
Flashback off,
"Bagaimana apakah kau sudah ingat?" ketus Keenan pada Cinta yang memang sedang mencoba mengingat kembali ingatan tadi malam.
"Ti ... Tidak, hehe aku benar-benar lupa Tuan, oh iya ini sudah pagi, mentarinya sangat indah, emmm, aku, aku akan mempersiapkan sarapan terlebih dahulu, hehe, aku undur diri dulu Tuan baik hati," jawab Cinta pada Keenan, karena memang sebenarnya Cinta sudah mengingat segala hal yang terjadi tadi malam.
Cinta tahu jika kesalahannya tadi malam dan perlakuannya pagi ini jika diakumulasikan maka hidup Cinta akan dalam fase bahaya, jadi Cinta memutuskan untuk berpura-pura bohong, dan tidak mengingat kejadian tadi malam.
Dengan penuh hormat dan menunduk 90 derajat Cinta berjalan mundur, agar bisa keluar dari kamar Keenan, dan saat sudah berhasil keluar dari ruangan itu membuat Cinta sangat lega, dia merasa seperti keluar dari lubang neraka.
"Cih, sikap apa itu barusan? kenapa dia bisa selucu itu?" ucap Keenan dengan spontan, dan hal itu sungguh membuat Keenan heran, bagaimana cara wanita itu menarik perhatiannya, padahal Cinta sangatlah tidak anggun dan jauh dari kriteria Keenan.
Beberapa saat kemudian,
__ADS_1
"Silahkan tuan muda Keenan," seru Cinta dengan sangat lembut dan senyuman yang begitu manis pada Keenan sembari menarik sebuah kursi, untuk mempersilahkan Keenan duduk di kursi tersebut.
"Sikapmu membuatku merinding anjing liar," ketus Keenan pada sikap Cinta yang berubah 360 derajat itu.
"Sialan, kalau bukan karena kau adalah majikanku, sudah ku tendang kakimu! dasar kau brengsek!" gumam Cinta memaki Keenan dalam hatinya.
"Eits.. apa yang kau lamunkan, jangan berani-berani ya memakiku dalam hatimu, cepat taruh lauknya ke piringku!" perintah Keenan membuyarkan lamunan Cinta.
"Baik tuan muda Keenan," respon Cinta masih dalam mode lembut lemah gemulai.
"Cih, geer sekali kau, siapa juga yang mau menyebarkan hubungan kita, aku sih ogah ya!" tanpa sadar Cinta mengeluarkan jawaban yang seharusnya ia katakan dalam hati.
"Apa?" mendengar jawaban itu menaikkan emosi Keenan lagi.
__ADS_1
"Ti ... Tidak Tuan, maksud Cinta adalah, emmm.. Cinta akan berperilaku dengan sangat baik di kantor, juga Cinta tidak akan memberitahukan perihal hubungan kita pada orang lain, hehe,"
"Baguslah, setidaknya kau mengerti bahasa manusia," ketus Keenan sembari menyelesaikan sarapannya dan hendak pergi berangkat ke kantor.
"Kau, apakah tidak mau ikut bersama berangkat ke kantor?" tanya Keenan menyelidik.
"Ti ... tidak tuan muda Keenan, aku bisa berangkat sendiri hehe," jawab Cinta seramah mungkin.
"Cih, siapa sih yang mau berangkat denganmu, apakah kau tidak tahu jika kau adalah orang yang paling ku hindari di dunia ini?" gumam Cinta dalam hati, jadi sekarang Cinta memiliki dua kepribadian, lain di mulut lain di hati.
"Oh, baguslah ternyata kau menyadari posisimu!" balas Keenan dengan gaya sok cool dan pergi berlalu, tetapi sebenarnya dia sangatlah malu, bagaimana mungkin Cinta menolak tawarannya itu, sepanjang hidup Keenan tidak pernah sekalipun ada yang menolak permintaannya.
***
__ADS_1
Jangan lupa like dan komentar membangun nya, jika ada kesalahan ketik langsung komen saja ya, biar aku langsung perbaiki, Terimakasih semuanya.