Antara Aku Kamu Dan Dia

Antara Aku Kamu Dan Dia
tangis ita..


__ADS_3

semenjak kejadian kemari daniel tidak menghubungi ita sama sekali, awalnya ita hanya membiarkan saja karna memang kebiasaan daniel jarang chat ita.


ahh.. aku chat nggak ya.. dari kemarin siang daniel nggak ada kabar, hari ini juga dia nggak masuk hemmm dia kemana ya.. nggak jemput nggak muncul.. oh daniel kamu dimana sih.. kamu lagi ngapain.. kenapa ngilang.. biasanya kamu akan tiba tiba muncul tapi ini kamu malah menghilang. sebenarnya apa sih yang buat kamu gini niel kamu nggak pernah kayak gini.. kemarin aku juga hanya bahas arin nggak lebih. arggghhhh bisa nggak tidur aku mikirin kamu niel.. apa aku kerumahnya ya... tapi aku belum pernah kesana mana aku tau rumahnya. aku nggak boleh nyerah daniel aja selalu berjuang demi aku dan hubungan kita masak aku nggak sih.. hemmm...


"yu.. aku mau tanya dongg... kamu tau nggak rumah daniel" pesan ita


"pastinya sebelah mana aku sih nggak tau ta.. tapi seingatku dulu sih pernah denger kalau nggak salah di perum arum manis no 54 deh ta.. tapi aku nggak tau loh itu pasti nggak"


"ohh ok yu.. thank ya.."


"sama sama ta.. emang daniel kenapa dia sakit atau kenapa hari ini kan nggak masuk"


"iya aku juga belum tau pasti yu makanya aku mau coba kesana"


ita pamit pada ibunya untuk keluar dan tanpa pikir panjang sebelum hari sore ita pun bergegas berangkat. ita meminta tolong pada teman masa kecilnya untuk mengantarnya ke rumah daniel. di setiap perjalanan ita hanya terdiam dalam anggannya memikirkan daniel. entah apa yang dia pikirkan ita apa namun hatinya semakin tak karuan. hampir satu jam ita dan temannya mencari alamat daniel sesuai info yang diberikan oleh ayu. dan akhirnya sampailah ita dan temannya didepan sebuah rumah yang mungkin terlihat besar karna pagar rumah itu begitu besar dan tinggi hingga tak terlihat seperti apa rumah didalam pagar itu.


ita memencet bel yang ada disamping gerbang besar dan kokoh hingga 3 kali baru ada yang membukakan gerbang itu.


"maaf mbak sama masnya mau cari siapa ya?" sambut asisten rumah tangga dengan ramah.


"maaf buk.. apa benar ini rumah Daniel?"


"oh iya benar mbak.. ada yang bisa saya bantu?"

__ADS_1


"apa danielnya ada ya buk? saya dan teman saya mau bertemu sebentar ada tugas sekolah yang harus dikerjakan karna daniel tadi tidak masuk"


"den Daniel nggak ada dirumah mbak, lagi latian basket, mungkin ada pesan nanti saya sampaikan"


"oh nggak bu.. kalau boleh tau biasanya daniel latihannya dimana ya bu.."


"biasanya sih di dekat taman perumahan mbak, di blok pondok"


"baik terimakasih infonya buk.. mungkin jika saya tidak ketemu boleh titip pesan kalau temannya sekelas nyari ya buk.."


"iya mbak nanti saya sampaikan dengan den Daniel."


ita pun bergegas mencari lokasi daniel latihan basket, karna mereka sama sama tak tau lokasinya mereka sempat hanya berputar putar di area perumahan dan hampir tersesat, akhirnya mereka memutuskan untuk bertanya di setiap blok yang mereka lalui. dan hari sudah semakin larut namun tak kunjung mereka temukan. hampir saja mereka berputus asa dan mengurungkan niatnya mencari keberadaan daniel, dan saat mereka hendak pulang tanpa disengaja ita melihat taman yang dimaksud oleh ibu ibu yang membukakan gerbang untuk ita tadi.


"eh itu deh kayaknya taman yang dimaksud berarti lapangan basket nggak jauh dari sana dongg..."


"ah kamu pumpung uda ketemu malah ngajak pulang. antar aku dulu deh.. nanti kamu pulang duluan nggak papa aku uda chat mas kalau pulang telat"


"bener ya kalau cowokmu ada disana gue pulang nih"


"iya bener sudah yok."


sampailah mereka didepan lokasi yang mereka tuju. ita melihat ada motor daniel terparkir dan dia sangat yakin bahwa daniel ada disana. ita menyuruh temannya pulang meninggalkannya, temannya sempat ragu untuk pulang terlebih dahulu tapi ita meyakinkan temanya bahwa daniel ada disana dan dia akan baik baik saja.

__ADS_1


"aku yakin dia ada.. kamu pulang dulu saja udah sore juga terimakasih udah ngantar aku.." ucap ita sambil berjalan berlalu kedalam lokasi


daniel aku ada disini, aku yakin.. maafkan aku jika aku salah tapi kuharap kamu tak diam karna itu bukan kamu yang aku kenal dan bukan danielku..


ita masuk dan duduk di bangku pinggir lapangan sembari melihat daniel dan teman temanya berlatih. saat daniel memasukkan bola dengan sempurna dan ia berbalik tak sengaja ia melihat ita. namun daniel belum yakin dengan apa yang dia lihat dan menolehkan diri kembali kearah ita.


meita...... apa benar itu kamu.. bagaimana dia tau aku disini.. bagaimana dia bisa sampai disini sedangkan aku tak pernah memberitahukan tempat ini. apa aku halu.. apa aku hanya merindukannya hingga aku melihat sosoknya disini menungguku berlatih... ahhh mungkin aku hanya salah lihat dan ini hanya bayangannya. pikir daniel sembari mengacak acak rambutnya


pukul 16.25 latihan telah usai, daniel kembali menoleh bangku tadi.. dan yang dia lihat masih sama yaitu ita.. it tersenyum kearah daniel namun daniel masih menganggap bahwa dia hanya terlalu memikirkan ita hingga banyangnya tak juga hilang. daniel mengambil bolanya dan berjalan keluar lapangan. tak lama kemudian ita memanggilnya dan berjalan mendekati daniel..


"daniel..." teriak ita dengan berjalan ke arah daniel. daniel menoleh dan terdiam hingga ita benar benar ada dihadapan daniel.


ita langsung memeluk daniel dan berkata lirih pada daniel...


"aku mencarimu, aku rindu, aku khawatir denganmu, syukurlah kamu baik baik saja" ucap ita dan melepas pelukannya. tak ada gubrisan dari daniel. daniel hanya terdiam memaku tanpa gerak dan kata pada ita. ita yang melihat dan menatap daniel dalam tiba tiba meneteskan air mata. namun daniel tetap tak bereaksi melihat ita menangis.


ini bukan kamu niel.. jika benar ini kamu, kamu tak kan membiarkan aku meneteskan air mata dihadapanmu. oh Tuhan... apa yang sebenarnya terjadi. . kenapa semua yang baik baik saja kini hancur. kenapa niel kenapa.. kenapa kamu begini .


ita hanya terdiam dengan air mata yang menetes terus menerus membasahi pipinya. tidak ada kata dari daniel dan daniel justru berjalan meninggalkan ita yang diam memaku.


setelah melangkah sedikit menjauh dari ita daniel kembali berbalik dan mendekati ita yang masih menangis.


"aku akan mengantarmu pulang ini sudah sore. kita mampir dulu kerumah aku mau membersihkan diri terlebih dulu"

__ADS_1


ita tak menjawab dan hanya diam terpaku. air matanya terus membasahi pipinya dan daniel yang melihat itu hanya bersikap biasa saja.


"hapus air matamu dan ayo" daniel memegang tangan ita dan berjalan menuju parkiran sembari masih memegang erat tangan ita. ...


__ADS_2