Antara Aku Kamu Dan Dia

Antara Aku Kamu Dan Dia
Ujian kisah asmara


__ADS_3

Setelah Daniel merasa tak tega dengan apa yang dia lakukan, Daniel mendekati Ita dan meminta maaf pada ita. Daniel tahu bahwa tindakannya dati awal sudah kliru namun dia sudah kehabisan cara. kata maaf daniel hanya terbalas oleh senyuman tipis dari Ita, tanda ita memakluminya. ita hanya berkata sedikit dan tegas pada Daniel atas tindakan Daniel.


"kamu tidak bisa memaksakan kehendak kamu sendiri terhadap orang lain,


Daniel tak menjawab sepatahpun dia hanya mengangukkan kepala saja. dan mengantar ita pulang. sepanjang perjalanan tidak ada obrolan apapun diantara mereka. daniel khawatir karna sedari tadi hingga sore ita tak makan apapun. daniel mengajak ita untuk makan ditempat biasa namun ita menolaknya secara halus. Karna Daniel tidak ingin ada perdebatan lagi daniel akhirnya menurut dan mengantar ita pulang. Sesampainya di depan rumah Ita banyak sekali teman teman kakak ita yang berkumpul. sudah begitu lama memang rumah ita tidak didatangi oleh teman teman kakaknya karna pada saat itu adalah masa praktek dan ditempatkan ditempat yang berbeda. Daniel melihat ada Aris di situ juga, dan daniel merasa cemburu apalagi ita dan dirinya sedang tak baik baik saja.


"aku masuk dulu Niel. kamu hati hati


"Meith langsung masuk ya. aku nggak mau kamu ngobrol sama Aris .


"emang kenapa?


"ya nggak papa aku nggak suka aja. aku pulang dulu.. da ..


Tak ada jawaban dari ita. Ita pun melangkah masuk kedalam rumah dan menganti pakaiannya. Ita berniat keluar membeli makanan ringan tapi didepan sudah tersapa oleh Aris.


"Mau kemana Ta...


"mau beli jajan mas..

__ADS_1


"yok tak anter aja.. mau nggak...


em.. sebenarnya aku nggak masalah sih tp tadi Daniel nilang nggak suka lagii ahhh... tapi kalau brangkat sendiri aku males banget dari tadi blum makan lagi... hahhhh.... gumam ita


"yaudah deh mas.. ayok...


Akhirnya aku pergi dengan mas Aris. aku nggak tau bahwa di mini market depan tempatku membeli camilan ada daniel yang baru saja keluar dari mini market. Daniel memanggilku dan aku terhenti. saat itu aku tak tahu bahwa yang memanggilku itu adalah Daniel. dan saat aku menoleh Daniel berjalan kearahku dan tatapannya seperti tatapan penuh dengan amarah. aku terkaget dan aku pun seperti orang yang kebingungan melihat Daniel. memang aku tak ada hubungan apa apa dengan mas aris tapi tadi daniel sudah mengatakan bahwa dia tidak suka aku ngobrol dengan mas aris. apalagi ini dia melihatku sendiri sedang diantar oleh mas aris... oh Tuhannn apa lagi yang akan terjadi. seolah masalah tak ada hentinya datang silih berganti.


"Niel. .. kok belum pulang


"ini mau pulang kok. disodorkanya satu kantung kresek makanan ringan dan satu paper bag kue padaku. tanpa banyak kata dia langsung pergi.


aku bingung sekali saat itu bagaimana?? aku berangkat diantar oleh mas aris masak aku pulang dengan Daniel. ahh aku kacau sekali. sudah pasti akan ada perang dunia ini...


"iii...iya niel ..


"kamu mau beli apa lagi?


"nggak ada sih... em Niel aku plang sama mas aris aja ya ... biar kamu nggak bolak balik lagi. sumpah ini aku jawabnya kayak sambil gemeteran. semoga aja daniel ngerti maksudku

__ADS_1


"iya kamu kalau uda nggak ada yang mau kamu beli dan itu sudah cukup kamu pulang ya.. jangan kyak gini kamu bisa telfon aku.


"iya Niel .. uda nggak ada lagi kok. dah lebih dari cukup. makasih yaa...


hahhhh leganya aku ternyata daniel nggak marah..


Dan semua pulang, Daniel pulang kerumahnya dan ita bersama Aris pulang. Daniel sebenarnya ingi mengantar Ita pulang karna dia tidak suka dengan Aris yang masih mendekati Ita namun karna suasana hubungan mereka masih bisa dibilang belum baik baik saja, kali ini daniel tak mempermasalahkan hal itu. Setibanya dirumah ita langsung masuk kedalam kamar. Ita tak pernah ingin membuat semua yang terjalain indah dan nyaman menjadi kacau hanya karna kesalahan kecil saja..


jujur ada rasa cemburu melihat meitha dengan aris, tapi untuk kali ini aku harus mengalah dan meredamkan amarah ini, aku tak ingin meitha semakin diam padaku. dia sudah cukup lelah dengan semua masalah yang timbul dari Arin. kenapa juga tu anak bisa bisanya nekat, sudah tau aku dan meitha adalah sepasang kekasih kenapa dia tega ingin menghancurkan sahabatnya sendiri. hari ini maitha pasti penuh dengan beban. maafkan aku meitha maaf... kau tak bisa melindungimu sepenuhnya, aku tak dapat mengerti rasamu, aku tidak peka akan apa yang sedang kau alami.


andai dari awal sahabatmu tak ada rasa denganku pasti kita baik baik saja. kita masih penuh dengan ceria. masih dalam buaian warna warna indah. memang semua tak bisa dipungkiri dan semua sudah terjadi aku hanya berharap hubungan kita sekuat batu karang dan tetap sesejuk embun dikala pagi menyambut. semoga kita selalu baik baik saja meit.. semoga semua ini bukan akhir dari segalanya melainkan awal dari ujian cinta kita. awal dari pendewasaan hubungan kita. kita harus tetap mengalir bagai air yang terus mengalir kemana pun itu ia tak pernah berhenti melewati batu batuan lewat celah celah kecil dan tetap membawa kesejukan.


Hidup memang tak jauh dari pasang dan surut, sama dengan sebuah hubungan, banyak sekali badai menerpa namun tinggal bagaimana kita bisa menghadapinya hingga badai itu usai. bagai angin topan yang memporak porandakan segala sesuatu yang ada didekatnya begitulah cobaan yang menerpa sebuah hubungan tanpa memandang bulu siapa pun yang akan diterjang, baik itu teman atau sahabatnya sendiri.


Bagai kertas kosong yang masih polos.. bagaimana kita kan mengoreskan tinta diatasnya. apa kita mencoret tanpa makna atau justru memberikan suasana yang enak dipandang dengan warna dan arti yang tersirat.


Hanya mampu berandai andai semua baik baik saja, Hanya mampu berharap dengan harapan yang penuh makna dan sesuai namun kita lupa bahwa kita hanya mampu berencana tanpa bisa menentukan kepastiannya. semua yang kita tanamkan dalam benak hanya sebuah sketsa belaka untuk kejelasannya kita tak tahu apa yang sebenarnya menanti dihadapan kita.


waktu yang terus berputar tak mampu kita ulang kembali, namun semua masih bisa kita perbaiki hari ini dan esok semua masih bisa kita ubah dan kita lakukan dengan sebaik baiknya hingga kita akan sangat berhati hati dalam mengambil ataupun menentukan langkah kita kedepannya. Harapan itu pastia ada. dan doa pasti akan terlaksana entah kapan akan terjawab namun semua tak akan sia sia...

__ADS_1


__ADS_2