
Episode 81 : Pernikahan mendadak!
***
Keenan dan Cinta sudah selesai makan pagi, Cinta sedang merasa deg degan, bagaimana pun dia tidak mengerti mengapa dia tiba-tiba harus segera menikah, dia juga takut menolak bisa-bisa Keenan akan marah padanya lagi.
Cinta takut saat melihat Keenan marah, kemarahan lelaki ini terlihat seperti monster dan itu mengerikan.
"Sayang, ayo kita pergi menikah ...." seru Keenan meraih dan menggenggam tangan Cinta.
Hal itu membuat Cinta berdebar-debar, kata ayo menikah seolah membuat nya merasakan jika dia sungguh akan segera menikah.
Memang bukan pernikahan seperti yang ia inginkan, akan tetapi pernikahan yang didaftarkan secara hukum.
Keenan menuntun Cinta, masuk kedalam mobil, saat Cinta melirik kearah Keenan, dia melihat wajah Keenan yang sejak tadi senyam senyum tidak jelas.
Padahal disini Cinta sedang gerogi sampai tangannya dingin dan tak bisa berhenti bergetar.
"Kenapa dia senyum senyum tidak jelas sih? apakah pernikahan ini sungguh akan terjadi? Cinta, kau sungguh akan menikah? astaga! hidup macam apa ini?" Cinta berteriak di dalam hatinya, menumpahkan rasa aneh sekaligus tidak memahami sebenarnya akan kearah manakah kisah hidupnya berlabu.
Sedangkan Keenan yang merasa akhirnya akan menikahi Cinta dan akan membuat Cinta menjadi miliknya hanya bisa berkumandang ria nan bahagia dalam hatinya.
"Ha ha ha, ternyata menikah memang bukan pilihan yang buruk, dengan begitu dia tidak akan bisa pergi lagi dariku dan dia akan menjadi milikku seutuhnya!"
Berbeda dengan Cinta yang duduk di sisinya, sekarang Keenan sesuai menyeringai bahagi, sedangkan Cinta terlihat keringat dingin dan gerogi.
Bram yang melihat tingkah yang sangat kontras antara Keenan dan Cinta jadi geleng-geleng.
"Benarkah Nona Cinta melamar paksa Pak Keenan? kenapa rasanya Nona Cinta tertekan? malahan sekarang yang dipaksa itu terlihat bahagia, apa jangan jangan ...."
Pikirannya langsung melayang, dia ingat jika Bos nya adalah pribadi yang unik dan sangat narsis, pasti Keenan hanya salah paham dengan ucapan Cinta dan malah menganggap jika hal itu adalah lamaran paksa Cinta.
"Wah ... wah, tidak ku sangka Bos akan memiliki hubungan sehebat dan seaneh ini, ckck!" Bram yang sejak pagi sudah menjemput keduanya sedang membawa Keenan dan Cinta untuk mendaftarkan pernikahan mereka.
Hanya dalam beberapa saat akhirnya mereka sampai di depan gedung besar,
__ADS_1
"Duh, kenapa cepat sekali sampainya, jika aku melarikan diri disini apakah dia bisa mengejar aku apa tidak ya?"
"Bodoh kau Cinta, jika kau berani lari mungkin kepalamu akan dipenggal!"
Cinta sedang berdebat dengan konflik dalam batin nya.
Bayangkan saja seorang jomblo yang pertama kali pacaran itupun karena terjebak tiba-tiba saja menikah, sungguh rencana hidup memang penuh rahasia.
"Glek!"
Cinta menelan salivanya dan jantungnya sampai tak teratur lagi berdetak saat Keenan sudah membawanya memasuki gedung itu.
Dan oleh karena Keenan adalah sosok yang terkenal dan berpengaruh proses pendaftaran pernikahan itu langsung selesai hanya beberapa menit setelah mereka sampai.
Lalu setelah itu mereka kembali ke mobil, Cinta yang masih mematung tak bisa percaya jika dia sudah menikah dan menjadi istri merasa aneh.
Pernikahan yang terjadi begitu cepat serasa tidak nyata, sampai pada akhirnya lamunannya terbuyarkan oleh sentuhan tangan nakal Keenan di pinggang nya.
"Srek!"
Salah satu tangan Keenan menarik dagu Cinta agar Cinta melihat dengan jelas wajah Keenan, agar keduanya bisa saling menatap satu sama lain.
"Sayang, kau sudah menjadi milikku, aku berjanji akan memberikan pesta meriah untuk mu, tetapi tidak sekarang karena akan bahaya jika orang orang tahu kau istriku,"
"Tetapi yang jelas pernikahan ini akan menjadi pengikat untukmu, jangan pergi dan tinggal kan aku! apapun yang ada di pikiran mu saat ini ingatlah jika kau sudah menjadi istri oleh seseorang yang hebat seperti ku!" bisiknya begitu nakal.
"Istri?" seru Cinta pelan sekali.
Tiba-tiba pipinya jadi memerah, ucapan lelaki ini entah kenapa menusuk hatinya, seolah menyadarkan Cinta jika dia memang tidak akan bisa lepas dari lelaki ini.
"Aku sudah menjadi istri lelaki ini, hanya dalam beberapa menit si jomblo ngenes yang memimpikan cinta sejati dalam hidupnya akhirnya menikah, akan tetapi menikah secara sembunyi sembunyi dan dengan cara yang aneh, apakah hidupku memang sepenuhnya aneh semua? aaaaa!"
Cinta tidak berani melihat lekat kearah mata tajam Keenan, jantungnya berdegup terlalu cepat sampai sampai rasa gugupnya tidak bisa ia sembunyikan lagi.
"Hehe, kau menggemaskan sekali, aku tahu kau pasti membayangkan hal nakal kan? tenang saja akan kita lakukan malam ini sampai kau puas, ha ha ha!"
__ADS_1
Jawaban Keenan, lelaki yang tiba-tiba saja menjadi suaminya sekarang ini langsung mengingat kan Cinta akan hubungan panas yang selama ini selalu tertunda.
"Oh iya aku lupa bagian itu? astaga, jadi ... jadi dia sudah bisa melakukan nya? dasar mesum, padahal dia sendiri yang membayangkan tetapi malah aku yang selalu jadi kambing hitam, dasar lelaki aneh, arogan dan pemaksa! ah!"
Geram Cinta langsung menatap tajam kearah Keenan, namun saat Keenan menatap balik dirinya, Cinta langsung gelagapan dan menunduk menurut.
"Ck! bisa tidak kalian berdua mesra mesranya nanti saja? aku disini masih hidup dan bernafas, aku tetaplah berada di sekitar kalian, dasar bucin, jomblo seperti ku selalu saja menderita melihat adegan seperti ini! sial!"
Bram yang kesal itu hanya bisa menggerutu dalam hatinya, dia merasa kesal karena kedua sejoli yang kelihatan mesra mesra itu menganggap dirinya seolah tidak ada di mobil bersama mereka.
***
Disaat yang sama di kediaman Rehan, ayah Cinta.
Rehan baru saja mendapatkan panggilan dari mantan istrinya, jika beberapa saat lagi mantan istrinya akan kembali ke kota untuk mengumumkan sesuatu.
Rehan merasa aneh dan penasaran, dia merasa selama ini mantan istrinya itu tidak pernah seperti ini sebelumnya.
Entah pengumuman apa yang hendak ia katakan akan tetapi entah kenapa sudah membuat hatinya gundah.
Dia bahkan tidak bisa tidur semalaman karena memikirkan hal itu, saat ia ketahuan berselingkuh dan menikah secara sembunyi sembunyi, mantan istrinya itu langsung pergi begitu saja tanpa menuntut apapun, hari itu dia mengira jika mantan istrinya itu bodoh karena mengalah terlalu cepat.
***
Novel ini akan update setiap hari yaa, jadi mohon di tunggu, berikan komentar membangunnya biar aku makin bagus dalam menulis.
Btw aku tahu banyak kekurangan dalam novel ini, jika kalian menemukan ada salah ketik, tinggalkan komentar saja ya, biar ;langsung aku perbaiki hehe.
Makasih ya semuanya, lope you.
***
Jangan lupa follow ig author : @nitanaiibaho
Kalian bisa DM dan tanya2 disana.
__ADS_1
***