ARJUNA

ARJUNA
MEMBERIKAN HASIL TES DNA.


__ADS_3

Pagi hari.


Arjuna tiba di sekolah.


Seperti biasa,Arjuna berjalan ke arah ruang kelasnya. Pandangannya lurus ke depan.


Saat Arjuna berjalan,Arjuna mendengar suara para siswi seperti memanggil dirinya,namun Arjuna cuek. Sesampai di dalam kelas,Arjuna duduk dan meletakkan kepala di meja.


Arjuna mendengar suara kursi milik Renata berbunyi,namun Arjuna tetap menunduk.


Teman - teman Arjuna melihat Arjuna seperti itu pun kesal,karena di cueki oleh Arjuna.


" Di sekolah pendiam...Tapi di luar enggak...Kenapa ya..." ucap Renata dalam hati memperhatikan Arjuna yang menunduk.


Bel tanda masuk berbunyi.


Di saat guru masuk ke dalam kelas,Arjuna menegapkan tubuhnya.


20 menit kemudian.


" Arjuna...." ucap bu Serli yang mengajar Fisika.


" Iya bu..." ucap Arjuna.


" Maju ke depan kerjakan soal nomor 5..." ucap bu Serli.


Arjuna berdiri lalu berjalan ke depan.


Setelah selesai mengerjakan soal.


" Benar...Kembali duduk..." ucap bu Serli melihat jawaban Arjuna yang benar.


" Terima kasih bu..." ucap Arjuna lalu duduk kembali ke kursinya.


" Untung bu Hana memgajariku...Jika enggak,aku gak bisa ngerjakan.." ucap Arjuna dalam hati sambil berjalan ke kursinya.


Di saat bell tanda istirahat berbunyi. Arjuna menundukkan kepala lagi sambil memainkan ponselnya.


" Arjuna...."


Renata mencoba mengobrol dengan Arjuna.


Namun Arjuna diam tak menjawab.


" Sombong banget..." ucap Renata.


" Aku malas ngomong..." ucap Arjuna tetap menunduk.


" Kenapa kamu ngomong.." ucap Renata.


" Gakpapa...." ucap Arjuna.


Renata berdiri lalu meninggalkan Arjuna.


Arjuna mengirim pesan WA ke Hana sambil menunggu bel tanda masuk.


" Jika mereka datang lagi...Aku akan memburu keluarga si bangsat itu..." ucap Arjuna dalam hati melihat isi chat Hana yang memberitahu bahwa tak ada orang yang datang kerumah.


Hingga bel tanda masuk berbunyi.


Arjuna menegapkan tubuhnya .Ia melihat guru olah raga masuk ke dalam kelas.


" Baiklah....Bapak langsung saja,tak ada teori dari bapak. Yang ada hanya praktek hari ini.. Semuanya bawa kaos olah raga?" ucap pak guru.


" BAWA PAAK....." ucap sebagian siswa dan siswi .


" Baiklah....Bapak tunggu di lapangan selama 10 menit... Jika telat maka bapak beri nilai rendah. Di mulai dari sekarang..." ucap pak guru lalu meninggalkan ruang kelas .


" Jiangkrek... 10 menit mana sempat." ucap Arjuna dalam hati. Lalu ia teringat bisa naik atap. Langsung saja Arjuna mengambil seragam olah raga,kemudian keluar kelas. Tak mungkin ia mengganti pakaian di dalam kelas,karena ada tatto Harimau di punggungnya. Setelah mengganti pakaian,Arjuna menyimpan pakaian itu dan segera melesat ke lapangan.


Guru olah raga berjalan ke lapangan,ketika akan sampai,ia melihat seorang siswa berdiri di lapangan dan segera menghampiri.


" Siapa namamu?" ucap pak guru.


" Arjuna pak..Maaf nama bapak siapa?" ucap Arjuna.


" Saya Tono... Apakah kamu murid baru." ucap pak guru.


" Iya pak...Saya murid baru..." ucap Arjuna.


" Bagus....Cepat juga kamu,bapak belum sampai di lapangan,kamu sudah sampai duluan..." ucap pak Tono.


Arjuna diam tak menjawab.


Satu persatu siswa dan siswi berdatangan. Namun ada yang tidak memakai seragam olah raga.


" Mana seragam mu?' ucap pak Tono.


" Lupa bawa pak..." ucap siswa yang tidak memakai seragam.


" Push up 40 kali..."


Mereka pun push up 40 kali.


Setelah mereka selesai push up.


" Jika tidak membawa lagi,bapak suruh push up 100 kali "ucap pak Tono.


Setelah semuanya berkumpul,pak Tono mulai pembelajaran olah raga.


Arjuna diam tak banyak bicara selama pelajaran berlangsung,hanya saat di tanya oleh gurunya barulah bicara. Selesai pelajaran olah raga,pak Tono memberi waktu istirahat 20 menit sebelum jam pelajaran selanjutnya.


Arjuna segera mengganti pakaiannya,setelah itu kembali ke kelas.


Saat hendak masuk ke kelas,ada dua orang cewek berdiri di depan pintu,dan pintu itu tertutup.


" Jangan masuk dulu...Di dalam masih ganti baju." ucap siswi 1.


Arjuna mendengar ucapan siswi itu lantas berjalan menjauh,lalu berdiri di dekat kelas sebelas(kelas dua) sembari menunggu teman - teman ceweknya selesai berganti pakaian.


Keluar seorang siswi dari kelas sebelas,siswi itu melihat Arjuna berdiri menyender tubuhnya di tembok kelasnya.


" Kamu murid kelas berapa?" ucap siswi itu.


" Kelas satu..." ucap Arjuna.


" Ngapain kamu di sini?" ucap siswi itu.


Arjuna tak menjawab,ia berjalan kembali ke kelasnya.


Sesampai di kelasnya,ia tak melihat 2 siswi yang tadi berdiri,lalu Arjuna masuk ke dalam kelas dan duduk.


0.0.0


Seperti biasa Arjuna pergi ke sekolah diam tak menyapa,bahkan ke teman sebangkunya yakni Renata.


Tak ada lagi laporan dari Hana tentang orang asing datang menemui Hana di saat Arjuna sekolah .


" Sial...Bukuku ketinggalan lagi" gumam Renata saat memeriksa isi tasnya.


Arjuna yang mendengar gumaman Renata diam saja.


" Sokorin..." ucap Arjuna dalam hati.


Arjuna meletakkan buku cetak di depannya dengan posisi berdiri.


Saat pelajaran,Renata nampak kebingungan karena tak dapat melihat buku pelajaran.


Arjuna yang melihat Renata kebingungan merasa kasihan juga.


" Makanya,kalau punya buku kasih lihat ke temannya yang gak bawa " ucap Arjuna lirih sambil menggeser buku agar Renata dapat melihat.


Renata diam tak menjawab. Lalu ia sadar,bahwa Arjuna membalas prilakunya waktu itu.


" Maaf...." ucap Renata pelan.


Tak terasa bel jam istirahat pun berbunyi.


Arjuna mengeluarkan bekal pemberian Hana dan juga botol air minum serta teh Kotak.


" Mayan...Irit uang jajan...Memang pintar bu Hana .." ucap Arjuna dalam hati.


Arjuna memakan bekal tersebut.


" Pendiam tapi seperti anak TK...." celutuk salah satu murid melihat Arjuna sedang makan.


Arjuna yang mendengarkan celutukan itu nampak cuek saja,ia terus memakan bekal tersebut hingga habis.


Selesai makan,Arjuna memainkan ponselnya.Ia melihat tanggalan di layar ponsel.


" Eh...Ini tanggal 20..."


" Berarti besok aku izin gak masuk... Hemmm... Izin gak ya..."


" Izin aja lah..." ucap Arjuna dalam hati.


Renata datang lalu duduk.


" Juna..."


Arjuna menoleh ke Renata.


" Ada yang mau bertemu sama kamu"


Arjuna melihat ke arah ponselnya dan tak menjawab ucapan Renata.


" Kenapa kamu diam?" ucap Renata.


" Aku malas keluar...Mending di dalam kelas .." ucap Arjuna sambil melihat ke arah ponsel.


" Kamu masih marah sama aku?" ucap Renata.


" Jika aku marah,aku gak akan membagi bukuku dan tak menjawab ucapanmu..." ucap Arjuna.


" Kamu sudah punya pacar?" ucap Renata.


" Privasi..." ucap Arjuna.


" Maaf...Aku hanya ingin tahu saja..." ucap Renata.


Setelah itu mereka pun diam hingga pulang sekolah.


0.0.0


Setelah Arjuna sampai di rumah.


Hana menyambut Arjuna,ia mencium tangan Arjuna layaknya suami pulang kerja .


" Gak ada yang datang kan tadi dek?" ucap Arjuna.


" Gak ada mas...." ucap Hana.


" Nanti malam aku gak jualan..." ucap Arjuna.


" Kenapa gak jualan mas?" ucap Hana.


" Aku ingin libur ..." ucap Arjuna.


Arjuna masuk ke dalam kamar tidur,Hana mengikuti Arjuna.


" Mas mau makan atau mandi?" ucap Hana.


" Mandi dulu biar seger....Mandi berdua yok..." ucap Arjuna.


Mereka masuk ke dalam kamar mandi dan bercinta.


Setelah selesai bercinta,mereka pun makan di meja makan.


" Gimana mas ..?" ucap Hana.


" Enaaak pool..... Aku selalu suka masakanmu Hana..." ucap Arjuna.


Sore harinya.


Nurmala pulang. Ia melihat Arjuna duduk santai di ruang tamu.


" Gak jualan yank?" ucap Nurmala berbasa basi,sebelumnya ia tahu bahwa Arjuna akan tidak bertenaga karena di beritahu oleh Bayu.


" Enggak...Aku libur dulu .." ucap Arjuna.


#Flas back On.


Nampak Nurmala duduk di depan komputer menginput data. Tiba - tiba ponselnya berdering. Nurmala mengecek siapa yang menelpon.


Nampak di layar muncul nama Pak Bayu Besan.


Nurmala menerima panggilan tersebut.


" Halo ..." ucap Nurmala.


" Assalam mu'alaikum Nurmala..." suara Bayu.


" Wa'alaikum salam pak...." ucap Nurmala.


" Maaf saya mengganggu anda.. Saya butuh bantuan anda.." suara Bayu.


" Tidak seberapa ganggu pak...Bapak minta bantuan apa?" ucap Nurmala.


" Begini...Arjuna hari ini jam enam sore,apakah badannya lemas. Dan...Tolong anda perhatikan matanya..Jika berubah warnanya beritahu saya . ," suara Bayu.


" Baik pak..Nanti saya akan beritahu bapak,." ucap Nurmala .


" Terima kasih..Nanti saya hubungi anda kembali...Assalam mu'alaikum..." suara Bayu.


" Wa'alaikum salam..." ucap Nurmala.


# Flasback OFF


Nurmala masuk ke dalam kamar tidur.


Pukul 17.55


Arjuna berada dalam kamarnya sendiri,ia melihat jam pada layar ponselnya.


" Sebentar lagi tubuhku lemas seperti tahun kemarin..." ucap Arjuna dalam hati.


Di saat pukul 18.00.


Arjuna yang duduk di ranjang tiba - tiba merasakan tubuhnya tak bertenaga sama sekali,lalu ambruk ke belakang.


" Jiangkreeek...Kenapa seh setiap setahun sekali tubuhku lemas begini..." ucap Arjuna heran. Padahal sebelum itu tidak seberapa lemas saat dirinya belum menguasai ilmu Harimau secara sempurna.


Tak lama kemudian Nurmala masuk dan berjalan ke arah Arjuna yang terbaring


" Sayang kenapa?" ucap Nurmala.


" Lagi gak enak badan aja yank..." ucap Arjuna


Nurmala menyalakan lampu kamar,lalu melihat mata Arjuna.


Nampak mata Arjuna normal seperti biasa. Tak ada perubahan seperti yang di ucapkan Bayu.


" Gak berubah .." ucap Nurmala dalam hati.


" Ke rumah sakit ya..." ucap Nurmala.


" Gak usah yank..." ucap Arjuna.


" Baiklah...Bentar aku ambil makanan.." ucap Nurmala.


" Aku masih kenyang yank...." ucap Arjuna


" Kalau buah mau gak?" ucap Nurmala.


" Boleh..." ucap Arjuna.


" Baiklah....Aku ambil buah dulu ya..." ucap Nurmala


" Iya..." ucap Arjuna


Nurmala berdiri lalu berjalan ke dapur.


Sesampai di dapur,Nurmala mengirim pesan ke Bayu,bahwa mata Arjuna normal saja. Kemudian mengambil buah di dalam lemari pendingin.


Saat hendak berjalan ke kamar Arjuna,ponselnya berdering nada panggil,Nurmala melihat ke layar . Nampak panggilan dari pak Bayu .


" Hallo..." ucap Nurmala


" Assalam mu'alaikum..." suara Bayu.


" Wa'alaikum salam ..Iya pak..." ucap Nurmala.


" Apakah anda melihatnya sebentar saja?" suara Bayu.

__ADS_1


" Lumayan lama pak,tapi tidak ada perubahan.." ucap Nurmala.


"Heemmm... suara Bayu.


" Tes DNA saja sayang..." suara wanita,namun Nurmala tidak tahu suara siapa itu .


" Tolong ambilkan rambut Arjuna,tapi hati - hati saat mengambil. Jangan beritahu bahwa saya yang menyuruh ,jika sudah. Beri tahu ke saya." suara Bayu.


" Baik pak..." ucap Nurmala


" Assalam mu'laikum..." suara Bayu .


" Wa'alaikum salam...." ucap Nurmala.


Nurmala berjalan ke kamar Arjuna .


Sesampai di kamar,ia melihat Hana sedang menyuapi Arjuna buah Apel.


Hana melihat Nurmala datang hendak menyingkir. Namun di tahan Arjuna.


" Di sini aja..." ucap Arjuna sambil memegang tangan Hana.


" Yank...Jujur sama aku.."


" Apa yang sayang lakukan terhadap bu Hana selama aku gak ada di rumah?" ucap Nurmala.


" Ya seperti biasa aja... Emangnya kenapa?" ucap Arjuna.


" Sayang ada bercinta dengan bu Hana?" ucap Nurmala.


" Sebelum aku jawab,aku mau nanya. Apa si BANGSAT itu masih menghubungimu?" ucap Arjuna,sebelumnya ia pernah berkata kepada Nurmala jangan pernah berhubungan lagi dengan keluarga pak Bayu.


" Gak ada...." ucap Nurmala .


" Coba lihat hapemu..." ucap Arjuna.


" Sayang gak percaya lagi sama aku?" ucap Nurmala.


" Berarti pertanyaanmu gak akan aku jawab..." ucap Arjuna.


" Yank....Kembalikan saja bu Hana..." ucap Nurmala.


" Enggak...Aku gak mau .."


" Dia yang memulainya...." ucap Arjuna.


" Aku di kembalikan? " ucap Hana.


" Gak usah dengarin dia ngomong...." ucap Arjuna.


" Yank....Ada apa seh denganmu? Dendam itu akan menggeroti jiwamu sayang .." ucap Nurmala.


" Bila sudah waktunya... Nanti aku pulangkan..." ucap Arjuna .


Nurmala duduk dekat kepala Arjuna,lalu mengusap rambut Arjuna.


" Baiklah...Tapi jangan lama - lama ya .." ucap Nurmala.


" Tergantung ...Bila si bangsat itu melanggar..Aku berubah pikiran...." ucap Arjuna.


Nurmala melihat ada rambut Arjuna yang rontok,ia pun segera mengambilnya.


" Heemmm ... Bila kak Tika ke sini gimana yank?" ucap Nurmala.


" Aku tidur di luar dan gak mau menemuinya.." ucap Arjuna.


" Kak Tika ingin meminta maaf...." ucap Nurmala.


" Aku sudah memaafkannya...." ucap Arjuna.


" Kamu masih mencintai kak Tika?" ucap Nurmala.


" Sudah enggak lagi...." ucap Arjuna.


" Sayang?" ucap Nurmala.


" Dah...Gak usah bahas dia..."


" Jika saja kak Tika berterus terang,mbak Dini gak akan meninggal..."


" Aku sudah mengatakan kepadanya sebelum dia pergi. "


" Aku rela kak Tika menikah dengan pria lain yang bisa membahagiakan kak Tika."


" Ucapanku itu aku buktikan...Meskipun sakit hati yang ku rasakan..." ucap Arjuna.


Nurmala berdiri.


" Ya sudah....Aku ke kamar dulu ya.." ucap Nurmala.


" Iya...." ucap Arjuna.


Nurmala berjalan meninggalkan kamar Arjuna.


Seaampai Nurmala di kamarnya sendiri,Nurmala mengirim pesan ke Bayu bahwa ia sudah dapat rambut Arjuna.


Tak lama kemudian muncul balasan dari Bayu.


Nurmala berjalan untuk keluar.


Sesampainya di depan pagar rumah. Nurmala melihat ada seseorang berjalan lalu mendekati dirinya.


Saat sudah dekat,Nurmala melihat wajah orang itu adalah pak Bayu


" Assalam mu'alaikum..." ucap Bayu.


" Wa'alaikum salam pak .." ucap Nurmala.


" Maaf,saya telah merepotkan anda..." ucap Bayu.


" Tidak pak...Ini rambutnya..." ucap Nurmala memberikan kertas tisu berisi rambut Arjuna .


Bayu menerima lalu memainkan ponselnya.


Terdengar suara nada pesan dari ponsel Nurmala.


" Itu sebagai ucapan terima kasihku kepada anda...Saya langsung saja. Assalam mu'alaikum..." ucap Bayu.


" Wa'alaikum salam..." ucap Nurmala.


Bayu berjalan menjauhi Nurmala.


Sementara Nurmala masuk ke dalam,dan mengunci pintu pagar.Ia melihat pesan dari bank tempat ia menabung.


" Mayan...." ucap Nurmala dalam hati melihat nominal yang masuk ke dalam rekeningnya.


Di sisi Bayu.


Bayu segera mendatangi rumah sakit ternama untuk melakukan Tes DNA.


" Pak... Saya minta segera lakukan tesnya sebelum jam 10 siang...Apakah bisa?" ucap Bayu.


" Bisa pak..." ucap dokter.


" Baiklah,lebih cepat lebih baik...Saya permisi dulu pak..." ucap Bayu lalu berdiri.


" Iya pak...Nanti akan saya hubungi bapak" ucap dokter


Ke esokan harinya.


Bayu yang sedang duduk menikmati teh hangat bersama Ayu di taman perumahan Golden Hills.


" Shujin....Jam berapa dokternya akan menelpon..." ucap Ayu.


" Tadi malam aku minta jam 10 sayang..Jika lebih cepat,maka lebih baik..." ucap Arjuna.


Dirinya heran mengapa Arjuna tak seperti anak - anaknya yang lain. Jika lemah matanya berubah. Sementara Arjuna tetap normal seperti biasa. Lalu ia menduga bahwa itu ada sangkut pautnya dengan Nyi Loro Kidul .


Tiba - tiba ponselnya berdering.


Bayu mengambil ponselnya yang ada di atas meja,dan melihat di layar muncul tulisan nama dokter yang memeriksa tes DNA.


" Assalam mua'laikum pak Herlan.." ucap Bayu.


" Wa'alaikum salam pak...Maaf sayang mengganggu . Hasil tes DNA sudah selesai pak dan hasilnya cocok...." suara Herlan.


" Baik pak...Saya akan ke sana..." ucap Arjuna.


" Iya pak...Saya tunggu..." suara Herlan.


" Yomesan...Hasil tes DNA sudah keluar. Dan hasilnya cocok .." ucap Arjuna.


" Alhamdulilah ..Berarti dugaanku benar shujin..." ucap Ayu.


" Iya...Aku ke rumah sakit dulu setelah itu aku ke rumah Nurmala..." ucap Bayu.


" Iya...Hati - hati." ucap Ayu.


0.0.0


Rumah Nurmala.


Bayu telah tiba di rumah Nurmala lalu menghubungi Nurmala.


Pintu pagar terbuka. Nampak Nurmala berdiri. Ia izin tak masuk kerja.


" Assalam mu'alaikum...." ucap Bayu.


" Wa'alaikum salam...Silahkan masuk pak..." ucap Nurmala.


Bayu berjalan masuk. Begitu sampai di dalam rumah.


" Di mana Arjuna..." ucap Bayu.


" Di kamar itu pak .." ucap Nurmala sambil menunjuk.


Bayu berjalan ke kamar yang di tunjuk.


" Bismilah...Ya Allah...Semoga anakku tidak marah dan segera sadar .." ucap Bayu dalam hati lalu membuka pintu.


Saat sudah terbuka,Bayu melihat Arjuna terbaring di kasur,Arjuna melihat ke pintu .


" Assalam mu 'alaikum Arjuna..." ucap Bayu sambil berjalan.


" Kenapa kamu berani kesini?" ucap Arjuna marah.


" Maaf...Aku ke sini hanya ingin memberitahumu,tadi malam Nurmala memberikan rambutmu kepadaku,lalu aku melakukan tes DNA,dan hasilnya cocok..Ini kalau tidak percaya..." ucap Bayu sambil menunjukkan hasil tes DNA.


" Cocok?" ucap Arjuna.


" Iya....Cocok..Kamu adalah putraku yang tertukar kemudian kami mendatangi rumah itu,namun di sana terjadi kemalingan dan kebakaran. Kami mengira kamu telah tewas saat peristiwa tersebut,setiap setahun sekali Ayu ibumu mendatangi makam anak bayi yang kami kira itu adalah kamu .." ucap Bayu.


" Kamu jangan bohong..Pasti kamu membayar rumah sakit itu agar cocok hasil tes DNAnya.." ucap Arjuna.


" Demi Allah dan Rasulnya ... Saya berkata yang sejujurnya Arjuna...Dan golongan darahmu sama dengan ibumu. Kamu lemah saat ulang tahunmu,aku oun begitu .."


" Saat aku ulang tahun,tubuhku lemas tidak berdaya...Kecuali ibumu..." ucap Bayu.


Arjuna menggunakan kekuatan Harimaunya untuk duduk.Mata Arjuna berubah menjadi mata Harimau. Setelah Arjuna berhasil duduk dan menyender. Mata Arjuna kembali normal kembali.


" Siiiaaal....Rupanya dia ayahku..." ucap Arjuna dalam hati .


" Pergilah.....Aku gak mau kamu di sini atau aku membunuhmu...Walang Yashpal...." ucap Arjuna.


" Iya aku akan pergi..Aku ke sini hanya ingin memberitahu tentang kebenaran ini...Maafkan aku dan juga ibumu nak..." ucap Arjuna.


Keris Arjuna muncul. Bayu melihat keris Arjuna melayang di udara.


" Kenapa kamu bisa masuk ke sini?" ucap Arjuna.


" Nurmala yang mengizinkan aku masuk..." ucap Bayu.


" HANAAA......" teriak Arjuna


Hana yang mendengar teriakan Arjuna segera menemui Arjuna.


" Ada apa mas .." ucap Hana.


Bayu yang melihat oenampilan ibunya berubah,yang hanya memakai kaos lengan pendek dan celana pendek tidak kaget,karena sebelumnya ia pernah melihat di CCTV.


" Kemarilah...."


Hana mendekati Arjuna.


" Apakah kamu menginginkan Hana?" ucap Arjuna.


" Istriku menginginkan dirimu nak .." ucap Bayu.


" Maksud mas itu apa?" ucap Hana


" Sebentar ya aku mau ngomong sama bangsat ini .."


Arjuna melihat ke Bayu.


" Jangan ganggu aku lagi...Aku gak mau hidup bersama kalian yang telah membunuh mbak Dini .." ucap Arjuna.


" Baiklah...Tapi,tolong lepaskan ibuku..." ucap Bayu.


" Aku tidak mau,jika dia tak ada ..Siapa yang mengajariku pelajaran Fisika?" ucap Arjuna.


" Aku mohon nak..." ucap Bayu.


" Putar kembali waktu di mana anakmu itu belum menikahi Kartika...Jika gak mampu,jangan harap Hanaku kembali kepadamu" ucap Arjuna.


" Mas ...Apakah dia naksir kepadaku?" ucap Hana .


" Apa aku kembalikan sekarang saja ya..." ucap Arjuna dalam hati.


" Aku hanya manusia biasa,gak bisa memutar balikan waktu..." ucap Bayu .


Arjuna memutuskan mengembalikan Hana. Ia memakai kekuataan Harimaunya lagi. Kemudian melepas cincinnya.


" Duduk di sini dek..." ucap Arjuna.


Hana duduk di dekat Arjuna.


" Juna...Apa yang kamu lakukan pada mbah putrimu..?" ucap Bayu.


Arjuna melukai tangannya.


" Buka mulut..."


Hana membuka mulutnya,Arjuna memasukkan jarinya yang luka. Dan merapalkan mantra.


" Telanlah darahku.." ucap Arjuna.


Hana menelan darah Arjuna. Kemudian Arjuna menarik jarinya.


" Bu .." ucap Bayu.


Hana menoleh ke Bayu.


" Ingatanmu kembali seperti dulu lagi.." ucap Arjuna.


" Sayang ...Kok di sini.."


Hana menoleh ke Arjuna lalu berdiri.


" Kenapa aku bisa di sini?" ucap Hana.


" Keluarlah....Dan jangan temui aku..." ucap Arjuna.


" Ayo bu...Kita pulang...." ucap Bayu


Hana tak menjawab,ia menatap wajah Arjuna.


" Pergilah....." ucap Arjuna.


Bayu menarik tangan ibunya,lalu berjalan keluar kamar. Namun Hana melihat ke Arjuna saat berjalan keluar kamar.


Arjuna kembali berebah.


Tak lama kemudian muncul Nurmala.


" Aku kecewa sama kamu..." ucap Arjuna.


" Maafkan aku sayang....Ini untuk kebaikanmu. Agar masalah ini beres..." ucap Nurmala.


" Keluarlah....Aku gak mau siapapun di sini..." ucap Arjuna.


Nurmala pergi keluar meninggalkan Arjuna.


" Semua wanita sama...."

__ADS_1


" Gak ada yang jujur...." ucap Arjuna.


Setelah jam 12 siang. Akhirnya Arjuna bisa bergerak seperti biasanya.


" Lebih baik aku meninggalkan rumah ini...Buat apa aku tinggal serumah dengan wanita yang munafik..." ucap Arjuna.


Arjuna mengunci pintu kamar,kemudian memasukkan pakaiannya dan barang - barang lainnya,terutama bingkai foto Dini.


Tok....Tok....Tok....suara pintu di ketuk.


" Sayang....."


Arjuna tak menjawab,ia masik memasukkan barang ke dalam tasnya.


" Sayang marah sama aku?" suara Nurmala.


" Aku sudah bilang sebelumnya...Jangan menghubungi Bayu atau keluarganya...Kenapa kamu masih berhubungan? Aku kecewa banget sama kamu..Kamu gak bisa aku percaya..." ucap Arjuna.


" Maafkan aku sayang..."


Arjuna selesai memasukkan barang yang akan di bawa,lalu membuka pintu kamar.


" Sayang mau ke mana?" ucap Nurmala melihat Arjuna membawa tas besar.


" Minggat..." ucap Arjuna lalu melesat ke depan,ia membuka pintu lalu pergi.


Nurmala segera menyusul Arjuna,namun saat di teras,ia tak melihat Arjuna. Bahkan motor NMAXnya masih ada di teras.


" Sial....Dia benar - benar marah sama aku..." ucap Nurmala sedih mengetahui Arjuna pergi dari rumahnya. Lalu Nurmala mencoba menghubungi Arjuna,namun nomornya tidak bisa di hubungi.


0.0.0


Nampak Arjuna berjalan kaki menyusuri kota Jogjakarta.


" Enaknya kemana ya? Hemmm ..."


" Ke pondok sajalah...Lama aku gak ke sana" ucap Arjuna dalam hati memutuskan pergi ke pondoknya yang ada di tengah hutan. Namun tiba - tiba Arjuna menghentikan langkahnya. Ia membatalkan rencananya. Lalu merubah ke rencana yang lain. Arjuna mencari rumah sewaan atau kos - kossan.


Sementara di sisi Bayu.


" Bu..." ucap Bayu yang duduk di samping ibunya di dalam mobil.


" Iya .." ucap Hana.


" Kenapa tadi ibu melihat ke Arjuna terus?" ucap Bayu.


" Hemmm...Ibu merasakan ada sesuatu seperti ibu merelakan ayahmu pergi sayang...Tapi ini tidak sesakit yang dulu pernah ibu rasakan..." ucap Hana .


" Apakah ibu tak ingat apa yang terjadi selama ibu bersama Arjuna...?" ucap Bayu.


" Arjuna....Kenapa dia tidak ikut?" ucap Hana.


" Belum bisa bu ..Dia masih marah pada Bayu." ucap Bayu.


" Arjuna...Apa yang kamu lakukan padaku..Mengapa aku bisa jatuh cinta kepadamu" ucap Hana dalam hati.


0.0.0


Sore hari di rumah Hana.


Hana telah kembali di rumahnya. Ia merasakan perutnya mual,lalu segera saja ke kamar mandi.


Hooeek....Hoooeek...Hooeek .....


" Sepertinya aku masuk angin..." ucap Hana dalam hati.


Hana mengambil Tolak angin dan minyak kayu putih. Setelah itu meminum dan mengolesi perutnya dengan minyak kayu putih sambil duduk di ranjang.


Hana merasa kesepian,entah mengapa saat melihat Arjuna ia merasa sangat senang,begitu berpisah ia sangat sedih.


" Arjuna...Apa yang kamu lakukan padaku?" ucap Hana. Ia melihat rambutnya bewarna hitam. Juga ia memakai pakaian seperti anak ABG. Hanya memakai kaos dan celana pendek.


Malam harinya.


Bayu datang bersama istri - istrinya.


" Bagaimana keadaan ibu .?" ucap Sulis.


" Baik nak...Mana Arjuna."ucap Hana.


" Arjuna tidak ada di rumah Nurmala bu..." ucap Bayu.


" Dia pergi meninggalkan rumah Nurmala bu..." ucap Aisyah.


" Kenapa dia pergi....?" ucap Hana.


" Entahlah... Pengawal juga tidak tahu kemana Arjuna pergi bu .." ucap Bayu.


" Coba cari di rumahnya Kartika.." ucap Ayu.


" Di sana juga tidak ada yomesan...Namun saat sekolah dia ada,begitu pengawal hendak mengikutinya,mereka kehilangan jejak." ucap Bayu.


1 minggu kemudian.


Seperti biasa Hana bangun tengah malam,lalu shalat tahajud dan membaca Al Qur'an.


Di saat membaca Al Quran.


" Apakah kamu mencintaiku...." suara Arjuna


Hana menghentikan ngajinya


" Arjuna...."


Tak ada jawaban suara Arjuna.


" Kamu di mana?" ucap Hana


" Apakah kamu mencintaiku" suara Arjuna.


" Tidak....Kamu adalah cucuku...Tidak mungkin aku mencintai cucuku sendiri.." ucap Hana


" Apakah kamu mencintaiku..." suara Arjuna.


" Iya...Aku mencintaimu..." ucap Hana.


" Aku juga mencintaimu...." suara Arjuna.


Hana berdiri lalu membuka jendelanya. Ia melihat Arjuna berdiri dan tersenyum.


" Arjuna...." ucap Hana.


Arjuna mendekati Hana,ia menempelkan jari telunjuk di bibir Hana. Arjuna meniup ke arah Hana.


" Aku kangen sama kamu dek Hana..." ucap Arjuna.


" Aku juga kangen sama kamu mas .." ucap Hana.


" Buka pintunya .." ucap Arjuna.Sebab ia tak bisa masuk lewat jendela karena ada teralis besi.


" Sebentar mas ...." ucap Hana lalu pergi membukakan pintu.


Di saat Hana membuka pintu,Arjuna masuk dan Hana memeluk Arjuna.


" Aku kangen mas..." ucap Hana


" Sama aku juga..." ucap Arjuna sambil menutup pintu.


Hana melepaskan pelukannya


" Mas kemana saja...?" ucap Hana.


" Di sini - sini aja....Aku lapar..." ucap Arjuna.


" Sebentar mas...Aku masakin dulu..." ucap Hana.


" Iya..Pakai telur aja juga gakpapa..." ucap Arjuna.


Hana berjalan ke dapur,Arjuna mengikuti Hana.


" Mas mau di masakin apa?" ucap Hana.


" Semua masakanmu sangat enak...Jadi aku bingung untuk memilihnya.Tapi jangan lama - lama,perutku laper banget.." ucap Arjuna.


" Baiklah...Tunggu sebentar ya mas..." ucap Hana.


" Oke...Kamar mandi di mana?" ucap Arjuna.


" Itu kamar mandi mas" ucap Hana sambil menunjuk.


" Aku mandi dulu ya dek..." ucap Arjuna lalu masuk ke dalam kamar mandi,tak lupa membawa pakaian ganti


Setelah selesai mandi,Arjuna menghampiri Hana.


" Sudah masak apa belum yank?" ucap Arjuna sambil memeluk Hana dari belakang.


" Sebentar lagi mas..." ucap Hana.


" Aku kangen sama kamu dek.." ucap Arjuna.


" Aku juga kangen sama mas .." .


Arjuna memasukkan tangan di balik baju Hana,lalu memainkan jarinya.


" Mas...Aku lagi masak...." ucap Hana.


" Aku sambil nunggu mainan ini aja sayang..." ucap Arjuna


Setelah makanan matang.


" Ayo kita makan..." ucap Arjuna.


Mereka pun makan bersama,kadang Arjuna menyuapi Hana,begitu juga dengan Hana.


Selesai makan.


" Biar aku saja yang mencuci piringnya..." ucap Arjuna .


Selesai mencuci piring,Arjuna membuka jilbab Hana,lalu menciumnya. Hana pun membalas ciuman Arjuna.


" Main di kamar yuk..." ucap Arjuna.


Mereka pun melanjutkan di kamar tidur Hana.


Setelah selesai bercocok tanam,Hana memeluk Arjuna.


" Mas ..Jangan tinggalin adek ya...." ucap Hana.


" Hemmmm....Gimana ya...Aku masih sekolah...Bisanya pas malam minggu aja ke sini..." ucap Arjuna


" Mas...." ucap Hana.


" Iya sayang...." ucap Arjuna.


" Aku kangen banget mas....." ucap Hana.


" Sama...Aku juga..Makanya aku menemuimu..Oh iya..Bila aku ke sini jangan beri tahu siapapun ya sayang .." ucap Arjuna.


" Iya mas...." ucap Hana.


" Yuk tidur..." ucap Arjuna.


Arjuna melakukan itu kepada Hana,karena ia menyukai Hana. Meskipun ia tahu bahwa Hana adalah neneknya. Toh di kampungnya,sesama saudara bebas bercinta dengan siapapun. Bahkan dengan anaknya sendiri. Maka dari itu Arjuna melakukannya terhadap Hana.


Siang hari,Arjuna terbangun,ia melihat Hana masih tertidur.


" Dek...Bangun...." ucap Arjuna..


Hana membuka matanya.


" Kenapa mas gak bangunin adek...Kan kesiangan adek mas ..." ucap Hana.


" Gakpapa...." ucap Arjuna lalu menyerang Hana.


" Mas pengen lagi?" ucap Hana .


" Iya sayang ..." ucap Arjuna.


Setelah selesai bercocok tanam,mereka mandi bersama. Lalu makan bersama.


" Hemmm...Hari ini gak usah buka toko ya dek.." ucap Arjuna..


" Iya mas ...." ucap Hana.


" Hari ini adek cukup buka celana saja..." ucap Arjuna.


" Mas bisa aja..." ucap Hana.


Selesai makan,mereka duduk di sofa. Arjuna melepas pakaian bawah Hana. Lalu memain tangannya.


" Mas pengen lagi?" ucap Hana.


" Iya....Adek mau gak?"ucap Arjuna.


" Iya mas...Adek mau..." ucap Hana.


Arjuna kembali bercocok tanam bersama Hana.


Setelah selesai bercocok tanam.


" Dek....Sebentar lagi aku mau pergi.." ucap Arjuna.


" Pergi kemana mas?" ucap Hana.


" Pulang ke kos - kossan..Sabtu malam aku ke sini lagi..." ucap Arjuna.


" Kenapa gak tinggal sama adek mas?" ucap Hana.


" Nanti saja sayang..Ke kamar yuk." ucap Arjuna.


Hana mengikuti Arjuna,sesampai di kamar.


" Mas...." ucap Hana..


" Iya sayang....." ucap Arjuna.


" Gak jadi...." ucap Hana.


" Adek pengen lagi?"


Hana menganggukkan kepalanya.


"Tunggu sebentar ya sayang" ucap Arjuna.


Beberapa menit kemudian,mereka pun bercocok tanam kembali setelah itu tertidur.


Malam harinya,Arjuna terbangun. Dan mendapati Hana tidak di sampingnya. Arjuna segera mencari Hana. Ia takut jika Bayu atau keluarganya datang mengetahui bila dirinya ada di rumah Hana .


Arjuna melihat Hana di dapur sedang memasak ,Ia pun lega.


" Kok gak pakai baju yank?" ucap Arjuna.


" Percuma pakai baju bila mas lepas terus" ucap Hana.


" He...He...He...He...He...Tahu aja..." ucap Arjuna.


Arjuna memainkan titik sensitif Hana.


" Nah kan...Adek jadi basah mas..." ucap Hana.


" Ya udah..Aku coblos ya.." ucap Arjuna.


" Iya mas..." ucap Hana.


2 jam kemudian.


" Sabtu aku kembali ke sini,begitu aku tidak ada di rumah,kembalilah seperti biasanya adek beraktifitas ya..." ucap Arjuna.


" Iya mas ..." ucap Hana.


Arjuna membuka pintu lalu pergi meninggalkan rumah Hana .


Hana kembali seperti biasa lagi.


" Perasaan aku tadi ngaji,dan mendengar suara Arjuna.Kenapa aku di sini" ucap Hana heran.


Hana berjalan ke arah kamarnya,lalu mencium sesuatu yang asing.


" Kamarku mengapa ada aroma tubuh pria di sini..." ucap Hana dalam hati heran.


Lalu Hana menunggu Adzan subuh,saat melihat jam di dinding ia kaget. Karena waktu subuh masih lama.


" Perasaan satu jam lagi biasanya Adzan subuh..Kenapa baru jam sembilan malam.." ucap Hana.

__ADS_1


Hana yang merasa lelah akhirnya memilih tidur.Ia tak ingat bahwa dirinya bercocok tanam dengan Arjuna.


__ADS_2