ARJUNA

ARJUNA
Nasihat Paman


__ADS_3

flash back


" Ada apa Leh kog ga langsung masuk,,di luar dingin."


"Iya paman masih mau nyari angin."


"Gimana nak Manda sudah kamu anter sampai rumah dengan selamat?"


"Iya paman,, Juna sudah nganter Manda sampai rumah dengan selamat tak kurang satu apapun,,." ucap Juna sambil menghela nafas panjang.


"Ada apa?" tanya paman menyelidik


"Apanya paman?" jawab Juna pura- pura tidak mengerti.


"Kamu g percaya sama paman?"tanya paman lagi.


"Maksud paman apa?"


"Kamu tau kan paman sudah menganggap kamu sebagai anak paman sendiri,,paman tau paman tidak sebaik bapak mu Leh,,,tapi apa kamu tidak menganggap paman sebagai orang tua mu sendiri sedikit saja." ucap paman sembari akan berdiri dari kursinya ingin meninggalkan Juna sendiri an di teras.

__ADS_1


"Tadi aku melamar Manda paman." jawab Juna cepat


" Lalu" ucap paman spontan dan tidak jadi beranjak dari tempat duduknya


"Ini,,," ucap Juna sambil memperlihatkan wa dari Manda ke paman.


"Oalah Leh...ini to yang membuat mu murung?" ucap paman sambil mengelus punggung Juna.


"Gak juga sih paman,,tadi aku dapat telepon dari pengawas perkebunan,,,perkebunan kita yang di Bogor,,, banyak sayuran organik kita yang tumbuh nya gak sesuai ukuran nya dengan usianya."


"Yakin ,,itu membuat mu memikirkan nya?... sudah lah masalah perkebunan kan masih banyak perkebunan kita yang bagus tumbuh nya.,, jangan dipikirkan."


"Iya paman." jawab Juna sambil berusaha tersenyum


"Iya paman,, makasih nasihat nya,,Juna bersyukur punya paman."


"Jangan minum alkohol dan merokok lagi !!!! kasihani badan mu,, paman akan malu bila bertemu bapakmu jika kamu seperti ini."


"Kapan Juna minum alkohol dan merokok paman?" tanya Juna bingung.

__ADS_1


"Kamu g bisa bohong ke paman Leh."


"Bohong apa paman?"


"Badan mu tercium bau alkohol dan rokok,,, masih mau bohong lagi sudah ada bukti!!"


"Paman salah,,,Juna tadi memang mampir ke club,, tapi Juna tidak minum paman,,Juna jemput Banyu,,dia mabuk berat ,, jadilah baju Juna bau alkohol dan rokok,,, paman bisa mencium bau mulut Juna kalo paman tidak percaya,,haaaaaa ." terang Juna sambil membuka mulutnya.


"Iya... paman percaya . Syukurlah kamu tidak menyentuh minuman haram itu." ucap paman sembari menjauh dari mulut Juna.


Mereka pun tertawa bersama


"Lah kamu pulang - pulang langsung murung dengan badan bau alkohol dan rokok,,, membuat paman khawatir."


"Iya maaf paman."


"Jauhi Banyu,,paman takut dia membawa hal negatif pada dirimu,, Banyu bukan sahabat kecilmu dari desa Penanggungan yang lugu lagi,,,kota ini sudah merubah sifatnya Leh."


"Banyu masih sahabat yang baik kog paman,, Paman tau Maya kan,,,dia gebetan Banyu..dan Maya katanya minta mereka buat mengakhiri hubungan mereka,,itu yang membuat Banyu minum banyak tadi paman."

__ADS_1


"Masih saja dibela ,,, "


"Bukan membela paman,, kenyataan nya memang Banyu sahabat terbaikku."


__ADS_2