ARJUNA

ARJUNA
ARJUNA MENDATANGI RUMAH BAYU


__ADS_3

Arjuna memacu sepeda motor NMAX ke rumah Bayu dengan perasaan marah yang memuncak.


Setibanya Arjuna di paga tembok Bayu,ia berhenti. Lalu melompati pagar setinggi 3 meter.


Arjuna berhasil melompati pagar meskipun pagar itu di pasang kawat berduri.


Seorang penjaga melihat seseorang memelwati pagar tembok yang jaraknya 30 meter .


" BERHENTI ...." teriak penjaga.


Namun teriakan penjaga itu tak di gubris oleh Arjuna.


Arjuna berlari kemudian melompati pagar tembok ke dua.


Arjuna berhasil melompati pagar ke dua .Ia menoleh kanan dan kiri karena di depannya tembok rumah . Tak ada seorang pun di sekitarnya.Lantas Arjuna melesat mencari penghuni rumah.


Saat hendak masuk,pintu keadaan terkunci. Arjuna mendobrak pintu tersebut.


BRAAAAKKK.... pintu berhasil terbuka.


Arjuna masuk dan mencari penghuni rumah. Dalam pikirannya,nyawa harus di bayar dengan nyawa. Sebab orang yang di sayangi telah mati karena ikut dengan Ayu.


Sebelum Arjuna datang.


Bayu mendapat laporan dari komandan jaga jika Arjuna akan datang kemari. Segera saja Bayu mengumpulkan semua keluarganya di bantu para pengawal.


Setelah semuanya berkumpul.


" Arjuna akan kemari,kondisi dia tidak stabil. Dan aku khawatir kalian bisa celaka. untuk itu segeralah pergi dari sini..." ucap Bayu.


" Shujin...Aku ingin menemui Arjuna .." ucap Ayu.


" Jangan dulu sayang....Arjuna sedang tidak stabil...Tunggulah bila sudah saatnya,yomesan bisa bertemu lagi dengan Arjuna ya...Kumohon...." ucap Bayu.


" Baiklah....." ucap Ayu dengan berat hati. Dirinya ingin sekali memeluk Arjuna dan mengatakan bahwa dirinya adalah ibu kandungnya.


Mereka pun mematuhi ucapan Bayu . Mereka segera masuk ke dalam mobil,lalu pergi meninggalkan rumah.


" Beritahu ibuku untuk waspada.. Karena Arjuna sedang marah ..." ucap Bayu kepada pengawalnya.


" Siap pak..." ucap pengawal


" Jangan kalian bunuh atau lukai dia...Biarkan dia masuk..." ucap Bayu.


" Siap pak..." ucap pengawal.

__ADS_1


Bayu masuk ke dalam rumah Ayu,lalu duduk dan meminum teh Kotak sembari menunggu kedatangan Arjuna.


Saat ini.


Arjuna beralih kerumah satunya,karena rumah yang masuki sebelumnya tak menemukan seorang pun.


Arjuna masuk melalui pintu depan. Ia melihat pintu rumah terbuka,kemudian segera masuk. Matanya tajam mengawasi setiap sudut ruangan yang ia lalui.


Arjuna memeriksa kamar tidur,dapur kamar mandi,namun tak menemukan seorang pun di dalam rumah.


Arjuna keluar dari rumah itu,lalu beralih kerumah yang dulu ia pernah datangin.


Saat tiba di depan rumah,Arjuna melihat pintu rumah terbuka. Lalu ia pun masuk ke dalam.


Arjuna melihat Bayu duduk di kursi ruang tamu.


Bayu melihat ke arah Arjuna.


" Assalam mu'alaikum Arjuna ...Silahkan duduk..." ucap Bayu.


" Jangan berlagak sopan kamu BANGSAT....." ucap Arjuna.


Bayu tersenyum. Prediksinya tidak salah ,bahwa Arjuna sedang marah.


" Aku hanya manusia yang tak luput dari dosa ..Maafkan atas kesalahanku padamu Arjuna..." ucap Bayu.


" Maaf Arjuna...Kami tak..." ucap Bayu tak bisa melanjutkan ucapannya karena Arjuna langsung melesat ke arah dirinya.


Bayu mengelak serangan Arjuna.


Kreeeekk......baju Bayu terkena cakaran Arjuna.


Bayu segera mundur,namun Arjuna tak memberi jeda,ia melayangkan cakarannya ke Bayu.


Buuugghhh....... Arjuna terkena pukulan Bayu di dadanya.


Arjuna tak memperdulikan rasa sakit itu,ia menaikkan ilmu Harimau sambil menyerang Bayu.


Bayu hendak menangkis serangan Arjuna,namun ternyata prediksinya salah, gerakan Arjuna sangat cepat. Bayu merasakan Arjuna mencakar punggungnya. Beruntung ia memakai cincin batu merah delima,sehingga serangan tersebut tak melukai tubuhnya.


Buuuugghhhh......Arjuna menendang punggung Bayu.


Bayu terdorong ke depan dan menabrak kursi.


Arjuna segera melesat dan memukul kepala Bayu .

__ADS_1


Bayu segera menghindar dan jaga jarak .


" Jika saja aku gak pakai cincin,pasti aku sudah kalah dan mati..." ucap Bayu dalam hati . Dirinya tak ingin melukai Arjuna,karena Arjuna adalah putranya yang telah lama hilang.


" Arjuna...Dengarin aku dulu..." ucap Bayu.


" Sepertinya dia mempunyai sesuatu..." ucap Arjuna dalam hati melihat Bayu tak terluka sedikitpun meskipun mendapat serangan cakaran Harimaunya.


Arjuna melihat cincin merah yang di kenakan Bayu,lalu ia teringat saat akan menyerang Imam. Bayu memberikan cincin merah itu ke Imam. Sehingga Imam tak terluka akibat terkena cakarannya


" Buat apa aku mendengarkan ucapan orang BANGSAT sepertimu ..." ucap Arjuna lalu melesat dengan kecepatan penuh untuk mengambil cincin yang di pakai Bayu .


Tap.....Arjuna berhasil memegang tangan Bayu yang memakai cincin lalu melepaskan cincin tersebut .


Eh ...!!!! Bayu terkejut saat Arjuna hendak melepaskan cincinnya. Ia berusaha melepas tangannya dari cengkaraman Arjuna. Namun sayang tidak berhasil.


Arjuna menjaga jarak setelah berhasil merebut cincin Bayu.


" Jadi ini yang membuatmu kebal terhadap seranganku..." ucap Arjuna lalu memakai cincin tersebut.


" Gawat....Dia tahu rahasiaku..." ucap Bayu dalam hati. Lalu bersikap tenang dan membaca amalannya di dalam hati. Bayu menyerahkan hidup dan matinya kepada Allah.


" Tapi sekarang...Kamu akan mati BANGSAT...." ucap Arjuna lalu melesat ke arah Bayu.


" Ya Allah....Berilah kesadaran kepada putra hamba..." ucap Bayu dalam hati.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


BERSAMBUNG.


__ADS_2