Boss Playboy

Boss Playboy
Malam pertama (Bag 2)


__ADS_3

Episode 87 : Malam pertama (Bag 2)


Warning : Dibawah ini akan ada adegan dewasa, jika tidak suka adegan dewasa tinggal skip aja ya dan tolong jangan bilang kenapa banyak adegan dewasa nya, adegan dewasa ini perlu dibuat untuk menunjukkan keintiman mereka.


Khusus yang umurnya belum dewasa tolong dilewatkan episode ini juga.


Terimakasih


Author Joy


***


"Ahh ...."


Cinta sedikit berteriak, dia mencengkeram tangan Keenan kuat sekali, tetapi cengkeraman itu seolah tidak terasa oleh Keenan.


"Sshhh!" Keenan mencoba menenangkan Cinta yang tidak bisa menyembunyikan rasa sakit di wajahnya.


Dia mengecup dahinya berulang kali, mengusap rambut dan mencium bibirnya untuk mengalihkan perhatian Cinta.


"Sayang, lihat aku .... tenanglah,"


Suara Keenan berat sekali, dia bahkan belum memasukkan miliknya sepenuhnya, tetapi rasanya terlalu sulit untuk memasukkan sekaligus semuanya dalam sekali hentakan, juga Keenan tetap harus mementingkan Cinta dalam saat saat pertama nya ini.


Cinta yang sudah tidak tahu lagi harus melakukan apa, hanya bisa memindahkan tangannya ke rambut Keenan dan menariknya.


"Apanya yang tenang? kau bilang tidak akan sakit, ini sakit sekali ...." Cinta dengan wajahnya yang menggemaskan saat marah dan ngedumel terlihat lagi oleh Keenan.


Saat Cinta merasa sakit dan terdesak memang akan sulit mengontrol kemarahannya, semua kata kekesalan akan langsung keluar dari mulutnya.


"Pffttt ...." Keenan berhenti sebentar, dia tidak tahu jika saat melakukan hubungan ini pun dia tetap akan merasakan gemas dan merasa lucu.


"Kenapa tertawa? sakit tahu, keluarkan saja!" geram Cinta mencoba mendorong Keenan.


Rasanya kurang nyaman dan seperti ada yang mengganjal.

__ADS_1


"Sayang, sudah masuk setengahnya, masa sih harus dikeluarkan, tenang saja dan percaya padaku, nanti tidak akan sakit lagi," bisik Keenan sudah seperti monster yang haus akan kenikmatan.


Dia mendekap tubuh Cinta, sungguh walau Keenan sudah memiliki banyak sekali pengalaman, entah kenapa dahaganya tidak pernah terpuaskan.


Hanya kepada Cinta dia merasa sesuatu yang berat terangkat dari tubuhnya, bagaimana tidak, walau hubungan ini belum sampai ke intinya rasanya sudah membuatnya menjadi gila karena terlalu nikmat.


Keenan harus menahan gairahnya sebentar, tubuh Cinta belum siap dan belum mampu menahan tenaganya, dia harus melakukan ini secara bertahap.


Memang begitu rencana nya, tetapi sangat sulit dalam prakteknya, bagaimana pun biasanya saat Keenan melakukan hubungan yang dulu ia anggap hanya sebuah olahraga saja, pihak wanita lah yang selalu mencoba memuaskan nya dan dia bisa melakukan apa saja.


Tetapi Cinta tidak begitu, tubuh wanita ini terlalu lemah dan dia tidak ingin melukainya.


"Ummm ... apa yang kau lakukan?" seru Cinta sedikit mengeluarkan suara nakal yang tidak bisa ia kontrol saat Keenan menyesap salah satu buah dadanya dan yang satu lagi ia mainkan dengan tangannya.


Keenan bahkan tidak sempat menjawab karena tubuhnya bergerak sendiri, gairahnya sudah tak tertahankan.


Dia akan merangs*ng tubuh Cinta lagi dan membuat Cinta kehilangan dirinya, agar Cinta tidak lagi merasakan sakit.


Dia begitu nyaman dan suka memainkan nya dengan lidahnya, sesekali dia akan naik ke atas dan melahap bibir Cinta yang tidak sadar jika selalu mengeluarkan suara suara nakal.


"Ahh ... sa ... sayang!" seru Cinta dengan suara yang kecil sambil memejamkan matanya, dia tidak tahu kenapa begitu menurut, seolah dominasi lelaki ini di ranjang membuat nya seolah menunduk dan menurut.


Tubuhnya nya pun sama, bergerak sendiri dan tidak mau mengikuti apa yang ia inginkan sekarang ini.


Saat mendengar itu, Keenan sampai menggeram karena gairahnya langsung memuncak, dari angka 100 melonjak ke angka 1000 dan hanya Cinta yang bisa membuatnya seperti ini.


"Ahh ... sayang sudah masuk semua," bisik Keenan sejak tadi saat merangs*ng tubuh Cinta dan mengalihkan perhatian Cinta, dia perlahan-lahan memasukkan semua miliknya ke dalam Cinta.


"Sejak kapan? kenapa rasanya tidak sakit? ah, tapi apapun itu, apa perlu dia menjelaskan segalanya terperinci seperti itu? ck!" Cinta sempat bergumam dalam hatinya, tetapi tubuhnya sudah terlalu tak bisa ia kendalikan.


Yang bisa ia lakukan hanyalah menikmati, sentuhan dan perlakuan Keenan yang begitu lembut.


Ketakutan yang ada di kepalanya mengenai malam pertama sirna sudah, dia tidak tahu apa karena Keenan begitu lembut dan berhati-hati, tetapi rasanya hanya sakit di awal, selanjutnya yang ia rasakan hanyalah rasa aneh dan nikmat yang luar biasa.


Malam itu keduanya tenggelam dan keinginan tubuh mereka masing-masing, Keenan sudah mulai melakukan hentakan pelan pelan awalnya, tetapi saat Cinta mulai tidak merasa sakit, dia mulai mempercepat hentakan nya dengan tenaga yang ia atur agar Cinta tidak merasa syok dan sakit lagi.

__ADS_1


Keringat sudah membasahi tubuh Keenan dan Cinta, Cinta tidak tahu jika melakukan hal seperti ini bisa membuatnya lupa diri dan terasa terlalu enak.


Dia sampai lupa sejak tadi dia mengatakan apa dan mengeluarkan suara nakal sebanyak apa yang ia tahu hanyalah wajah Keenan terlihat begitu menikmati, bibirnya terus saja memberikan tanda kepemilikan di setiap sudut tubuh Cinta.


Dan saat Keenan bergetar terlalu cepat diatasnya, rasanya Cinta hampir pingsan, dia mencengkeram tangan Keenan kuat sekali.


Dia bahkan sampai menangis, menggigit bibir bawahnya dan bersuara semakin nakal.


"Hmm, ahh ... tolong hentikan, ada yang aneh, apa ini?" geram Cinta tubuhnya seperti menegang dan matanya melebar, nafasnya menjadi memburu, dia tidak pernah merasakan sensasi aneh dan gila seperti ini.


Seolah ada yang akan keluar dari tubuhnya.


Saat mendengar itu, Keenan malah semakin buas, seolah dia tidak mendengar ucapan Cinta lagi, dia memeluk Cinta kuat-kuat, dan hentakan nya semakin cepat dan kuat.


Hanya beberapa saat setelah itu, Cinta merasa tubuhnya bergetar dengan sangat hebat, dia menahan nafasnya beberapa saat dan dia memegang kuat sekali lengan kokoh suaminya yang sedang mendekap dirinya kuat sekali.


Karena sepertinya Keenan juga merasakan yang sama, tubuh Keenan begitu panas dan bergetar.


"Ahh, sayang, aku tidak tahu melakukan ini akan seenak dan se mendebarkan ini, aku akan ketagihan," bisik Keenan telah mengeluarkan sesuatu dari tubuhnya ke Cinta.


Dia mengecup dahi istrinya, dan sadar sepertinya Cinta pingsan, mungkin karena terkejut dengan apa yang ia rasakan, Cinta pingsan di saat malam pertamanya.


***


Novel ini akan update setiap hari yaa, jadi mohon di tunggu, berikan komentar membangunnya biar aku makin bagus dalam menulis.


Btw aku tahu banyak kekurangan dalam novel ini, jika kalian menemukan ada salah ketik, tinggalkan komentar saja ya, biar ;langsung aku perbaiki hehe.


Makasih ya semuanya, lope you.


***


Jangan lupa follow ig author : @nitanaiibaho


Kalian bisa DM dan tanya2 disana.

__ADS_1


__ADS_2