Boss Playboy

Boss Playboy
Aku menginginkan mu.


__ADS_3

Episode 97 : Aku menginginkan mu.


***


Lelaki yang begitu menawan, seolah bisa memberikan apa pun yang ia inginkan, tetapi Cinta tahu jika sekali dia terperangkap dalam penjara cinta lelaki ini maka dia akan berakhir seperti wanita lain.


Mengemis cinta dan rela melakukan apapun juga demi kesenangan lelaki ini.


Akan tetapi ucapan Keenan barusan entah kenapa membuat Cinta terpana, seolah dia bisa mempercayainya apa yang baru saja ia katakan.


"Deg ... Deg ... Deg!"


Belum pernah Keenan berbicara begitu lembut dan hangat, seolah mengatakan sesuatu yang mustahil akan ada di dunia nyata.


Cinta terdiam, dia hanya bisa menatap kebingungan, saat jemari Keenan menyentuh helaian rambutnya dan tersenyum kepadanya dengan sangat intens.


Ada getaran dihatinya yang selalu ia lawan dan acuhkan.


"Sayang ... apa yang sedang kau pikirkan? bukankah tadi aku sudah membiarkan salah satu teman mu untuk datang dan menemani mu? kenapa kau kelihatan kebingungan seperti itu?" Keenan semakin mendekat, membuat kedua tubuh mereka menempel, tangannya mengusap gemas pipi istrinya yang kelihatan memikirkan banyak sekali hal di kepalanya.


"Aku tidak memikirkan apapun, aku hanya ...." belum selesai Cinta melanjutkan ucapannya, Keenan langsung mengecup bibir Cinta.


"Cup!"

__ADS_1


Lalu setelah itu ia melonggarkan ciumannya lagi, "Bohong .... sekali lagi berbohong akan aku cium dua kali, dan berlipat ganda jika kau tidak mau jujur," bisio Keenan menyeringai.


Nafasnya yang hangat dan panas, wangi nafas nya yang memusingkan.


Cinta mungkin tidak sadar akan tetapi dia benar-benar telah dibuat ketagihan dengan wangi dan aroma laki-laki Keenan.


"Ta ... Tapi, aku benar-benar sedang tidak memikirkan apapun," jawab Cinta lagi.


Hal itu dibalas seringaian oleh Keenan.


Dan kemudian ....


"Cup!"


"Cup!"


"Sayang, aku sangat tergila-gila kepadamu, aku sangat suka mencium mu, aku akan senang sekali jika kau berbohong lagi, ayo bohong lagi maka aku akan melahap mu sampai pagi," bisio Keenan lagi.


Sekarang dia sudah mengangkat tubuh Cinta, agar duduk di pangkuannya, dimana dia sudah menuntun mereka sejak tadi melangkah mundur agar duduk di kursi sofa yang ada di balkon kamar.


Tangan kokohnya tetap mengerat di pinggang Cinta, lalu senyuman nakalnya tetap terlihat jelas oleh Cinta.


Wajah Cinta sampai merona dan memerah, lelaki ini sungguh pandai sekali bermain dengan kata-kata, pantas saja banyak wanita terjerat padanya.

__ADS_1


Tidak hanya pandai di ranjang, mulutnya juga sangat manis.


Karena Cinta sudah tidak bisa berbohong lagi, akhirnya dia mengatakan apa yang sedang mengusiknya sejak tadi.


Hal yang benar-benar mengusik Cinta malam ini adalah bagaimana pesan Rara yang begitu manis padanya, kelihatan sekali ada sesuatu yang tersembunyi disana, seolah ingin menjebaknya dengan sesuatu yang mengerikan.


"Aku benar-benar tidak ingin memikirkan mereka, tetapi mungkin memang benar aku sangat menginginkan sebuah keluarga, mendambakan kasih sayang, makanya saat tadi aku membaca pesan nya, aku hampir pergi begitu saja walau aku tahu pesan itu hanyalah kebohongan dan jebakan,"


"Walau aku tahu mereka tidak benar-benar menginginkan aku sebagai keluarga,"


Cinta berbicara begitu jujur, wajahnya yang begitu pilu dan bagaimana dia sangat menginginkan kasih sayang, membuat Keenan memejamkan matanya sejenak.


"Para tikus itu! beraninya mengganggu istriku!" geram Keenan mengepal tangannya.


Lalu ia segera menggenggam bahu Cinta membuat Cinta yang tadi sudah menunduk langsung melebarkan mata karena terkejut.


Dia menatap Keenan yang berada dekat sekali dengannya.


"Sayang, aku sudah pernah mengatakan ini, aku menginginkan mu! jika dunia ini menolak mu bahkan keluarga mu menolak mu, maka aku akan tetap akan menginginkan mu!"


"Awas saja wanita itu ya, entah siapa tadi namanya itu, akan kuberikan dia pelajaran karena berani mengirimkan pesan kepada istriku!" geram Karena kemudian dengan wajahnya yang benar-benar serius.


Dia tidak tahu jika ucapannya yang pertama sungguh menyentuh hati Cinta yang terdalam.

__ADS_1


__ADS_2