
Beberapa tahun telah berlalu,,Juna sudah meraih gelar doktor nya dan bisnis nya juga berkembang pesat,, sekarang Juna tinggal di rumah baru di kawasan elit. Paman dan bibi ikut tinggal bersama nya. Juna berniat mengajak Ayahnya tinggal bersama nya juga tapi Ayah tidak mau. Ayah ingin menghabiskan masa tuanya di desa.
Juna tidak pernah dibolehkan ayah untuk mengunjungi nya ke desa,, karena ayah takut Juna akan bersedih dan ingat ibunya. Ayahlah yang sering berkunjung ke kota untuk menemui Juna.
Hari ini Juna ada kunjungan bisnis ke Bali,,,dia berangkat bersama pak Antok. Selesai kunjungan Juna berniat menghabiskan beberapa hari di pulau Dewata itu dan sudah menanyakan jadwal nya ke Pak Antok bahwa beberapa hari ini dia bisa liburan dan Pak Antok yang akan mengurus semua bisnisnya selama dia liburan.
"Selamat liburan Nak,,, maaf bapak tidak bisa menemani." ucap pak Antok.
"Iya Pak...saya yang harus nya minta maaf karena bapak harus menyelesaikan proyek yang di Bogor sendiri." jawab Juna.
"Yang di Bogor kan tinggal nunggu investor nya ACC saja Leh...kamu sudah menghandle nya dengan baik,,, selamat bersenang-senang Leh."ucap pak Antok pamit
"Iya pak ."ucap Juna sambil meraih tangan pak Antok dan mencium punggung tangan nya.
__ADS_1
Juna dan pak Antok seperti Bapak dan anak. Juna menghormati pak Antok seperti ayahnya sendiri,,,paman dan ayah Juna juga mengetahui itu. Ayah Juna sangat bersyukur begitu banyak orang menyayangi anaknya.
***
Esoknya Juna sedang akan jalan - jalan setelah sarapan ,,, dia seperti melihat sosok wanita yang dikenal nya di lobby hotel dan sedang bertengkar dengan seorang pria.
"Sayang,,,kita kan disini buat liburan,, kenapa kamu tega mau ninggalin aku,,"
"Disini ga ada bunda,,,lo gak bisa maksa - maksa atau ngancem gue lagi,,,dan juga papi loe,,,loe sudah berjanji tidak akan menghubungi nya kan selama disini."
"Kenapa,,,"
"Katanya kamu mau mulai hubungan dengan aku,,, aku susah payah merayu papi aku agar bisa diijinkan liburan sama kamu,,aku juga sudah mengcancel jadwal pemotretan buat kamu,,, kenapa kamu sekarang disini kayak gini sih."
__ADS_1
"loe gak usah bertanya,, seharusnya loe tau sendiri jawaban nya,,,atau mau ku bantu jawab,,, ?kayaknya gak usah,,otak picik loh pasti sudah tahu jawabannya"
Yupz ,,, Juna menyaksikan pertengkaran Banyu dan Mel. Juna tidak mau ikut campur dia segera berlalu dari tempat itu.
Juna menyewa skuter,,, dia berkeliling menikmati indahnya pulau Bali dengan skuter nya. Juna mampir di sebuah kafe untuk menikmati segelas minuman dingin. Pesanannya pun sampai. Pelayan kafe yang mengantarkan minum an dan camilan pada Juna tidak berkedip menatap ketampanan Juna. Dan akhirnya pelayan itu menabrak Mel yang baru masuk.
"Loh buta ya... bagaimana kalo gue jatuh dan kepala gue berdarah,,,gue tuntut loh ke kantor polisi dengan hukum an seumur hidup." ucap Mel kesal
"Maaf nona saya tidak sengaja!!!" jawab pelayan itu nampak ketakutan
"Loh tau siapa gue,,, dasar pelayanan re*****n,k***r" ucap Mel sambil mendorong jatuh pelayan itu
"Panggil manajer kalian suruh pecat pelayan b**** ini,,, jangan diam aja!" bentak Mel pada semua pelayan yang menyaksikan kejadian itu.
__ADS_1
Manajer kafe datang dan dia segera turut minta maaf ,,, dia mengajak Mel untuk masuk ke kantor nya dan bicara baik - baik.