ARJUNA

ARJUNA
DI MANA KAMU NAK


__ADS_3

Pertempuran antara kedua belah pihak tak terelakkan. Imam tak dapat melihat pertempuran itu,hanya Bayu,Hana dan Arjuna saja yang dapat melihat. Namun Arjuna tak mau melihat pertempuran tersebut,matanya masih menatap ke arah Imam. Orang yang telah merebut kekasihnya.


Bayu memberikan cincin merah delima ke Imam.


" Pakai ini..." ucap Bayu. Ia lakukan itu untuk berjaga - jaga,sebab melihat sebuah keris melayang mengitari Arjuna.


Imam memakai cincin pemberian ayahnya.


" Jangan ganggu Arjunaku .." ucap Nyi Loro Kidul .


Di samping Nyi Loro Kidul masih ada 10 pasukannya .


Arjuna melesat ke arah Imam.


Bayu dan Hana hendak membantu,namun karena melihat sosok Ratu makhluk ghaib yang belum mereka kenal,tak berani bergerak lebih dulu.


Imam yang pernah belajar bela diri menangkis serangan Arjuna,namun gerakan Arjuna lebih cepat darpada dirinya,sehingga Imam terkena serangan berupa tendangan tepat di dadanya


Buuuuughhhh ...... Imam termundur. Ia memeganggi dadanya yang terasa sakit.


Arjuna segera menyerang Imam lagi.


Imam mengeluarkan kekuatannya,di dalam hatinya mengucapkan kalimat Dzikir.


Mata Imam berubah menjadi merah semua.


Sementara keris Arjuna masih terbang melayang,keris itu menunggu perintah dari Arjuna,jika di perintah,maka keris itu langsung bertindak.


Terjadi jual beli pukulan antara Imam dan Arjuna. Yang sebenarnya adik dan kakak.


Keduanya sama - sama menerima pukulan di wajah.


Arjuna termundur,lalu mengarahkan jempol ke bibirnya yang berdarah. Lalu melesat menghajar Imam sambil mengeluarkan kekuatan di dalam dirinya


Mata Arjuna berubah menjadi pelangi.


Imam menangkis pukulan Arjuna,ia merasakan pukulan Arjuna sangat keras sekali,tiba - tiba dirinya mendapat tendangan tepat mengenai perutnya.


Imam termundur mengenai meja.


Pyaaarrrr.....Kaca meja pecah.


Pintu kamar terbuka


Arjuna segera melesat ke arah Imam,lalu melayangkan pukulan ke wajah Imam.


Hana segera melesat ke arah Arjuna.


" Berhentiiiiiiiiiii......." ucap Kartika.


Hana berhasil menangkap tangan Arjuna saat Kartika berkata.


Arjuna menoleh ke arah Kartika.


" Kumohon....Jangan berkelahi...Hiks ..Hiks....Hiks..."


Kartika duduk bersimpuh.


Arjuna menarik tangannya.Matanya kembali normal.


" Maafin aku Arjuna...Hiks...Hiks....Hiks ..." ucap Kartika sambil menunduk.


Arjuna menoleh ke Hana.


" Lepaskan tanganku..." ucap Arjuna


Hana tak mengindahkan ucapan Arjuna.


Arjuna kesal,lalu menarik cadar Hana.


" Eh....!!!! Hana terkejut saat cadarnya di tarik.


Wajah cantik Hana yang di tutupi kain hitam terlihat jelas.


Hana segera memalingkan wajahnya,namun Arjuna sempat melihat wajah Hana.


Genggaman tangan Hana terlepas,Arjuna berjalan ke arah Kartika.


" Mengapa sayang berbohong padaku? "


" Mengapa tidak berterus terang padaku..?"

__ADS_1


Arjuna berhenti di depan Kartika.


" Katakan padaku? " ucap Arjuna.


" Maafkan aku sayang....Hiks...Hiks ." ucap Kartika.


" Aku akan memaafkan sayang bila berterus terang..Jika tidak. Kerisku akan membunuh Imam .." ucap Arjuna.


" Imam...Hikss...Hiks... Imam sudah tahu bila aku tidak dapat hamil,lalu dia menawariku. Bila jadi istrinya dia akan mengusahakan agar aku hamil,dan sekarang aku hamil sayang....Hiks...Hiks...Maafin aku .." ucap Kartika.


" Apakah bu Tika mencintai Imam?" ucap Arjuna.


" Iya sayang....Maafin aku..." ucap Kartika.


Arjuna jongkok.


" Aku ingin melihat wajahmu...Untuk terakhir kalinya..." ucap Arjuna,lalu melepas cadar Kartika.


Nampak wajah Kartika basah karena air mata.


Arjuna mencium kening Kartika.


Chuup.....


" Aku memaafkanmu...Meskipun hatiku sakit..." ucap Arjuna .


Kumala Sari memerintahkan anak buahnya mundur,begitu pula dengan Nyi Loro Kidul.


Arjuna berdiri,lalu berjalan ke arah pintu.


Kartika melihat Arjuna berjalan,lalu berdiri dan memeluk Arjuna dari belakang.


" Terima kasih Arjuna....Hiks....Hiks ..Hiks ." ucap Kartika.


Ayu muncul bersama 4 pengawal,ia melihat ke arah Arjuna.


Arjuna memegang kedua tangan Kartika,lalu membalikkan badannya.


" Jika sayang di sakiti oleh Imam...Katakan padaku...Aku akan menghajarnya ..." ucap Arjuna.


Kartika memeluk Arjuna.Arjuna membalas pelukan Kartika untuk terakhir kalinya .


" Arjuna...Apakah tanggal 20 Januari tubuhmu merasa lemas tak bertenaga?" ucap Bayu. Ia ingin tahu,sebab melihat perubahan mata Arjuna.


" Aku pamit undur diri...Semoga kamu bahagia...."


" Yashpal...Ayo kita pulang" ucap Arjuna lalu pergi meninggalkan rumah Hana.


Keris Arjuna melesat ke arah Arjuna.


Imam berjalan ke arah Kartika,bajunya robek - robek akibat terkena cakaran dari Arjuna. Wajahnya memar,tubuhnya terasa sakit.


Hana menghampiri Kartika.


" Nak....Apakah Arjuna setiap tanggal 20 Januari dia merasa lemas?" ucap Hana.


Kartika diam tak menjawab. Ia berjalan ke arah kamar tidur . Imam mengikuti Kartika.


Hana hendak mengikuti Kartika,namun ia urungkan.


Kartika tak keluar dari kamar tidurnya,ia diam tak mau bicara setelah Arjuna pergi. Bahkan Imam yang mengajak Kartika untuk bicara pun menyerah.


Saat adzan berkumandang,Imam mengajak Kartika untuk shalat berjamaah seperti biasanya. Namun kartika masih diam membisu.


" Apakah Tika bisa di ajak bicara?" ucap Hana saat melihat Imam keluar dari kamar.


" Belum mbah putri..Di ajak shalatpun tidak mau..." ucap Imam.


" Mbah putri mau bicara dengan Tika..." ucap Hana.


" Silahkan mbah Putri..." ucap Imam.


Hana masuk dalam kamar,lalu duduk di ranjang.


" Nak Tika....."


Kartika diam tak menjawab.


" Apakah kamu masih mencintai Arjuna?"


Kartika masih diam.

__ADS_1


" Mbah putri mengerti perasaanmu...Jika kamu masih cinta,tak masalah..Tapi jangan sampai nak Tika meninggalkan shalat..Ayo sayang..." ucap Hana bersikap lembut agar Kartika mau shalat.


Kartika tetap diam tak menjawab.


Hana menggelengkan kepalanya.


" Ya sudah kalau begitu..." ucap Hana lalu berdiri dan meninggalkan Kartika seorang diri untuk memberikan waktu menenangkan diri.


Malam harinya.


Kartika bangun dari tempat tidurnya,lalu berjalan keluar.


Imam yang melihat Kartika keluar kamar lantas datang menghampiri.


" Sayang...." ucap Imam.


" Maafin aku mas ...Aku berbohong padamu..." ucap Kartika.


" Iya...Aku maafin sayang...Yuk kita makan dulu..." ucap Imam.Karena Kartika belum ada makan sejak siang tadi.


" Aku gak lapar mas ..Maafin aku,aku sebenarnya masih mencintai Arjuna,tapi aku juga tak mau berpisah denganmu mas..." ucap Kartika.


Imam memeluk Kartika.


" Iya...Aku tahu itu.."


Imam melepas pelukannya.


" Ayoo kita makan dulu...Sayang belum ada makan... Nanti anak kita kelaparan..." ucap Imam.


Kartika akhirnya menuruti ucapan Imam.


Setelah selesai makan,Kartika duduk di kursi tamu.


Hana datang menghampiri Kartika bersama Ayu.


" Nak Tika...Mbah putri mau tanya. Tolong jawab pertanyaan ini..."


" Apakah tanggal 20 Januari atau 21 Januari Arjuna tidak sanggup menggerakkan tubuhnya.." ucap Hana.


" Hemmmm...."


Kartika mengingat - ingat.


" Ada mbah putri.." ucap Kartika.


" Putraku...." ucap Ayu lalu berdiri dan berjalan keluar menuju rumah Kartika.


Hana menghela nafasnya.


" Maaf...Kenapa mbah putri bertanya hal itu?" ucap Kartika.


" Sebab adik Imam lahir tanggal 21 Januari,Saat masih bayi,adiknya tertukar dengan bayi orang lain..." ucap Hana.


" Ja...Ja...Jadi Arjuna...?" ucap Imam.


" Dia adalah adikmu Mam..." ucap Hana.


" Arjuna adiknya Imam?" ucap Kartika.


" Iya...."


Hana menceritakan saat Ayu hamil hingga mengetahui anaknya tertukar.


" Begitulah ceritanya..." ucap Hana.


" Kenapa sayang tidak cerita kalau Arjuna adalah adikku..." ucap Imam.


" Aku tidak tahu mas..." ucap Kartika.


Imam berdiri lalu memukul tembok.


Buugh....


Imam tak menyangka,dirinya merebut kekasih adik kandungnya. Jika ia tahu. Maka ia tak akan menikahi Kartika.


Di sisi Ayu.


Ayu telah sampai di rumah Kartika. Ia hanya bisa menemui Dini sementara Arjuna telah pergi meninggalkan rumah Kartika. Dini memberitahu ke Ayu jika Arjuna telah pergi dan belum kembali.


" Di mana kamu nak..." ucap Ayu gelisah tak menemukan Arjuna.

__ADS_1


Bertahun - tahun Ayu mengira putranya telah tewas,semenjak bertemu dengan Arjuna. Ayu menganggap Arjuna adalah putranya yang telah meninggal. Namun di hati kecilnya yakin jika Arjuna adalah anaknya.


__ADS_2