
Tap.....Arjuna berhasil memegang tangan Bayu yang memakai cincin lalu melepaskan cincin tersebut .
Eh ...!!!! Bayu terkejut saat Arjuna hendak melepaskan cincinnya. Ia berusaha melepas tangannya dari cengkraman Arjuna. Namun sayang tidak berhasil.
Arjuna menjaga jarak setelah berhasil merebut cincin Bayu.
" Jadi ini yang membuatmu kebal terhadap seranganku..." ucap Arjuna lalu memakai cincin tersebut.
" Gawat....Dia tahu rahasiaku..." ucap Bayu dalam hati. Lalu bersikap tenang dan membaca amalannya di dalam hati. Bayu menyerahkan hidup dan matinya kepada Allah.
" Tapi sekarang...Kamu akan mati BANGSAT...." ucap Arjuna lalu melesat ke arah Bayu.
" Ya Allah....Berilah kesadaran kepada putra hamba..." ucap Bayu dalam hati.
Saat jarak Arjuna dengan Bayu berjarak 1 meter. Sebuah bayangan hitam melesat cepat ke arah Bayu.
BUUUUUGGGGHHH.... Arjuna merasakan ada memukul dadanya. Lalu ia termundur dan melihat ke arah Bayu.
Arjuna melihat wanita bercadar berada di depan Bayu sambil memegang dadanya.
" Bajingan...Ternyata dia mempunyai ilmu kesaktian juga..." ucap Arjuna dalam hati.
" Bu....Jangan sakiti Arjuna..." ucap Bayu melihat ibunya datang.
" Iya sayang...Ibu hanya memberinya pelajaran saja..." ucap Hana.
"Bangkek.... Ternyata dia bu Hana " ucap Arjuna dalam hati.
" Minggirlah....Jangan ikut campur..." ucap Arjuna.
" Aku tidak akan menyingkir..Dan tidak akan membiarkan perkelahian antara Ayah dengan putranya sendiri" ucap Hana.
" Bu....." ucap Bayu.
" Ciiiih .....Memang benar ya...."
" Orang kaya itu selalu manis mulutnya,tapi licik dan busuk... Menyingkir atau aku akan melukaimu..." ucap Arjuna tak ingin melawan wanita yang usianya telah tua meskipun masih nampak muda. Karena Arjuna takut kualat.
Arjuna mengerahkan semua kekuatannya,karena ia serius untuk membunuh Bayu.
Hana berdiri di depan Bayu untuk melindungi Bayu.
Saat Hana akan menangkis serangan Arjuna,Hana hanya menangkis bayangan Arjuna saja.
Eh ...!!!!? Hana terkejut.
Arjuna muncul di belakang Bayu sambil melayangkan cakaran ke punggung Bayu.
Craaasssh.......
Saat hendak mencakar lagi,Bayu langsung menghindar dan menjaga jarak.
Darah keluar dari punggung Bayu.
" Sial ...Sepertinya dia lebih pintar dari siluman Harimau yang pernah aku lawan" ucap Hana dalam hati.
" Sayang....Pergilah.." ucap Hana.
" Baik bu...." ucap Bayu lalu menghilang.
" Juancokkk...Dia bisa menghilang .." ucap Arjuna dalam hati saat melihat Bayu menghilang.
" Arjuna...Tenangkan dirimu sayang..." ucap Hana.
" Sayang ??? Aku bukan pacarmu...." ucap Arjuna.
" Memang benar kamu bukan pacarku...Tapi kamu adalah cucuku..." ucap Hana.
" Cucu...? Cucu Djembutmu...Aku Arjuna Dwi Raharjo...Dan aku bukanlah cucumu...Dan aku akan membunuh semua anak si BANGSAT itu ." ucap Arjuna.
" Buanglah rasa dendammu Arjuna...Kamu salah paham" ucap Hana.
" Salah paham...? Salah paham katamu..."
" Jika saja si BANGSAT itu tidak membawa mbakku keluar rumah..Saat ini pasti dia masih hidup..."
" Aku gak akan tenang sebelum membunuh si BANGSAT itu atau aku bunuh semua anaknya...Agar dia tahu bagaimana kehilangan orang yang di sayanginya. Aku telah merelakan kekasihku,tapi aku gak rela nyawa mbakku kalian renggut."ucap Arjuna.
" Jangan mereka yang kamu bunuh ,lawanlah aku" ucap Hana.
" Melawanmu? Gila ya,aku melawan nenek - nenek...Yang ada aku kualat begook..." ucap Arjuna.
" Meskipun aku nenek - nenek,aku masih sanggup melawanmu .." ucap Hana.
" Ciih....Kulit sudah kendor gitu mau melawan aku...." ucap Arjuna.
" Majulah ..." ucap Hana.
" Fitrii...." ucap Arjuna.
Hana menoleh ke belakang,ia mengira cucunya yang bernama Fitri datang kerumah.
Arjuna melesat ke arah Hana lalu menguncinya.
" Sial...Aku terkecoh ..." ucap Hana dalam hati kesal.
" Bagaimana? belum satu menit,aku sudah menguncimu...?" ucap Arjuna.
" Kamu curang .." ucap Hana
" Aku tidak peduli..."
Hana mencoba melepaskan dari kuncian Arjuna.
" Aku penasaran dengamu mbah..Mengapa mbah bisa sekuat ini...Padahal umur mbah sudah tua..." ucap Arjuna.
__ADS_1
" Aku tidaklah kuat...Yang kuat itu hanyalah Allah..." ucap Hana.
" Itu aku sudah tahu...Gemblung." ucap Arjuna
" Kalau kamu memaafkan kami,aku akan memberitahukanmu .." ucap Hana.
" Aku akan memaafkan bila kalian menghidupkan kembali mbak Dini" ucap Arjuna.
" Tidak ada yang bisa membangkitkan orang yang sudah meninggal bila tidak ada izin dari Allah .." ucap Hana.
" Aku tidak akan memaafkan kalian semua selama aku belum membunuh Ayu..." ucap Arjuna.
" Ayu itu ibu kandungmu..." ucap Hana.
" Sudah kukatakan berulang kali. Aku sudah tidak percaya akan ucapan manismu itu...Semua palsu.." ucap Arjuna
Arjuna memukul bagian belakang Hana.
Buuuggghh....
Hana pingsan akibat di pukul oleh Arjuna.
" Heeemmm....Apakah dia pakai sesuatu ya..."ucap Arjuna dalam hati penasaran dengan Hana.
Lantas Arjuna membuka pakaian yang di pakai Hana.
Arjuna melepas jilbab,lalu baju.
" Masih mulus dan kencang..." ucap Arjuna melihat kulit Hana.
Arjuna melihat kalung batu bewarna merah di leher Hana.
" Masa seh pakai ini? "
" Hemmm.."
" Lain...."gumam Arjuna lalu membuka penutup terakhir.
" Bajingan.....Dia pakai apa seh" ucap Arjuna bingung. Karena tak menemukan sesuatu.
Lalu Arjuna menggunakan mata batinnya untuk melihat apakah Hana memakai susuk.
Saat Arjuna melihat ke tubuh Hana,ia tak menemukan benda tersebut. Lalu mencoba mencari di dalam lubang depan,Arjuna memasukkan jarinya,lalu mencari sesuatu. Namun tak menemukan apa - apa.
" Aaiiisshhh.... Sepertinya dia minum obat.." ucap Arjuna sambil menarik jarinya.
Arjuna memakaikan kembali pakaian Hana,namun ada yang tidak di pasang kembali,yakni kain segitiga. Arjuna menyelipkan kain segitiga di penutup gunung kembar.
Setelah selesai,Arjuna meninggalkan Hana dalam keadaan tak sadarkan diri.
Arjuna pergi ke rumah sebelah untuk mencari keluarga Bayu yang lainnya. Saat mencari Arjuna selalu melihat foto yang di pajang .
Karena tak menemukan seorang pun,Arjuna memutuskan pergi.
1 Jam kemudian.
Lantas Bayu membangunkan ibunya.
" Bu....Ibu...." ucap Bayu.
Hana tak kunjung bangun.
" Sial...Sepertinya ibuku kalah..." ucap Bayu dalam hati.
Bayu mengambil minyak kayu putih lalu meletakkan di hidung ibunya.
Perlahan mata Hana terbuka.
Hana menoleh kanan dan kiri.
" Di mana Arjuna sayang..?" ucap Hana.
" Ketika Bayu datang,Bayu melihat ibu tertidur di lantai...Apakah ibu kalah?" ucap Bayu.
' Iya...Dia curang karena menyebut nama Fitri. Sehingga ibu teralihkan,dan dia mengunci ibu. Kemudian ibu tak sadarkan diri..." ucap Hana
" Sial..." ucap Bayu.
" Kenapa sayang ..?" ucap Hana.
" Jika ibu tak sadarkan diri,aku takut Arjuna melakukan hal yang tidak - tidak pada ibu..." ucap Bayu.
Hana memeriksa tubuhnya terutama bagian lubangnya. Kalungnya masih ia pakai.
Hana kaget saat memeriksa bagian lubangnya . ia tak memakai kain segitiga. Namun tak mencium aroma cairan putih kental. Namun ia merasakan ada yang mengganjal di kain penutup kedua gunungnya,lalu mengambi benda yang mengganjal tersebut.
Karena Hana memakai jilbab lebar Bayu melihat apa yang ada di balik kain tersebut.
" Tidak ada sayang....Apakah kamu terluka?" ucap Hana menutupi hal itu pada Bayu.
" Kurang ajar ..Dia telah melihat tubuhku..." ucap Hana dalam hati.
" Hanya luka gores " ucap Bayu
" Mana ...Coba ibu lihat.." ucap Hana
"Hanya goresan saja bu dan Arjuna telah berhasil merebut cincinku bu..." ucap Bayu.
" Kok bisa dia tahu tentang cincinmu itu sayang?" ucap Hana.
" Bayu juga tidak tahu bu ..." ucap Bayu.
Hana menghela nafasnya.
" Sepertinya sayang harus memindahkan semua anak - anak sayang dari pondok pesantren untuk sementara waktu..." ucap Hana. Ia takut jika Arjuna mendatangi pondok pesantren akan membunuh cucunya.
__ADS_1
" Seandainya Bayu tahu lebih awal jika Arjuna adalah putraku..." ucap Bayu.
" Itu sudah takdir sayang .." ucap Hana.
" Apakah ini karma bu..." ucap Bayu.
Hana teringat saat peristiwa pembantaian keluarga musuh besarnya.Ia bersama Bayu dan keluarga besarnya membantai ratusan orang.
" Ibu tidak tahu sayang....Yang penting adalah. Keluarga kita jangan ada muncul lagi di sini sebelum Arjuna sadar dan tidak marah lagi kepada kita.." ucap Hana.
" Iya bu..." ucap Bayu sambil menahan rasa nyeri di punggungnya,akibat cakaran Arjuna.
" Kita tinggalkan rumah ini...." ucap Hana.
#0.0.0#
Di rumah Kartika.
Arjuna berjalan memasuki rumah,sebelumnya ia melihat motor milik Desy.
Desy melihat ke arah Arjuna dan menghampirinya.
" Ar..." ucap Desy.
" Iya Des.." ucap Arjuna
" Aku turut berduka cita ya..." ucap Desy.
" Iya...Aku mau mandi dulu..." ucap Arjuna laku berjalan meninggalkan Desy.
Setelah Arjuna mandi,Nurmala datang menghampiri.
" Yank...Tadi sayang ngapain di rumah pak Bayu?" ucap Nurmala
" Berkelahi .Aku laper ,tadi sayang masak gak?." ucap Arjuna.
" Masak yank..." ucap Nurmala.
" Aku makan dulu ya .." ucap Arjuna.
Arjuna berjalan ke arah dapur di ikuti Nurmala.
" Des....Ayok makan .." ucap Arjuna.
" Sudah makan aku Ar..." ucap Desy.
" Ya udah..." ucap Arjuna lanjut berjalan ke dapur.
 Nurmala dan Desy menemani Arjuna makan.
" Tadi kamu habis dari mana Ar?" ucap Desy.
" Kerumah orang yang telah membunuh Dini.." ucap Arjuna lalu memasukkan makanan di mulut.
" Dini di bunuh? Kata kak Nur kecelakaan Ar..Mana yang betul.." ucap Desy.
" Kalau saja mbakku gak ikut sama si bangsat itu,pasti mbakku masih hidup Des..." ucap Arjuna.
" Iya juga seh... Kemarin itu Dini minta di temanin,tapi aku gak bisa..." ucap Desy.
" Sayang... Tadi kak Tika nelpon. Dini datang kerumah bu Hana karena bu Ayu memberitahu bahwa kak Tika ada di sana. Dan kak Tika meminta maaf" ucap Nurmala menghentikan ucapannya karena Arjuna mengarahkan telapak tangan.
" Aku tidak mau tahu... Yang jelas dia telah membawa mbak Dini...Seharusnya Tika yang mendatangi mbak Dini ." ucap Arjuna.
Nurmala tak dapat berkata lagi,memang benar apa yang di ucapkan Arjuna. Seharusnya kakaknya yang mendatangi Dini. Bukan Dini yang mendatangi kakaknya .
" Nanti malam kamu jualan gak Ar?" ucap Desy.
" Libur aku Des ...Capek badanku,ne aja aku belum ada tidur dari semalam " ucap Arjuna .
Selesai makan ,Arjuna duduk di ruang keluarga.
" Kalau sayang ngantuk...Tidur aja..." ucap Nurmala.
" Belum ada 5 menit..Masa tidur seh yank .." ucap Arjuna.
" Kalian pacaran?" ucap Desy.
" Iya...." ucap Arjuna dan Nurmala serempak.
" Aku pulang dulu ya..." ucap Desy lalu berdiri dan berjalan.
Arjuna mengikuti Desy.
" Hati - hati ya Des .." ucap Arjuna saat Desy menayalakan sepeda motornya.
Desy tak menjawab,ia segera meninggalkan rumah Kartika.
Setelah Desy pergi,Arjuna mengunci pintu pagar kemudian masuk ke dalam.
" Nanti sayang pulang jam berapa?" ucap Arjuna.
" Sore sayang..." ucap Nurmala
" Aku tidur dulu ya ..Nanti bangunin aku.." ucap Arjuna.
" Mau aku tidurin gak yank...?" ucap Nurmala.
" Ayoo..." ucap Arjuna.
Mereka pun masuk ke dalam kamar tidur,kemudian mereka bercinta. Saat Arjuna menggenjot Nurmala,yang ia lihat adalah tubuh Hana.
Arjuna menggelengkan kepalanya,lalu melihat lagi. Pandangannya kembali normal. Saat melihat wajah Nurmala ,Arjuna melihat wajah Hana.
" Bangkek...Kenapa wajah nenek - nenek itu muncul..." ucap Arjuna dalam hati.
__ADS_1
Setelah bercinta,Arjuna dan Nurmala tidur sambil berpelukan.