
kenapa dia seolah tak suka dengan hubunganku dengan daniel.. apa memang hubungan ini nantinya akan hancur karna datangnya mantan daniel si bella itu.. hemmm entah aku harus apa dan bagaimana.. aku tak tahu apa yang harus kulakukan, bertahan ditengah ancaman atau mundur karna memang aku tak ada apa apanya dibandingkan bella. andai aku bisa mengatur semua ini aku mau skip saja tentang bella dan segala jenis masalah yang mengancam dan membahayakan hubunganku dengan daniel... ohh author skip saja lah kisah si hama bella itu 😆 saya capekk thor... harus jadi cewek yang diam seribu bahasa dan selalu memgalah wkwkwk... author oh author... happy ending ya 😀
daniel belum mengetahui ancaman bella pada ita, dan ita hanya memilih diam tanpa bercerita pada daniel. ita berusaha menutupi semua yang terjadi tadi.. ita juga menyuruh ima dan juga ayu untuk diam dan menjaga rahasianya. ima dan ayu memang menolak sebelumnya dengan permintaan ita namun mereka akhirnya mengiykan apa yang ita pinta. ima dan ayu hanya terheran dengan sikap dan sifat ita yang menurut mereka terlalu baik dan terlalu mengasiani orang lain tanpa memikirkan dirinya sendiri tersakiti. bagi ita senyum dan tawa orang disekitarnya sudah lebih dari cukup untuk membuat ita berarti dalam hidup mereka walau pengorbananya tak pernah dilihat apa lagi dihargai oleh mereka yang ita mengerti.
"gue tu heran deh ma.. ita itu jadi cewek bego banget deh mau aja sakit dari dulu nggak mikir apa dia itu udah hancur banget dengan rasanya.. telalu baik banget dehh sumpa gue ampe kasian tau kalau inget semua yang pernah ita lakuin inget kan luh ma mulai dari hubungnnya yang dengan si Adnan uda diselingkuin masih baik aja sama adnan. trus kena gampar sama si sialan itu dan masih begitu banyaknya masalahnya dia ampe sekarang belum kelar kelar juga masalah dia... haduhh sumpa kalau gue jadi ita ogah banget gue harus ngalah terus. gila apa..." celoteh ayu yang tak ada hentinya...
ima tak menjawab segala celotehan ayu karna ima tak tau harus menjawab apa karna semua celoteh ayu memang benar adanya. ita yang selalu mengalah demi semua orang. kini saat dia mulai bahagia dengan daniel semua terusik karna datangnya murit baru sekaligus mantan daniel yang penuh dengan keegoisan.
saat perjalanan pulang ita dan daniel hanya berdiam tanpa ada pembicaraan diantara mereka. daniel tak menyadari keheningan ita karna ancaman dari bella. daniel hanya menganggap diam ita adalah hal yang wajar wajar saja.
"meit nanti aku langsung pulang aja nggak papakan.."
"iya niel nggak papa kok.. toh kamu pasti capek juga tadikan kamu latian.."
hari ini terasa sangat cepat berputar.. bayang bayang dihantui oleh ancaman bella begitu jelas terputar dalam ingatan ita. semua tersa sangat sulit untuk dipahami...
senja telah terganti oleh malam.. rasanya aku ingin terlelap dan meninggalkan bayang bayang yang menghantui namun begitu sulit untuk memejamkan mata ini kejadian tadi semua selalu datang menghantui. rasa ini sudah terlalu dalam dan terlalu indah untukku lepaskan...
semua yang kurasakan benar benar menyenangkan kini sudah mulai pudar. rasa yang ingin bertahan tanpa ada luka dan melukai namun kini mulai menimbulkan luka. hati yang terasa berbunga bunga kini mulai melayu. senyuman yang selalu tampak kini mulai meredup.
tidakk... aku tidak boleh terus terusan begini.. ini nggak ada hubungannya sama bella.. bella hanya mantannya dan itu adalah masalalu.. yang harus aku lihat adalah tatapan kedepan aku dan daniel bukan bella. bella bukan siapa siapa dan dia tidaklah ada apa apanya kini. aku pacar daniel aku yang jauh lebih berarti dibanding dia. aku hanya perlu bersikap sedikit tegas pada bella..ya aku harus jadi cewek yang lebih kuat demi hubunganku dan daniel..
ingin rasanya kubercerita pada daniel tapi aku tak mau jika dia ikut berurusan dan justru dia jadi bertemu dan saling tatap dengan si bella. jangan sampai saja daniel berduaan sama dia aku tak akan biarkan.. biarlah aku egois untuk kali ini karna aku juga melakukan ini untuk hubungan ku dengan daniel. semua cerita penuh bahagia ini tak boleh pudar begitu saja apalagi karna kehadiran mantan daniel kan nggak mungkin aja..
__ADS_1
pukul 18.45 daniel yang selalu datang tiba tiba hari ini pun tiba tiba datang kerumah ita. hari ini tidak seperti hari biasanya yang mana selalu banyak teman teman kakak ita, dan kakak ita pun hari ini ada acara diluar sejak sore.. ada suara ketukan pintu namun diabaikan oleh ita dan dibukakan oleh ibu ita. seperti hari hari biasanya daniel tidak pernah datang kerumah ita tanpa tangan kosong.
"oh daniel... masuk niel.. ita ada dikamar kamu tunggu di ruang tengah saja sekalian di gedor aja pintu kamar ita takutnya sudah tidur nggak dengar, tadi pamit mau tidur awal.."
"oh iya bu.. terimakasih"
daniel mengetuk ngetuk pintu kamar ita beberapa kali hingga ita keluar dari kamarnya dengan nada khas orang mengantuk dan rambut yang acak acakan sembari menguap.
"iya bu.. kenapa toh.. aku baru aja tidur..."
"ini aku sayang..." ucap daniel lirih sambil mengelus rambut ita
"haaa...??" ita melongo dan mengucek matanya
"stttttt..... liat tu jam dinding belum juga ada jam 7 udah kamu bilang malam... "
ita pun memulihkan tenaganya dan melihat ke arah jam dinding... dan memang benar ternyata hanya ita yang merasa waktu terlalu cepat berlalu. akhirnya mereka pun berbincang banyak hal dan selalu tertawa bahagia. daniel pun melakukan kebiasannya dulu yang selalu diminta ita.. ya.. memainkan gitar dan bernyanyi karna sudah lama daniel tidak melakukannya untuk ita karna sibuk dengan basket.
"ihh tumben kamu nyanyi sambil main gitar niel.. uda lama lohh kamu nggak hehe..."
"iya sudah lama sekali ya meit.. makanya aku ingin melakukannya karna aku tau kamu pasti diam diam kangen kan liat aku main gitar dan denger aku nyanyi hehe..."
"ahh pede banget sih kamu niel... tau gitu aku nggak ngomong tau!"
__ADS_1
"nggak nggak sayang aku becanda ya walaupun memang iya kamu kangen aku pasti bahagia banget..."
merekapun saling tatap dan tertawa.. dan ita pun mulai berbicara serius pada daniel dengan tatapan yang dalam..
"niel... janji ya kita akan baik baik saja kayak gini..." ucap ita lirih..
"iya pasti meita sayang... kenapa kamu? tumben banget minta aku berjanji..."
"ya nggak papa niel... aku cuma terlalu sayang denganmu dan aku takut untuk kehilangan sosokmu saja..."
"kamu ngomong apaan sih...? nggak usah ngacau"
"udalah niel kamu mau janji nggak sih sama aku.."
"tanpa kamu mintapun aku akan selalu berjanji untuk selalu membuatmu bahagia dan menjaga hubungan kita.."
"janji ya niel..."
"iya aku janjii... sekuat apapun ombak dan badai yang menerpa hubungan kita aku akan tetap bertahan dan menjaga hubungan kita ini.. janjiku padamu dan akan aku lakukan karna aku seorang lelaki yang akan mempertanggungjawbkan ucapanku."
ita pun merasa lega dan penuh dengan bahagia setelah mendengar janji daniel padanya. waktu tak terasa sudah pukul 20.25daniel pun erpamitan pulang...
semoga janji hari ini menjadi tembok yang bakoh dan kuat untuk hubungan kita.. semoga hari ini bukan akhir dan hari esok masih ada cerita bahagia....
__ADS_1