
Episode 60 : Bibir manis.
***
Setelah kesepakatan antara Cinta dan Keenan akhirnya terlaksana lah makan malam yang sangat di rindukan dan diinginkan oleh Cinta.
Saking bahagianya, Cinta lupa jika baru saja dia telah dijebak oleh teman sekantor nya.
Cinta dan kedua temannya makan dengan sangat lahap, dia seperti sedang berperang dengan makanan yang ada di hadapannya.
“Kenapa kau makan seperti itu, jelek sekali, makanannya tidak akan lari kemanapun, pelan pelan lah!” seru Keenan melihat cara makan Cinta yang sangat lahap dan cepat, pipinya bahkan sampai kembung seperti itu.
“Apa dia tidak suka cara makan ku? ha ha ha! aku jelek saat makan, kalau begitu akan semakin aku buat jelek, agar kau segera mengusirku!” gumam Cinta memiliki rencana jitu, dia semakin makan dengan cara acak dan terlihat sangat tidak anggun.
“Haaaahhh!” Keenan menghela nafasnya panjang, sungguh kelihatan sekali dia sedang berhadapan dengan seorang wanita yang tidak anggun sama sekali.
Keenan segera membisik ke telinga Cinta,
“Aku tahu apa yang ada di pikiranmu, tetapi sejelek apapun cara makan mu aku tidak akan pernah melepaskan mu sebelum masa kontrak berakhir!” ucap Keenan dengan santainya dan menyeringai nakal.
“APA? KENAPA DIA BISA TAHU?! Apakah dia bisa membaca pikiranku, wah wah apakah lelaki ini juga berprofesi sebagai dukun peramal!” Cinta sampai mangap, matanya terbelalak dan dia membeku.
“Pfft!”
Keenan sampai tertawa kecil melihat ekspresi lucu Cinta.
“Aku hanya menebak, siapa duga dia mengeluarkan ekspresi lucu seperti itu, hahaha!”
Keenan seperti senang sekali, mengerjai Cinta lagi dan lagi.
__ADS_1
Sedangkan di meja yang sama, Rita dan Isya yang juga makan seperti gaya Cinta bagaikan debu yang tidak terlihat.
Mata Rita dan Isya menilik dengan sangat tajam kearah Keenan dan keduanya senyam senyum.
"Ternyata bau nasi gosong nya beneran, teman kita mendapatkan jackpot untuk hubungan pertamanya, harus dirayakan!" batik Isya dan Rita sedari tadi sedang berbincang-bincang dan membicarakan mengenai Keenan yang kelihatan sekali sudah menyukai teman mereka itu.
Walau keduanya bagaikan debu tak terlihat di mata Keenan tetapi tak apa, karena saat melihat sikap Keenan dan Cinta mereka berdua seperti melihat drama dalam kehidupan nyata.
***
Setelah beberapa saat ....
Makan malam diantara mereka akhirnya selesai, Cinta lagi-lagi harus berpisah dengan sahabat sefrekuesi nya ini.
"Cinta, Pepet teros jangan kasih kendor!" bisik Rita pelan namun menakan membuat Cinta gelagapan dan merasa si Rita ini memang sangat tidak bisa jaga mulut seperti dirinya.
"Nanti harus lanjut di chat ya Cin, bye bye!" seru Isya menutup mulut Rita dan menariknya pulang.
"Srek!"
Saat kedua teman Minion Cinta pergi, Keenan segera merangkul Cinta, "Sayang, ayo pulang, aku sudah lapar," bisik Keenan sembari menarik tubuh Cinta menuju mobil nya yang sedang terparkir.
Keenan memang memilih tidak makan, dia hanya mau makan masakan Cinta saja, setelah memakan makanan yang di masak oleh Cinta sulit bagi Keenan untuk memakan makanan yang lain.
Akhirnya Cinta masuk kedalam mobil, karena dia sudah kelelahan dan kekenyangan, Cinta langsung tidur di kursi mobil, Keenan mengemudikan mobil dan melihat jika kekasih nya itu telah tidur terlelap.
Keenan tersenyum lalu ia melanjutkan menyetirnya,
Sesaat setelah sampai di apartemen luas nya, Keenan segera menggendong Cinta yang terlihat lelah mungkin karena dikurung seharian di dalam kamar mandi.
__ADS_1
Dengan perlahan Keenan meletakkan Cinta diatas kasurnya, lalu memerhatikan wajah Cinta dari dekat sekali.
“Cih, jika dia tidur terlihat sangat damai dan anggun, tetapi jika bangun, bibirnya tidak bisa berhenti mengoceh!” ketus Keenan mencubit pipi Cinta pelan.
“Bibir?” lalu ia sadar jika baru kali ini dia memperhatikan bibir Cinta, matanya bentuk wajahnya dan hidungnya.
“Bibirnya merah sekali, tidak apa kan jika aku mencium nya, salah dia kenapa memiliki bibir menggoda! Ingat ya ini salahmu!” ketus Keenan segera memberikan kecupan lembut di bibir Cinta.
“Hmm, rasa ayam bakar!” ketusnya langsung melepaskan Cinta dan sekarang pergi ke balkon untuk menghubungi Bram yang sudah terganggu tidur damainya.
“Tring … Tring … Tring!”
"Halo Pak?"
"Bram, cctv yang kau kirim tadi, tangkap tiga orang wanita yang mengurung Cinta di kamar mandi, dan bawa mereka pagi ini juga ke apartemen ku!"
"Oh ya, sebelum kau bawa mereka kesini, kurung ketiganya semalam penuh ini di rumah angker! beraninya mereka mengurung wanita ku! harus diberi pelajaran!" geram Keenan segera membuat Bram terkejut mendengar betapa pedulinya Keenan pada Cinta.
***
Novel ini akan update setiap hari yaa, jadi mohon di tunggu, berikan komentar membangunnya biar aku makin bagus dalam menulis.
Btw aku tahu banyak kekurangan dalam novel ini, jika kalian menemukan ada salah ketik, tinggalkan komentar saja ya, biar ;langsung aku perbaiki hehe.
Makasih ya semuanya, lope you.
***
Jangan lupa follow ig author : @nitanaiibaho
__ADS_1
Kalian bisa DM dan tanya2 disana