Boss Playboy

Boss Playboy
Malam bertabur bintang (+21)


__ADS_3

Episode 114 : Malam bertabur bintang (+21)


***


Warning : Dibawah ini akan ada adegan dewasa, jika tidak suka adegan dewasa tinggal skip aja ya dan tolong jangan bilang kenapa banyak adegan dewasa nya, adegan dewasa ini perlu dibuat untuk menunjukkan keintiman mereka.


Khusus yang umurnya belum dewasa tolong dilewatkan episode ini juga.


Terimakasih


Author Joy


***


Suhu udara dingin telah dihangatkan oleh air hangat yang berada di kolam pemandian air panas disitu, uapnya berembun bagai salju, dan tepat di hadapan kolam itu, terlihat pemandangan alam yang tidak akan bisa dilihat setiap waktu, begitu rimbun dan luas tetapi sangat indah.


Bukan hanya itu, langit malam disitu kelihatan berbeda jika dilihat dari kota, langit malamnya menunjukkan bintang bertaburan luas dan sangat jelas.


Membuat seolah olah Keenan dan Cinta sedang berada dalam negeri dongeng dimana atapnya adalah taburan bintang yang begitu indah.


Sesuai dengan dugaan Keenan, mata Cinta melebar, senyuman merekah di wajahnya, pemandangan yang disuguhkan oleh alam mampu membuat Cinta lupa dengan hari buruknya hari ini.


Keenan puas melihat reaksi istrinya, dia melangkah mendekat sembari melepaskan ikatan baju khas jepang yang melekat di tubuhnya, dia letakkan sembarangan arah bajunya hingga yang ia gunakan hanyalah celana boxer saja.


Tubuh atletis dan tampangnya yang memang sangat menggoda dan tampan kelihatan begitu jelas, langkahnya semakin dekat dan tatapan tajam juga senyuman nakalnya mengisyaratkan sesuatu.


Dia datang mendekat dan memeluk Cinta yang masih takjub akan keindahan alam yang begitu spektakuler di hadapannya, dia belum sadar jika suaminya sudah melepaskan baju tradisonal yang digunakan, dan sekarang mendekapnya dari belakang.

__ADS_1


“Sayang, bagaimana? Indah bukan?” bisik Keenan mengecup leher Cinta, tangannya mendekap pinggang namun perlahan melepaskan ikatan baju Cinta sampai terlepas.


Cinta mengangguk, saking terpesonanya dengan pemandangan yang ada di hadapannya, dia tidak sadar jika bajunya telah dicampakkan juga oleh suaminya.


“Heh!” Keenan terkekeh.


“Tapi sayang, bagaimana ini? di mata ku Kau lebih indah dari pemandangan itu,” suara yang menekan dan tawa menggoda yang menggema di telinganya membuat Cinta sudah sedikit menggubris.


Sampai saat ia menyadari jika bajunya sudah terlepas dan yang tertinggal hanya bikini berwarna merah kesukaan Keenan.


Ya, Keenan suka jika istrinya menggunakan sesuatu yang berwarna merah, baginya akan kelihatan lebih menggoda dan menantang.


Bikini yang dipilihkan pelayan atas perintah Keenan terlihat sangat menggoda, menonjolkan bagian tubuh dan lekuk tubuh Cinta.


“Ha!” Cinta menahan nafasnya sejenak, dia tahu ini akan terjadi akan tetapi dia tidak menduga akan secepat ini, apalagi dia tidak sadar jika pakaiannya sudah tertanggal sejak tadi.


“Ke … kenapa bajuku ….” Belum selesai Cinta mengatakan apa yang hendak ia katakan, Keenan langsung mengusap bibir Cinta menggunakan jemarinya.


Sembari tangannya menuntun Cinta untuk masuk kedalam kolam air hangat, saat air hangat menyentuh kulitnya, rasa dingin langsung sirna, yang ada hanyalah rasa hangat dan debaran di jantung.


Cinta memang suka dengan air, saat dia sudah memasuki kolam dia langsung hendak berenang, akan tetapi tangan Keenan segera menahannya, dia menarik Cinta hanya dalam sekali hentakan.


Dia membuat tubuh Cinta berhadapan dengan tubuhnya dan duduk di pangkuannya, dimana dia juga sedang duduk di dalam kolam yang ada dudukannya.


“Deg … Deg … Deg!”


Saat Cinta tiba-tiba berhadapan dengan Keenan dalam jarak yang sangat dekat jantungnya seolah mau meledak, dia bisa melihat wajah tampan suaminya, suhu hangat air membuat wajahnya sedikit kemerahan namun malah membuat tampilan Keenan semakin menggoda dan manly.

__ADS_1


“Apakah kau bisa melihatnya? aku menunggu seharian demi momen ini, kau cantik sekali sampai aku akan mabuk setiap melihatmu,” sembari mengusap bibir istrinya, dia menatap lekat mata Cinta yang sekarang melebar namun nafasnya berat dan wajahnya terlihat sangat menggoda di mata Keenan.


“Kau sangat berharga, jadi jangan pernah aku melihat kau meneteskan air mata karena orang lain, lihatlah hanya aku seorang dan jadikanlah aku lelakimu seperti aku menjadikanmu wanitaku,” ucapan yang penuh tekanan dan menuntut untuk dijawab.


Cinta sudah pusing dan darahnya mendidih, dia tidak mengerti akan tetapi semua indera dan tubuhnya seolah menuruti semua keinginan lelaki ini, seperti biasa tubuhnya akan takluk dalam kendali lelaki tangguh yang menjadi suaminya ini.


Dengan ekspresi yang sangat menggoda dan seperti terhipnotis oleh semua keindahan yang ia rasakan sejak tadi, dia menganggukkan kepalanya, menyetujui semua yang dikatakan suaminya, bagaimananpun dia juga telah membuka hatinya.


Setelah mendapatkan jawaban itu, permainan yang ditunggu-tunggu oleh Keenan pun akhirnya dimulai.


Dia kembali melahap bibir istrinya dengan sangat lembut, tangan kokohnya mulai menarik ikatan bikini yang menyokong kedua buah dada kenyal istrinya.


Ukurannya kelihatan semakin besar, membuat Keenan semakin bersemangat, dia tersenyum sangat nakal dan pandangannya lagi-lagi terkunci ke buah dada kesukaan nya.


Keduanya kelihatan menantang di hadapannya, dia mengangkat pinggul istrinya agar kedua buah dada yang sejak tadi menggodanya tepat berada di depan wajahnya.


Dia bermain gemas disana, pertama menggunakan jemarinya, kemudian mengecupnya perlahan dan menggunakan lidahnya.


Setiap apapun yang dilakukan Keenan sudah membuat Cinta seperti melayang, suara nakal yang tidak bisa ia kontrol terdengar oleh Keenan membuat Keenan semakin bersemangat.


"Sayang, keluarkan saja suaramu, lebih kuat, hanya ada kita berdua disini, jadi jangan khawatir," bisik Keenan menatap tajam kearah istrinya yang sedang memejamkan matanya.


Menikmati apa yang dilakukan oleh Keenan kepadanya, wajahnya memperlihatkan ekspresi yang sangat menggoda membuat darah Keenan semakin mendidih.


"Wanita penggoda, bahkan disaat seperti ini kau selalu membuatku tidak sabaran!" geram Keenan dengan nafas yang berat dan gairah yang amat besar.


Cinta sudah tidak bisa mendengar apa yang dikatakan oleh suaminya, yang ia tahu hanyalah dia melayang dan merasa geli di seluruh tubuhnya.

__ADS_1


Keenan segera memberikan tanda kepemilikan di seluruh tubuh istrinya, karena dia memang gemas dengan buah dada istrinya, dia lebih banyak menggigit pelan disana sampai ada tanda merah yang membuatnya puas.


Dia melakukannya dengan sangat bersemangat, apalagi suara Cinta kedengaran semakin jelas dan seperti tidak bisa ia tahan lagi.


__ADS_2