
Diana memberi jalan. Arjuna masuk ke dalam kemudian memfoto Ayu yang terbaring di ranjang.
" Aku tadi janji akan memfoto orang yang aku temui pada pacarku..." ucap Arjuna lalu berjalan.
" Jika kamu mencelakai keluargaku lagi..Aku akan bertindak tegas,meskipun itu harus membunuhmu..Aku gak peduli bahwa yang ku bunuh adalah darah dagingku sendiri." ucap Bayu marah sambil menatap Arjuna yang berjalan. Ia tak terima Arjuna mencekik leher Diana hingga kesakitan dan sulit bernafas.
Arjuna menghentikan langkahnya,lalu menoleh ke Bayu.
" Kalau mau sekarang.."
"Ayo...Aku akan meladenimu.."
" Sampai kiamat pun,aku gak akan menganggap kamu itu bapakku.. "ucap Arjuna sambil menatap Bayu.
Kumala Sari muncul di samping Bayu.
Tak sampai 5 detik,10 prajurit Nyi Loro Kidul muncul di belakang Arjuna.
" Rupanya Nyi Loro Kidul selalu mengawasi Arjuna..." ucap Bayu dalam hati.
" Shujin...Jangan sayang,bila kamu menyakiti dia. Aku tidak akan memaafkanmu..." ucap Ayu.
Bayu berjalan pelan ke arah Arjuna,ia tak memperdulikan ucapan Ayu.
Arjuna mengantongi ponselnya,dan siap melawan Bayu.
Bayu melesat dengan cepat ke arah Arjuna.
Buuugghhh.... Arjuna terkena tendangan dari Bayu.
Arjuna mundur,lalu ia menggunakan ilmu Harimaunya,karena tak menyangka orang yang ia lawan memiliki kecepatan manusia normal seperti Hana.
Bayu tak memberi kesempatan ke Arjuna,ia menyerang Arjuna lagi.
BUUUUGGHHH ....
BUUUGHHH...Bayu memukul dada Arjuna.
Pintu terbuka. Hana muncul sambil membawa buah,lalu melihat Arjuna di pukul.
Saat Hana melihat Arjuna, Hana berubah sifatnya. Ia lupa segalanya,baik itu Bayu dan semua keluarganya. Yang ia kenal hanyalah Arjuna sebagai kekasihnya.
Arjuna menangkis dan membalas memukul Bayu.
Hana membuang keranjang buah sambil berlari ke arah Bayu yang menghajar Arjuna,lalu menendang Bayu.
BUUUGGGH......
Bayu terdorong,lalu Hana memukul wajah Bayu.
Arjuna memakai mata bathinnya untuk melihat sosok yang menghajar Bayu.
" Asem....Kenapa dia muncul seh" ucap Arjuna dalam hati begitu mengetahui siapa yang menyerang Bayu adalah Hana.
Bayu menghindar dan menjaga jarak.
" Bu....Kenapa menyerang Bayu...?" ucap Bayu
" Kamu telah menyakiti kekasihku..." ucap Hana.
" Kekasih? Siapa kekasih ibu?" ucap Bayu.
Hana tak menjawab,ia menghampiri Arjuna
" Mas gakpapa?" ucap Hana.
" Aku gakpapa..." ucap Arjuna.
" Apaaaa....!!!! Arjuna kekasihnya ibu??? Gak mungkin..." ucap Bayu dalam hati terkejut dan tak percaya apa yang ia lihat .
" Kamu apakan ibuku bajingan..." ucap Bayu marah. Matanya memerah.
" Aku pulang dulu..." ucap Arjuna.
" Aku ikut mas..." ucap Hana.
Arjuna tak menjawab ucapan Hana,ia melihat ke arah Bayu.
" Nanti kita lanjut kembali,aku akan membunuhmu..BANGSAT..." ucap Arjuna lalu berjalan ke pintu.
Bayu segera berlari ke arah Arjuna.
Arjuna melesat dengan cepat ke arah Bayu memakai kekuatan Harimaunya,ia melayangkan tendangan ke arah dada.
BUUUGGH........Bayu terkena tendangan tepat di dadanya.
Bayu terdorong ke belakang lalu menabrak tembok.
" Shujin...Cukup...Jika shujin menyerang Arjuna lagi,aku akan bunuh diri di hadapanmu.." ucap Ayu.
" Bangun....Ayo lawan aku..." ucap Arjuna yang matanya berubah menjadi mata Harimau.
Ayu berusaha turun dari tempat tidur,namun kembali ia terjatuh. Diana menghampiri Ayu.
Bayu yang melihat Ayu terjatuh.
" Nanti kita lanjutkan..." ucap Bayu lalu menghampiri Ayu .
" Oke....Aku gak takut sama kamu...." ucap Arjuna lalu berjalan.
Hana mengikuti Arjuna.
" Arjuna mau memaafkan aku,dan dia bersedia aku temui. Bila kamu menghajar Arjuna lagi,aku minta cerai dan tidak akan memaafkanmu..." ucap Ayu marah menggunakan bahasa jepang.
Bayu menormalkan lagi matanya. Ia tahu bahwa Ayu sedang marah kepada dirinya.
" Maafkan aku yomesan... Aku marah karena Arjuna menyakiti Diana..." ucap Bayu.
Bayu tak menduga bila ibunya berubah sifat saat melihat Arjuna.
" Berjanjilah...Demi Allah bahwa kamu tidak menyakiti Arjuna dan tidak menyuruh seseorang untuk menyakiti Arjuna..." ucap Ayu.
" Baiklah...Demi Allah...Aku janji tidak akan menyakiti Arjuna dan tidak menyuruh seseorang untuk menyakiti Arjuna..." ucap Bayu dengan terpaksa mengikuti kemauan istrinya.
" Kak...Dia itu harus di beri pelajaran,agar di sadar..." ucap Diana.
" Dia putraku....Aku yang selama ini sedih karena kehilangan putraku,begitu bertemu. Kalian malah menghajarnya. Aku tak terima, "
" Jika kalian masih menghajar Arjuna,aku sendiri yang akan membunuh kalian..."ucap Ayu.
# Di sisi Arjuna.
Arjuna duduk di dalam mobil,di sampingnya ada Hana yang duduk menyender. Tangan Hana memegang tangan Arjuna.
Dalam pikiran Arjuna,bila Hana ikut ke rumah Gabrian,akan menjadi kacau. Pasti Gabrian dan keluarga menanyakan perihal Hana.
" Lebih baik Hana ku suruh pulang saja.." ucap Arjuna dalam hati.
" Dek...Nanti pulang ke rumah ya .." ucap Arjuna.
" Gak...Aku pengen ikut mas..." ucap Hana.
" Asem..."
" Apa harus aku kelonin dulu ya...Biar dia mau..."ucap Arjuna dalam hati.
" Pak...Tahu rumahnya bu Hana kan...?" ucap Arjuna pada pria yang membawanya ke rumah sakit.
" Tahu mas..." ucap pria itu.
" Antar aku ke sana dulu pak." ucap Arjuna.
" Siap mas...." ucap pria itu yang duduk di depan bersama supir.
Sesampai di rumah Hana.
Arjuna dan Hana masuk ke dalam rumah. Arjuna mengunci pintu.
" Mas mau makan apa ?" ucap Hana.
" Aku belum lapar sayang..." ucap Arjuna.
" Aku kangen mas...." ucap Hana.
" Aku juga kangen...Kangen jepitanmu Hana .." ucap Arjuna.
Hana membuka pintu kamar tidurnya,kemudian merekapun bercinta.
Di saat mereka bercinta,Bayu muncul di dalam rumah Hana.
Bayu mendengar samar - samar suara ibunya seperti sedang bercinta,lalu berjalan pelan. Ia tahu dari anak buahnya saat bertanya kemana ibunya pergi. Setelah mendapat jawaban,Bayu mendatangi ibunya begitu anak buahnya yang mengantar Hana sampai di rumah.
Begitu sampai di depan pintu kamar,Bayu menempelkan telinganya di pintu kamar ibunya.
__ADS_1
" Aaah...Terus mas...Aaaah...Aaah..Enak mas.. ." suara Hana dari balik pintu kamar.
" Bajingan....." ucap Bayu dalam hati. Ia mengepalkan tangannya
Bayu ingin mendobrak pintu dan menghajar Arjuna. Namun ia teringat akan janji yang di ucapkan. Dugaannya yang dulu bahwa ibunya hanya berakting saja,ternyata salah.
Bayu menjadi dilema. Antara mendobrak pintu dan menghajar Arjuna,atau membiarkan saja ibunya berzina dengan Arjuna yang merupakan cucunya sendiri.
Bayu menyenderkan punggungnya ke tembok lalu duduk.
" Ya Allah...Apa yang harus hamba lakukan .." ucap Bayu dalam hati.
Bayu berpikir bila mendobrak dan menghajar Arjuna,pasti ibunya akan melindungi Arjuna,seperti saat dirinya berkelahi dengan Arjuna. Ibunya malah membantu Arjuna.
Tak mungkin dirinya menghajar ibunya sendiri. Bayu sangat sayang kepada ibunya.
40 menit kemudian.
" Mas mau makan apa" suara Hana.
" Apa saja yang penting adek jangan memakai pakaian..." suara Arjuna.
Bayu berdiri.
Ceklek....Ceklek....suara kunci pintu.
Bayu menghilang dari rumah Hana
Pintu kamar terbuka .
Hana berjalan bersama Arjuna ke dapur tanpa menggunakan menggunakan sehelai benang pun .
#skip hingga Arjuna kembali ke rumah Gabrian.
Arjuna sampai di rumah Liana malam hari di antar oleh pengawal.Lututnya terasa lemas,karena berulang kali ia bercocok tanam dengan Hana. Arjuna merasa puas atas layanan Hana,baik itu layanan jasmani( masakan) ,maupun rohani ( bercinta).
" Terima kasih pak..." ucap Arjuna lalu membuka pintu.
" Iya mas..." ucap pengawal.
Arjuna berjalan ke pagar.
" Pak....Bukain pintunya dong..." ucap Arjuna nyaring .Ia bisa saja masuk dengan melompati pagar. Tapi Arjuna tidak mau melakukannya,nanti di anggap maling sama tetangga jika melihat dirinya lompati pagar.
Tak lama kemudian pintu terbuka.
" Mas....Mana motornya?" ucap satpam.
" Di sekolah pak..." ucap Arjuna lalu berjalan ke rumah Liana.
Sesampai di ruang tamu,Liana yang duduk di kursi sofa ruang tamu melihat Arjuna pulang segera berdiri dan menghampiri Arjuna.
" Kok lama banget yank..." ucap Liana.
"Macet banget yank....Mana jauh lagi." ucap Arjuna.
" Dia sakit apa yank?" ucap Liana.
" Gak tahu,soalnya aku gak nanya..Dia hanya minta maaf saja..." ucap Arjuna.
" Soal kakaknya sayang?" ucap Liana.
" Iya...Aku juga gak tega yank melihat mukanya pucat gitu.." ucap Arjuna.
" Tadi aku masak yank..." ucap Liana.
" Masak apa?" ucap Arjuna.
" Tumis sama goreng ayam..."
Sesampai di meja makan.
" Sayang duduk di sini...Biar aku ambilkan.." ucap Liana lalu pergi mengambil makanan untuk Arjuna.
Tak lama kemudian Liana muncul membawa piring berisi masakan di bantu dengan seorang ibu - ibu yang jadi asisten rumah tangga.
Arjuna ingin menolak karena sudah makan di rumah Hana ,tak jadi menolak. Ia takut Liana marah,tak menghargai masakannya.
" Sedikit aja yank nasinya..." ucap Arjuna melihat Liana mengambil nasi untuk Arjuna.
Liana menuruti Arjuna.
Setelah itu Arjuna menyantap makanan tersebut,sementara Liana duduk di samping Arjuna.
" Gimana yank...? Jawab yang jujur. Agar aku bisa masak lagi." ucap Liana.
" Jangan terlalu lama masaknya..." ucap Arjuna.
" Asin ya tumisnya yank?" ucap Liana.
" Lumayan,jika gak pakai nasi ya asin..." ucap Arjuna.
" Oke...Besok tak kurangi garamnya.." ucap Liana.
" Buat sup aja yank...Sama sambal bawang.." ucap Arjuna.
" Sayang suka sup?" ucap Liana.
" Iya...." ucap Arjuna.
" Iya deh...Nanti aku buatkan..Tapi sayang harus habiskan..." ucap Liana.
Setelah selesai makan. Arjuna mengangkat piring kotornya.
" Biarin aja yank...Nanti di cuci sama mbok Imah.." ucap Liana.
" Aku sudah terbiasa mencuci piring sendiri sayang..." ucap Arjuna.
Liana membantu Arjuna.
Setelah selesai mencuci piring,Arjuna berjalan ke kamar tidurnya.
" Tas sayang mana?" ucap Liana sambil berjalan di samping Arjuna.
" Ada di kelas...Aku pikir dekat,jadi gak bawa tas..Kalau tahu di jakarta,ya aku bawa " ucap Arjuna.
Sesampai di kamar.
Arjuna melepas seragamnya,lalu mengganti pakaian di kamar mandi.
Tak lama kemudian Arjuna muncul lalu berebah di tempat tidur.
Liana menggeser tubuhnya,lalu memeluk Arjuna.
" Besok bawa mobil,aku pulang bawa motorku.." ucap Arjuna.
" Iya...Apakah di sana ada mantannya sayang?" ucap Liana.
" Gak ada...Hanya ada bu Ayu dan bu Diana..." ucap Arjuna lalu membalikkan badannya menghadap Liana,ia merangkul Liana kemudian memejamkan mata.
" Mamah nanyain aku,apakah tadi aku ada bercinta dengan sayang..Aku jawab enggak ada mah...Kita tidur cuman pelukan aja dan aku lagi halangan."
" Terus mamah bilang,apakah Arjuna menyentuh daerah sensitif ku aku jawab enggak mah..." ucap Liana.
Arjuna membuka matanya.
" Emangnya mamah sayang bolehin aku bercinta denganmu?" ucap Arjuna.
" Iya...Tapi jangan sampai hamil. Dan sayang harus kuliah agar bisa meneruskan salah satu perusahaan papah..." ucap Liana.
" Ooo...Begitu..Kalau hamil gimana?" ucap Arjuna.
" Janganlah yank...Aku masih mau sekolah.." ucap Liana.
" Baiklah...Ayo tidur...Besok kesiangan kalau ngobrol terus..." ucap Arjuna.
Merekapun akhirnya tertidur.
# Esok harinya.
Di sisi Bayu
Siang hari.
Bayu mendatangi ibu,saat sudah sampai di depan toko,ia melihat pintu toko tertutup. Kemudian Bayu berjalan ke samping.
Nampak pintu pagar besi tertutup dan tergembok.
Bayu berpikir bahwa ibunya pergi,namun untu memastikan ia akan masuk ke dalam dengan cara menghilang.
Bayu menoleh kanan dan kiri.
Nampak ada tetangganya berada di jalan.
__ADS_1
Bayu memutuskan mencari tempat sepi saja,tak mungkin ia menghilang lalu tetangganya melihatnya saat menghilang.
Setelah berada di tempat sepi,Bayu menghilang. Kemudian muncul di dalam rumah ibunya.
" Buuuu...."
Tak ada jawaban dari ibunya.
Bayu berjalan ke kamar ibunya.
Tok....Tok...Tok...suara pintu di ketuk.
" Bu...." ucap Bayu.
Bayu melihat jam di dinding,kemudian berpikir tak mungkin ibunya sedang shalat,sebab sudah lewat 1 jam.
Bayu mencoba membuka pintu,namun terkunci.
Lantas Bayu berjalan mencari keberadaan ibunya.
Bayu melihat ke dapur tak ada siapapun,lalu ke lantai dua.
Namun setelah mencari,Bayu tak menemukan ibunya.
Bayu mengambil ponsel lalu menghubungi ibunya memakai WA
Nampak di layar hanya memanggil,bukan berdering. Bayu mematikan panggilan,lalu mencoba menelpon menggunakan pulsa.
" Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan...." suara operator.
Bayu mematikan panggilan.
" Ibu pergi kemana seh..." ucap Bayu bingung. Tidak seperti biasa ibunya pergi ponselnya tidak aktif.
Bayu memutuskan untuk kembali lagi nanti malam.
# Di sisi Arjuna.
Rumah Gabrian.
Sebuah mobil hitam berhenti di depan pintu pagar,salah satu kaca jendela terbuka.
Di dalam mobil hitam itu terdapat 3 orang.Salah satunya pria lanjut usia.
Pria lanjut usia menatap rumah di balik pintu pagar,ia mendapatkan alamat rumah Gabrian dari Prayoga.
Setelah itu mobil hitam itu pergi meninggalkan rumah tersebut.
Arjuna muncul sambil menaiki sepeda motor NMAXnya sambil membonceng Liana.
" Klakson aja yank...Gak usah turun..." ucap Liana.
Tiiiin.....Tiiiiin....suara klason motor Arjuna
Pintu pagar terbuka,Arjuna segera menarik gas.
Setelah Arjuna masuk,satpam menutup kembali pintu pagar.
Sesampai di dalam kamar,Arjuna mengganti pakaian,lalu mengerjakan PR. Setelah itu keluar kamar untuk mencari bunga. Sudah lama ia tak makan bunga.
Nampak Arjuna menyusuri tanaman,namun tak melihat ada tanaman bunga mawar atau melati.
Liana datang menghampiri.
" Cari apa yank?" ucap Liana
" Cari kembang mawar atau melati " ucap Arjuna.
" Buat apa?" ucap Liana.
"Mau ku makan..." ucap Arjuna.
" Haaaah...!!! "
" Sayang laper?" ucap Liana.
" Gak terlalu lapar,cuman pengen aja..Dah lama gak makan kembang aku yank..." ucap Arjuna .
" Sejak kapan sayang suka makan kembang?" ucap Liana.
" Sejak belum sekolah..." ucap Arjuna.
" Kalau lapar,sayang makan aja..Aku enggak. Jika aku makan,nanti aku gendut" ucap Liana.
" Ya makannya jangan terlalu banyak yank..." ucap Arjuna.
Arjuna berjalan ke Gazebo,kemudian duduk dan melihat ke arah kolam renang.
" Sayang bisa berenang?" ucap Liana.
" Bisa,.." ucap Arjuna.
# Di sisi Bayu.
Malam harinya.
Bayu muncul di ruang tamu memakai ilmu rogoh Sukmonya, Ia melesat mencari ibunya,apakah sudah pulang apa belum.
Setelah mencari ,Bayu tak menemukan ibunya,hanya kamar ibunya yang belum ia masuki.
Bayu menembus pintu kamar,
Nampak kamar Hana kosong tak ada penghuninya.
" Ibu pergi kemana ya..."
" Apa jangan - jangan ikut bersama Arjuna..?"
" Sial..." ucap Bayu lalu menghilang.
Setelah sukma Bayu kembali ke raganya,ia membuka matanya.
Bayu mengambil ponsel,lalu menghubungi ibunya. Namun suara operator yang terdengar.
Lantas Bayu menanyakan ke pengawal yang mengawasi Arjuna melalui pesan WA, Tak lama kemudian muncul balas. Bayu melihat pesan dari pengawalnya cukup memgherankan. Karena isi pesan tersebut bahwa Arjuna keluar masuk membonceng cewek SMA tidak melihat adanya Hana.
" Ya Allah....Ibuku ada di mana ya Allah...Kenapa ibuku tak ada setelah bertemu dengan Arjuna..." ucap Bayu dalam hati cemas.
#Di sisi Arjuna.
Nampak Arjuna tertidur sambil memeluk Liana.
Tok....Tok....Tok.... Suara kaca di ketuk.
Arjuna yang mendengar suara ketukan itu membuka mata,lalu bangun.
Dalam hatinya bertanya - tanya ,malam - malam begini siapa yang mengetuk pintu.
Saat Arjuna berjalan ke pintu.
Tok...Tok...Tok...suara ketukan.
Arjuna menoleh ke arah jendela lalu berjalan ke arah jendela untuk memastikan,apakah suara itu berasal dari jendela.
Setelah sampai,ia membuka korden.
Nampak sosok manusia berpakaian ala ninja,bergelantungan memegang atap yang terbuat coran semen agar tidak tempias.
Arjuna kaget,lalu ia menggunakan mata batinnya untuk melihat siapa sosok itu.
Arjuna melihat wajah Hana yang memakai pakaian ninja,
" jancoook...Dia Hana .." ucap Arjuna dalam hati, segera Arjuna membuka jendela. Hana masuk ke dalam lalu memeluk Arjuna kemudian melepaskan pelukannya.
" Kenapa Hana ke sini?' ucap Arjuna pelan.
" Aku gak mau mas tinggalin aku lagi...Jadi aku ke sini menyusulmu mas..." ucap Hana pelan.
" Mati aku..." ucap Arjuna dalam hati.Ia bingung akan berkata apa kepada Liana dan keluarganya jika ada Hana di rumah tersebut. Untuk memgembalikan Hana seperti dulu lagi, Arjuna gagal melakukannya. Karena salah mengucapkan mantra. Bukannya berhasil,malah membuat Hana semakin jatuh cinta kepada dirinya. Kemarin Arjuna mencoba lagi untuk menormalkan Hana. Ia pikir itu berhasil sebelum dirinya pulang. Tapi nyatanya malah membuat Hana semakin dekat dan gak mau jauh dari dirinya.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
BERSAMBUNG.