
Mel keluar dari kantor manager ,,, dia sudah tidak terlihat marah lagi. Mel puas setelah tau bahwa pelayan yang menabraknya sudah bersujud minta maaf padanya.
Juna sudah selesai menghilangkan rasa dahaga dan laparnya di kafe itu,,di berniat kembali ke hotel tempat dia menginap karena udara di Bali siang itu sangat panas.
Saat Juna hendak mengambil kunci motor di saku celana nya,,tiba- tiba seorang pria menabrak nya.
"Sorry ," ucap pria itu
"It's Ok." jawab Juna
Juna mengambil kunci di saku celana nya dan meraba dompet di saku sa..mping nya...dan dompet nya tidak ada. Juna melihat pria yang baru menabrak nya yang kebetulan juga menoleh k arah Juna ,,,"copet,,," teriak Juna sambil mengejar pria itu.
Tak lama pria copet itu terjatuh karena tersandung sesuatu,,,dan dompet Juna terlempar,Mel segera mengambil dompet Juna.
Si pria copet terjatuh karena terjegal kaki Mel. si pria copet segera berlari sebelum ada masa yang mengetahui aksinya.
Juna segera menghampiri Mel untuk mengambil dompet nya dan berterima kasih kepada Mel.
"Thank you," ucap Juna
__ADS_1
"You are welcome," jawab Mel sambil menyerahkan dompet Juna
"Gue balik ke hotel dulu." ucap Juna sambil memasukkan dompet nya ke saku.
"Loh berhutang ke gue,, kapan - kapan akan gue tagih."ucap Mel sambil tersenyum picik
"Masih saja belum berubah,"ucap Juna lirih
"Apa loe bilang,"Tanya Mel dengan nada kesal.
"Gak penting... berapa yang harus gue bayar buat membayar hutang gue ?"
Juna menarik nafas dalam-dalam,,, dia sadar dia yang lebih dulu berbicara kasar pada Mel,,, dia hanya bisa beristighfar dalam hati.
"Ok ,,, gue minta maaf kalo ucapan gue salah,,,mumpung kita masih belum berpisah,,apa yang bisa gue lakukan buat balas budi karena o
loe sudah bantu gue," ucap Juna sambil tersenyum ikhlas ke Mel.
Mel yang melihat Juna tersenyum kepada nya membuat Mel agak canggung,"ngapain coba ni cowok senyum ke gue." ucap Mel dalam hati.
__ADS_1
"Jangan terlalu lama mikirnya,,,.gerah dan panas berdiri disini terlalu lama,"ucap Juna membuyar kan lamunan Mel sambil membuka kancing kaos polo nya.
"Gimana kalo bantu gue buat Banyu jatuh cinta ma gue,,,?"ucap Mel penuh harap
"Loe pikir gue Tuhan yang mampu merubah hati seseorang?" Tanya Juna
"Loh kan sahabat Banyu,," ucap Mel
"Iya gue g bisa lah ngatur perasaan nya,,kayaknya loh butuh dingin in otak loe deh biar ,,,,"ucap Juna tersendat
"Biar apa,???" tanya Mel kesal...lagi - lagi Juna mengatakan hal yang membuat Mel kesal.
"Ya sudah kita lanjutkan lewat Wa saja percakapan kita...gue belom sholat dhuhur,,gue harus segera balik ke hotel Krn tidak masjid di sekitar sini." ucap Juna mengakhiri percakapan mereka.
"Loe sendiri yang bilang mau bayar hutang loe sekarang, sekarang loe nyari alasan buat ga nepatin janji loe,loe mau lari??? ucap Mel kesal.
Juna mengambil nafas dalam-dalam,,,dan ber istighfar dalam hati,,"gue mau sholat dulu,,,kita bisa mengobrol lewat Wa,,,siapa yang mau lari di cuaca panas seperti ini???" Juna berlalu meninggalkan Mel dan menuju motor nya untuk segera ke hotel.
"Emang loe tau no gue???" tanya Mel berteriak.
__ADS_1
Juna hanya membalas dengan isyarat jari Ok.