belenggu mafia kejam.

belenggu mafia kejam.
bab-41. always love you !


__ADS_3

siang hari di kediaman Damian menjadi sedikit ceria setelah nyonya muda kediaman itu sembuh , dan menjalani hari hari nya seperti biasa walau terkesan monotton sekali karna sejak Bella pulih Damian begitu protektif apapun yang Bella lakukan harus dengan persetujuannya, kadang Bella kesal karna tingkah Damian yang begitu tapi juga senang artinya , walau Damian tahu dirinya keturunan mafia itu tidak merubah apapun .


mengenai tas peninggalan kedua orang tuanya Bella belum mau membuka itu, bella selalu bilang pada Damian bahwa ini belum saatnya , dia akan membukanya saat dia bertemu dengan keluarga orangtua aslinya , yang tak lain adalah keluarga Spencer dan wilbert, Damian benar benar menghormati itu semua .


mengenai Hernandez mereka telah pulang sejak 2pekan lalu, Bella sama sekali tidak berniat menemui atau berbicara kepada keduanya , Bella masih teramat kesal karna tindakan pasangan Hernandez itu, jangan lupakan Bella menikahi Damian karna terpaksa .!


Bella yang sudah sedikit Pulih, ya sedikit karena tidak bisa di sebut pulih juga, Bella masih harus teratur meminum obat dan juga Jack beberapa kali ke mansion guna melihat perkembangan kondisi Bella .


Bella yang meyakini dirinya sudah pulih menatap malas Jack yang lagi dan lagi menanyakan sakit di bagian perut atau apalah, setelah pemeriksaan Bella merengek pada Damian dia ingin kuliah lagi, mengingat kuliahnya baru di tahun pertama dan semester pertama, bella tidak mau mengulang lagi itu akan membuang waktu.


tapi Damian tetap Damian. si protektif dan menyebalkan di mata Bella .


"ayolah , aku sudah sembuh, lagi pula ini kan online !" rengek Bella . Damian tetap menggeleng tanpa menyahut .


"Damian ihh ." rengek Bella lagi, Damian menatap Bella lalu tersenyum dan menggeleng .


mendengus Bella berdiri "jangan temui aku ." rajuk Bella lalu pergi dengan menghentak hentakkan kakinya membuat damian terkekeh , karna setelah koma itu menjadi mimpi buruk bagi Damian , damian pikir dia tidak akan melihat lagi Bella merajuk dengan menggemaskan seperti ini , tapi ternyata ..


"Ara , hei tunggu." Damian mengejar bella yang masih kesal menaiki anak tangga , Damian mensejajarkan posisinya dengan bella yang cemberut . hingga mereka sampai di pintu kamar Bella tiba tiba berhenti dan menoleh ke arah damian .


"jangan ganggu aku, jika jawabannya masih tidak ." ketus nya seraya membuka pintu dan .


brakk


pintu di tutup secara kasar membuat Damian terkekeh , akhirnya Bella si gadis barbar nya kembali .

__ADS_1


Damian tidak akan mengetuk dan berteriak dari sana , karna Damian cukup waras, kamarnya kedap suara itu tidak akan dapat di dengar oleh Bella, lebih baik ia nyalakan cctv dan melihat apa yang istri kecilnya perbuat di dalam sana .


.


.


.


.


"dia tetap saja menyebalkan ." gerutu Bella di dalam kamarnya


Bella cemberut dia memandang dirinya di cermin lalu mengikat rambutnya ke atas.


"ck, awas Lo, gue mafia Damian gue mafia, habis Lo sama gue ." gerutunya seraya memandang dirinya di pantulan cermin .


"ck, gue ga mau ngulang, gue mau kuliah terus lulus sukur sukur caumlude, kan bangga nanti nyokap bokap , arabella keturunan mafia si jenius ." celoteh arabella .


"ah, kesel banget gue, Damian awas Lo ga ada jatah." Bella semakin menggerutu kesana kemari , membuat Damian yang melihat di cctv terkekeh tapi memijit pelipisnya perlahan.


Bella belum tahu dirinya juga seorang mafia yang di kabarkan Hiatus , dan soal keguguran itu Bella sama sekali belum tahu .


.


.

__ADS_1


.


Laura menekan no Bella guna menghubunginya, Laura ingin bercerita tentang kisahnya , juga dia merindukan nyonya mudanya itu .


Laura belum kembali ke mansion Damian, Damian melarang dengan dalih kesehatan Bella dan dirinya harus pulih lebih dulu .


tapi beberapa kali dia menelpon ponsel Bella tidak aktip membuat Laura cemas, ya Laura masih trauma dan takut padahal kan di sana ada Damian , tapi tetap saja .


Laura tengah cemas dan berdiri dari duduknya di balkon apart Delon, hingga sepasang tangan kekar memeluknya dari belakang lalu memberi kecupan di leher laura.


"kenapa HM .?" Laura memejamkan matanya mendengar suara lembut dan tegas tunangannya ini . kenapa rasanya nyaman sekali .


Laura menyimpan ponselnya di saku celana kulot yang ia pakai lalu berbalik membuat dirinya berhadapan dengan Delon , dan mengalungkan tangannya di leher Delon . membuat Delon mengangkat nya sedikit dan mendudukan Laura di pembatas balkon .


mencuri kecupan di pipi Laura Delon terkekeh melihat wajah Laura yang memerah , bukannya ini sudah tahun selanjutnya mereka bersama setelah badai itu, tapi gadisnya masih saja blusing bagai remaja yang baru merasakan jatuh cinta .


Laura memeluk leher Delon ,lalu berbisik di telinga nya "i love you more ." Delon tersenyum lebar , dia mengangkat Laura lalu menggendongnya ala koala , membawanya masuk ke dalam .


Delon merebahkan dirinya dengan Laura yang masih di atasnya Laura semakin tidak ingin beranjak karna posisi yang intim ini.


"ulangi ." bisik Delon di telinga Laura membuat Laura meremang karna nafas hangat Delon menerpa cupingnya .


"i love you more, Delon Marley , jangan tinggalkan aku lagi, jangan ." suara Laura serak di akhir kalimatnya membuat Delon memeluk erat Laura dan memberi kecupan di seluruh wajah Laura .


"always love you Laura eilish ."

__ADS_1


mereka berpelukan dengan detak jantung yang saling bersahutan di dalam nya.


__ADS_2