ARJUNA

ARJUNA
Will you marry me


__ADS_3

"Beneran dikabulkan ?" Tanya Juna lagi.


"Iya,,,mau minta apa sih Yang?" Amanda meyakinkan.


"Aku mau kamu." Ucap Juna dengan cepat.


"Maksud nya?" Amanda mulai berpikir macam-macam,,,dia pikir Juna mau itu... Tapi Manda segera membuang jauh - jauh pemikiran nya itu,,, tidak mungkin Juna mau macam - macam dengan dirinya,dia tau sifat Juna,, dia tipe cowok baik - baik.


Karena Juna tak kunjung menjawab ,, Amanda mengulang lagi pertanyaan nya, " Hello,,kamu kog kelihatan gugup gto Yang,,?"


Belum sempat Manda melanjutkan pertanyaan nya Juna menepikan mobil,, dia mengambil nafas panjang dan berkata,,"Will you marry me?" sambil mencium punggung tangan Manda.


Harusnya Manda merasa bahagia ... selama ini dia tidak pernah rela Juna dekat dengan gadis lain bahkan teman - temannya bilang dia over protektif ke Juna,, tapi kenapa ia enggan mengatakan iya,,, kenapa otaknya menolak mengatakan iya.


Manda menarik tangan nya dan berkata," Ini terlalu tiba - tiba Jun,,"

__ADS_1


"Aku mengerti,,, kamu g harus jawab sekarang kog."Jawab Juna,,, dalam hati Juna berpikir kenapa tiba-tiba Manda memanggil namanya,, biasa dia memanggil dengan sapaan sayang.


"Iya,,,kita kan juga masih kuliah ." timpal Amanda pelan.


Mereka pun melanjutkan perjalanan menuju rumah Amanda.


Sampai di depan gerbang Manda menyuruh Juna untuk langsung pulang dengan alasan takut Juna dimarahi Mama nya karena mengantarnya pulang kemalaman. Juna tidak memaksa masuk,,dia sadar mungkin Amanda masih kaget dengan lamaran nya. Bagaimana pun anak gadis itu milik orang tua nya,,dia tidak bisa memaksa anak gadis orang langsung menerima lamaran nya tanpa restu orang tua si gadis.


Juna melanjutkan perjalanan nya pulang,,,, ada panggilan masuk dari Banyu.


"Sob,,, loh dimana... tolong in gue dada gue sakit banget.? Banyu bicara dengan merancau


Banyu terus merancau , setelah Banyu menyebutkan keberadaan nya Juna segera bergegas kesana.


Juna tiba di klub , dicari nya sahabatnya itu,,, dan dia menemukan Banyu dalam keadaan mabuk parah.

__ADS_1


"Banyu,,, kenapa loh jadi kayak gini sih?"


"Juna sahabat gue....bro Juna gue... akhirnya loh datang juga,,,?


"Gue antar loh pulang."


Juna memapah Banyu ke mobil nya,, di mobil Banyu terus merancau ," Maya minta putus ke gue,,, dia ingin mengakhiri hubungan gue ma dia,,,dia gak tau apa betapa besar pengorbanan yang udah gue lakuin buat dia,, dengan gampangnya dia minta berakhir ,,, kurang apa gue ma dia,,, gue cakep,, tajir, setia,, gue curiga dia punya gebetan lain."


"Loh g usah mikir macam macam ,,Maya gadis yang baik .. Loh ajak dia bicara dari hati ke hati aja dulu." Juna seolah bicara dengan angin yang dia ajak bicara sudah tertidur.


Juna mengantar Banyu sampai di depan rumah nya dan menitipkan nya ke satpam rumah nya. Dia tidak berani masuk mengingat bunda Banyu yang kurang menyukai nya ketika masih hidup di desa dulu.


***


Juna kecil mengantar kan mainan Banyu ke rumah nya. Banyu waktu itu tidak ada di rumah karena pergi ikut ayah nya membeli mobil baru katanya.

__ADS_1


Juna kecil bertemu dengan bunda Banyu,, dia dengan sopan mengatakan kalo mainan nya Banyu tadi tertinggal di kelas. Bunda Banyu dengan gampangnya berkata,"Hei anak miskin,,berani sekali kamu menginjak lantai rumah ku,,cepat pergi,, alasan mengembalikan mainan,, kamu pasti sengaja menyembunyikan nya dan sengaja kesini agar diberi hadiah oleh ayahnya Banyu kan? Gak orang tua g anak - anak senang nya minta Sumbangan ke suamiku,, sampaikan ke orang tua mu ,, kerja jangan minta sumbangan terus."


flashback end.


__ADS_2