
setelah sampai dirumah daniel. daniel menyuruh bibi untuk memyiapkan makanan untuknya dan ita. sebelum daniel mandi daniel memgajak ita untuk menunggunya dikamar.ita masuk dikamar itu dan betapa terkejutnya ita saat melihat foto fotonya begitu banyak terpajang di salah satu sisi di kamar daniel.
apa yang aku lihat ini benar benar iya... banyak sekali foto fotoku.. darimana dia dapat foto foto ini. seingatku aku tak pernah memberinya satu foto pun pada daniel selain memang foto foto kita berdua waktu itu.
tiba tiba ada suara ketukan pintu dari luar kamar. ita pun membuka pintu itu dan melihat bibi yang ada didepannya memberitahukan bahwa makanannya sudah siap.
"maaf mbak itu makananya sudah siap semua"
"oh terimakasih buk"
"ini mbak yang fotonya ada dikamar den daniel kan? panggil saja saya bibi mbak.."
"oh iya bi.. iya itu foto saya.. apa bibi tau foto itu sejak kapan ada disana ya bi?"
"oh foto foto itu sudah lama mbak.." bibi pun masuk dan menjelaskan satu persatu foto yang ada dan bibi ketahui pada ita
"nah yang ini foto yang pertama ada mbak.. ya ini foto mbak yang dikuncir banyak" menunjuk foto ita yang dimaksud, dan ita pun ingat bahwa foto itu adalah foto waktu masa orientasi siswa.
dan banyak lagi foto foto yang dijelaskan, dan pembicaraan ita berhenti saat daniel keluar dari kamar mandi.
daniel tidak ikut dalam pembicaraan itu namun dia mengambil ponselnya dan menelfon seseorang.
daniel telfon siapa sih.. kenapa dia masih acuh dengan ku.. apa sih niel yang membuatmu seperti ini. kalau kamu uda nggak sayang sama aku nggak mungkin foto fotoku masih ada dikamarmu.
"yuk kita makan dulu.. habis makan aku antar kamu"
ita hanya terdiam, tak menjawab apapun yang dikatakan daniel, dan berjalan mengikuti daniel dari belakang menuju ruang makan.
"aku pulang aja."
__ADS_1
"sudah makan aja dulu setelah makan aku janji akan langsung antar kamu pulang."
"tapi ini sudah terlalu lama aku keluar, ibu pasti mencariku, jadi aku pulang saja sendiri"
"sudah duduk dan makanlah, aku sudah menelfon mas dana kalau kamu sama aku dan pulang telat, aku juga sudah janji akan antar pulang kamu"
yaa...ternyata tadi yang ditelfon oleh daniel adalah mas Dana kakak ita?
akhirnya itapun duduk dan makan bersama daniel. setelah selesai makan daniel hendak mengantar ita pulang, namun daniel masih heran bagaimana ita bisa sampai ditempat latihan basket sore tadi.
"oh ya kamu tau dari siapa lapangan tempat aku berlatih basket tadi?" tanya daniel yang biasa saja namun membuat ita merasa sakit dengan pertanyaan dan sikap daniel terhadapnya
kamu kenapa niel.. ini bukan kamu.. kenapa kamu begitu dingin dan acuh.. aku tak tahu salahku padamu hingga kamu seperti ini.
"tadi bibi yang ngasih tau aku niel"
"bibi??? oh bibi.. ha bibi? bagaimana kamu tau alamat rumah ini? aku tak pernah kasih tau kamu, bagaimana kamu bisa sampai"
"yaudah, yuk aku antar pulang"
aku harus tanya daniel dan aku harus tau kenapa dia seperti ini.. aku harus berani..
"em... niel aku mau tanya sama kamu..." belum sempat ita meneruskan pertanyaanya daniel sudah memotong pembicaraan ita
"kamu mau tanya apa" potong daniel ketus
"kamu kenapa niel? kenapa kamu seperti ini? kenapa kamu berubah denganku?
"kenapa kamu bilang meit? apa kamu nggak sadar dengan apa yang membuatku berubah denganmu, apa kamu tak tahu tentang betapa sakitnya rasa ini"
__ADS_1
"sakit kamu bilang? kamu sakit gimana? aku yang tersakiti. tanpa sebab kamu berubah, nggak ada kabar nggak ada chat nggak masuk sekolah bahkan aku sudah bela belain cari alamat kamu dan hingga aku mencari dan menunggumu latihan tapi yang kudapat apa? kamu diam kamu cuek kamu acuh kamu tak peduli sedikitpun denganku niel"
"aku yang jauh tersakiti meit, selama ini aku mencoba diam dan percaya denganmu dengan mereka yang ada dimasalalumu, tapi apa yang aku dapat.. kamu malah berduaan dengan si Arta, pulang dengannya duduk mesra dengannya bahkan waktu aku papasan dan putar balik menyalip kalian, kamu tak peduli dan aku menunggumu didepan rumahmu tapi kamu tak kunjung sampai, aku tanya kamu dari mana kamu bilang nggak dari mana mana.. harusnya kalau kalian nggak mampir pasti kamupun sampai tak lama setelah aku meit. apa kamu mengerti sakitnya aku.. aku selalu diam dan mengerti tapi ternyata kamu sia siakan"
jadi semua karna kejadian itu..oh Tuhan bodohnya aku kenapa aku tak bisa menebaknya, bodohnya aku hingga aku tak melihat daniel yang berusaha tetap menjemputku kala itu..
ita menangis dan langsung memeluk erat daniel dari belakang.. karna daniel berbicara dengan membelakangi ita, daniel tak sanggup jika harus berkata dengan menatap ita.
"maafkan aku niel.. maaf... maaf telah membuatmu cemburu.. tapi aku tidak menghianatimu ataupun bermain dibelakangmu.. aku hanya membicarakan soal Arin dengannya dan tak lebih.. aku bisa mempertanggungjawabkan apa yang aku katakan ini.. karna cuma kamu kisahku bukan dia ataupun mereka..." ucap ita lirih dengan tangis dan masih memeluk daniel.
daniel melepaskan tangan ita yang memeluknya dan membalikkan badanya dan melihat ita menangis. daniel tak ingin melihat meita menangis terus..
daniel menghapus air mata ita dan memeluknya sembari berkata "maafkan aku sayang.. maaf karna hari ini aku telah membuatmu menangis dan tak mempedulikanmu.. jujur aku tidak suka dan aku tak bisa melihatmu dengannya... maaf meita sayang.... maaf..."
"janji ya niel.. mulai saat ini jika ada salah diantara kita ataupun hal yang tidak aku suka atau pun hal yang tidak kamu suka dariku kita sama sama bilang dan sama sama mengerti, saling belajar untuk lebih baik"
"iya meit.. aku janji.. dan jika hal ini terjadi lagi aku akan bilang langsung sama kamu langsung tanpa mempedulikan saat itu kamu dengan siapa"
"iya siap bosku.. jadi sudah ya ini sudah selesai.. dan ini karna kamu cemburu heheee" ledek ita pada daniel
"siapa yang cemburu... aku cuma tidak suka saja"
"ye bilang aja cemburu gitu aja susah"
"iya iyaaa aku cemburu. aku cemburu karna kamu dengan arta, dengan adnan dengan aris dan dengan cowok lain.. puas kamu"
"heheee puas banget... ternyata pacarku cemburuan nihh..."
"liat aja tar aku balas ya kamuuu... yaudah yuk pulang . " ucap daniel dengan berjalan keluar
__ADS_1
"he tunggu niell... apa maksud kamu mau balas...? jangan bilang ya kamu mau deket deket cewek cewek yang sok itu!" teriak ita sembari berlari kecil mengejar daniel dan menjajarkan jalan dengan daniel