
tak ada satu anak yang membicarakan keberadaan daniel lagi..
ahhh akhirnya aku terbebas dari pertanyaan pertanyaan yang menyudutkanku hari ini.. tapi sebenarnya aku juga merasa ingin tau apa yang sebenarnya terjadi padanya sih tapi ahh sudah lah buat apa juga yang ada entar dia jadi geer..
Saat jam pelajaran usai dan semua pulang..
"yuk pulang ucap ayu"
mereka bertiga berjaan beriringan sembari ngobrol hingga sampai didepan gerbang sekolah dan saat itu ima melihat sosok daniel duduk diatas motor yang mengenakan celana pendek dan memakai jaket.
ima sempat berfikir untuk acuh..dan hanya diam seolah tidak tau..
itukan daniel, kok nggak takut sih udah nggak masuk sekolah eh dengan santainya didepan gerbang.
dan saat itu pula ayu tak sengaja melihat daniel juga..
"eh itu kok kayak daniel ya? apa aku yang salah liat?
"mana sih yu.. kamu ini jangan ngaco..dia kan nggk masuk sekolah lagi hari ini.."
ayu tak menjawab dengan kata namun dia menunjuk pada arah daniel berada.
sontak ita terkaget karna memang itu daniel.. walau daniel duduk membelakangi namun ita sangat yakin bahwa itu adalah daniel..
mereka melangkah ke arah daniel dan seakan akan penuh dengan tanya..
"daniel.." ucap ita lirih
daniel pun menoleh kebelakang dan turun dari motornya mendekati ita, ima dan ayu..
"hei meit.. uda keluar kalian.. yuk pulang meit sekalian ada yang mau aku kasi tau ke kamu.."
"heh.. luh tu dan kagak ngerasa berdosa apa main ajak ita pulang aja.."
"lhah kan uda waktunya pulang ma.. mau ngapain lagi kalau nggak pulang hehe"
__ADS_1
"ih kamu dan. oh ya ngapain juga kamu disini uda bolos berani beraninya kesini lagi"
"iya luh dan ngapain luh bolos?" saut ayu menambah pertanyaan ima
"hehhh kalian ini enak aja ngatain aku bolos.. aku nggak bolos tau"
"hahhhh?" ucap ayu dan ima serentak karna kaget
"lantas kamu kemana hari ini niel? kamu kan nggak masuk kelas dan tanpa ada surat juga kok bisa bisanya kamu nyangkal nggak bolos?"
"meitaa manja... aku tu nggak boloss... aku tu lagi latian buat besok.."
"emang besok ada apa?"
"udah ah yuk ulang nanti ngobrolnya dirumah kamu aja, disini ada nyamuk banyak meit"
"apaa! enak aja kamu ngatain kita nyamuk, eh yaudah kita pulang aja yu.. tuh kita uda dijemput."
ima dan ayu pun pulang.. dan tinggal daniel dan ita. ita masih enggan untuk diantar daniel. tapi ia juga penasaran dengan apa yang ingin dibicarakan oleh daniel.. apa lagi ia masih penasaran dengan ucapan daniel yang berkata bahwa tidak bolos kesekolah.
"semangat dan lakukan yang terbaik besok kamu salah satu penentunya, Bapak percayakan sama kamu."
daniel melajukan motornya dan brusaha disamping motor pak.Abi sembari berbincang.
"siap pak.. oh iya pak boleh tidak jika orang yang ada di belakang saya besok ikut"
"ya boleh besok biar saya kasi surat izinnya, kamu wa saja nama dan kelasnya"
"ok pak, beneran ya pak?"
"iya asal kamu bawa tropi itu ke sekolah, tapi jika gagal kamu tanggung resikonya dari saya.." canda pak Abi
"siap pakk.. karna ini adalah pemasok semangat saja" hahaaa tawa daniel yang kembali membalas candaan gurunya.
akhirnya mereka terpisah jalan, disetiap perjalanan ita merasa bingung dengan obrolan antara daniel dan pak.Abi tadi.. namun ita hanya diam tanpa bertanya apapun. Daniel mengajak ita mampir kesebuah warung bakso dan makan bersama ita dan tak lupa daniel memesan lagi beberapa dibungkus untuk ibu dan kakak ita. setelah selesai makan mereka pulang, tak butuh waktu lama mereka sampai didepan rumah ita.
__ADS_1
sebenarnya apa sih niel yang ada pada kamu.. kenapa semua seolah tak dapat kuterima dengan akal ku.. kamu itu penuh teka teki dan sangat sulit untuk ditebak dan dipahami.
"heh..malah masuk rumah tungguin napa meit"
"lhah ngapain? sono pulang luh"
"enak aja,nih bawa masuk sekalian kasi ke ibu sama kakakmu, dan aku tunggu kamu di luar aja"
"hah.. jadi kamu bungkusin sebanyak ini buat seisi rumahku? ini mah kebanyakan niel gila kamu kasi ini semua"
"sudah sana bawa masuk, dan cepat ganti baju dan aku tunggu disini" dengan mendorong pungging ita untuk masuk dan berlalu meninggalkan daniel.
itapun masuk kedalam, ia langsung menuju dapur. dan benar ibunya didapur dan ada kakaknya yang duduk di dekat meja makan sembari meminum minuman dingin. ita pun langsung menaruh kantung keresek berisi bungkusan bakso ke atas meja depan kakaknya. dan saat kakaknya membukanya dengan rasa heran dan ingin marah kepada ita karna membeli 8 bungkus bakso sedangkan dirumah hanya ada 3 orang saja karna bapak ita masih diluar kota bekerja.
"sudahlah bang jangan protes, tadi aku sudah komplain tapi tetap aja, yaudah makan saja toh itu yang beli daniel bukan aku." sambil berlalu menuju kamarnya.
ita masuk kekamar dan menganti pakaian seperti biasa hanya mengenakan kaos yang sedikit ketat dan celana pendek, setelah selesai ita kembali kedapur mengambil minuman untuk daniel diluar dan beranjak menuju temoat daniel menunggunya.
"diminum niel"
"iya meit makasih, oh iya meit besok aku jput kamu jam 7 aja ya.."
"heh luh lupa apa kebanyakan mimpi, jam 7 itu sekolah uda masuk kok malah mau jemput jam 7 emang tu sekolah punya kakek luh apa!"
"hehhh kamuuu! apa kamu lupa tadi kalau pak.Abi akan membuatkan surat ijin buat kamu supaya besok bisa menemaniku ikut pertandingan basket"
"yee emangnya kamu siapa main nyuruh aku, aku kan belum bialng mau ikut atau ndag"
"kamu kan sudah tau aku sedikit suka memaksa dan tidak begitu menerima penolakan..sudah kamu ikut aku.. aku akan semangat kalau kamu ada untuk mendukung aku secara langsung.aku harap kali ini kamu tak menolak karna ini juga untuk sekolah kita."
"ta...tapii niel..."
"sudah kamu nurut aja.. sampai jumpa besok, aku pulang dulu ya manja... nanti aku telfon kamu angkat ya" ucap daniel genit
ihhh apaan sih kamu niel bisa bisanya.. hehe... tapii kamu makin buat aku punya rasa.. ahhh mikir apa aku iniii.. sadar meita.. ingat sakit hati bisa membuat matamu lebam..
__ADS_1
🌹🌹🌹haiii kakak kakak... jangan lupa dukungannya ya.. supaya author bisa lebih baik lagi dalam berkarya dan membuat karya.. bantu like, komen dan juga vote ya.. terimakasihhh... 😊