
waktu pun berlalu dan kini aktifitas di sekolah telah usai.. hari ini banyak teman teman ita yang membahas acara keluar maklum hari ini adalah akhir pekan dimana banyak anak anak seusia ita pergi malam minggu..
"ta hari ini kita jalan jalan yuk kan besok hari minggu.."
"iya ta pasti seru banget deh kalau kita main bareng bareng ya kan Yu.."
"nggak ah males.. pasti rame" ita menolak ajakan teman temannya karna ia memang tidak begitu suka keluar sore apalagi ita takut jika pulang malam.
"ahhh kamu nggak asik banget sih Ta.. kalau yang ajak Daniel aja kamu pasti langsung mau.." ledek ima pada ita dengan perkataan sinis
"ehm... ehm... kupinku serasa panas jangan jangan kalian lagi ngomongin aku nih" daniel pun ikut nimbrung dengan mereka
"apaan sih kamu datang datang PD banget."
"yeee geer banget loe dan.."
jawab ayu yang dilanjutkan oleh ima sembari menatap dan memukul lengan Daniel.
"ya haruslah... PD itu penting kali.. eh meit nanti sore kamu ada acara nggak?"
"nggak ada sih Niel.. emang kenapa?"
"keluar yuk sekalian malam mingguan, pasti rame.."
"maaf ya Niel.. aku nggak bisa.. kamu keluar aja nih bareng bareng sama ayu dan ima..mereka juga mau keluar nanti sore"
"yahhhh aku kan ngajak kamu miet.. nggak seru kalau nggak ada kamu tu.. lebih baik kita keluar sama sama pasti seru tuh ya kan yu, ma?"
"sudahlah kalian semua keluar aja.. aku nggak bisa, maaf..."
apa jangan jangan mieta ada janji lagi sama Adnan atau sama siapa..hmmm.. tapi aku nggak boleh mikir yang nggak nggak sama mieta.. dia nggak mungkin berbohong.
"Eh... kita pulang dulu yaaa.... kita sudah dijemput tuh"
"Daaaa ita.. daa daniel..." ucap ima dan ayu bersamaan meninggalkan Daniel dan Ita
dan kini tinggal mereka berdua.. ita pun melangkahkan kakinya untuk pulang..
"meit tunggu.. kok aku ditinggal sih.. kan kita pulang bareng" sembari berlari kecil menjajarkan berjalan beriringan.
mereka berjalan berdampingan hingga sampai didepan parkiran. Adnan yang melihat mereka dari depan parkiran hanya diam hingga daniel masuk dan mengambil motor.
Adnan pun mendekati Ita..
__ADS_1
"nanti kamu keluar?" tanya adnan tanpa basa basi.
"nggak." jawab ita singkat sembari berjalan sedikit menjauh karna ita takut jika sisil melihatnya berdua dengan Adnan
daniel yang sudah kembali mengambil motornya melihat ita dan adnan dari kejauhan. daniel ingin melihat apa yang akan dilakukan oleh adnan dan apa respon ita.
"kenapa sih kamu sekarang menjauh dariku.. apa salahku Ta..?"
"kamu nggak salah kok Nan.. tapi mulai saat ini aku nggak mau ada kesalahpahaman lagi antara aku dan kamu, sisil daniel dan semua yang melihat kita."
"apa kamu sudah jadian sama Dia? apa kamu benar benar sudah menghapus namaku dari hatimu Ta" dia yang dimaksud adnan adalah daniel.
Daniel pun semakin penasaran dengan yang mereka bicarakan apalagi mendengar namanya dibawa bawa.
"sudahlah Nan.. kita ini sudah masa lalu lebih baik kita saling menjaga perasaan orangnorang yang disekitar kita teruta kamu harus menjaga perasaan sisil yang jelas jelas sangat mencintaimu. dan untuk apa lagi kamu mencari tau dan peduli dengan hubunganku dan daniel. semua hubunganku baik dengan daniel ataupun siapa bukan urusan kamu." jawab ita dan berlalu meninggalkan adnan.
adnan pun mulai gusar dengan apa yang dikatan oleh ita.
"Ta jawab aku. apa kamu sudah jadian sama dia?" teriak adnan yang sontak didengar oleh orang disekitar parkiran.
ita yang kaget mendengar pertanyaan adnan pun langsung berhenti dan memutar balikkan badan dan sedikit menghampiri adnan.
"kalau iya itu pun bukan urusan kamu, yang perlu kamu tahu bahwa aku sudah melupakanmu dan aku sudah membuka hatiku untuk orang lain." dengan tegas dan nada yang sedikit ditekan agar adnan berhenti mendekatinya.
ternyata meita tidak ada janji dengan adnan hari ini dan ku rasa ucapannya yang telah membuka hati untuk orang lain adalah aku, aku akan yakinin kamu untuk melihat aku Meit. dan aku akan menjadikan kamu orang yang spesial buat ku..
Daniel pun menyalakan motor dan melaju ke arah ita, Daniel berpura pura tidak mengetahui jika ita sempat berbincang dengan adnan.
"meit kok kamu malah jalan sih bukannya nunggu aku dulu."
"hehee.. maag Niel tadi diparkiran juga ada adnan dan aku nggak mau sisil salah paham tar dikira aku lagi berduaan sama adnan lagii kan nggak lucu jika aku dapat tamparan lagi" jawab ita sambil bercanda
"ya yang jelas jika itu terjadi aku nggak akan biarin siapa pun itu untuk menyakitimulah meit.. kan ada aku yang akan selalu jaga kamu"
ita pun tersenyum dan naik keatas motor daniel sambil menjawab perkataan daniel dengan candaan..
"cie cie..ternyata aku punya malaikat penjaga yang tak punya sayap nih"
"aku tu serius tau jagain kamu"
kenapa sih meit kamu selalu menganggap perkataanku ini hanyalah lelucon dan candaan belaka. aku itu benar benar serius dengan kamu. dan aku ingin lebih dari kata teman.
Daniel melajukan motornya dengan kecepatan rendah karna dia tak ingin waktunya cepat berlalu. mereka saling bercanda disepanjang perjalanan dan ada kalanya mereka saling olok dan ledek..
__ADS_1
sesampainya didepan rumah Ita daniel pun bertanya untuk yang kesekian kalinya perihal acara malam minggu ita.
"meit kamu beneran nggak keluar sore nanti?"
"iya nanti acaraku cuma dirumah aja kok. emang kenapa sih kamu dari tadi tanyanya aku kemana?"
"ya nggak papa sih.. emang kamu beneran nggak mau nih keluar sama aku..?"
"aduhhh niell gemes deh aku sama kamu.. kan aku uda bilang aku males banget keluar, diluar kalau malam minggu itu pasti rame dan mbosenin deh."
"kalau ada yang main kerumah kamu apa boleh?"
"siapa aja boleh apa lagii kalau bawa cemilan hahaha" ita pun kembali tertawa menjawab pertanyaan daniel yang serius dengan candaannya
"ishh..aku serius"
"aku malah dua rius nihhh Niel" sembari terus tertawa..
"ehhh mampir dulu yuk Niel.. boleh kok" 😅
"nggak dehh.. nanti aja aku main kesininya"
"hahhhhh ngapain?" ita pun kaget dan bengong
"eisttt... buakannya kamu sendiri yang bilang kalau siapa aja boleh main kerumahmu" jawab daniel sambil menepuk keningnya.
daniel tau bahwa ita hanya bercanda hingga daniel oun ingin mengerjai ita, yaaa meski sebenarnya daniel sangat ingin main kerumah ita
"ehhh ngapain kamu bengong tar kamu kesambet lagi meit.. kan nggak lucu"
"eehhh ehh nggak kok.. aku nggak... jawab ita sedikit glagepan
"aku becanda kok meit... tenang aja" ucap daniel dengan nada santai.
"oh... kirain..."
"apa jangan jangan kamu emang ngarep aku malam minggu main kerumah kamu?"
"ihhh pDnya kamu Niel... sudah sudah sana kamu pulang" usir ita karna dia takut tambah jadi salting didepan daniel.
"jadi kamu ngusir aku nih.. ya udahh aku pulang saja"
"ehh bukan maksud aku ngusir.. ih gimana sih kok aku jadi serba salah.. tadi diajak mampir nggak mau sekarang disuruh balik malah dikira ngusir."
__ADS_1
"wah kamu kalau lagi manyun gitu tambah cantik loh meit.. jadi tambah tersepona suka deh aku sama kamu... daaa....sering sering manyunnya biar aku makin sayang..." ucap daniel dan melajukan motornya pulang.