
***
Episode 70 : Jangan jadikan aku wanita murahan.
Esapan yang sangat nakal dan antusias, Keenan tahu bagaimana caranya memainkan tubuh wanita, karena dia memiliki banyak sekali pengalaman, sedangkan Cinta sama sekali buta tak mengerti apa-apa.
Rasa geli, malu, sedikit panas dan gejolak tak dikenal oleh Cinta membuat nya pusing.
Mata Keenan menatap tajam kearah Cinta sembari lidahnya memainkan buah dadanya.
"Jangan, tolong jangan di lanjutkan," keluh Cinta dengan mata yang sudah berair tak bisa menahan gejolak dalam tubuhnya.
Dia malu sekali tetapi terlebih dari itu ada hal yang lebih gila terjadi dalam tubuhnya.
Tanpa sadar Cinta menggigit bibir bawahnya untuk menahan suara suara nakal yang keluar sendiri dari dirinya.
Keenan tidak tahan melihat wajah nakal Cinta, darahnya mendidih dan dia semakin bersemangat tak karuan.
"Cup!"
Keenan langsung menangkap bibir merah manis milik Cinta, dia melahapnya sembari tangannya tidak berhenti bermain di buah dadanya.
"Ah, hentikan, ku mohon," ucapan pelan sembari memejamkan mata karena tubuhnya tidak mendengarkan dirinya sendiri.
"Berhenti? sayang, bagaimana aku bisa berhenti saat melihat wajah nakal mu seperti ini, sudahlah tubuhmu juga sudah mulai memanas dan bergejolak, tubuhmu merespon dengan hebat sayang, lihatlah kau bergetar hebat," bisikan nakal dan ucapan yang terlalu berani membuat Cinta ingin menghilang saja karena terlalu malu.
Keenan mulai menurunkan tubuh Cinta agar berbaring ke kasur, dia mengusap lembut rambut panjang Cinta yang masih basah sembari bibirnya dan lidahnya tetap memainkan bibir Cinta.
__ADS_1
"Santai saja, jangan takut, aku akan melakukan nya secara bertahap," bisik Keenan membuka bajunya sekarang.
Tubuh bidang yang sangat menggoda langsung terpampang di hadapan Cinta, otomatis Cinta menutupi wajahnya menggunakan tangannya.
Keenan menyeringai melihat Cinta sangat malu dan tidak terbiasa, dia menikmati nya, bagaimana wanita ini malu tetapi tubuhnya sangat panas dan merespon sentuhan nya.
Setelah melepaskan pakaiannya, dia turun lagi dan tangannya menahan di kasur agar berat tubuhnya tidak membebani tubuh kecil Cinta.
Keenan membuka tangan Cinta, tubuhnya ia geser sedikit kesamping, dan kedua tangannya ia cengkeram dan dinaikkan keatas kepala, Keenan kemudian memperhatikan wajah Cinta yang memerah dan terlihat malu sekali.
Saat ia melihat wajah itu, Keenan tahu jika dia sudah tidak bisa berhenti lagi, wajah wanita ini dan eskpresi nya yang sangat menggoda membuat darah nya benar-benar panas dan batangnya mengeras sekali, sekarang sudah menyentuh paha Cinta membuat Cinta panik dan ingin melarikan diri.
"Mau kemana? jangan kabur dariku, ini sudah tidak bisa di tunda lagi, aku sudah tidak bisa menahannya sayang!" bisik Keenan dengan suara yang berat dan nafas yang panas.
"Tidak, tidak boleh melakukan ini," keluh Cinta masih mencoba mengumpulkan kesadarannya yang tinggal sedikit itu.
Tetapi keluhan Cinta sama sekali tidak terdengar oleh Keenan, dia sepenuhnya telah tenggelam dalam api gairah dalam dirinya yang selama ini ia tahan.
Perlahan tangan nya menyusuri perut Cinta dan tanpa menunggu aba-aba memasuki daerah sensitif Cinta membuat Cinta membelalak dan mendorong sekuat tenaga, tetapi tidak berdaya, dia sama sekali tidak apa-apa nya dibandingkan Keenan.
"Sudah panas ternyata? aku tahu kau menginginkan nya, berikan padaku ya, perawan mu hanya boleh milikku!" goda Keenan mengecup bahu Cinta lalu turun ke buah dada dan perut nya.
Sembari tangannya mencoba membelai selembut mungkin daerah sensitif itu agar Cinta tidak syok dan trauma di saat pertamanya.
Cinta merasa pusing sekali, dia merasa tubuhnya terbakar, dia tidak bisa tidak menegang, nafasnya menjadi berat dan dia berkali-kali mencoba mempertahankan kesadaran nya.
"Tidak boleh, setidaknya aku tidak boleh sama seperti wanita murahan miliknya, sadarlah Cinta!" tegas Cinta sudah tidak tahan lagi.
__ADS_1
Bahkan suara nakal tak terasa keluar dari mulutnya, tangan lelaki ini bermain begitu lembut sampai Cinta pusing, mulutnya juga tidak berhenti membelai setiap sudut tubuh Cinta.
Seolah tahu dimana daerah sensitif Cinta, Keenan bermain begitu nakal juga hebat.
Setelah beberapa saat ....
Keenan merasa semuanya sudah siap dilakukan, jika seperti ini maka saat memasukkan maka Cinta tidak akan terlalu sakit.
Keenan bangkit sebentar, dia mengecup dahi Cinta, pipinya dan turun ke bibirnya, "Sayang, aku mulai yah," bisiknya dengan suara yang sangat nakal.
Tetapi respon yang diberikan Cinta membuat Keenan berhenti.
Cinta menangis, "Aku tahu kau hanya ingin mengambil perawan ku lalu membuang ku seperti ibuku dan ayahku, aku tahu tetapi bisakah jangan sekarang kau ambil, aku ingin mempertahankan harga dirinya sebentar saja,"
"Tolong dengar aku sebentar saja, tolong jangan buat aku menjadi wanita murahan yang kau buang seperti wanita mu yang lain, aku akan melakukan apa saja tetapi jangan ini, ku mohon!"
Cinta menangis dengan hebat dan tak berdaya, tak mampu mempertahankan dirinya, karena tubuhnya juga seolah menikmati membuat Cinta tidak memiliki pilihan lain selain menangis saja.
***
Guys akan update reguler lagi ya, baru libur sehari udah dibilang hilang akunya, wkwkwk maaf ya buat kalian nunggu, aku lagi membenahi diri sendiri karena setelah memeriksa novel ku yang lain ternyata aku melihat alurnya terlalu terburu-buru, jadi aku mau diskusi sama editor biar novel nya bagus dan tidak terburu-buru lagi.
Jadi mungkin dalam waktu dekat tidak akan crazy up karena semua naskah mau aku review lagi hehe.
__ADS_1
Mohon pengertiannya ya.
Terimakasih