Antara Aku Kamu Dan Dia

Antara Aku Kamu Dan Dia
taktik bella


__ADS_3

matahari sudah menampakkan sinarnya hari begitu cerah.. kicauan burung menyapa indahnya pagi ini.. seperti hari biasa biasanya daniel menjemput ita untuk berangkat ke sekolah. ita pun hari ini sudah siap lebih awal. tidak ada yang aneh dan berbeda untuk hari ini bagi ita janji daniel untuk hubungan mereka sudah lebih dari kata cukup. daniel dan ita pun akhirnya berangkat kesekolah.


"hemmm hari ini nanti kamu latian lagi ya niel?"


"iya tapi nanti sore kamu temani aku ya.."


"ok siap..." hahaha


nanti daniel latian dan rasanya aku ingin jauhkan dia dari daniel... semoga aja dia nggak tau kalau daniel nanti latian. dan aku kok jadi penasaran apa sih maksud omongannya kemarin... apa iya dia akan nekat ngerebut daniel dari aku.. jika mamang dia mau merebut daniel dariku ku harap daniel tidak masuk dalam perangkapnya...


kelihatannya nggak ada yang aneh untuk hari ini semua terlihat biasa saja dan semoga memang biasa saja tapi apa yang akan direncanakan oleh bella.. kenapa aku jadi semakin penasaran sekali.. apa ancamannya hanya sebuah gertakan saja.. ahhh tapi nggak mungkin jika hanya sebuah gertakan, jelas sekali kemaren dia mengancamku dengan nada dan tatapan yang amat penuh dengan amarah. lebih baik aku berhati hati saja.. apalagi daniel pernah cerita jika dia adalah cewek yang penuh dengan ambisius tinggi dan bukan tipe cewek yang menyerah dengan begitu saja.. lupakan atau harusku pikirkan .. aku tak tahu harus seperti apa dan bagaimana lagi... iya.. ayu dan ima kenapa aku bisa lupa mereka pasti bisa bantu aku untuk menghadapi serangan bella jika tiba tiba memang ada.


"hehh ta.. pagi pagi udah bengong aja.. mikir apa coba" teriak ayu mengejutkan ita


"ya pasti mikirin pacar tercintanyalah yuu... kan dia lagi duduk sendirii mana mungkin mikirin kita haha... eh mana daniel ta"


"kalian ini bisa aja... daniel lagi ngobrol sama pak abi diruang guru tadi dipanggil pak abi."


"kamu mikirin apa sih ta? apa kamu mikirin soal kemarin?" ayu

__ADS_1


"iya nih yu... aku kepikiran banget sama ancaman bella.. aku takut"


"halahh kamu tenang saja ada aku dan ima yang akan bantu kamu dan nggak akan biarin si hama itu menyerang. sudah tenang saja ta..."


"tenang tenang.. tenang gimana coba... kalian nggak mikir apa kalau seandainnya kalian ada diposisiku!"


bel masuk pun berbunyi.. ada keganjalan saat semua anak masuk dalam kelas. dan ternyata bella duduk dibangku sebelah tempat daniel.


hahh... apaan sih tu cewek, ngapain sih duduk disitu. aduhhh daniel apa kamu akan baik baik saja jika ada dia didekatmu. kenapa coba dia duduk disitu sih.. argghh semoga daniel nggak ke kelas aja deh. aduhh semoga pak abi berlama lama saja ngobrolnya dengan daniel...


daniel masuk kekelas dan saat ia masuk dan berjalan menuju bangkunya ia melihat sudah ada bella yang duduk disebelah bangku daniel. daniel bukannya menuju bangkunya melainkan menuju bangku ita. dan menyuruh ita yang duduk disebelah bella.


"meit... aku mau duduk dibangkumu, kamu ngertikan?"


kenapa sih kamu bilang mau duduk dibangkuku niel.. apa ya maksudnya. oh mungkin maksudnya dia lebih ingin menjaga perasaanku, daripada dia yang duduk bersebelahan dengan bella makanya dia minta aku yang duduk disana.. ohh iya iya aku ngerti maksudnya...


dengan senyuman dan tanpa kata ita pun langsung berdiri dan membawa tasnya duduk dibangku daniel. bella yang melihat ita duduk dibangku sebelahnya pun mengerutu kesal pada ita, dan semakin penuh dengan tatapan benci pada ita. ita yang langsung duduk disebelah bella pun merasa lega karna sikap daniel yang ternyata jauh lebih bisa menyiasati segala cara untuk menghadapi sikap bella.


"maaf ya bella aku harus duduk disini.. karna nggak mungkin daniel yang duduk disini sama kamu.. jadi kamu jangan berharap lebih sama pacarku"

__ADS_1


"hahhh... nggak mau katamu... nggak mau atau masih belum bisa ngelupain aku? kalau dia memang tak ada rasa sama aku ngapain juga dia menghindar, apa mungkin dia menghindar hanya untuk menjaga perasaanmu saja supaya tidak berfikir aneh aneh, hem sepertinya kalau menurut pandanganku sih dia itu belum bisa lupain aku sepenuhnya... lebih baik kamu persiapkan diri dan hati kamu kalau nantinya daniel kembali denganku."


ita terdiam dengan kata kata yang diucapkan oleh bella. kata kata bella memang begitu mengusik ita. dan ita pun semakin terdiam dan berperang dengan rasa dan pikirannya sendiri. raut muka ita yang ceria tiba tiba menjadi pasif dan lesu. bella yang melihat raut muka ita pun merasa puas karna ita sudah mulai masuk dalam perangkapnya.


jam istirahat pun tiba.. daniel mendekati ita yang hanya penuh diam.. daniel semakin kawatir dan merasa ada sesuatu yang sudah terjadi pada ita dan bella. ayu dan ima pun mendekat seperti biasa mereka selalu membawa bekal dan bermaksud untuk bersama sama menikmati bekal mereka, namun ita tak bergairah sama sekali. daniel pun pergi ke kantin dan membeli makanan ringan dan susu kotak kesukan ita, daniel berharap ita mau bercerita dengannya ataupun dengan ima dan ayu.


"kamu kenapa sih meit...?" tanya daniel sembari memgeluarkan susu kotak dari kantung kresek dan memberikannya pada ita


"nggak papa kok niel... memangnya kenapa?"


"apa yang sudah dikatakan bella denganmu tadi apa dia mengancammu? apa ada apa.. kamu cerita ya..."


"dan lebih baik sana gih kamu pergi.. biar aku sama ima saja yang disini"


danielpun keluar dari kelas tanpa penolakan karna daniel mengerti maksud dan tujuan ayu berbicara begitu. setelah daniel keluar dari kelas ita pun meneteskan air matanya yang sudah tak mampu ia tahan lagi. ita menangis sejadi jadinya, ima dan ayu pun membiarkannya karna dengan membiarkan ita menangis seenggaknya akan membuat ita sedikit lebih lega dan mau bercerita pada mereka. daniel melihat ita yang menangis dari jendela luar kelas, daniel rasanya ingin masuk tapi ita belum berbicara apa pun dengan ima dan ayu, daniel takut jika ia masuk akan membuat ita ragu berbagi cerita kepada temannya.


dan pada akhirnya ita bercerita pada ayu dan ima mengenai apa yang telah bella katakan tadi.


"yaelah ta... kamu gimana sih. jika kamu malah meleleh dengan ucapan bella dia malah makin tertawa dengan mu. dia itu ngomong kayak gitu hanya untuk mengecoh perasanmu saja dan tujuannya supaya kamu itu over sama daniel dan lambat laun daniel benci dengan perubahan sikapmu yang berlebihan. ngapain sih kamu pikirin yang terpenting itu hubunganmu baik baik saja.. percaya deh sama daniel.. nggak mungkin kok dia terjebak. apalagi daniel tau kalau bella menyesal hanya karna baru tau kekayaan daniel.. bentar lagi juga nyari mngsa empuk dia... anak matrenya kebangetan ya dia.. jadi kamu nggak usah menyakiti diri sendiri dengan pikiranmu sendiri ta..."

__ADS_1


ita tak menjawab sepatah pun celotehan ayu padanya..


hemm yang dikatakan ayu ada benarnya juga sih.. mungkin memang maksud bella mengecoh pikiranku.. dia kan memang berbahaya... tapi apa aku salah jika memang aku mengkhawatirkan hubunganku... apa aku yang lebay.. ah tidakk aku tidak lebay wajarlah aku begini karna memang bella adalah ancaman yang sangat berbahaya untuk hubunganku dengan daniel....


__ADS_2