
Episode 150 : Isi surat perceraian?
***
Masih di perusahaan Thomson,
Setelah para tetua itu pergi, Keenan langsung bernafas dengan lega, dia baru saja menyatakan permusuhan secara tidak langsung dan dia tahu dia tidak akan bisa mundur lagi.
Keenan segera memanggil Assiten pribadi Josh Thomson dan memanggil para direktur dan manager yang bekerja di perusahaan Thomson untuk memasuki ruangan meeting.
Dia akan melihat dan memeriksa sendiri karyawan yang akan menjadi bawahannya.
Disisi lain, dia akan menyeleksi mereka karena berdasarkan informasi yang telah dikumpulkan oleh Bram juga informasi dari Assiten ayahnya mengabarkan jika para petinggi di perusahaan juga dikuasai oleh keluarga dari para tetua itu.
Yang artinya mempersempit langkah Josh dalam pebisnis an nya, bisa dikatakan hampir 80% para petinggi di perusahaan ini adalah keluarga inti para tetua yang mengakibatkan perusahaan Thomson lebih dikuasai oleh mereka.
Dan hari itu juga, Keenan menyeleksi sendiri, dia merombak besar-besaran susunan di perusahaan Thomson yang akan membuat para tetua akan semakin murka dan terusik.
Peraturan barunya adalah, jika perusahaan Thomson tidak menerima karyawan yang memiliki hubungan darah dan keluarga kecuali keturunan darah dari Keenan, yang artinya banyak dari keluarga inti tetua itu akan dipecat dan para tetua akan kehilangan sebagian dari kekuasaan nya di perusahaan.
Bukan hanya itu saja, banyak bagian eksekutif yang langsung kosong hari itu juga karena penggelapan dana yang sudah diperiksa oleh Keenan bersamaan saat ia memeriksa aliran dana yang begitu banyak disalah gunakan saat lalu.
Setelah Keenan memasuki perusahaan dan melihat dengan mata kepala sendiri, Keenan akhirnya sadar betapa selama ini ayahnya benar-benar seperti boneka para tetua.
Keenan sadar guna untuk mengalahkan para tetua itu, dia harus menjadi satu-satunya pemimpin dan yang berkuasa di perusahaan Thomson.
Dan Keenan memiliki senjata pamungkas nya, yaitu perusahaan nya sendiri yang juga sudah menjadi perusahaan besar.
Jadi jika Keenan menggabungkan perusahaan nya dan perusahaan ayahnya maka nilai saham yang dimiliki oleh para tetua akan melebar dan berkurang.
__ADS_1
***
Selama seminggu penuh, Keenan bekerja siang dan malam, dia merombak besar-besaran perusahaan Thomson dan bekerja keras menggabungkan perusahaan nya dan perusahaan ayahnya.
Menjadikan perusahaan Thomson menjadi sangat besar dan tentu pekerjaan di dalamnya juga semakin banyak tentunya.
Keenan juga menarik karyawan terpercaya Yang memang memiliki kemampuan diatas rata-rata untuk mengisi kekosongan sementara para petinggi yang tadinya diisi oleh keluarga dari para tetua.
Hanya dalam satu minggu semenjak perusahaan Thomson ditangani oleh Keenan, kekuasaan berangsur memihak hanya kepadanya.
***
Di ruangan pribadi Keenan,
Keenan sedang menyelesaikan beberapa dokumen dan disaat yang sama tim rahasianya juga sedang mengumpulkan bukti nyata mengenai penggelapan dana berjumlah fantastis dimana hal ini akan dijadikan senjata oleh Keenan untuk semakin memperlemah pengaruh tetua terhadap perusahaan nya.
Dia kemudian mengambil ponsel pribadinya dan membuka laporan-laporan dari Rey mengenai keseharian Cinta.
Hanya dengan cara ini Keenan mengobati rasa rindunya, dia tersenyum mana kala melihat Cinta sudah membaik dan keluar dari rumah sakit.
"Tring ... Tring ... Tring!"
Tiba-tiba ada telepon dari Bram menghubungi Keenan.
"Halo Bram?"
"Pak, saya sudah menyerahkan surat perceraian dan barang-barang itu kepada Nona Cinta barusan," Bram memberikan laporan mengenai permintaan Keenan kepadanya.
Saat mendengar itu mata Keenan menjadi melebar, "Ja ... jadi apakah dia mengatakan sesuatu? pesan atau apapun tidak ada?"
__ADS_1
Keenan tiba-tiba bersemangat, dia langsung duduk dengan tegap sampai akhirnya Bram yang memang tak mendapatkan pesan apapun itu mengatakan dengan sebenarnya.
"Tidak ada pesan apapun Pak, dia hanya menerimanya begitu saja, hanya saja dia memang belum membuka kotak nya Pak," Bram memberikan laporan dengan sangat detail.
Bagaimana berkas dan barang itu diletakkan oleh dirinya dalam kotak, mengingat barang yang dititipkan itu bernilai fantastis, jadi Bram tak ingin merusaknya.
"Haahhh!"
Keenan menghela nafasnya kecewa.
Lalu ia segera mengakhiri panggilan tersebut.
"Aku sangat merindukanmu, tunggu sebentar lagi, hanya sebentar lagi, aku akan menyelesaikan semua ini dengan cepat," Keenan berucap sendiri.
Kemudian semangat membara lagi, dia langsung mulai bekerja lagi dan tak mau membuang waktu sedikitpun.
***
Di sisi yang lain,
Cinta yang baru saja menerima sebuah kotak dari Bram, Assiten Keenan merasa penasaran dengan isi kotak.
Dia membuka kotak itu, dan yang ia temukan pertama kali adalah surat perceraian mereka.
"Heh! Bajingan! brengsek! dia ingin menekankan kalau kami sudah bercerai rupanya!" geram Cinta sampai ia sadar dan matanya melebar saat tak sengaja membaca keseluruhan isi surat perceraian.
Jantung Cinta berdegup begitu kencang dan tangannya mencengkeram kertas dengan sangat kuat.
Dia memang tidak membaca keseluruhan isi kertas perceraian mereka dan hanya menandatangani nya, dan baru inilah dia membaca keseluruhan dan dia sangat amat terkejut sekali.
__ADS_1