"iya buk nggak papa ini sudah terlalu larut saya pulang saja"
"iya loh niel masih gerimis.. dan jaket kamu yang aku pakai masih sesikit basah masak iya aku kembalikan dalam keadaan basah, jika kamu pakai kamu bisa sakit" sambil memegang jaket daniel
"sudah biar disini saja nggak papa, aku nggak papa besok aku kan libur"
__ADS_1
"ya udah kamu hati hati" saut ibu meita
kuantar daniel hingga depan pintu dan kutetap berada diluar hingga daniel sudah tak nampak dari pandanganku lagi dan aku pun kembali kedalam dan masuk kekamarku.
aku merebahkan tubuhku diatas kasur sembari membalas chat dari ima dan ayu dan menunggu kabar daniel.. hingga 2jam lebih daniel tak kunjung memberikan kabar padaku,, aku pun merasa sedikit cemas dengan keadaan daniel. namun tak lama kemudian akhirnya ada chat dari daniel. syukurlah dia tidak kenapa napa ...
"meit aku sudah sampai dirumah, maaf baru memberimu kabar tadi aku langsung mandi dan sekalian makan" isi pesan daniel.
ita tak membalas pesan dari daniel dan hanya membiarkannya begitu saja. tanpa disadari ita pun terlelap.
"meit besok aku jemput kamu jangan berangkat dulu sebelum aku datang"
tak ada balasan dari meita. daniel terus menerus memandang layar ponselnya secara berkala memstikan balasan dari meita.tapi tak kunjung ia dapati balasan masuk.
Centang dua.. tapii belum juga dibaca.. apa meita sudah tidur ya.. iya mungkin saja dia sudah tidur ini juga sudah malam.
aku akan tetap setia menunggu seperti lebah uang menanti bunga bunga bermekaran.
aku akan bertahan sekuat kaktus ditengah padang gurun yang terik
aku akan berkorban seperti ulat yang memgorbankan diri untuk memjadi kupu kupu
aku akan menanti seperti unta yang menanti nantikan hujam turun
dan sekuat karang yang diterjang ombak begitu pula dengan diri ini meita..
aku akan melakukan apa pun yang mampu untuk mengukir senyuman diwajahmu, aku akan selalu menjagamu melebihi apa yang kamu fikirkan.
ingin selalu aku membuatmu bahagia walau aku yang akan terluka.
__ADS_1
aku mungkin sudah tidak waras karna aku sudah dibutakan oleh rasa ini, rasa uang tumbuh tanpa aku pinta,rasa yang tetap ada walau pernah merasakan perih. rasa ini tumbuh begitu saja, dan aku yakin dengan semua rasa ini.. bahwasanya rasa ini tak pernah salah untuk hadir dalam hidupku.
rasa ini akan tetap kubiarkan tumbuh dan akan kuperjuangkan hingga semua terjawab dengan jelas. katna harapan tak kan mati, harapan tak pernah salah, harapan akan tetap membuahkan hasil.. harapan yang tak kan pernah sia sia